Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
America and China: Will There Be War? by Lau Nai-keung

America and China: Will There Be War? by Lau Nai-keung


America and China: Will There Be War? by Lau Nai-keung


It’s a well-known story by now. As China continues its economics-driven rise, the United States is growing increasingly worried that Beijing will challenge its longstanding domination of East Asia and, perhaps eventually, the world. So Washington responded starting 2011 with its “pivot” to Asia, whose transparent purpose is to contain China and slow its progress.

Amid a flurry of military maneuvers in maritime East Asia, stresses seemed to scale new heights last week during a regional security conference in Singapore when US defense chief Ash Carter bluntly declared Washington’s determination to stay Asia’s overlord for the foreseeable future. “The United States will remain the most powerful military and main underwriter of security in the [Asian] region for decades to come,” he announced. “There should be no doubt about that.”

Is military conflict around the corner? Hong Kong-based analyst and Beijing adviser Lau Nai-keung assesses the relevant issues:


Tensions are high in the East and South China Seas. And with the inauguration of a pro-independence president in Taipei, they have spilled into the Taiwan Strait. Will there be a war between China and the United States or its sidekick, Japan?

Unlike the trigger-happy US imperium, throughout history China has had a tradition of avoiding war as much as possible. For two-and-a-half millennia, supreme master Sunzi (a.k.a. Sun Tzu) has been teaching his compatriots that fighting should be the absolute last resort, and that they should always try to settle differences without bloodshed.

Take Emperor Wu of Han Dynasty (157-83 BCE), who greatly expanded China’s territory and started the ancient Silk Road. He began by following his mother’s policy of exporting beautiful princesses (usually fake ones) to make peace with Xiongnu (Hun) leaders. After years of failure, he finally got frustrated and decided to drive the Xiongnu out of China by force, the domino effect from which toppled the Holy Roman Empire in Europe. That was one example demonstrating that even they possess superior military power, the Chinese tend to avoid fighting.

In modern times, the record has been similar. In the seven decades since the founding of the People’s Republic, China, with 14 neighboring countries (11 of which it has territorial disputes with), has fought only two wars. One was against the US-led coalition in Korea in the early 1950s, and the other against Vietnam in 1979. There were two skirmishes, involving India (1962) and the Soviet Union (1969). The Chinese military practically has had no combat experience since the Vietnam faceoff. Imagine an army which can take on its mighty American and Soviet counterparts, coexisting peacefully for so long with all these smaller but restive neighbors. There can only be one explanation: China has always placed great emphasis on keeping the peace.

When bullied, the first Chinese-style reaction is to take things in stride and lie low. But don’t mistake this as a sign of weakness. It is a polite warning that says: You may not want to do this. When Chinese finally rise up to fight after repeated provocation, they will fight with such ferocity and boldness that the provocateur will regret it ever started the fight. Remember that China fought the Japanese Imperial Army for 14 years from 1931 to 1945, lost over 20 million lives and half of its territory, but never gave up fighting.

This mindset is summed up in a Chinese adage which has been reiterated recently on many occasions: “We don’t want trouble but we are not afraid of trouble.” (我们不想惹麻烦,但也不怕麻烦)

America and China: Will There Be War? by Lau Nai-keung

Let’s go back to the original question: Will there be a war between China and the US or Japan? The answer is: China doesn’t want war, but it is not afraid of war.

From the Chinese perspective, there is no pressing reason it should fight a war with America or Japan, as there is no fundamental conflict between China and these two countries. The issue of the Diaoyu/Senkaku islands has been outstanding since 1970 and there is no need to settle it by force now. The South China Sea was calm and peaceful for thousands of years before Washington’s “pivot” to Asia, and there are many ways of restoring it to its original status without having to win a few sea battles against the US Pacific Fleet.

Should military conflict arise, however, the Chinese will be playing defense. They know exactly what they are fighting for and will persist at all costs to the very end. The same cannot be said for the US. It has always enjoyed safe passage in the South China Sea and nothing substantial will be gained after losing lives, warships and warplanes, irrespective of the outcome of the fight. But the downside will be devastating: If the Americans lose this battle for no substantive gain, they will lose virtually everything. Even if they gain the upper hand initially, their country will be plunged into yet another quagmire with no extraction in sight. It will mark the end of US hegemony, at least in eastern Asia and the western Pacific.

No rational president of the United States will give the war order. So there will be no war.


Diubah oleh Suzuki88
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Kalo kejadian

Makan bulgur lg dah

coba kasi "mainan" sikitlah us navy ke china
bakal gemetar itu dengkul china emoticon-Big Grin
I just want to say :

Dewasa ini , perekonomian dunia sdh semakin terintegrasi antara 1 dgn yg lain (kepentingan tetap survivednya perekonomian dunia utk terus tumbuh berkesinambungan berkelanjutan adalah keniscayaan).

Perekonomian terbsr sedunia , ada dibenua Amerika , perekonomian terbsr ke 2 & 3 di dunia , ada di Asia.

Tengok juga , Angela Merkel yg sampe membuat rekor kunjungan resmi kenegaraan seorg kanselir Jerman ke Mainland ,...utk kepentingan perekonomian negaranya sendiri.
amerika akan pikir dua kali kalau mau perang serang China
roda terus berputar lain dulu lain skrg
hegemoni amerika ( barat) saja semakin memudar di dunia ini
step by step ,dominasinya digantikan oleh China ( asia )

Klo skrg c soal militer cinak msh ketinggalan 10taun ama amerika,ga ush jauh2 lah lawan jepang jg udh berdarah2
Waw cepat atau lambat pasti akan terjadi perang.
Untuk saat ini dapat kita lihat berbagai ketegangan seperti Rusia dengan Nato dan Mamarika, China dengan Asean, US, Jepang dan Korut dengan Korsel dan Jepang.
Seperti pertanda detik-detik skenario menjelang WW III akan segera dimulai.
Sebenarnya kita tidak dapat menganalisis apakah China sudah dapat menandingi Mamarika atau tidak karena menurut ane sih setiap negara pasti akan merahasiakan kekuatan militer nya, sebagai contoh: Setiap kesatuan seperti AD, AL, AU pasti memiliki pasukan elit dari setiap kesatuan. Mungkin ada lagi tentara spesial elit yang digabung dari semua kesatuan. Atau seperti alutsista, senjata api, nuklir, dsb.
Jika sebuah negara terlalu mempublishkan semua kekuatannya, maka negara lain akan dengan mudah menganalisis kekuatan negara tersebut.
Bagaimana dengan nasib Indonesia??
Ini prediksi ane, kalau salah mohon maklumin gan emoticon-Big Grin
Indonesia itu merupakan negara Non Blok yang tidak memihak blok barat dan blok timur.
Tapi bukan berarti akan ikut andil dalam perang WW III.
Indonesia memiliki kekuatan militer sangat baik. Terbukti tentara kita selalu membawa pulang medali di kejuaraan tentara luar negeri. Memang dari SDM kita sangat baik tapi mungkin dari segi alutsista walaupun alutsista kita sudah mulai baik dengan diperbaharui alutsista lama menjadi alutsista baru yang lebih canggih. Tapi pastinya kita masih kalah dengan negara lain yang sudah memiliki banyak alutsista.
Lalu strategi militer kita yang memang sangat baik dan akurat baik pertahanan maupun penyerangan. saya ambil contoh yang umum saja, bukan rahasia lagi dan banyak media yang memberitakan bahwa tentara vietcong menggunakan strategi gerilya Indonesia dalam mengalahkan tentara US.
Indonesia memiliki hutang yang sangat besar dengan negara lain, contohkan saja dengan Tiongkok. Mungkin saja dengan embel-embel hutang lunas plus bonus, bukan tidak mungkin pemerintah tergiur. Apalagi Rusia juga memiliki hubungan sangat dekat dengan kita. Ane nonton video beberapa waktu lalu bahwa Rusia sangat peduli dengan kita. Kronologi nya saat eksekusi Bali Nine. Hubungan Indonesia dengan Ausie memanas. Tanpa diminta bantuan, mereka langsung inisiatif dalam penjagaan agar eksekusi berjalan lancar walaupun ada WN Rusia disana.
Kalau tidak salah, mereka mengirim sukhoi patroli diatas udara.
Lalu 5 kapal perang mereka disiagakan di tenggara Ausie. Ausie mengecam hal tersebut.
Ya alasan mereka selain bersahabat dengan Indonesia, mereka sudah tahu bahwa Indonesia sudah dikepung oleh 15 pangkalan US, Ausie dan Inggris.
Atau mungkin ada beberapa negara yang ingin mendirikan pangkalan militer di Indonesia dan pastinya Indonesia akan melindungi pangkalan tersebut.
Ini sih prediksi ane.
Kabar sukacita bagi alayers yang suka bilang perang, yang suka bilang ayo ganyang, atau yang selalu menginginkan permusuhan dengan negara lain, suka bilang kapan perang nya? banci ah kaga jadi mulu hahahahha
Kabar duka bagi orang yang berpendidikan karena tahu apa dampak akan terjadi saat perang dimulai.

Upss bukan berarti ane tidak nasionalis.. tapi ane contohkan saja. Oklah saat awal darah ane panas ingin bunuh orang, lalu pegang senjata. Lalu saat di medan perang, eh ada satu teman ane kena tembak, kena headshot lagi. Pastinya mental akan menurun ataupun ada yang menangis.
jadi atau tdk jadi perang antara china dan usa tergantung alasan dan untung ruginya kalo terjadinya perang . amerika serikat tentu berpikir jauh kalo mau perang dgn china head to head, paling hanya dukung persenjataan utk negara yg berkonflik dgn china seperti jepang, vietnam dan philipina, anggap aja menciptakan situasi tegang utk jual senjata emoticon-Big Grin
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03

kayaknya belum akan perang senjata. us membuat ketegangan bukan untuk perang senjata, tetapi untuk menghancurkan perekonomian negara saingannnya seperti tiongkok dan rusia. selain jual senjata, yang diharapkan us adalah agar tiongkok semakin banyak musuh dan terisolasi, sehingga akan mengganggu hubungan perdagangan dan ekonomi tiongkok dengan negara yang berkonflik dengan tiongkok. sedangkan di pihak us sendiri akan mempererat hubungan us dengan negara yang berkonflik dengan tiongkok (meminta perlindungan us) , jadi akan sangat membantu perdagangan dan perekonomian us sendiri. (mau tidak mau harus menuruti perintah, dan wajib membeli produk us walaupun lebih mahal dengan kualitas yang mungkin sama).

agan memang ada benarnya, langkah pertama lihat dampak TPP nanti, akankah menguntungkan partner dagang usa, atau makin nyunsep, berhubung ada poin bisa menguasai BUMN suatu negara, kesannya ada pendiktean terhadap negara partner dagang.
China juga tdk tinggal diam, free trade dgn negara tetangga gencar dilakukan secara bilateral maupun multilateral. Tinggal lihat hasil strategi dagang kedua kekuatan ekonomi no 1 dan 2

kalo ku liat us akan menggunakan anggota tppnya untuk menekan perekonomian tiongkok dan rusia. bila berhasil akan terus menekan sampe perekonomian kedua negara itu runtuh. bila tidak berhasil, maka us akan menjadikan anggota tpp sebagai sapi perahannya untuk mendukung perekonomiannya sendiri.

selain itu kelihatannya us sedang berusaha menghancurkan brics. brasil udah, rusia udah, india udah, tinggal tiongkok dan afrika selatan yang belum.
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
apa amerika berani sendirian serang perang lawan China tanpa minta bantuan NATO & negara-negara asia lainnya

dijamin 100 % poor american tdk berani
China itu bukan negara yang bisa disepelekan
Sono perang aja...kek Indo nggak kena akibatnya saja....kalo ane sih ada di Van couver, dan aman2 saja...dan bias ngungsi ke atas...lah elu pada seneng perang...perang bener mewek lo...Cina-Rusia itu Negara kuat bro...begitu pun dg Amerika ...mereka perang lo semua yg hidup di Negara militer seuprit yang sok seneng perang2an hancur kayak pelanduk di tengah gajah
Diubah oleh i71lm4c4n

Mmmm ... bukan Holy Roman Empire .. dan gak sampe terguling ..

Holy Roman Empire dibuat di tahun 800-an dan dibubarkan oleh Napoleon di awal abad 19.
Yang benar adalah mengancam keberadaan Roman Empire (yang tanpa Holy emoticon-Hammer (S)).

Serbuan suku Xiongnu (di Eropa konon disebut Hun) bisa dinetralisir karena Roma melakukan hal yang sama dengan Cina, mengadu domba para pemimpin suku Hun.

BTW, "kemenangan" kaisar Wudi juga membawa akibat tidak baik di kekaisaran Han, karena dibutuhkan dana tidak sedikit untuk menempatkan tentara di sepanjang jalur sutra sehingga membebani keuangan kekaisaran Han dan dari waktu ke waktu menimbulkan berbagai pemberontakan karena rakyat terbebani pajak tambahan. Yang lebih parah adalah kecenderungan tentaranya menjadi "native", terpengaruh penduduk setempat, sampai akhirnya .. muncullah seorang Dong Zhuo yang merontokkan wibawa dinasti Han dan memicu terjadinya perpecahan Tiga Negara.

Diubah oleh peyotpetot
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
amerika itu mencitrakan dirinya sbg protektor bukan agressor
kalo cina enggak mengancam kedaulatan negara sekutunya, ya buat apa amerika cari2 perkara
kecuali kalo cina berniat menganeksasi taiwan scr paksa, baru 7th fleet bergerak
dan ini beneran pernah kejadian 2x dgn hasilnya cina lari terbirit spt anjing emoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 3

GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di