TS
metrotvnews.com
Nama BG Mencuat Lagi Jelang Purnabakti Kapolri

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti akan memasuki masa pensiun Juli 2016. Sejumlah nama jenderal bintang tiga dianggap memiliki peluang menduduki posisi puncak di lingkungan Polri. Salah satunya, Wakapolri Komjen Budi Gunawan.
Menurut Anggota Komisi III dari Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding, mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol) itu layak menduduki kursi Tribrata 1. "Saya kira dia (Budi Gunawan) juga pemikir institusi kepolisian yang selama ini cukup baik ya," kata Sarifuddin kepada Metrotvnews.com di Kompleks Parlemen, Senayan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/5/2016).
Sudding menilai integritas, kredibilitas, dan kapabilitas Budi cukup baik. Peluang Budi cukup besar karena kemampuannya selama bertugas tak bisa dipandang sebelah mata.
"Sangat (berpeluang menjadi Kapolri), saya kira punya peluang ya. Dan, saya kira dia juga cukup baik selama ini di institusi kepolisian," ujar dia.
(Baca: 6 Jenderal Jadi Calon Kapolri Pengganti Badrodin Haiti)
Namun, Sudding tak memungkiri masih banyak jenderal bintang tiga jebolan Akademi Kepolisian angkatan 83 dan 84 yang layak menjadi Kapolri.
"Saya kira ini perlu diberikan ruang, karena proses regenerasi di kepolisian ini masih sangat penting," ujar dia.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Wakapolri Komjen Budi Gunawan menghadiri rapat di Komisi I DPR/MI/Mohamad Irfan
Nama Budi sempat diajukan Presiden Joko Widodo ke DPR untuk menggantikan Kapolri Jenderal Sutarman, Januari 2015. Langkah Budi terganjal karena menyandang status tersangka gugatan kasus rekening gendut dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
Komisi Hukum yang telah menyiapkan rangkaian fit and proper test tetap melaksanakan tugasnya. Beberapa jam setelah penetapan tersangka, Komisi III tetap mengunjungi kediaman Budi dalam rangkaian uji kelayakan.
Budi juga tetap mengikuti fit and proper test di DPR sembari menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Kasus itu, menurut Budi sudah selesai beberapa tahun sebelum ia dipilih menjadi calon Kapolri.

Wakapolri Komjen Budi Gunawan/ANT/Yudhi Mahatma
Budi memilih mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan status tersangka oleh KPK. Tuntutan praperadilan yang ia ajukan dinyatakan menang. Sayangnya, Budi tak kunjung dilantik menyusul konflik antara KPK-Polri yang mengemuka pascapenetapan tersangka kepada Budi.
Tak mau memperpanjang polemik, Presiden Jokowi batal melantik Budi. Jokowi akhirnya menunjuk Wakapolri saat itu, Badrodin Haiti untuk mengisi kursi Kapolri yang ditinggalkan Jenderal Sutarman.
(Baca: Sesepuh Polri: Kemampuan Calon Pengganti Badrodin Relatif Sama)
Tak lama berselang, Budi diangkat menjadi Wakapolri. Ia dilantik dalam suasana tertutup dan di ruangan yang tak biasa. Undangan yang hadir pun hanya sebatas pejabat di lingkungan Polri.
Selain Budi, muncul pula nama sederet jenderal bintang tiga yang dianggap berpotensi menggantikan Badrodin. Di antaranya Komjen Budi Waseso, Komjen Suhardi Alius, Komjen Syafruddin, dan Komjen Dwi Priyatno, dan Komjen Putut Eko Bayu Seno.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...abakti-kapolri
---
Kumpulan Berita Terkait CALON KAPOLRI :
-
Nama BG Mencuat Lagi Jelang Purnabakti Kapolri-
Fadli Zon Berharap Jabatan Badrodin Diperpanjang-
Luhut Belum Pikirkan Calon Kapolri Pengganti Badrodin Haiti0
900
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan