alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5762c46ac0cb17194c8b4567/berselisih-dengan-lawyer
berselisih dengan lawyer
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Malam Agan, Aganwati & Sesepuh sekalian.
Mohon Sarannya.

keluarga kami sedang dalam masalah pembagian warisan dalam bentuk tanah. tanah warisan ini masih girik dan masih atas nama orang tua. hak yang saya dapatkan sekitar 1400 m2 dan sebagai Ahli waris pertama yang kami harus dapatkan lebih dari itu.. karena permasalan yang cukup alot akhirnya keluarga dari pihak saya berencana untuk meminta bantuan hukum ke salah satu lawyer yang kami dapat dari kenalan rekan.

Dalam awal perjanjian beliau berjanji akan memperjuangkan hak kami yang sebagaimana mestinya, beliau berjanji akan membuat kami mendapatkan hak minimal 2500 m2 sampai dengan 4000 m2.. dan akan mendampingi kami sampai proses warisan itu selesai terjual,

selanjutnya :
setelah proses beberapa bulan tinggal menunggu pihak yang ingin membeli tanah tersebut. lalu beliau (lawyer) tidak bisa dihubungi untuk diminta kabar selanjutnya. kami dan pihak lawyer serasa sudah loscont. setelah stuck selama 3 tahun akhirnya terjadi lah proses jual beli tanah. kabar ini saya dapatkan dari pihak lurah setempat. dan selanjutnya pihak lawyer bukannya menghubungi kami justru kabar yang saya dapatkan dia datang untuk mengambil uang tersebut atas nama kami.. dengan mengaku berbekal surat kuasa.. padahal semua proses jual beli itu hanya akan dilakukan oleh kami dan tidak ada surat kuasa yang menyatakan beliau bisa mewakilkan kami untuk mengambil uang tersebut.

Hal yang saya tanyakan :
1. dalam surat pernyataan kuasa beliau (lawyer) adalah pihak pertama dan saya pihak kedua. apakah surat itu dibenarkan?
2. dalam hal ini lawyer meminta bagian 20% dari total tanah yang kami dapat sedangkan yang berhasil dia perjuangan hanya menambah 300 m2.. justru dalam hal ini sama saja hasilnya seperti sebelum kami mendapatkan lawyer.
3. dan dalam surat kuasa terdapat poin walaupun saya sebagai klien mencabut/membatalkan surat kuasa. saya harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20% apakah itu dibenarkan?
4. sampai sekarang beliau tidak menghubungi kami seakan menghindar dari kami

Mohon pencerahannya Gan.

Terima kasih

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

UPDATE

Spoiler for "Bukti Surat Kuasa lembar pertama":


Spoiler for "Bukti Surat Kuasa lembar kedua":
ane coba jawab yaa gan, sekalian belajar hukum juga

Dalam awal perjanjian beliau berjanji akan memperjuangkan hak kami yang sebagaimana mestinya, beliau berjanji akan membuat kami mendapatkan hak minimal 2500 m2 sampai dengan 4000 m2.. dan akan mendampingi kami sampai proses warisan itu selesai terjual,

setau ane sih ada tertulis deh pembagian warisan berdasarkan presentase, anak pertama berapa persen, anak kedua brp persen, anak laki-laki dan perempuan juga pengaruh, coba baca2 buku gan



selanjutnya :
setelah proses beberapa bulan tinggal menunggu pihak yang ingin membeli tanah tersebut. lalu beliau (lawyer) tidak bisa dihubungi untuk diminta kabar selanjutnya. kami dan pihak lawyer serasa sudah loscont. setelah stuck selama 3 tahun akhirnya terjadi lah proses jual beli tanah. kabar ini saya dapatkan dari pihak lurah setempat. dan selanjutnya pihak lawyer bukannya menghubungi

padahal semua proses jual beli itu hanya akan dilakukan oleh kami dan tidak ada surat kuasa yang menyatakan beliau bisa mewakilkan kami untuk mengambil uang tersebut.

sepertinya ini bisa di gugat gan asalkan tertulis di perjanjian agan yaa

1. dalam surat pernyataan kuasa beliau (lawyer) adalah pihak pertama dan saya pihak kedua. apakah surat itu dibenarkan?

pihak pertama dan pihak kedua ini sebagai penunjukan pemberian kuasa dari pihak ke dua kepada pihak pertama (yg harus di teliti adalah sampai dimana pemberian kuasanya)

2. dalam hal ini lawyer meminta bagian 20% dari total tanah yang kami dapat sedangkan yang berhasil dia perjuangan hanya menambah 300 m2.. justru dalam hal ini sama saja hasilnya seperti sebelum kami mendapatkan lawyer.

mau apapun hasilnya, berapapun pertambahannya pihak kedua (pemberi kuasa) wajib menyelesaikan jasa yg telah dilakukan oleh pihak pertama (penerima kuasa) karena sudah pasti 20% adalah tarif jasa si penerima kuasa

3. dan dalam surat kuasa terdapat poin walaupun saya sebagai klien mencabut/membatalkan surat kuasa. saya harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20% apakah itu dibenarkan?

menurut saya dibenarkan gan

4. sampai sekarang beliau tidak menghubungi kami seakan menghindar dari kami

karena menurut dari lawyer anda, bahwa tugasnya sdh selesai




jika saya ada salah tulis, saya mohon maaf
Quote:Original Posted By kudahitam78
ane coba jawab yaa gan, sekalian belajar hukum juga

setau ane sih ada tertulis deh pembagian warisan berdasarkan presentase, anak pertama berapa persen, anak kedua brp persen, anak laki-laki dan perempuan juga pengaruh, coba baca2 buku gan



selanjutnya :
sepertinya ini bisa di gugat gan asalkan tertulis di perjanjian agan yaa

pihak pertama dan pihak kedua ini sebagai penunjukan pemberian kuasa dari pihak ke dua kepada pihak pertama (yg harus di teliti adalah sampai dimana pemberian kuasanya)

mau apapun hasilnya, berapapun pertambahannya pihak kedua (pemberi kuasa) wajib menyelesaikan jasa yg telah dilakukan oleh pihak pertama (penerima kuasa) karena sudah pasti 20% adalah tarif jasa si penerima kuasa

3. dan dalam surat kuasa terdapat poin walaupun saya sebagai klien mencabut/membatalkan surat kuasa. saya harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20% apakah itu dibenarkan?

menurut saya dibenarkan gan

4. sampai sekarang beliau tidak menghubungi kami seakan menghindar dari kami

karena menurut dari lawyer anda, bahwa tugasnya sdh selesai




jika saya ada salah tulis, saya mohon maaf


Sebelumnya Terima kasih banyak Gan

1. Permasalahan pembagian disini banyak kecurangan didalamnya gan yang dilakukan oleh sipemegang amanat (anak kedua) jadi pada akhirnya dari semua total tanah yang ada.. pembagiannya dibagi rata.. pembagiannya udah fix segitu karena ini emang belum menempuh jalur persidangan.

2. dalam surat kuasa tidak tercantum kalo beliau bisa mengambil uangnya gan..jadi seharusnya beliau tidak berhak kan?

3. Baik terima kasih
Quote:Original Posted By carizo267
Sebelumnya Terima kasih banyak Gan

1. Permasalahan pembagian disini banyak kecurangan didalamnya gan yang dilakukan oleh sipemegang amanat (anak kedua) jadi pada akhirnya dari semua total tanah yang ada.. pembagiannya dibagi rata.. pembagiannya udah fix segitu karena ini emang belum menempuh jalur persidangan.

2. dalam surat kuasa tidak tercantum kalo beliau bisa mengambil uangnya gan..jadi seharusnya beliau tidak berhak kan?

3. Baik terima kasih



1 pembagian dibagi rata (jalan terbaik atau jalan adil), tp klo berdasarkan hukum yg saya tau dijelaskan sih btw back to hukum

2 jika tidak tertulis berarti tidak berhak gan, (btw jasa 20% di hitung dari nilai brp, apakah sesuai)


Quote:Original Posted By carizo267
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat Malam Agan, Aganwati & Sesepuh sekalian.
Mohon Sarannya.

keluarga kami sedang dalam masalah pembagian warisan dalam bentuk tanah. tanah warisan ini masih girik dan masih atas nama orang tua. hak yang saya dapatkan sekitar 1400 m2 dan sebagai Ahli waris pertama yang kami harus dapatkan lebih dari itu.. karena permasalan yang cukup alot akhirnya keluarga dari pihak saya berencana untuk meminta bantuan hukum ke salah satu lawyer yang kami dapat dari kenalan rekan.

Dalam awal perjanjian beliau berjanji akan memperjuangkan hak kami yang sebagaimana mestinya, beliau berjanji akan membuat kami mendapatkan hak minimal 2500 m2 sampai dengan 4000 m2.. dan akan mendampingi kami sampai proses warisan itu selesai terjual,

selanjutnya :
setelah proses beberapa bulan tinggal menunggu pihak yang ingin membeli tanah tersebut. lalu beliau (lawyer) tidak bisa dihubungi untuk diminta kabar selanjutnya. kami dan pihak lawyer serasa sudah loscont. setelah stuck selama 3 tahun akhirnya terjadi lah proses jual beli tanah. kabar ini saya dapatkan dari pihak lurah setempat. dan selanjutnya pihak lawyer bukannya menghubungi kami justru kabar yang saya dapatkan dia datang untuk mengambil uang tersebut atas nama kami.. dengan mengaku berbekal surat kuasa.. padahal semua proses jual beli itu hanya akan dilakukan oleh kami dan tidak ada surat kuasa yang menyatakan beliau bisa mewakilkan kami untuk mengambil uang tersebut.

Hal yang saya tanyakan :
1. dalam surat pernyataan kuasa beliau (lawyer) adalah pihak pertama dan saya pihak kedua. apakah surat itu dibenarkan?
2. dalam hal ini lawyer meminta bagian 20% dari total tanah yang kami dapat sedangkan yang berhasil dia perjuangan hanya menambah 300 m2.. justru dalam hal ini sama saja hasilnya seperti sebelum kami mendapatkan lawyer.
3. dan dalam surat kuasa terdapat poin walaupun saya sebagai klien mencabut/membatalkan surat kuasa. saya harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20% apakah itu dibenarkan?
4. sampai sekarang beliau tidak menghubungi kami seakan menghindar dari kami

Mohon pencerahannya Gan.

Terima kasih

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


posting dulu disini surat kuasanya gan.
ini kalaupun loyer, pasti loyer abal abal.

emoticon-army
Quote:Original Posted By kudahitam78



1 pembagian dibagi rata (jalan terbaik atau jalan adil), tp klo berdasarkan hukum yg saya tau dijelaskan sih btw back to hukum

2 jika tidak tertulis berarti tidak berhak gan, (btw jasa 20% di hitung dari nilai brp, apakah sesuai)




Pada awalnya saya akan menempuh jalur musyawarah mengingat kinerja dia yang tidak sesuai..jikalau dia tidak mau. saya akan mencoba menempuh jalur hukum

nah itu dia salah satu masalahnya Gan.. dia selalu berupaya untuk datang ke ahli waris lainnya untuk mengambil uang saya dengan alasan ada surat kuasa..padahal tidak ada surat kuasa dari saya yang mengizinkan hal tsb.. dan sampai saat ini dia tidak sama sekali mengkontak atau datang ke saya selaku kliennya.. kalo dia terus maksa berarti dia sama saja mau berbuat kriminal.

tidak gan, 20% dari total harta warisan tsb.. padahal diawal saya sudah dapat 1400 m2 dan hanya bertambah 300m2 berarti yang dia dapatkan sekitar 340 m2. bukannya untung justru kita malah nombok gan.
Quote:Original Posted By angku.leman


posting dulu disini surat kuasanya gan.
ini kalaupun loyer, pasti loyer abal abal.

emoticon-army


Baik Gan, nanti malam ketika dirumah saya akan saya post surat kuasanya. semoga dengan itu bisa dicari jalan keluar terbaiknya.

terima kasih Gan
Quote:Original Posted By carizo267
Pada awalnya saya akan menempuh jalur musyawarah mengingat kinerja dia yang tidak sesuai..jikalau dia tidak mau. saya akan mencoba menempuh jalur hukum

nah itu dia salah satu masalahnya Gan.. dia selalu berupaya untuk datang ke ahli waris lainnya untuk mengambil uang saya dengan alasan ada surat kuasa..padahal tidak ada surat kuasa dari saya yang mengizinkan hal tsb.. dan sampai saat ini dia tidak sama sekali mengkontak atau datang ke saya selaku kliennya.. kalo dia terus maksa berarti dia sama saja mau berbuat kriminal.

tidak gan, 20% dari total harta warisan tsb.. padahal diawal saya sudah dapat 1400 m2 dan hanya bertambah 300m2 berarti yang dia dapatkan sekitar 340 m2. bukannya untung justru kita malah nombok gan.


inilah makanya ketika kita memilih lawyer, hendaklah memilih lawyer yg mmg kita kenal
Quote:Original Posted By kudahitam78


inilah makanya ketika kita memilih lawyer, hendaklah memilih lawyer yg mmg kita kenal


Ini pertama kalinya seperti ini Gan, Pelajaran buat saya Gan.
Quote:Original Posted By carizo267


Baik Gan, nanti malam ketika dirumah saya akan saya post surat kuasanya. semoga dengan itu bisa dicari jalan keluar terbaiknya.

terima kasih Gan

Quote:Original Posted By carizo267
[CENTER]


Spoiler for "Bukti Surat Kuasa lembar pertama":


Spoiler for "Bukti Surat Kuasa lembar kedua":




tengs sudah posting perjanjian jasa advokat (pja) gan, biasanya ini yg ditindaklanjuti dng pemberian kuasa dengan surat kuasa, yg berisi hal-hal apa yg agan beri kuasa ke loyer.

jadi terkait loyer agan mengambil uang sendiri, kalau memang tidak agan beri kuasa mengambil dan menerima uang hasil penjualan, sudah jelaslah loyer itu tidak berkuasa mengambil dan menerimanya, dan pihak yg memberikan uang ke loyer itu juga salah, karena memberikan uang kepada orang yg tidak berhak menerima.

kalau hal diatas sampai terjadi, ada setidaknya 2 opsi buat agan :

1. tetap meminta uangnya ke pihak yg memberikan uangnya ke loyer itu, karena jelas loyer itu gak agan kasih kuasa untuk itu. biar saja mereka saling cakar cakaran.emoticon-army

2. minta uangnya agan ke loyer itulah, karena tetap iu uang milik agan, dia hanya mengambil dan menerimanya buat agan emoticon-Big Grin karena seorang kuasa juga harus mempertanggung jawabkan kuasa itu kepada pemberi kuasanya.

kalau opsi 1 dan 2 mentok, laporkan aja ke polisi gan. emoticon-army

kalau loyernya belum menerima, segera beritahukan ke pihak lain itu agar pembayaran langsung ke agan.

terkait sukses fee 20 % plus 5 % buat kegiatan ibadah, sudah tertulis gan, itu diitung dari nilai yg diperoleh. jadi berapapun yg agan dapat bagian loyer agan itu 25 % emoticon-Belo

cuma kapan dia dapatnya atau kapan agan wajib memberikannya, itu gak diatur disitu emoticon-Big Grin

kalau agan keberatan dng besaran sukses fee itu, bicarakan saja dng loyernya baik baik dng alasan yg agan utarakan ini :

Quote:Original Posted By carizo267

padahal diawal saya sudah dapat 1400 m2 dan hanya bertambah 300m2 berarti yang dia dapatkan sekitar 340 m2. bukannya untung justru kita malah nombok gan.


kalau mentok ya gugat gan, agar besaran itu dikoreksi sesuai yg adil menurut agan. kalau menurut gua sih 25 persen itu kebangetan, cuman apa mau dibilang aga sudah teken tanda persetujuan.

tentang walaupun agan mencabut/membatalkan surat kuasa. harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20%, ini juga dapat dibenarkan, ini melindungi profesi loyer, ntar dikit dikit klien cabut kuasa dong, padalan cuma mau ngelak bayar loyernya emoticon-Big Grin

mulai ke depan, cermatlah dan pikir yg dalam kalau membuat perjanjian, apapun perjanjjianya.
Quote:Original Posted By angku.leman


tengs sudah posting perjanjian jasa advokat (pja) gan, biasanya ini yg ditindaklanjuti dng pemberian kuasa dengan surat kuasa, yg berisi hal-hal apa yg agan beri kuasa ke loyer.

jadi terkait loyer agan mengambil uang sendiri, kalau memang tidak agan beri kuasa mengambil dan menerima uang hasil penjualan, sudah jelaslah loyer itu tidak berkuasa mengambil dan menerimanya, dan pihak yg memberikan uang ke loyer itu juga salah, karena memberikan uang kepada orang yg tidak berhak menerima.

kalau hal diatas sampai terjadi, ada setidaknya 2 opsi buat agan :

1. tetap meminta uangnya ke pihak yg memberikan uangnya ke loyer itu, karena jelas loyer itu gak agan kasih kuasa untuk itu. biar saja mereka saling cakar cakaran.emoticon-army

2. minta uangnya agan ke loyer itulah, karena tetap iu uang milik agan, dia hanya mengambil dan menerimanya buat agan emoticon-Big Grin karena seorang kuasa juga harus mempertanggung jawabkan kuasa itu kepada pemberi kuasanya.

kalau opsi 1 dan 2 mentok, laporkan aja ke polisi gan. emoticon-army

kalau loyernya belum menerima, segera beritahukan ke pihak lain itu agar pembayaran langsung ke agan.

terkait sukses fee 20 % plus 5 % buat kegiatan ibadah, sudah tertulis gan, itu diitung dari nilai yg diperoleh. jadi berapapun yg agan dapat bagian loyer agan itu 25 % emoticon-Belo

cuma kapan dia dapatnya atau kapan agan wajib memberikannya, itu gak diatur disitu emoticon-Big Grin

kalau agan keberatan dng besaran sukses fee itu, bicarakan saja dng loyernya baik baik dng alasan yg agan utarakan ini :



kalau mentok ya gugat gan, agar besaran itu dikoreksi sesuai yg adil menurut agan. kalau menurut gua sih 25 persen itu kebangetan, cuman apa mau dibilang aga sudah teken tanda persetujuan.

tentang walaupun agan mencabut/membatalkan surat kuasa. harus tetap membayar sesuai dengan bagiannya 20%, ini juga dapat dibenarkan, ini melindungi profesi loyer, ntar dikit dikit klien cabut kuasa dong, padalan cuma mau ngelak bayar loyernya emoticon-Big Grin

mulai ke depan, cermatlah dan pikir yg dalam kalau membuat perjanjian, apapun perjanjjianya.


Terima kasih buat Pencerahannya Gan
Tindakannya udah kebangetan Gan.. uang belum didapatkan aja udah minta duluan ke Ahli waris yang lain.. tapi dia belum kesampean Gan.. cuma masih berupaya saja dianya.

Iya Gan itu gak adil.. berarti ane nanti butuh loyer lagi buat ke pengadilan?

Iya gan ini pelajaran buat Ane.. bukannya membantu malah terkesan memeras klien.
Quote:Original Posted By carizo267


Iya Gan itu gak adil.. berarti ane nanti butuh loyer lagi buat ke pengadilan?

Iya gan ini pelajaran buat Ane.. bukannya membantu malah terkesan memeras klien.


blom perlu loyer lagi gan.

amankan saja hasil penjualan yg bagian agan, jng sampai dia ambil.

agan bisa cabut kuasanya, biar dia gak bisa lagi kasak kusuk ke ahli waris lain, atau cukup beritahu ke ahli waris bahwa pembagian langsung ke agan.

masalah sukses fee 20 % plus 5 % buat kegiatan ibadah pelan pelan renegosiasi, renego ini akan mudah kalau bagian agan gak sempat dia ambil emoticon-Big Grin

selamat main kucing kucingan gan ama loyernya emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By angku.leman


blom perlu loyer lagi gan.

amankan saja hasil penjualan yg bagian agan, jng sampai dia ambil.

agan bisa cabut kuasanya, biar dia gak bisa lagi kasak kusuk ke ahli waris lain, atau cukup beritahu ke ahli waris bahwa pembagian langsung ke agan.

masalah sukses fee 20 % plus 5 % buat kegiatan ibadah pelan pelan renegosiasi, renego ini akan mudah kalau bagian agan gak sempat dia ambil emoticon-Big Grin

selamat main kucing kucingan gan ama loyernya emoticon-Big Grin


Butuh loyernya pas udah fix ke persidangan ya gan? atau bisa diproses tanpa loyer?

Oh gitu.. Oke Gan ane faham emoticon-Big Grin
Makasih banyak buat pencerahannya :thumbsup:
Quote:Original Posted By carizo267


Butuh loyernya pas udah fix ke persidangan ya gan? atau bisa diproses tanpa loyer?

Oh gitu.. Oke Gan ane faham emoticon-Big Grin
Makasih banyak buat pencerahannya :thumbsup:


lha, sesuai penjelasan diatas kan agan sudah bilang terjadi proses jual beli, yg gua artikan kalian sesama ahli waris damai, menerima bagian masing-masing dng kelebihan dan kekurangannya. dan harta ini dijual yg sedang dalam proses, dan loyer agan kasak kusuk mau meminta bagian pembayaran agan. dan agan ingin menghindari pembayaran sukses fee. iya kan ?

kalau itu yg terjadi agan gak perlu loyer itu lagi, kerjaan kan cuma mengamankan hasil penjualan yg bagian agan doang, jng sampai terambil si loyer ?

atau gimana ceritanya gan ?
blom damai ? blom ada hitam putih pembagian harta waris ? blom ada pmbeli ?
Quote:Original Posted By angku.leman


lha, sesuai penjelasan diatas kan agan sudah bilang terjadi proses jual beli, yg gua artikan kalian sesama ahli waris damai, menerima bagian masing-masing dng kelebihan dan kekurangannya. dan harta ini dijual yg sedang dalam proses, dan loyer agan kasak kusuk mau meminta bagian pembayaran agan. dan agan ingin menghindari pembayaran sukses fee. iya kan ?

kalau itu yg terjadi agan gak perlu loyer itu lagi, kerjaan kan cuma mengamankan hasil penjualan yg bagian agan doang, jng sampai terambil si loyer ?

atau gimana ceritanya gan ?
blom damai ? blom ada hitam putih pembagian harta waris ? blom ada pmbeli ?


Sudah terjadi jual beli Gan, Tapi baru dibayarkan sebagian alias masih DP.. disini loyer sebenarnya tidak ada hak buat ambil uang tanpa seizin klien.. tapi dia selalu mendatangi ahli waris lain buat ambil uang ane padahal dia pun tidak sama sekali menghubungi Ane.
menurut Agan panteskah seorang loyer yang sudah tidak mendampingi klien bahkan tidak menghubunginya tiba-tiba maen ambil uang gitu aja.

Ane bakal tetep membayarkan hak nya sesuai hasil musyawarah nanti.. bilamana tidak bisa musyawarah baru Ane bakal coba menggugat.. nah maksudnya dipersidangan nanti ane butuh loyer lain kah?
Quote:Original Posted By carizo267

menurut Agan panteskah seorang loyer yang sudah tidak mendampingi klien bahkan tidak menghubunginya tiba-tiba maen ambil uang gitu aja.



yah gak pantaslah gan emoticon-Nohope

Quote:Original Posted By carizo267


Ane bakal tetep membayarkan hak nya sesuai hasil musyawarah nanti.. bilamana tidak bisa musyawarah baru Ane bakal coba menggugat.. nah maksudnya dipersidangan nanti ane butuh loyer lain kah?


yah emang butuh gan, tapi itu masih terlalu jauh menurut gua.
kenapa ? karena jarang ada loyer gugat kliennya sendiri, apalagi karena masalah sukses fee, dia kan sudah dapat biaya operasional dan nggugat klien sendiri itu memalukan lho untuk reputasi loyer ke depan.
memang secara hukum dia bisa menggugat, tapi itu adalah pilihan terakhir yg akan dia tempuh.

maksimalkan aja musyawarah, caranya dia gak boleh ambil tuh uang, hingga akhirnya dia yg akan ngajak agan berunding duduk satu meja tentang pembayaran sukses fee itu. agan bisa bersikap seperti dia lost contact dan agan gak perlu keluar duit lagi buat hire loyer.

gut lak then
1. why not
2. pertanyaannya?
3. bisa
4. again, bukan dukun kita gan. kita ga bs nebak antum mau nanya apa di poin 4 ini

kl gw baca suratnya, ini lbh ke perjanjian jasa biasa, bukan pemberian kuasa.

pertanyaan ane, biaya operasional lancar kah? krn advokat pny hak retensi, walo terbatas pd benda milik masnya yg dikuasai doi.

kl musyawarah ga berhasil, adukan ke asosiasinya, entah yg mana, tmpt doi bernaung.
Quote:Original Posted By angku.leman


yah gak pantaslah gan emoticon-Nohope



yah emang butuh gan, tapi itu masih terlalu jauh menurut gua.
kenapa ? karena jarang ada loyer gugat kliennya sendiri, apalagi karena masalah sukses fee, dia kan sudah dapat biaya operasional dan nggugat klien sendiri itu memalukan lho untuk reputasi loyer ke depan.
memang secara hukum dia bisa menggugat, tapi itu adalah pilihan terakhir yg akan dia tempuh.

maksimalkan aja musyawarah, caranya dia gak boleh ambil tuh uang, hingga akhirnya dia yg akan ngajak agan berunding duduk satu meja tentang pembayaran sukses fee itu. agan bisa bersikap seperti dia lost contact dan agan gak perlu keluar duit lagi buat hire loyer.

gut lak then


Nah, gak bijaksana sekali.. padahal harus nya dia lebih faham cara beretika.. ketahuan ketar ketir seakan gak bakal dibayar karena udah ketauan kesalahannya.
kabar yang Ane dapet dari lurah dan rekan yang terlibat dipenjualan ini dia (loyer) mengancam bakal blokir tanah tersebut kalo uang yang diminta gak dikasih. kan makin aneh kelakuannya gan. emoticon-Cape d...

Oh begitu. baiklah Gan. karena Ane kira bakal secepet itu buat ke persidangan. kalo dia menggugat kemungkinan ada hal yang merugikan buat dia selain reputasi Gan?

Sarannya bagus banget Gan. ini bakal Ane coba. semoga sesuai rencana Gan, Amin.
Quote:Original Posted By takupol
1. why not
2. pertanyaannya?
3. bisa
4. again, bukan dukun kita gan. kita ga bs nebak antum mau nanya apa di poin 4 ini

kl gw baca suratnya, ini lbh ke perjanjian jasa biasa, bukan pemberian kuasa.

pertanyaan ane, biaya operasional lancar kah? krn advokat pny hak retensi, walo terbatas pd benda milik masnya yg dikuasai doi.

kl musyawarah ga berhasil, adukan ke asosiasinya, entah yg mana, tmpt doi bernaung.


Sebelumnya makasih udah berkenan kasih saran Gan

masalah utamanya adalah pembayaran jasa fee dan bbrp hal yang kami keluhkan tentang apa yang dilakukan si loyer Gan.
sampai saat ini loyer pun belum menghubungi kami Gan. padahal waktu pengukuran tanah dia malah ikut-ikutan dateng Gan. sampe datang ke lurah dan ahli waris lain bisa gan. kenapa gak coba hubungi kita selaku kliennya gan kalo emang dia bener mau dampingin kita.

meski perjanjian biasa tapi tetep punya kekuatan hukum kan gan. jadi intinya dia bukan orang yang profesional kah? biaya operasional udah dikasih diawal gan.

ke Peradi kah? atau firma hukum tempat dia berasal?

pada awalnya ketika pembayaran sudah selesai semua Ane bakal ajak dia buat musyawarah. sebagai bentuk saling memahami antara hak dan kewajiban. itupun kalo dia bersedia. kalo engga ane bakal ambil tindakan sesuai saran Agan2 disini
jelas pny bro. kl memang hrs sampai ke pengadilan, dasar gugatan antum ya wanprestasi krn dgn hilang kabarnya doi sbnrnya melanggar ketentuan no 1 dan 2 dari pihak 1

..utk tau dia bnr lowyer apa ngga plg ringkes ya cek doi ada kartu anggota advokat ato ngga.

imo, lbh baik lgsg ke "peradi" , dgn tanda kutip krn dalam realitanya ada bbrp asosiasi advokat.

cmiiw