alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
FAA Keluarkan Peraturan Final untuk Penggunaan Drone
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/576b62169e74042e248b4567/faa-keluarkan-peraturan-final-untuk-penggunaan-drone

FAA Keluarkan Peraturan Final untuk Penggunaan Drone

FAA Keluarkan Peraturan Final untuk Penggunaan Drone
Drone memang teknologi canggih yang sangat menguntungkan! Jika memiliki satu drone saja, seperti SOLO smart drone dari 3DR, kamu akan mendapatkan banyak keuntungan dan peluang bisnis. Contoh sederhananya, kamu bisa menggunakan drone SOLO untuk mengambil gambar dan video dari udara, kemudian menjadikan kegiatanmu sebagai bisnis fotografi/videgrafi aerial.

Tidak hanya bermanfaat untuk penggunaan pribadi, tetapi juga untuk perusahaan. Misalnya, perusahaan tambang dapat memanfaatkan SOLO untuk keperluan survei dan pemetaan, media massa dapat menggunakan drone untuk meliput berita, perusahaan retailer dapat mengirimkan barang menggunakan drone, dan banyak lainnya.

Tapi di luar dari semua manfaat tersebut, penggunaan drone masih dibatasi dengan peraturan-peraturan ketat oleh FAA dan Negara yang bersangkutan. Drone yang digunakan untuk keperluan komersial (oleh perusahaan atau lembaga), tidak bisa terbang dan bertugas dengan bebas karena peraturan tersebut.

Namun jangan khawatir, rupanya baru-baru ini FAA telah mempublikasikan peraturan baru untuk drone! Ke depannya, drone dapat berbagi langit dan udara dengan pesawat besar lainnya.

Drone Kini Dapat Terbang Bebas (dengan Syarat)

Peraturan baru drone yang dikeluarkan oleh Federal Aviation Administration (FAA) mengatur bahwa operasi drone hanya bisa dilakukan di pagi hingga siang hari, serta memberi syarat untuk setiap operator drone harus mendapatkan sertifikasi setiap 2 (dua) tahun sekali.

Peraturan baru yang mulai berlaku Agustus nanti, menandai usaha pertama FAA pada rencana komprehensif untuk memastikan bahwa drone dapat berbagai langit dan udara dengan aman bersama pesawat komersil.

FAA telah memberikan izin spesial pada lebih dari 5.300 drone yang digunakan untuk kebutuhan komersial, di saat mereka sedang mengembangkan peraturan akhir. Publikasi peraturan baru ini membuka gerbang pada puluh-ribuan operator drone karena mereka tidak perlu lagi mencari persetujuan FAA berdasarkan kasus atau persoalan.

Buku peraturan FAA yang bertotalkan 624 halaman mengizinkan drone komersial membawa beban hingga 55 pound atau 27,5 kg untuk diterbangkan selama pagi hingga siang hari dan dengan ketinggian di bawah 400 kaki di udara, atau lebih tinggi jika dalam ketinggian 400 kaki dari bangunan atau menara yang lebih tinggi. Pesawat harus berada dalam penglihatan operator, atau obsevator yang berkomunikasi dengan operator. Orang yang mengoperasikan drone setidaknya harus berusia 16 tahun dan lolos uji aeronautics setiap 2 tahun sekali untuk sertifikasi dan pemeriksaan latar belakang oleh Transportation Security Administration.

Peraturan tersebut mengendalikan penerbangan komersial, seperti fotografi aerial atau keperluan peninjauan.

“Kami ingin memastikan kami membuat keseimbangan yang tepat antara inovasi dan keamanan,” ujar Transportation Secretary Anthony Foxx, yang menyebut peraturan tersebut ‘major milestone’.

Drone dapat beroperasi di malam hari hanya jika membawa penerangan yang terlihat hingga jangkauan 3 (tiga) mil. Operator drone yang ingin melakukan penerbangan di malam hari, penerbangan yang melebihi jarak pandang operatornya, atau penerbangan melewati orang-orang yang tidak berhubungan dengan kegiatan tersebut perlu menunjukkan langkah-langkah keamanan tertentu dan mencari sebuah waifer, begitu yang diterangkan oleh FAA Administrator Michael Huerta.

“Fokus kami adalah untuk membuat ini seefisien mungkin,” ujarnya.

Peraturan akhir masih memiliki periode komentar 60 hari dan sisa detail yang harus dikerjakan, seperti ujian tertulis untuk operator komersial.

Sebuah grup dagang bernama Association for Unmanned Vehicle Systems International, memproyeksikan 70,000 pekerjaan dan $13.6 milyar dalam dampak ekonomi akan tercipta di Amerika Serikat dalam waktu 3 (tiga) tahun dari drone diizinkan terbang leluasa di udara. Perusahaan seperti Amazon, Google, dan Walmart akan menguji coba drone untuk pengiriman barang.

Huerta mengatakan bahwa penelitian masih berjalan untuk pemrograman otomatis melintasi area ramai yang akan dibutuhkan untuk pengiriman, tapi dia tidak menetapkan jangka waktu untuk menyetujui penerbangan semacam itu.

“Departemen sedang bekerja secara kooperatif dengan industri,” ujar Huerta, “Kami tentunya melihat keuntungan dari hal ini. Apa yang kami ingin lihat adalah penerbangan tersebut dapat dilakukan dengan aman.”

Sarah Kreps, seorang professor pemerintah di Cornell University, mengatakan bahwa regulasi tersebut mengambil langkah yang tidak terlalu bagus dalam memastikan keamanan dengan penerbangan drone, tapi itu adalah cara untuk mendorong peraturan yang nampaknya hilang. FAA telah mendenda operator drone yang telah menerbangkan pesawatnya dengan ceroboh, tapi dalam beberapa kasus saja berbanding pada raus-ribuan drone.

“Mengingat pertumbuhan prevelansi dari drone, sulit melihat bagaimana Federal Aviation Administration benar-benar dapat memastikan peraturan ini dapat dilanjutkan,” ujarnya.

Bagaimana dengan Drone Hobbyist?

Air Line Pilots Association, sebuah kesatuan yang mewakili 53,000 pilot, menghargai batas tinggi dan persyaratan untuk menjaga drone tetap dalam pengawasan. Tapi bagi anggota kesatuan yang khawatir mengenai tabrakan dengan drone, mengatakan bahwa drone hobbyist harus diatur secara ketat sama seperti operator komersial.

“Penting bahwa semua peraturan yang dikembangkan untuk mendorong operasi sistem pesawat nirawak yang aman, harus konsisten dan kompatibel dengan semua pengguna udara,” ujar mereka.

Drone hobbyist memiliki panduan penerbangan yang mirip, tapi Kongres mengeluarkan mereka dari peraturan formal ini. Per tanggal 8 Juni, FAA mendaftarkan 464,591 operator drone yang dapat menerbangkan satu drone atau lebih. Sebanyak 10,054 orang lainnya mendaftarkan satu drone untuk izin khusus operasional non-hobbyist, seperti untuk kebutuhan kepolisian atau departemen kebakaran.

Pilot pesawat dan penerbangan umum khawatir jika tabrakan dengan drone dapat membuat pesawat jatuh. Banyak pilot dan pihak lainnya melaporkan 1.346 penampakan drone sejak November 2014 sampai Januari 2016. Laporan pada FAA tersebut termasuk penampakan saat pesawat ingin mendarat atau lepas landas dari bandara pada ketinggian ribuan kaki di udara.

Tapi Academy of Model Aeronautics, sebuah kelompok yang mewakili 188,000 drone hobbyist, mempertanyakan kredibilitas laporan tersebut. Mereka sendiri menemukan hanya 46 laporan dari “dekat meleset” dan tidak ada tabrakan.

“Peraturan akhir akan sangat bermanfaat untuk industri secara keseluruhan, dan juga menyelesaikan banyak keraguan dalam hukum dan membuat lingkungan regulasi yang meningkat,” ujar Dave Mathewson, direktur eksekutif perkumpulan tersebut, “Kami ingin melihat operasi sipil dan komersial yang sudah menyebar luas untuk terbang di udara.”

Perselisihan antara Pemerintahan Federal dan Negara

Meski ada peraturan baru, konflik tetap terjadi antara pemerintahan federal dengan negara. FAA berpendapat peraturan mereka menguasai apapun yang terbang. Legislasi tertunda yang disetujui oleh Senat Amerika Serikat akan menempatkan semua otoritas untuk peraturan drone di tangan federal, yang ditentang oleh banyak pejabat negara,

Ketika proses pembuatan peraturan oleh FAA berjalan lambat, negara mengadopsi lusinan hukum lokal yang membatasi drone, seperti melarang drone dengan senjata dan melarang drone terbang melintasi property pribadi. Menurut National Conference of State Legislatures, setidaknya ada 31 negara telah mengambil hukum menguasai drone, dengan 18 negara membutuhkan jaminan pencarian pada polisi untuk menggunakan drone dalam pengawasan, 13 negara mengambil pinalti kriminal untuk penyalahgunaan drone, dan 12 negara membuat perlindungan privasi.

Jadi, bagaimana menurut kalian mengenai peraturan akhir dari FAA ini? Apakah cukup menjadi kabar baik untuk semua kalangan?

Baca artikel selengkapnya di Blog Halo Robotics! Jangan lupa cek koleksi drone 3DR kami, jika kamu tertarik ingin menerbangkan drone juga!
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
ok emoticon-Cool
Bentar gw print dulu biar enak bacanya
Quote:


nice info


cek cek
Pengen punya drone.
Idup makin aneh aja dah banyak drone terbang emoticon-Leh Uga
panjang no mulus emoticon-Frown



Salman al-Farisi
Wah, drone nya bs dijadikan kurir... emoticon-Leh Uga
Yang awalnya maenan sekarang jadi masalah serius ya gan
Quote:

Makanya itu , kena pala baru tau rasa
wah udah keluar ya peraturannya emoticon-Belo
Baguslah, toh untuk keselamatan semua orang juga. Btw gak sekalian dalam radius tertentu dari bandara gak boleh ada drone yg terbang?
Quote:


silakan gan emoticon-thumbsup

Quote:


haha tapi seru loh gan, pernah main drone ga?

Quote:


bisa gan, beberapa perusahaan besar memanfaatkan teknologi drone buat ngirim barang pesanan konsumennya emoticon-Cool

Quote:


betul gan, tapi pada akhirnya muncullah peraturan yang diharapkan bisa menjadi pencegah terjadinya kasus lain.

Quote:


udah gan, baru banget keluarnya masih freshemoticon-Baby Boy 1
Drone teruss emoticon-Leh Uga
Quote:


beli dong gan, ada yang murah loh emoticon-Big Grin

Quote:


kalau peraturan yang bandara itu sudah keluar dari dulu gan, tepatnya drone tidak boleh terbang dekat dengan bandara dalam jangkauan 5 mil. Jika ingin menerbangkan drone dalam jangkauan itu untuk alasan khusus, hubungi kontak dan menara bandara yang bersangkutan.
Ntar bikin pesawat kertas,, sapa tau dilindungi ma FAA k
Diubah oleh dbraints
Pengawasan drone lebih sulit daripada pesawat biasa
di Indonesia udh bikin peraturan apa buat drone ini?
Quote:


Besok2 Teko sm Jono pakai ini kali yah emoticon-Leh Uga
memang harus ada aturan biar gak mengganggu kepentingan umum atau privasi orang lain
drone masih mahal yak? emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di