TS
metrotvnews.com
Ketika Mega tak Ingin Dipanggil Ketum PDI Perjuangan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyambangi Istana Merdeka. Dia bertemu dengan Presiden Joko Widodo.
Keduanya membahas kondisi negara terkini sembari menyantap makan siang berupa bakmi. Usai makan siang, Presiden mengajak Mega meminum teh di beranda Istana Merdeka sembari menyapa wartawan.
Kesempatan itu dimanfaatkan wartawan untuk bertanya kepada kedua tokoh tersebut. Salah satu wartawan radio menyapa keduanya untuk membuka pertanyaan.
"Kepada Bapak Presiden dan Ibu Ketum PDIP," kata wartawan itu sebelum bertanya, Senin (21/11/2016).
Mendengar sapaan wartawan itu, Mega langsung menyela. Dia menjelaskan kedatangannya ke Istana bukan sebagai Ketum PDI Perjuangan. "Saya datang bukan sebagai ketua umum, sebagai Presiden ke-5 loh," ucap Mega disambut senyum orang-orang yang berada di lokasi.
Wartawan itu menjelaskan bila bermaksud bertanya soal kepastian kondisi negara saat ini. Apakah ada ancaman serius bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jokowi menjelaskan, sejatinya memang wajar saja suhu politik memanas jelang pilkada. Hal ini kerap terjadi. Namun, dia tak ingin ada pihak yang memanfaatkan situasi selama pilkada.
"Yang paling penting jangan merugikan NKRI. Jangan melemahkan Bhinneka Tunggal Ika kita. Jangan, apalagi, merongrong Pancasila. Prinsipnya itu saja," kata Jokowi.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...pdi-perjuangan
---
Kumpulan Berita Terkait PILKADA SERENTAK :
-
Ketika Mega tak Ingin Dipanggil Ketum PDI Perjuangan-
Mendagri Minta Pengamanan Pilkada Jangan Fokus ke Jakarta-
Jelang Pilkada Serentak, Mendagri Temui Kapolri dan Panglima TNIanasabila memberi reputasi
1
988
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan