- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Remaja Asal Lampung Digilir 13 Pria di Bangka, Pelaku Mengaku Membayar
TS
heavenisnomore
Remaja Asal Lampung Digilir 13 Pria di Bangka, Pelaku Mengaku Membayar
Quote:

SUNGAILIAT, BN -- Bunga, sebut saja nama gadis 15 tahun itu. Remaja asal Lampung yang menetap di Bangka itu seketika memeluk tubuh polisi wanita (Polwan) di sampingnya saat sekelompok pria berkepala botak dengan tangan terborgol lewat di sampingnya, saat berada di Mapolres Bangka, Rabu (25/5).
Kawanan pemuda berkepala botak tersebut adalah komplotan yang telah memerkosanya. Wajahnya memucat. Matanya sesekali terpejam, lalu terbuka lebar, menerawang kosong. Tak sepatah kata pun terucap dari bibirnya.
Tak berapa lama, Bunga digiring oleh Polwan menuju Ruang PPA Sat Reskrim. Sementara, para pelaku dihadapkan oleh Kabag Ops Polres Bangka Kompol Ridwan Rajadewa dan Kasat Reskrim AKP Andi P, kepada para kuli tinta dalam agenda konfrensi pers.
Saat konfrensi pers, Rabu (25/5), hanya empat pelaku yang dihadirkan polisi, yaitu Tersangka JS alias PT (tangkapan pertama), Tersangka JP alias JF, Tersangka AS alias AC dan Tersangka AD. Sedangkan dua tersangka lainnya, RA alias RC dan YS alias YK, berada di Lapas Bukitsemut.
Dalam konferensi pers, Kompol Ridwan menyebut, dalam pendalaman penyidikan pemerkosaan tersebut, terungkap bahwa pelakunya yang sebelumnya disebut 10 orang, ternyata bertambah menjadi 13 orang.
"Jumlah pelaku diperkirakan sekitar 13 orang," kata Rajadewamewakili Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, Rabu kemarin.
Kasus pencabulan ini menurut Rajadewa, pertama kali dilaporkan 16 Februari 2016 oleh pelapor berinisial L, berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelapor ketika itu mengadu ke polisi, bahwa ada seorang gadis usia bawah umur dibawa lari oleh pelaku.
"Nah belakangan kemudian diketahi pelaku ada beberapa orang, enam di antaranya sudah berhasil kita amankan," kata Rajadewa.
Modus di kasus ini, korban diiming-imingi hal menggiurkan sambil diajak makan, lalu setelah itu korban disetubuhi di suatu tempat. Aksi asusila ini dilakukan pelaku secara bergantian, pada waktu dan tempat yang berbeda.
"Tanpa kekerasan, namun dengan cara bujuk-rayu. TKP-nya di tempat dan waktu berbeda-beda atau terpisah. Kemudian, antara pelaku ada yang saling mengenal satu sama lain, dan ada juga ada yang tidak saling mengenal," katanya.
Rajadewa menyebutkan, pelaku yang pertama kali menyetubuhi korban berinisial DR, masih dalam pencarian Tim Buser Reskrim Polres Bangka. Namun demikian Rajadewa memastikan, ciri-ciri pelaku DR, sudah dikantongi.
Begitu juga tujuh pelaku lainnya yang diakui korban pernah mencicipi tubuh mungilnya, masih dicari polisi. Hingga Rabu (25/5), polisi baru berhasil mengamankan enam dari 13 pemuda, yang diduga mencabuli korban.
"Yang jelas, sudah enam tersangka pelaku yang berhasil kami amankan," katanya.
Mengenai kondisi korban, Rajadewa menyebut tak sampai hamil walau berkali-kali disetubuhi para pelaku. Kondisi korban dalam keadaan sehat dan sudah dimintai keterangan oleh para penyidik.
"Korban tidak sekolah lagi, asli Lampung, kelairan Juni 2001. Tersangka diijerat Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, ancaman 15 tahun penjara," tegasnya.
-
Kami Bayar Kok!
USAI konfrensi pers dari pihak kepolisian, empat tersangka terduga pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur dijebloskan kembali ke ruang tahanan Polres Bangka.
Saat digiring kembali ke ruang tahanan, PT alias JS sempat dibincangi Bangka Pos Group. Ia membantah telah memerkosa anak perempuan di bawah umur itu, karena sudah membayar.
"Kami bayar kok, ada yang bayar Rp 50 ribu, ada juga yang bayar Rp 200 ribu. Ya antara lima puluh sampai dua ratus lah. Kami ini masih bujangan," kata JS, tersangka pelaku yang menurut polisi tinggal di Lingkungan Kampung Jawa Srimenanti Sungailiat, berusaha membela diri.
Namun Kabag Ops Polres Bangka, Kompol Ridwan Rajadewa maupun Kasat Reskrim AKP Andi P tidak memperkenankan para wartawan mewawancarai tersangka lebih jauh, begitu juga korban.
"Sudah..sudah... Jangan wawancara sama tersangkanya," kata Rajadewa.
http://bangka.tribunnews.com/2016/05...ngaku-membayar

Diubah oleh heavenisnomore 26-05-2016 19:37
0
1.6K
Kutip
9
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan