KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
Tambang Liring ( Pelet Bayangan Sumpah Berdarah )
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57369f83582b2edf4c8b4567/tambang-liring--pelet-bayangan-sumpah-berdarah

Tambang Liring ( Pelet Bayangan Sumpah Berdarah )

Quote:


Quote:




Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ariestyawan212 dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kisawung
Halaman 1 dari 228
Luar biasa kajian nya mbah,
Dapat menambah wawasan kpd saya yg awam...

Apakah msh ada mbah, di zaman sekarang pembuatan wafaq tambang liring yg msh menggunakan tetesan darah orang??
Dan bisa di gabung kan tidak daya kerja nya dgn wafak wafaq pengasihan seperti mahabah ayat lima atau isim kholisoh...
Diubah oleh boneyuun
Ijin menimba ilmu dimari pak yai.
edited
Diubah oleh kisawung
Lihat 1 balasan
Ijin menyimak
Udah keluarannya abah
numpang lewat di thread berkualitas dari kisawung. alfatihah sent buat TS nya.
Quote:


siaaap emoticon-Genit

Quote:


on process emoticon-Big Grin emoticon-shakehand

Quote:


terima kasih emoticon-shakehand emoticon-thumbsup

Hadir ditunggu abah..
Terima kaseh
Ada tokoh Semarnya....apa asal muasalnya dari Jawa, Ki?
Maaf bila salah
satu lagi karya dari kisawung..

izin nyimak ki..
selamat siang ki..
mantap azimatnya..
Lihat 1 balasan
Quote:


iya betul , menurut sumber wikipedia : Konon pasukan Majapahit yang dipimpin oleh Andayaningrat membawa serta seorang dalang wayang kulit bernama Raden Sakar Sungsang lengkap dengan pengrawitnya, pegelaran langsung ( sesuai pakem tradisi Jawa) yang dimainkannya kurang dapat dinikmati oleh masyarakat Banjar, karena lebih banyak menggunakan repertoar dan ideom-ideom jawa, yang sulit untuk dimengerti masyarakat setempat.Pada saat memudarnya kerajaan Majapahit dan mulai berdirinya kerajaan Islam (1526 M), pertunjukan wayang kulit mulai diadaptasi dengan muatan-muatan lokal yang dipelopori oleh Datuk Toya, penyesuaian itu terus berlangsung sampai abad ke-XVI, perlahan-lahan wayang kulit itu berubah, dan sesuai dengan citra rasa dan estetika masyarakat Banjar.
Sekarang Wayang Kulit Banjar , telah menjadi seni pertunjukan yang berdiri sendiri dan memiliki ciri-ciri spesifik yang membedakannya dengan jenis wayang kulit lainnya, baik dari segi bentuk, musik/gamelan pengiring, warna , ataupun tata-cara memainkannya, walaupun tokoh-tokoh wayang cenderung mengikuti pakem pewayangan dan juga dikembangkan dari tokoh dan perlambang masyarakat Banjar , seperti terdapatnya gunungan/kayon, Batara Narada, Arjunawijaya, jambu Leta Petruk, Sarawita/Bilung, Subali, R.Hanoman,Prabu Rama, Kedakit Klawu atau Raksasa dan lainnya.

Quote:

itu Karya Dalang Wayang dari Banjar , bukan karya saya , karya saya ya thread ini saja emoticon-Big Grin emoticon-shakehand

Quote:


terima kasih emoticon-shakehand
Quote:
Diubah oleh kisawung
Quote:



salim sungkem Kisawung
emoticon-Nyepi

luuuaaarr biasa bahasan keren ini
saya lihat yg versi arjuna tertarik sekali lihat "racun" di dada arjuna emoticon-Genit
ini benar" sesuatu, kok ternyata dalam Tambang Liring ini penuh sinandhi dan sarat Password
yang jelas bener" mematikan ini hahaha

ndeprok menunggu babaran lagi emoticon-Genit
@dodolwatu

matanya awas dan tajam banget
tau aja dia titik tembakannya ..wakaka

emoticon-Genit emoticon-Genit emoticon-Genit
Lihat 1 balasan
Quote:



semua ini berkat bimbingan Kisawung
dibeber banyak khazanah pengasihan di forsup lama kelamaan jadi terbiasa saya wakakaka

lanjut Kisawung, mohon ijin menyimak
emoticon-Nyepi
Oh titiknya didada itu ya ki
Diubah oleh dandyfirman
mejeng di tritnya puh kisawung emoticon-Smilie


baru denger tambang liring.
Assalamualaikum Wr Wb
Salam hormat untuk Guruku Kisawung
Alhamdulillah beberapa tahun yang lalu pernah mendapat Tambang Liring ini dari Kisawung.

profile-picture
Agusrahman13 memberi reputasi
izin menyimak di thread nya kisawungemoticon-Salaman
Halaman 1 dari 228


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di