TS
metrotvnews.com
'Teman Ahok Fair' Jadi Eksperimen Baru Dunia Politik Indonesia

Meterotvnews.com, Jakarta: Kesuksesan acara Teman Ahok Fair membuat kagum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Langkah Teman Ahok yang mendukung bahkan mematok uang tiket di acara Teman Ahok Fair merupakan barang baru di Indonesia.
"Ini eksperimen baru di Indonesia. Di mana-mana pejabat yang bagi-bagikan uang. Di sini, Teman Ahok malah bikin tiket untuk para pendukung," kata Ahok di Gudang Sarinah, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2016) malam.
(Baca: Hari Pertama, Teman Ahok Fair Kumpulkan Dana Rp1,1 M)
Awalnya, banyak orang pesimistis dengan kehadiran Teman Ahok dan acara Teman Ahok Fair. Kesuksesan Teman Ahok Fair semalam mampu membantah anggapan itu.
"Banyak yang bilang, 'Teman Ahok Fair jual tiket emang ada yang mau dateng?' Jadi ini langkah maju dunia politik Indonesia. Enggak kalah (dengan) luar negeri," ujar Ahok.

Ahok saat menghadiri Teman Ahok Fair/MTVN/LB Ciputri Hutabarat
Langkah ini, kata Ahok, bisa menjadi pergerakan awal mewujudkan kehadiran pejabat bersih. Acara ini bisa dijadikan metode baru dalam mengumpulkan biaya kampanye sehingga pejabat lain yang tak memiliki dana tak perlu takut mengikuti pilkada.
"Ini memberikan keberanian pejabat yang uangnya pas-pasan mau melamaar jadi pegawai rakyat. Dengan biaya terbatas dia juga bisa maju," tegas Ahok.
Nostalgia
Mantan Bupati Belitung Timur ini sempat bercerita bagaimana dirinya bersama mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjadi presiden, Joko Widodo (Jokowi) pada pilkada DKI 2012. Saat itu, cara kampanye dilakukan lebih tradisional namun ampuh dan efektif, yakni blusukan.
"Kami 2012 hampir enggak keluar uang. Kamu bajunya enggak beli, malah jual. Kita blusukan jalan berdua. Nyelonong ke mana-mana, itu saja," tutur Ahok.

Jokowi-Ahok dilantik 15 Oktober 2012/ANT/Ismar Patrizki
Satu hal cara Ahok dan Jokowi saat itu memastikan kampanye politiknya sampai ke masyarakat dengan menghitung kotak kartu nama yang sudah kosong untuk memastikan berapa warga yang sudah ditemui.
"Kita mengitung satu kotak, dua kotak berapa. Jadi per kotak sehari ketemu 300-500 orang. Dari situ kita hitung," ucap dia.
Ahok sempat berdampingan dengan Jokowi pada Pilkada 2012. Saat itu, gaya kampanye keduanya dipandang berbeda dari calon lainnya. Jokowi-Ahok diusung PDI Perjuangan dan Gerindra.
(Baca: Warga Kepung Ahok di 'Teman Ahok Fair')
Selain kerap blusukan untuk mendulang dukungan, keduanya juga identik dengan kemeja merah kotak-kotak. Pakaian 'kebangsaan' Jokowi-Ahok menjadi fenomena baru. Hasil penjualan kemeja bisa digunakan mendanai kampanye pada saat itu.
Berdasarkan ketetapan Komisi Pemilihan Umum, pasangan nomor urut tiga di Pilkada 2012 itu dinyatakan menang. Keduanya dilantik 15 Oktober 2012.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...itik-indonesia
---
Kumpulan Berita Terkait PILGUB DKI 2017 :
-
'Teman Ahok Fair' Jadi Eksperimen Baru Dunia Politik Indonesia-
Makan Malam Bareng, Senjata Ahok Kumpulkan Dana Kampanye-
Memaafkan, Ahok Doakan Habiburokhman Batal Lompat dari Monas0
1.3K
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan