Kaskus

News

metrotvnews.comAvatar border
TS
metrotvnews.com
Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto
Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin saat ini masih dalam proses persidangan. Pembahasan kasus ini menarik perhatian publik, termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla.


Kalla menyinggung proses hukum yang ditempuh terdakwa pembunuh Mirna, Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Bahkan, berbagai diskusi membahas apakah benar Mirna meninggal karena diracun oleh Jessica.


Orang nomor dua di republik ini sedang menghadiri peluncuran buku tentang Kapolri pertama Jenderal Pol Raden Said Soekanto di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Buku ini bercerita tentang sosok Soekanto sebagai peletak dasar institusi Kepolisian yang ada saat ini.


Kalla mengatakan, Soekanto merupakan Kapolri pertama dan terlama karena menjabat selama 12 tahun. Hal yang jarang ditemukan saat ini karena semakin banyak anggota polisi yang memiliki kemampuan di atas rata-rata untuk memimpin institusi.


Pria asal Makassar ini juga melirik perbedaan kasus kejahatan yang terjadi dulu dan sekarang. Kejahatan dulu, kata dia, lebih sederhana daripada kejahatan saat ini.


"Semalam saya lihat bagaimana diskusi diracun atau tidak di sebuah restoran, ini jika dijelaskan pada zaman dulu mungkin akan berbeda. Mungkin, zaman dulu digertak sedikit pelakunya, selesai (masalah)," kata Kalla disambut tawa undangan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, (11/8/2016).


Periode berganti. Kini penjelasan ilmiah memiliki peran penting untuk memecahkan sebuah kasus. Polisi, kata dia, harus memiliki kemampuan fisik, otak, teknologi, dan bergaul dengan masyarakat.


Era Soekanto adalah era perintis. Merintis bukan pekerjaan mudah. Demikian juga dengan generasi penerus.


Kalla mengatakan, penerus harus memiliki jiwa besar dan kemampuan yang lebih besar untuk mengatasi masalah. Kalla berharap, anggota polisi tetap menjaga semangat seperti era Soekanto tapi dengan kemampuan yang lebih baik.


"Pelopor Kepolisian mempunyai jasa yang luar biasa, tentu kita harus meneruskan tugas dengan cara yang berbeda, dengan teknologi dan teknologi yang berbeda sesuai zamannya," pungkas Kalla.


Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 10 Agustus, dua saksi ahli digital forensik dihadirkan Jaksa Penuntut Umum. Mereka adalah Christopher Hariman Rianto dan Kasubdit Digital Forenasi Puslabfor Mabes Polri AKBP Muhammad Nuh Al Azhar.


Sidang kasus Mirna dengan agenda mendengar keterangan kedua ahli digital forensik itu memakan waktu sekitar 12 jam.


Selain Christopher dan Nuh, sidang kemarin juga menghadirkan dua saksi ahli, yakni ahli toksikologi Nur Samran Subandi dan ahli forensik Slamet Purnomo. Sedianya mereka sudah memberi keterangan pada sidang pekan lalu, tapi kembali dihadirkan buat dikonfrontir keterangannya.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...-said-soekanto

---

Kumpulan Berita Terkait POLRI :

- Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto

- Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto Harus Ada Kesepakatan Agar Diskresi Tidak Dipidana

- Ketika Jusuf Kalla Bicara Sidang Jessica Dalam Peluncuran Buku Raden Said Soekanto Markas Polres Tangerang Selatan Ditargetkan Rampung April 2017

anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
1.1K
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan