alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Pentingkah Sekolah ?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57a5a03596bde6854e8b4569/pentingkah-sekolah

Pentingkah Sekolah ? - Another Perspective

Dulu Pernah ada rekaman suara Dedy Corbuzier - Pentingkah Sekolah.

dan ini mungkin bisa menjawab salah 1 statement beliau



Background - Profile singkat
Spoiler for Profile:


Kunci Jawaban - akar masalah kejujuran
Spoiler for Kunci jawaban:


Pengangguran - Efek terdekat dari Rendahnya kualitas SDM
Spoiler for Pengangguran:


Kurikulum - bagian terlucu dari dunia pendidikan
Spoiler for Kurikulum, kok gak nyambung:



School - Gym for your brain
ASEAN : Persiapkan MEA, INDONESIA : Pokemon GO
Pendidikan - Pilar Penyangga Masa Depan Bangsa
Bonus Demografi - Ledakan Angkatan Kerja ( usia 15-64 = 70%)


.... bersambung
Pentingkah Sekolah ?
Polling

Poll ini sudah ditutup - 20 Suara

Pentingkah Sekolah ? 
Pentingkah Sekolah ? 
60%
Sangat Penting
20%
Mungkin Penting
5%
No Comment
10%
Sekolah - Hanya Basa-basi
5%
Lebih baik Indonesia Tanpa Sekolah
Diubah oleh ujianjujur
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Sekolah itu penting,yang salah itu cara mengajarnya dan kemauan guru / ortu yang mengharuskan murid itu mendapatkan nilai sempurna

Menurut ane, sekolah memang harus menuntut siswanya "mau" menjadi Sempurna...
namun mungkin cara-nya yang salah... karena mungkin Sempurna Pada Bidang tertentu lebih memungkinkan daripada Sempurna di semua bidang
tp mungkin yang lebih penting lagi jika kita sempurna untuk apa yang dibutuhkan masa depan kita

cmiiw
Diubah oleh ujianjujur
Sangat PENTING
Quote:


siiip. trims sarannya gan...
emoticon-Salaman
Quote:


ane baca dlu ye gan
Quote:


Cocok dah... nah di situ keliatan "target" dunia pendidikan yg seharusnya tergambar dalam kurikulum tidak mencapai sasaran.....
Something Missing, harus ada perubahan tapi... gak jelas, siapa yg sedang "serius mikirin" masa depan bangsa.. hahaha...

ini gan, opini ane tentang kurikulum yang sekarang...
Kurikulum - Bagian terlucu dari dunia pendidikan
Quote:


skripsi itupun ntar cuma buat syarat, menuh2in perpus, trus klo udh lama di bakar juga..

gada output yg jelas
Quote:



benerr banget gan... anggaran untuk riset sangat minim, emoticon-Salaman
S1 jadinya cuman sekedar penulis skripsi.... emoticon-Ngakak
Quote:


jadi karena pelihara koruptor usir inovator bikin didalam negeri kurang teladan ya buat anak muda?

nah itu hak cipta, tas e*ger aja ada barang palsunya dari cina, disini mudah banget dijual di marketplace2 online, ckck padahal itu e*ger merek sendiri emoticon-Hammer2

ya itu juga, walau sampe level s1 pun ilmunya masih general (ibarat belum mampu melakukan sesuatu yg seharusnya jurusan itu lakukan) jadi ya...hal ini yg memicu munculnya pikiran bahwa "kuliah apa nggak sama aja yg penting duit"??.

pemerintah aja ngasih anggaran dikit bgt buat penelitian di tingkat pendidikan tinggi. ckck
Quote:


woow super banget gan. pake rumusan yg lengkap juga emoticon-2 Jempol
Quote:


super gan..
banyak yg sibuk dengan nilai aja...

ane punya prinsip, sukses tu berasal dari 3 hal :
1. TEKAD dari Dalam diri sendiri
2. ILMU / SKILL dapat dari Luar
3. KESEMPATAN datang dari Atas....

jadi walaupun ada ILMU dan KESEMPATAN kalo gak ada TEKAD, kita jalan ditempat
Apalagi kalo cuma harapin dari yang di Atas, gak ada TEKAD, gak ada SKILL.... Ada Kesempatan pun, Gak bisa kita isi....

Kalo rumus panjang nilai sukses tu mungkin :
Rp = M + (T * S * SS * W) ^ L - B

Rp : Penghasilan
M : Modal Ortu
T : Waktu
S : Skill
SS : Soft Skill
W : Wawasan
L : Keberuntungan
B : Kebodohan - Keserakahan ( target kena tipu ) emoticon-Ngakak
Quote:


Benar banget gan. Bahkan "Sang Topik" pun kadang merasa "gue gak sekolah aje bisa sukses"
Pertama,
Jumlah yang "tidak serius belajar bisa sukses - si Untung" itu sangat sedikit sekali kurang dari 1%, yang belajar, terus sukses itu buanyak banget. malah boleh dibilang, minimal 70% dari mereka sudah punya rumah dan mobil di usia 40.
Dan seperti biasa, "Rasa Malas" yang mengajak mereka untuk tidak belajar dan akhirnya, nganggur....

Kedua,
MindSet Bangsa - non Heroik. cuma mikir surviving, yang penting masih bisa idup. Kesadaran bahwa "Negara luar sibuk berinovasi, dan Indonesia Market-nya" belum ada sama sekali. pdahal kita terlahir dengan volume otak yg sama, kita harusnya bisa mengolah dengan maksimal.
Mirisnya lagi, Negara kita "Pelihara Koruptor Usir Inovator". bukan secara langsung, tp Koruptor lebih bisa hidup di Indonesia, daripada para Orang Jenius. tidak ada perlindungan hak cipta yang jelas di sini "mantan" menteri ESDM, punya beberapa Hak Cipta yang justru didaftarkan dan dilindungi di Amerika. Orang pintar merasa lebih aman dan nyaman di negara yang "Jelas" bisa melindungi karya mereka.
Berapa banyak orang pintar Indonesia yang terlibat Inovasi dan Kreasi di Luar negeri, yang produk nya dipakai di Indonesia ?
Mengapa ? karena Indonesia negara politik, bukan negara science.

Pendidikan yang baik memang kunci untuk kemajuan sebuah negara.
Namun sayang sekali, bahkan Alat Ukur Pendidikan (Ujian Nasional) itu sendiri dikebiri oleh Kunci Jawaban. Sehingga, Laporannya bagus - kualitasnya amburadul

Benarkah Lulusan S1 SMA SMK banyak yang nganggur ?
atau sebenarnya mereka hanya punya kemampuan anak SD tapi berhasil dapat IJASAH SMA SMK S1?
ane rasa > 80% orang kesulitan pekerjaan bukan karena tidak punya ijasah, tp karena tidak punya kemampuan

Pertanyaan-nya, pemerintah tau kondisi sebenarnya atau hanya lihat hasil pendataan BPS ?
emoticon-No Hope
sekolah penting tp bukan untuk kejar nilai. pendidikan di sekolah itu berfungsi sebagai dasar. sedangkan sekolah yang sebenarnya ada saat kita jalani hidup, belajar memanfaatkan peluang.
Quote:



Quote:


emoticon-Cool baca lagi tulisan sayah
menumbuhkan kebiasaan, menanamkan nilai menjadi sesuatu yg perlu dilakukan dalam dunia pendidikan yg bahkan saat ini hanya sekolah2 atau universitas, tertentu yg melakukannya .. ini juga salah satu hal penting menurut ana gan dalam mencetak generasi muda yg lebih profesional dalam bidangny
Quote:


ane tdk mempermasalahkan bentuk motivasi seperti itu, baca lgi deh tulisan ane
Quote:


jadi gini emoticon-coffeeemoticon-Beloemoticon-Hi

sah sah saja menurut sayah kalo soal tulisan motivasi dari org yang ga sekolah bisa sukses, pake embel embel di DO dari sekolah / kampus.

emoticon-Berbusa (S) tapi malasahnya di sini, mereka terima aja mentah mentah kata kata motivasi gituan..

"ngapaen skolah kalo dia sukses tanpa skolah" emoticon-Berbusa (S)

kagak perlulah sayah paparkan tokoh tokoh sukses hasil DO dari skolah/kampus emoticon-Embarrassment

emoticon-Hammer yg di sini budaya malas belajar kek sayah udh menjamur di mana-mana, kalo udh malas g mau belajar, ntar malah bawa bawa sih ini bisa sukses korban DO emoticon-Big Grin


gan, sekarang itu banyak tulisan2 motivasi yang mengangkat cerita bahwa orang tidak sekolah bisa sukses dan yg disebut2 sebagai contoh ya itu lagi itu lagi kita tau lah siapa..

yg saya khawatir motivasi seperti ini sering menjadi salah tafsir yaitu pendidikan yg tinggi itu tidak penting, yang penting usaha dapet trus dapet duit, kenyang, selesai. padahal tujuan diadakannya pendidikan adalah memajukan negara.

bagaimana pendapat agan2 sekalian? sy butuh pencerahan
Diubah oleh aduh..lupa
Klo sekolah itu ga penting, ga akan ada trit ini
Quote:



cucu kite biarin jadi aktifis kaskus aje gan emoticon-I Love Kaskus (S)
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di