CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5832e0ae620881a0178b4569/gelap-tak-selamanya-kelam-tamat

Gelap tak selamanya kelam (TAMAT)

Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mhdskr dan 28 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
23
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 91
pertamax..ijin nyimak
keduax....numpang gelar lapak juga om
-1
Perkelahian pertamaku

Hari senin adalah hari yang paling buatku malas berangkat harus lebih pagi karena macet belum gerbang sekolah ditutup jam 6.50 sebelum upacara.
Sampai sekolah aku simpan tas dikelas dan berlari kelapangan upacara kulihat Deni sudah berbaris.

Deni : Aka tumben lu telat biasanya paling pagi.

Aku : Iya Den angkotnya banyak ngetem nih.

Deni : pulang sekolah jadi kerumah gue bikinin gambar logo buat band kita.

Aku: jadi dong..



FYI aku dan Deni dan tiga temen Deni bikin band kalo kata Deni biar cewe cewe tertarik kalo liat anak band..
SKIP..SKip
upacara ga seru belajar dikelas ga seru... hiburan dikelas cuma Rini aja yg pake rok diatas lutut jadi kita suka lirik lirik liat paha Rini yang mulus dan putih..
SKip Skip.
Aku pulang dibonceng naik motor sama Deni. Pas dijalan menuju rumah Deni ada motor nyerempet motor yang kita naiki hampir saja jatuh.

"Woy goblok naik motor yang bener dong" : kata Deni.

Motor yang nyerempet Deni berhenti dan Deni pun berhenti memakirkan motor pinggir jalan dan kami pun turun.

"Ngomong apa tadi mau mampus lu" kata orang yg turun dari motor.

"Ada apa bro ada yang kurang ajar sama elo" kata seseorang pemuda yang sedang berdiri dipinggir jalan.


Ternyata dia temen yg naik motor dan yang bikin sialnya bukan sendiri tapi berenam mereka sedang ngumpul dipinggir jalan.
Dari penampilannya sepertinya preman.

"Emang lu goblok bawa motor nyelakain orang": kata Deni

"Udah habisin aja cuma anak kecil ini": kata preman yang agak gendutan.

"Den gimana ini?" : kataku ketakutan

"tenang aja biar gua hadapin yang kaya gini mah " : kata Deni.


Duh cool banget deh gayanya untung aku cowo jadi ga naksir Deni.
Deni nyimpan tasnya dan nyamperin mereka tiga orang mengelilingi Deni dan celakanya dua orang memegangi aku dan satu orang didepan ku.
Lokasi ini dijalan sepi menuju komplek rumah Deni.
"serang"
kata orang yang naik motor.
Dan terjadi perkelahian Deni dikerubutin 3 orang yang badannya lebih besar dari Deni.
Untungnya Deni bisa bela diri silat sehingga masih bisa bertahan diserang bertubi tubi oleh 3 orang. Tapi kelamaan Deni melemah dan mulai beberapa pukulan dan tendangan mampir diwajah dan tubuh Deni.
BUGGG... tiba tiba orang yang didepan aku mukul perutku sakitnya tak terkira dan terasa mual...

"Mampus lo"

... DUG sebuah tinju menghantam wajahku sehingga kepala ku pusing mata menjadi kabur penglihatannya... sekilas kulihat Deni dihajar habis habisan dan hanya bisa melindungi mukanya... Aku marah tidak bisa menolong teman terbaik ku.. DUG.. sebuah tinju mengenai dadaku membuatku sesak seperti mau pingsan apa daya tanganku dipegang para preman..


GELAP kurasa dan... tiba tiba aku merasa ada yang masuk dalam diriku.. Aku menggeram tapi itu bukan aku rasa sakit tadi tiba tiba hilang aku membuka mata Dan .... semuanya kelihatan bercampur warna merah..

Kulihat Deni tersungkur .. Marah itu yang kurasa dan suara menggeram itu keluar dari mulutku tanpa ku mau.

Tiba tiba tanganku bergerak sendiri membebaskan diri dengan sekali sentak lepas dan BUG..BUG pukulan dari preman didepanku mengenaiku tapi tak terasa sakit dan tiba tiba kakiku melangkah sendiri dan tanganku maju menghantam muka preman yg memukul ku.

Aaaaah jerit preman didepanku , preman itu kulihat jatuh dengan mulut berdarah terkena hantaman tanganku. Serasa ada angin berdesir dikiriku tiba tiba tubuhku merunduk dan bergerak kesamping dengan sendirinya dan ternyata preman disampingku memukul tapi kenapa tubuhku mengelak sendiri dan tinjuku bergerak menghantam ulu hati preman itu dan preman itu jatuh sambil memegang perutnya. Dan tiba tiba tubuhku berbalik dan menerjang preman yang satu lagi disisiku. Preman disisiku itu jatuh ditabrak aku.

"Gila anak itu ngamuk" kata seorang preman yang ngeroyok Deni.


Ketiga orang yang ngeroyok Deni mulai mengelilingiku. Sedangkan aku menggeram dan kadang seperti suara binatang buas. Mataku merasa bernyala nyala anehnya seperti ada yang mengendalikan diriku..
Ketiga preman tersebut maju dan melancarkan pukulan dan tendangan tapi anehnya aku tak merasa sakit sedikitpun dan aku bergerak menangkap salah satu kaki penyerangku dan dengan kuatnya aku mengayunkan tubuh orang itu seperti ringan dan menghantam salah satu teman mereka. Haaaaa aduhhh mereka terjatuh dan tidak bisa bangkit berdiri.. Tinggal seorang lagi yaitu sang pengendara motor. Tiba tiba tubuh ini sedikit merunduk dan kemudian meloncat seperti harimau menerkam mangsa. Tubuh preman itu kini dibawah aku. Aku diatas dan mulai memukul wajah orang itu. Orang itu mengaduh kesakitan sambil minta ampun tiba tiba sret terasa sedikit sakit disisi kiri perutku aku membalik kebelakang kulihat seorang preman yang tadi jatuh tanpa basa basi tanganku bergerak memukul wajah orang itu. Brakkkkkkk arghhhh orang itu jatuh sambil memegang hidungnya yang mengeluarkan darah....

"Aka sudah aka sudah" ku berpaling ternyata Deni yang berkata.

"Awas kalian macam macam lagi kubunuh kalian semua" mulutku berkata sendiri..



Tap tangan Deni menyentuh bahuku.

"Sudah Aka mereka sudah tak bisa berdiri": kata Deni.

Kulihat mereka berenam terbaring ditanah mengerang kesakitan.
Tiba tiba penglihatanku mulai kembali normal. Dan berangsur perlahan badanku mulai bisa kukendalikan sendiri.

"Den kamu ga apa apa?" kataku. "Ga apa apa masih bisa bawa motor koq." jawab Deni.

Kami mengambil tas kami dan Deni mulai menyalakan motor aku kemudian naik dibelakang Deni. Kulihat seseorang dari mereka yaitu sipengendara motor sampai copot giginya. Kami meninggalkan tempat itu menuju rumah Deni..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
surya.abidin94 dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
Silat Ghaib


Tiba dirumah Deni disambut bi inah asisten rumah tangga dirumah Deni.

" Den koq mukanya bonyok bonyok bajunya kotor dan mukanya koq ada darahnya" cerocos bi inah.

Kami masuk rumah dan didalam ada Bapak dan ibu nya Deni.

"Aduh kalian berantem yah tawuran kenapa pada berkelahi sih" kata ibu Deni

namanya Farah yg kata aku sih cantik mungkin kegantengan Deni nurun dari ibunya. Tenang aja aku ga naksir ibunya Deni koq hehehe becanda tapi mungkin kalo bukan ibunya temen dan belum bersuami dan masih muda kemungkinan naksir ada...

"Ceritain kejadiannya Deni" kata pa Rudi ayah Deni.

Dan Deni menceritakan dari awal pas motornya terserempet sampai perkelahian bahkan detail lokasi dan orang orang yang mengeroyok.

"Yah, aka ini hebat ke enam orang itu dihajar sendirian.. Ada orang yang dibanting ketemennya gerakannya kadang seperti macan.. Aka kamu koq ga bilang bisa silat seperti itu" kata Deni.

"Aku ga tau aku ga pernah belajar silat pas tadi tiba tiba seperti ada yang masuk ketubuhku dan badan ini gerak sendirinya" kataku.

Dan memang aku tak pernah belajar berkelahi pun tak pernah walau sering diejek dan dibully..

"Aka kan kamu tadi ditusuk pake pisau periksa nanti kamu kenapa kenapa" kata Deni.

Ah aku ditusuk aku ga ingat oh iya mungkin pas terasa sedikit sakit disisi perutku karena orang dari belakang yang lakukan jadi aku ga liat dia nusuk. Kulihat ke sisi perutku baju kurobek kucoba kulihat perutku dengan menyingkap bajuku keatas ah cuma lecet dikit.

"Cuma lecet dikit"kataku.

"Lecet dikit sini tante obatin nanti infeksi sekalian sama Deni sampe bonyok gitu" kata ibu Deni sambil ngambil kotak P3K diruang tengah.

"Ternyata kamu bisa silat ghaib yah aka"kata bapak Deni pa Rudi.

"Silat Ghaib itu apa?" kataku.

"Biar lebih jelas ikut aja latihan silat sama Deni nanti akan jelas disana,sebentar om akan nelpon anak buah om dulu." kata Bapaknya Deni.

"Halo Yud jalan ****** kan kawasan lo kenapa ada yang berani ganggu anak gua. Awas kalo terulang Gue obrak abrik semua".. Kata Bapaknya Deni kelawan bicaranya ditelpon


Pa Rudi bapaknya Deni seorang yang disegani dan dihormati didaerah ini dari preman, lurah, camat, polisi bahkan tokoh tokoh agama pun segan dengan pa Rudi aku ga tau kenapa memang orang orang begitu segan dan takut sama Pa Rudi padahal selama ini aju ga pernah liat beliau marah.

"Ayo aka kita ke perguruan silat bareng nanti kamu bisa latihan bareng sama aku". kata Deni

"Dasar ya senengnya latihan silat ntar buat berkelahi udah bonyok gitu ga kapok" kata ibunya Deni.

" Anak laki luka segitu mah jamak" kata Pa Rudi...

"Anak dan Bapak sama aja" kata ibunya Deni sambil manyun.

Kalo manyun tambah manis deh ibunya Deni ah ngapain mikirin kesitu aku jadi penasaran sama silat ghaib..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
surya.abidin94 dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
SANTET 1

"Den kamu kan tau aku sudah sering nginap dirumah kamu"kataku.

"Hahaha saking seringnya sampe ibu gue sering nanya kalo lu ga mampir kerumah gue mungkin lu dah dianggap anak juga hehehehe"
ujar Deni.


Iya juga sih tante Farah ibunya Deni baik sekali sering ngasih uang jajan ke aku padahal aku bukan siapa siapa mungkin karena tante Farah tau aku ditinggal bapak aku sejak kecil sehingga kasian padaku.


" Ini malam aneh rasanya padahal aku sering nginap ga pernah hawanya panas dan auranya jelek" kataku.

"Hahaha lu kaya dukun aja pake aura segala mending aura kasih lah cantik "canda Deni.

"Beneran deh perasaan gue ga enak"


baru saja aku beres berkata tiba tiba terdengar teriakan dari arah kamar ortu Deni.


" Aka itu suara ibu ayo kita kesana" kata Deni.


Kami bergegas keluar kamar Deni dan menuju kamar ortu Deni begitu kami sampai kamar ortu Deni aku melihat hal yang mengerikan.
Pa Rudi menggelepar gelepar sambil muntah darah dan tante farah menangis sambil berteriak tidak jelas mungkin shock melihat suaminya seperti itu.
Tak lama datang bi inah kekamar ini begitu pun bi inah kebingungan melihat apa yang terjadi. Deni panik mencari kunci mobil bermaksud membawa bapaknya ke rumah sakit. Tiba tiba bisikan lembut seperti suara laki laki terdengar ditelinga ku

.. Pejamkan matamu lalu buka perlahan lihat pa Rudi"bisik suara tersebut.

Kupejamkan mataku ku buka perlahan.... ASTAGA .... makhluk apa ituuuuu.......
profile-picture
profile-picture
profile-picture
surya.abidin94 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
Kulihat Makhluk tinggi besar berwarna hitam berbulu lebat dengan mata merah melotot dan taring panjang dengan kuku panjangnya masuk ke dada pa Rudi aku sampai bergidik semua bulu kudukku merinding kakiku gemetar merasakan kengerian yang amat sangat. Deni bergegas keluar kamar hendak mengeluarkan mobil aku mencegahnya..

"Den jangan bawa bapakmu kerumah sakit ini bukan sakit biasa panggil ustad atau siapa yang ngerti hal ghaib" kataku

"Yang bener aka ... duh siapa yah oh iya pa Jamil guru bapakku tunggu bapakku disini aku telpon pak Jamil dulu"

bergegas Deni keruang tengah bermaksud menelpon pa Jamil pake telpon rumah.
Bisikan terdengar lagi ditelingaku "baca surat Annaas, Al falaq, dan ayat kursi".
Mulai aku membaca surat dan ayat tersebut tiba tiba makhluk tersebut menoleh ke aku dan berkata

"Siapa kamu mengganggu urusanku"

dengan tangan yang satu lagi makhluk itu hendak mencakarku. Kuku makhluk itu hitam panjang.

Bisikan terdengar lagi ditelingaku: " jangan takut baca yang khusu insha Allah makhluk itu tak dapat menyakiti mu"

Dan benar seperti ada penghalang sehingga makhluk itu tak mampu menyentuh aku. Kulihat pa Rudi agak tenang tidak menggelepar seperti tadi.. Terdengar suara langkah kaki mendekati kamar.


"Astagfirullah siapa yang tega berbuat seperti ini" kata pa Jamil yang baru tiba.

"Dek tetap bantu doa ya" kata pa Jamil.


Kemudian Pa Jamil mendekati pa Rudi memegang keningnya dan mulai berdoa kurasakan hawa panas keluar dari tubuh pa Jamil mendorong aura hitam makhluk itu aku terus membaca surat annas dan al falaq mulai makhluk itu seperti kelelahan dan menjauh sebelum pergi makhluk itu berkata

" Jangan senang dahulu aku akan kembali".


Sepertinya yang bisa melihat makhluk itu hanya aku dan pak Jamil.


"Alhamdulillah untuk sekarang kau aman Rudi"kata pak Jamil ke pa Rudi.


Pa Rudi terlihat lemas bajunya ada bekas muntahan darah.. Segera bi inah membersihkan seprei dan lantai. Tante farah mengganti baju pa Rudi.


"Maaf pa Jamil bapa tadi liat makhluk hitam besar sebenarnya makhluk apa itu" kataku ke pa Jamil.

" itu jin jahat kiriman orang yang berniat jahat ke Pa Rudi" jawab pa Jamil.

"koq gua gak liat ya makhluk itu" kata Deni

"temen kamu ini berbakat nah terimakasih sama temenmu ini dia bisa menahan makhluk itu"kata pa Jamil ke Deni.

Aku ga berbuat apa apa koq kataku malu.



Malam itu kami begadang sampe subuh takut kejadian ke pa Rudi terulang kembali.


Kejadian itu hanya permulaan dari kejadian kejadian mengerikan lainnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hendra024 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
maaf kalo tulisannya tidak baik dan gaya bahasanya kacau maklum bukan penulis . mohon masukannya untuk dilanjut atau tidak
lanjut gan.dirapikan aja,biar enak bacanya.
profile-picture
Mevmev23 memberi reputasi
Quote:


Makasih sarannya gan dicoba dirapihin soalnya ngetiknya di hp jadi gak sulit.
Cerita horor ini ya
Izin emoticon-Traveller nenda kang emoticon-Big Grin
Quote:


campur horor ada yg percintaan ada...


nanti dibikin indexnya apabila sudah sampe page 3... maaf bila ga semua post ga ke quote belum bisa multi quote dari hp maklum kuper...
profile-picture
rijalbegundal memberi reputasi
lanjut gan....
CINTA PERTAMA


sore itu aku lagi nongkrong didepan rumah Deni dengan body guard bapanya Deni sebut saja Keling karena item gede mukanya serem.

Keling : Aka belum punya pacar koq ga pernah liat sama cewe?

Aku: Belum nih, ada sih yg ditaksir tapi ga berani bilang kalo om keling udah punya?

Keling : lagi pdkt hihihihi (sambil ketawa malu malu)

aku: Siapa?

keling: [litu teh neni yg kerja ditoko pa iwan (sambil tersipu sipu)


Aneh juga mas keling yg serem kalo ngomongin masalah cewe mukanya jadi lucu senyum senyum sendiri padahal sehari hari mana pernah senyum.


Aku: wah aku juga lagi naksir anaknya pa iwan si Rina eh bisa bilang salam gitu ke Rina lewat teh Neni.

Keling :siaaaap tapi bantu tulisin surat yang romantisssssss buat teh neni.

Aku : siaaap emang om keling ga bisa nulis?

Keling : bisa tapi tulisan ku jelek susah dibaca...


singkatnya aku rajin bikinin surat buat teh neni disisipi puisi romantis ala primbon cinta karangan mas jono don juannya kampung om keling dan sebagai imbalannya salam aku dan pdkt aku dibantu teh neni.
singkat cerita om keling jadian dengan teh neni dan aku diterima jadi pacar Rina. Ternyata begini rasanya jatuh cinta rasanya macam macam. Setiap sore aku dan om keling rajin membuat puisi cinta....


Tapi kenyataan tak selalu sama dengan harapan. Ketika sedang berjalan kerumah Deni ada seorang laki laki seumuran aku menyapa.

"Maaf ini mas aka ya" kata orang itu .

Aku : Iya nah mas ini siapa? ada perlu apa dengan saya.

orang itu berkata: Saya Yopi begini mas saya mau cerita tapi janji mas jangan marah ya.

aku: iya aku ngga akan marah tapi bilang cepet soalnya ada perlu nih.

Yopi: maaf mas sebenarnya saya tuh pacarnya Rina sudah setahun saya tau mas pacaran juga dengan Rina. saya ikhlasin aja Rina buat mas aka asal Rina mau jujur pacaran lagi.


Kaget luar biasa kurasakan hati terasa pedih sakit Rina yang ngakunya jomlo membuat aku sebagai pacar keduanya.

aku: maaf mas yopi jujur waktu itu Rina ngakunya jomlo jadi aku nembak dia dan diterima. Mas yopi jangan takut aku gak mau ngerebut pacar mas yopi biar aku mengalah lagian duluan mas Yopi menjalin hubungan pantang bagi saya merebut pacar orang. Malam ini juga aku akan putusin Rina.

Yopi : bener mas? terimakasih banget saya ga nyangka mas aka baik banget saya doakan mas nemukan cw yang baik buat mas.

aku: amin makasih doanya ya udah aku pergi dulu. Asalamualaikum.

Yopi: walaikum salam terimakasih ya mas..


Aku berjalan dengan hati bergemuruh dan perih dihati. Dan langit pun mendung semendung dihatiku. Sampe dirumah Deni sudah ada Deni dan Indri pacar Deni. Kami memang berencana belajar kelompok dan malamnya aku berniat nginap dirumah Deni. Kami belajar bersama hingga jam 7 malam. Deni pergi mengantar Indri pulang, aku berdiri dibawah pohon mangga yang tinggi dipinggir jalan menunggu Rina lewat pulang pengajian dari masjid komplek rumah Deni.
Tak lama Rina lewat dengan temannya..

aku: Rina sebentar aku mau bicara.

Rina: aa aka koq ada disini ada perlu apa ngobrol dirumah aku aja ya..

aku: disini aja.. tadi aku ketemu yopi dan dia bilang dia pacar kamu jujur aja...

Rina: ..ii..iiyaaa.... yopi pacar aku


Jujur dalam hati aku ingin marah meluapkan segala perasaan kesal marah campur aduk ini ke Rina tapi ketika melihat wajahnya ada rasa sayang yang menahan emosi ini.

Aku: ya udah terimakasih kamu sudah jujur kita putus karena prinsip aku tidak mau ngerebut pacar orang.

Rina: aa koq gitu aku sayang aa..

Tapi aku tak peduli aku pergi dengan hati yang hancur.
Karena ngelamun aku melewati rumah Deni malah sampe kerumah kosong dikomplek Deni yang terkenal angker dan benar saja tiba tiba bulu kuduk ku merinding dan tiba tiba ada sosok perempuan berbaju putih panjang rambut panjangnya menutupi muka nya dan seperti tertawa ...hihihihihi....

Dasar kuntilanak kurang ajar orang patah hati kau ketawakan ayo ketawa lagi kulempar kau. umpat ku.

Dan sosok itu tertawa lagi hihihihi.
Kalau keadaan biasa mungkin aku lari ketakutan melihat sosok itu tapi karena sakit hati kujadikan sasaran kemarahanku ku ambil batu sambil kubacakan doa kulempar kearah sosok itu. Sosok menjerit keras dan menghilang.

Dasar kuntilanak edan ganggu orang patah hati... umpatku sambil aku balik arah kerumah Deni.


Sampe rumah Deni kulihat dipojok halaman ada mas keling duduk dikursi taman. Aku menghampirinya dan duduk disebelahnya. Betapa kagetnya mas Keling sedang menangis.

Aku: Mas Keling napa nangis? apa yang terjadi?

Keling: aku sedih pacarku teh Neni pulang kampung karena mau dijodohkan sama ortunya bulan depan akan menikah.

Aku: sabar yah mas keling aku juga baru putus sama Rina gara gara ternyata dia sudah punya pacar..

Keling: kita senasib ya duh koq nasib kita begini amat ya (sambil terisak isak)


Jujur aku pingin ketawa liat mas keling yang seram bahkan anak kecil liat mas keling suka nangis karena takut terisak isak karena patah hati.
Dari jauh kulihat Deni baru pulang mengantar indri menghampiri kami.

Deni : Aka kamu apain mas keling sampe mewek gini...

Aku: sembarangan dia nangis karena ditinggal kimpoi sama teh neni..

Deni:hahahahaha kirain kenapa kaya bukan cowo aja nangis karena cinta.

Keling: den deni malah ngetawain sakit hati ini sakiiiiiiiiiiiiiiiit tau .[/b]

Aku: jiahahaha koq mas keling ngomongnya jadi kaya anak alay gkgkgk.

Keling: ah aka kamu koq ketawa juga kan kan baru putus..

Deni: wuahahahaha kalian senasib putus cinta

Aku : sialan nih deni malah diketawain tapi kasian mas Keling nih body wajah preman tapi hati lebay gkgkgkgk.

Aku dan Deni tertawa sedang mas keling menunduk malu.

Deni: udah jangan sesih mulu mas Keling ntar aku kenalin janda bohay tetangga Indri ada dua orang lagi..

Keling : Bener nih Den dua duana kenalin ke keling yah..

Aku : Duh yang baru ditinggal kimpoi kemaruk masa dua duanya mau diembat...

Deni: Iya aku kenalin bener nih mas Keling kemaruk main embat aja gpp kan dikenalin janda anak satu..

Keling: dua kan satu buat cadangan jaga jaga kalo ditinggal kimpoi lagi... gapapa aden janda juga yang penting goyangannya hahahahahaha.



Akhirnya kami bertiga tertawa bisa menghibur diri sejenak dari kekecewaan,kesedihan,dan luka dihati
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hendra024 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
lanjooot emoticon-Big Grin
profile-picture
cicie4454 memberi reputasi
SANTET 2


sudah hampir dua minggu aku tidak menginap dirumah Deni biasanya seminggu dua atau tiga hari aku menginap dirumah Deni.
Itu karena ibuku ingin aku sering dirumah.
Hari itu hari senin beres upacara bendera aku masuk kelas tak lama Deni duduk disebelahku karena dia memang teman sebangkuku.


Deni : Aka kamu nginep lagi kan kerumahku Bapakku lagi sakit aku perlu temen.

Aku: duh gimana kan ibu aku minta aku jangan nginep dulu atau ga gimana kamu aja yang ngomong ke ibu aku.

Deni: nanti ibuku aja yang ke ibu kamu soalnya ibu yg minta kamu nginep nemenin aku.

Aku :ya baguslah


Pasti ada sesuatu sampe ibunya Deni memintaku menginap.
skip skip.... pulang sekolah ternyata ibunya Deni menunggu didepan sekolah.

Ibunya Deni: Aka bareng yah kerumah kamu tante ingin bicara ke ibu kamu

aku : iya tante.


skip skip kami naek sedan ibunya deni kerumahku. sampe dirumah mobil ibunya deni diparkir dipinggir jalan utama sedang kami berjalan kerumah ku yang didalam gang.

Aku : asalamualaikum ibu ini ada tamu ibunya deni.

ibuku: walaikum salam eh ada tamu masuk nak deni ibu..

kami masuk singkat cerita ibu Deni meminta ijin ke ibuku agar memberi ijin aku menginap dirumahnya untuk bantu bantu keluarga deni.
karena bicara ibu deni yang baik ibuku mengijinkan dan titip pesan aku jangan nakal.
Sebelum pergi ibu deni memberi amplop berisi uang sebagai tanda terimakasih memberi ijin aku menginap ibuku menolak tapi ibu deni memaksa akhirnya ibuku menerima.
singkat cerita kami sudah kerumah Deni.


Aku merasa ada yang beda dengan rumah Deni saat ini hawa panas menyambutku. Kata Deni rumahnya telah dipagari pak Jamil sebagai perlindungan dari makhluk jahat.
Kami masuk langsung kekamar Pa Rudi bapaknya Deni.
Pa Rudi sedang terbaring lemah kata Deni sudah seminggu bapaknya sakit lagi.

Adzan magrib berkumandang dan aku koq merasa tak enak hati aku pergi kekamar mandi berwudhu dan sholat magrib.Sehabis sholat aku berdzikir dan berdoa minta perlindungan karena perasaan hatiku yang tak enak.

Byur .... koq terdengar suara pasir dilempar diatas genting berulang kali tapi ku abaikan dan tetap berdoa sambi menunggu waktu isya..


waktu berjalan kira kira pukul sepuluh malam aku dan deni masih ngobrol sambil nonton tv tiba tiba terdengar suara tasya adik deni menjerit ....

Tidak Tidak pergi .... tolong...tolong suara tasya terdengar.

Aku dan Deni bergegas kekamar tasya. Kulihat tasya duduk diatas kasur seperti ketakutan.

Tasya :kaaaak tolong ada ... ada ...ah takuuuut

sambil berkata tasya menunjuk jendela sedang mukanya dibenamkan ke bantal yang dipegang tangan satunya lagi.

Aku bergegas ke jendela Dan....
ASTAGFIRULLAH....


bayangan hitam berkelebat bolak balik diluar jendela. bulu kuduk ku merinding kututup gorden jendela..


aku: Den bawa tasya keruang tengah

Deni: iya emang ada apa?

aku: nanti aku ceritain cepetan bawa pergi..

Bergegas Deni keluar kamar bersama tasya aku pun membaca doa mohon perlindungan, kemudian aku ikut keruang tengah.
sesampainya disana sudah ada bi inah dan ibunya deni.
Belum sempat mereka bertanya tiba tiba....

Brakkk brakk dugg duggg
suara kaca jendela kamar tasya dipukul pukul dan ada juga suara pintu depan ditabrak sesuatu. ..

kami saling bertatapan siapa yang memukul jendela dan menabrak pintu depan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hendra024 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh taucolama
lanjut pendekar ...
wih mantap nih horornya dah mulai keluar
Hmm, sepertinya bakalan asyik neh, ikutan nyimak ye ganemoticon-Cool
Nice Story genk
Ane tim hore
Lanjutkenn...
Halaman 1 dari 91
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di