alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5762bd155c7798a32f8b456f/anggun-c-sasmi-berbicara-homoseksual
Anggun c sasmi berbicara homoseksual
Cinta Adalah Hak Asasi Manusia

Anggun C. Sasmi

Simpati untuk korban penembakan di Orlando. Foto: Flickr
Dulu keluarga saya tinggal di daerah Matraman, di Jalan Tegalan tepatnya. Di seberang toko buku Gramedia, ada sebuah tempat di mana saya sering sekali menyempatkan waktu melihat buku-buku baru dan kaset-kaset baru. Ketika itu, satu album masih bisa dicoba dengar sebelum kita memutuskan untuk membelinya. Saya selalu ke sana bersama adik-adik saya. Tapi, paling sering dengan teman sekolah.

Pada saat SMP dan SMA, saya mempunyai banyak teman gaul. Karena mulai menyanyi sejak kecil, saya sering muncul di TV dan sering menjadi target kebencian anak-anak perempuan di sekolah. Karena itu, teman bergaul saya kebanyakan laki-laki, yang terdiri dari dua tipe: anak metal dan gay.

Antara anak metal dan gay bagaikan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Mereka sama-sama bingung dengan pilihan saya dalam berteman. Anak-anak metal selalu merasa heran setiap kali saya datang dengan “dayang-dayang”. Mereka suka menggoda, meledek, tetapi tanpa keagresifan.

Ejekan mereka biasanya selalu dijawab dengan kadar humor yang sangat tinggi oleh teman-teman gay saya, yang mereka sendiri tak pernah bisa mengerti mengapa saya bisa berteman dengan orang-orang gondrong yang ganti kaus kaki saja malas.

Yang jelas, setiap pertemuan selalu diakhiri gelak tawa.

Sekarang, teman-teman saya hampir seluruhnya pria. Sebagian besar mereka adalah musisi, hal ini normal karena profesi saya sebagai penyanyi. Teman gay saya lebih banyak lagi. Saya hampir tidak mempunyai teman perempuan. Kemungkinan trauma dibenci ketika sekolah dulu masih belum pudar.

Entah kenapa saya selalu mempunyai kemudahan berkomunikasi dengan para gay. Mungkin karena mereka ganteng, lucu, pintar, kreatif, dalam dan juga karena tidak ada sisi ambiguitas antara saya yang perempuan dan mereka yang lelaki.

Tetapi ada satu poin yang jauh lebih penting dari yang tampak di permukaan. Hampir semua mempunyai background yang tidak mudah karena orientasi seksual mereka. Kebanyakan dari mereka “dibuang” oleh keluarga, korban bully dan bahkan korban kekerasan atau homofobia.

Saya pernah membaca sebuah artikel yang ditulis seorang psikolog anak. Dia menjelaskan bahwa kesukaran yang dihadapi seorang anak pada masa kecil dan remaja, bisa membantu mereka dalam pertumbuhan sosial setelah dewasa, tetapi efeknya juga bisa menghilangkan kapasitas mereka dalam membangun rasa percaya diri.

Saya pikir teori ini menarik, survival instinct kita hanya bisa timbul dan diasah apabila kita sering berhadapan dengan kesukaran. Seperti halnya seseorang yang kehilangan satu indera, otomatis indera-indera yang lain bisa jauh lebih tajam.

Mungkin teman-teman saya pernah mengalami kesukaran yang mengharuskan mereka menjadi individu yang kuat, ambisius, humoristik, intelektual dan mempunyai level empati yang sangat tinggi.

Kejadian tragis di Orlando sangat memukul. Kesedihan ini bukan hanya dirasakan oleh kaum LGBT tetapi juga oleh seluruh dunia. Seluruh dunia? Ya, tetapi sayangnya bukan oleh seluruh manusia.



Melalui Twitter, Instagram dan Facebook, saya mengungkapkan kesedihan saya. Saya unggah beberapa foto dengan caption yang saya harap bisa menerjemahkan kesedihan, kekecewaan dan harapan saya. Tapi, sekali lagi, saya terpukul. Kaget membaca banyaknya komentar yang tidak hanya mensyukuri kematian para korban, menghina kaum LGBT, bahkan ada yang mengungkapkan bahwa peristiwa itu adalah sesuatu yang normal.

Tadinya saya menganggap pandangan mereka yang berkomentar seperti itu sebagai pandangan orang tertutup dan tak-berpendidikan. Tetapi, masalahnya bukan di situ.

Kita hidup di era informasi yang memberi akses ke semua orang untuk mengetahui segala hal, yang tadinya tidak diketahui. Di era ini, jika kita buta informasi itu artinya kita memilih untuk buta.

Dan di luar keputusan setiap orang untuk “tidak ingin tahu”, otomatis ada pemilihan informasi yang selektif. Mereka hanya bisa bergerak dan hanya bisa bertanggap dalam hal yang mereka kuasai saja, tidak ada ruang untuk jenis informasi, ide atau opini lain. Artinya tidak ada kemungkinan untuk bisa membuka mata.

Omar Mateen pelaku pembunuhan di Orlando adalah warga negara Amerika keturunan Afghanistan. Pers di dunia sangat cepat mengambil kesimpulan antara negara asalnya dan agamanya. Dan dengan banyaknya aksi terorisme yang terjadi belakangan ini dengan mengatasnamakan Islam, membuat kaum Muslim di mana pun mereka berada menjadi kambing hitam.

Profil sang pembunuh sudah tersebar di internet. Omar adalah seorang Muslim, sudah cerai dan ternyata sering mengunjungi Gay Club “Pulse” tempat di mana pembunuhan berlangsung. Konon sang pelaku adalah seorang homoseksual yang frustrasi.

Professor Richard Ryan dari University of Rochester di New York mempunyai teori tentang “Homophobia, Self-Phobia”. Berdasarkan tes yang dilakukan di beberapa universitas berbeda, terungkap bahwa seseorang yang mempunyai kelakuan homofobik yang ekstrim, punya kemungkinan besar dia seorang homoseksual juga.

Bagaimana kelakuan homofobik bisa terjadi? Jawabannya, karena ditempa doktrin sejak kecil. Jika seorang anak diajarkan orang tuanya bahwa homoseksualitas adalah suatu penyakit, kelainan alam, dosa besar, sesuatu yang memalukan, yang harus dibenci dan dibinasakan, maka sang anak akan percaya seumur hidup dengan informasi tersebut.

Tidak ada ruang untuk informasi lain.

Omar Mateen mungkin sejak muda diajarkan sesuatu yang sama, ditambah lagi dengan ajaran Islam yang melarang homoseksualitas (agama Kristen dan Yahudi juga melarang). Dan ternyata setelah dia sendiri sadar bahwa orientasi seksualnya sangat bertentangan dengan ajaran hidup dan agamanya, lahirlah frustrasi yang menjelma menjadi kebencian.

Absennya ruang untuk pemikiran lain bisa menjadi sangat fatal.

Andai dia tahu bahwa seksualitas adalah hal yang sangat natural seperti halnya bernafas, mungkin dia akan bersikap lain. Orientasi seksual bukanlah sebuah pilihan yang bisa digonta-ganti, bukan juga sebuah kelainan. Ia bukan penyakit dan tidak bisa menular.

Heteroseksual bukan berarti "orang normal" dan homoseksual "orang tidak normal." Andai Omar Mateen lahir dalam keluarga yang mencintai tanpa menghakimi, yang memberinya mentalitas baik dan rasa empati yang tinggi, mungkin perjalanan hidupnya menjadi lain.

Kebenaran bukan hanya satu dan hidup tidak sesempit lubang kunci. Setiap manusia berhak memiliki kebutuhan berbeda dengan yang lain tanpa mengganggu siapa pun. Andai saja Omar Mateen tahu bahwa sesungguhnya dia telah memenjara dirinya sendiri. Agama sepatutnya menjadi panutan hidup yang indah yang memberi kedamaian, mengajarkan toleransi, cinta dan tanpa kebencian.

Cinta adalah hak asasi manusia.

Harvey Milk, seorang politikus Amerika, gay aktivis dan tewas dibunuh pada akhir tahun 70an pernah berkata : “If a bullet should enter my brain, let that bullet destroy every closet door.”

Sudah saatnya kita membuka lebar pintu hati.

RIP my gay brothers and sisters.
Shet keduluan sama maho atas di trit maho emoticon-Betty

Kurang tertarik sama trit maho emoticon-Cool
Pertamax habis

Rapihin dong gan....n kasih mulus biar enak bacanya

Bawah ane korban hap bangipul emoticon-Wakaka
Gak mau koment masalah homox ginian
Quote:Original Posted By KaskuserSejati.
Pertamax?


emoticon-DP
mahoo everywhere ya gan emoticon-Ngakak (S)
Bodoh amat emoticon-Traveller
jadi selama ini elu gay???
okeh fixemoticon-Traveller
emang sih, apa yg dijalani dan dirasakan pada masa kecil sangat mempengaruhi kehidupan pada saat udah gede.

Bagi orang tua sih kayanya mereka pikir wajar aja anak2 kecil nakal. Tapi bagi anak kecil, hal kaya gitu bakal diinget terus, apalagi kalo dibully. Bakal dibawa sampe gede. Dan bisa jg berakhir dengan susah bersosialisasi bagi si anak.

Sedikit curhat, masa kecil ane sering dibully bray, sampe sekarang ane males kalo bergaul sam orang2 sebaya ane di lingkungan rumah,nyapa jg ogah! fuck them!

edit : untungnya ane gak jadi gay emoticon-Betty
bawah dan atas ane maho
tanda akhir jaman.

yang tidak baik dianggap baik.

baik dianggap tidak baik.

moralitas dan agama mulai dianggap kuno.

vandalisme, hedonisme, pergaulan bebas dan seks bebas dianggap lazim.

di mana-mana mulai bicara HAM untuk tersangka, namun tidak ada HAM untuk korban.

nyawa manusia dianggap lelucon.

keadilan tajam ke bawah, tumpul ke atas.

yang kaya makin kaya, yang susah makin susah.

oh Tuhan, mohon percepat kiamat di hidup ini.

God, please help us; sinful children of adam and eve.
Baca dulu ah di trit maho emoticon-Betty kaum sodom gumorah
semakin pintar manusia, semakin pendek umur bumi.

itu kata Einstein.

sesuai kenyataan.
Quote:Original Posted By dhenny54
Pertamax habis

Rapihin dong gan....n kasih mulus biar enak bacanya

Bawah ane korban hap bangipul emoticon-Wakaka


Iya..bentar ya bo..lagi pake hp
Ibn Mas’ud pernah bertanya pada Rasulullah, “Ya Rasululullah, apakah datangnya hari kiamat disertai tanda-tanda kedatangannya?” Dia bersabda “Ya, wahai Ibn Mas’ud.”


Jadi kita sebagai Muslim harus mengetahui tanda-tandanya. Ada banyak tanda-tandanya. Di antaranya adalah:


Anak-anak menjadi penuh kemarahan.Dengan kata lain, mereka berani melawan orangtua mereka. Mereka tidak segan-segan berkata kasar dan menghardik orangtua mereka.


Hujan dapat membakar. Jika kita menganalisisnya, hal ini telah terjadi. Sekarang hujan asam semakin sering terjadi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hujan asam, anda bisa mengunjungi link Wikipedia berikut ini:Hujan Asam.



Orang-orang jahat bertebaran di muka bumi.


Orang-orang akan mempercayai orang-orang yang berkhianat, sedangkan orang-orang yang dapat dipercaya dianggap sebagai pengkhianat. Orang yang benar akan dianggap sebagai pendusta dan seseorang yang menceritakan kebohongan dianggap sebagai orang yang benar.


Orang-orang akan memutuskan tali silaturahmi. Hal ini telah terjadi sekarang dimana orang-orang lebih senang tinggal di rumah dan menonton televisi, dan mereka enggan mengunjungi tetangga.


Orang-orang munafik akan berkuasa.


Orang-orang yang berperangai buruk mengendalikan perdagangan.


Masjid-masjid dihias tapi hati manusia telah menjadi kotor. Jadi orang-orang yang beribadah di masjid tidak melakukantazkiyah, meskipun masjidnya indah.


Orang-orang mukmin menjadi lebih terhina daripada kambing yang jelek.


Homoseksualitas dan lesbianisme tersebar luas.


Orang-orang muda mempunyai kekayaan besar-besaran. Misalnya Zuckerberg yang merupakan multi-bilyuner sebelum dia mencapai umur 30.


Adanya perkumpulan-perkumpulan untuk merusak wanita. Sekarang banyak organisasi wanita yang mengatakan ingin membebaskan wanita, namun mereka malah mempromosikan wanita untuk membuka auratnya. Misalnya kontes seperti Miss World dimana para wanita disuruh mempertontonkan auratnya dan memperlihatkan keindahan tubuhnya. Hal seperti ini justru menghancurkan kemuliaan wanita. Dalam Islam, wanita disuruh menutup auratnya agar kemuliaan dan kehormatannya terjaga. Namun yang dilakukan budaya zaman sekarang justru sebaliknya. Wanita malah disuruh untuk membuka auratnya. Dan auratnya tersebut menjadi tontonan orang banyak. Benar-benar dunia telah menjadi begitu sakit.


Terjadinya penghancuran peradaban dan penghancuran dunia. Jadi penghancuran dunia akan menjadi peradaban.


Instrumen musik akan tersebar luas dan Rasulullah bersabda bahwa instrumen musik akan ada di kepala manusia. Ini menakjubkan sekali. Bagaimana Rasulullah tahu tentang hal ini? Itulah yang dikatakan hadistnya, saya tidak mengarang-ngarangnya. Dikatakan bahwa “Di kepala mereka akan ada instrumen musik.” Siapa yang sangka? Tidak ada yang tahu apa itu artinya di zaman Rasulullah. Tapi sekarang kita melihatnya, semua orang dimana-mana mengenakan headphone dan earphoneuntuk mendengarkan musik.


Akan ada banyak penegak hukum.


Maraknya penghinaan untuk membuat orang lain tertawa. Sekarang lihatlah semua acara TV dimana para pelawak hanya mencela orang-orang untuk membuat pemirsa di rumah tertawa.


Banyak anak-anak yang lahir karena perzinaan. Bahkan di negara ini sekarang lebih dari 50% anak SMA telah melakukan perzinaan. Luar biasa.


Rasulullah bersabda bahwa cobaan akan ditunjukkan kepada hati manusia seperti sajadah. Dia mempunyai dua garis, yang horizontal dan vertikal. Ini maksudnya adalah TV. Dan beginilah caranya setan menghancurkan hati manusia, dengan menunjukkan fitnah pada manusia dan gambar-gambar jelek pada TV. Setan melakukannya terus-menerus sampai manusia menjadi terbiasa dengan kekerasan yang ada dalam tayangan TV. Kita tidak lagi merasakan apapun ketika melihat kekerasan.


Rasulullah s.a.w bersabda, “Kamu akan melihat orang-orang dengan cambuk seperti ekor sapi. Mereka akan memukul manusia dengannya.”


Wanita yang berpakaian dan telanjang pada saat bersamaan. Mereka akan berjalan berlenggak-lenggok dan membuat menarik orang lain kepada mereka. Dia berkata bahwa rambut mereka akan seperti unta Bactrian. Unta itu tidak ada di Arab, melainkan berasal dari Persia. Wanita-wanita seperti itu tidak akan masuk surga.


Dia bersabda “Sebagian umatku akan meminum khamr dan memanggilnya dengan nama lain.” Mereka mempunyai banyak nama panggilan untuk khamr. Dan ini sudah terjadi. Kita memanggil khamrdengan berbagai sebutan, misalnya vodka, tuak, martini, wine, anggur, bir, dan sebagainya.


Jadi inilah tanda-tanda dari hari kiamat yang sekarang telah terjadi. Ya Allah, Rasulullah telah berbicara benar dan nubuatnya menjadi kenyataan. Bagi saya ini adalah mukjizat kenabian yang nyata dari Rasulullah.

http://www.lampuislam.org/2015/03/21...rjadi.html?m=1
biarkan mereka saja yang ikut campur urusan maho, ane ogah ikutan emoticon-Betty
lama tak muncul di media nih anggun eh berkomentar soal homo emoticon-Big Grin
ane baca dulu gan
mantau aja gua bray :





Salman al-Farisi
ane ga ikutan soal beginian emoticon-Ngacir
gembok doang :nyantai
×