TS
metrotvnews.com
BMKG: Banjir Bukan karena Curah Hujan Tinggi

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa wilayah di Jawa Barat dan Jabodetabek sedang menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Imbasnya beberapa wilayah dilanda banjir.
Kepala Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jabodetabek perlu waspada tinggi menghadapi cuaca ekstrem. Kewaspadaan terutama di daerah bantaran kali dan cekungan. Sebab, cuaca ini diprediksi akan terjadi sepekan ke depan.
"Selain daerah tadi, daerah dataran tinggi yang pergerakan tanahnya tinggi perlu kewaspadaan banjir dan longsor," kata Hary kepada Metrotvnews.com di kantor BMKG, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/11/2016).
Baca: Kata Ridwan Kamil Soal Penyebab Banjir Bandung
Hary menambahkan, curah hujan tahun ini tak berbeda dengan tahun sebelumnya. Ia menjelaskan, curah hujan hanya faktor kecil yang bisa menyebabkan banjir.
Ia menduga banjir besar yang melanda beberapa kabupaten dan kota seperti di Kota Bandung, Kabupaten Karawang dan Kota Tangerang akibat kesalahan tata guna lahan dan tata kelola air.
Ia meminta kepada Pemerintah Daerah untuk mengkaji tata guna bangunan dan tata kelola air. Ia yakin meski hujan dengan intensitas tinggi, jika tata guna bangunan dan tata kelola air baik akan bisa meminimalisir bencana banjir.
"Banjir karena bukan dari sisi curah hujannya. Ada indikasi perlunya pengkajian menganlisisi dari sisi tata guna lahan dan tata kelola air," kata Hary.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...h-hujan-tinggi
---
Kumpulan Berita Terkait BENCANA BANJIR :
-
Puncak Hujan di Jabodetabek Diprediksi pada Januari-Februari-
BMKG: Banjir Bukan karena Curah Hujan Tinggi-
Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Semaranganasabila memberi reputasi
1
1.7K
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan