TS
metrotvnews.com
Sandiaga Mengakui Biaya Demokrasi Mahal

Metrotvnews.com, Jakarta: Bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mencurahkan perasaan hatinya. Dia geleng-geleng kepala, ternyata biaya berdemokrasi di Tanah Air, memang kelewat mahal.
Sandi, demikian pengusaha muda itu disapa, mengaku, selama 10 bulan ini telah merogoh kocek cukup dalam. Miliaran rupiah. Semua itu, kata dia, semata-mata agar dirinya lebih dikenal warga.
Tapi, Sandi buru-buru memastikan, semua duit yang dikeluarkannya halal. Dana pribadi. "Pecahin celengan ayam, terkumpul Rp29,3 miliar," kata Sandi di Posko Melawai Blok M, Jalan Melawai Raya, Jakarta Selatan, Kamis(13/10/2016).
Sandi menuturkan, semua dana itu dipergunakan buat observasi, aksesibilitas, dan sosialisasi. Dia, selama November 2015 sampai September 2016, telah blusukan ke 500 titik di 267 kelurahan dan 44 kecamatan di DKI Jakarta.
Pria 47 tahun itu sebelumnya tak pernah mengira biaya demokrasi begitu mahal. Toh, kini dia merasakan sendiri. "Ternyata, memang mahal."
Sandi maju sebagai calon wagub DKI bersama Anies Baswedan yang diplot sebagai cagub. Mereka diusung koalisi dua partai: Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.
Duet Anies-Uno akan diadu peruntungan dengan pasangan Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Ahok-Djarot diusung empat partai: PDIP, NasDem, Golkar, dan Hanura. Sedangkan Agus-Sylvi disorongkan koalisi Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...emokrasi-mahal
---
Kumpulan Berita Terkait PILGUB DKI 2017 :
-
Sandiaga Mengakui Biaya Demokrasi Mahal-
Pilihan Jakarta-
Bawaslu DKI: Pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu Bukan Pelanggarananasabila memberi reputasi
1
1.2K
3
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan