alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57273cadd89b09453e8b456b/pendidikan-via-digital-ubah-peran-guru-masa-depan-jadi-fasilitator
Pendidikan via Digital Ubah Peran Guru Masa Depan Jadi Fasilitator
Quote:Pendidikan via Digital Ubah Peran Guru Masa Depan Jadi Fasilitator
Senin 02 May 2016, 16:24 WIB
Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikNews

Jakarta - Pendidikan via media digital mulai bertumbuh. Materi belajar tersedia melalui internet maupun CD dan flashdisk. Peran guru pun berubah jadi fasilitator.

"Melihat peta situs pendidikan digital saat ini ada 7-8 situs dengan pangsa masing-masing. Selain sekolahpintar.com, ada IndonesiaX yang gratis sama sekali. Bedanya, kalau IndonesiaX itu lebih ke materi pencerahan, dan kami ilmu praktis," jelas pendiri sekolahpintar.com dan konsultan internet marketing, Dian Martin, kala ditemui di kantornya, Baba Studio, ITC Permata Hijau, Jakarta Selatan, Sabtu (30/4/2016) lalu.

Selain itu, imbuhnya, ada juga Haruka Edu yang menawarkan materi kuliah, bekerja sama dengan perguruan tinggi swasta yang berbayar dan bersertifikat. Ada pula inibudi.org yang menyediakan materi pelajaran SD-SMA dengan gratis.

Situs-situs pendidikan digital seperti ini, imbuh Dian, bermanfaat untuk belajar karena ada standarnya, dibanding dengan YouTube yang informasi dan ilmunya bebas tak tersaring.

Meski demikian, menurut Dian, pendidikan digital ini tak bakal menghilangkan kelas konvensional yang mengandalkan kehadiran dan tatap muka.

"Saya sendiri tak percaya bahwa pendidikan digital ini akan menghilangkan kelas konvensional tatap muka. Saya lebih percaya kelas hibrid ya, karena tatap muka tetap dibutuhkan untuk memberikan pencerahan," imbuh dia.

Hal senada diungkapkan Managing Director inibudi.org, Wilita Putrinda. Kelas tatap muka tetap diperlukan meski bahan ajar sudah tersedia secara digital, untuk lebih merangsang kegiatan belajar siswa.

"Menurut saya, kelas tatap muka tetap diperlukan. Di Amerika sana, kelas itu tetap diperlukan untuk berinteraksi, berdiskusi, eksplorasi, percobaan-percobaan. Jadi guru nanti menjadi fasilitator dan membuat kegiatan belajar menjadi seru banget, beyond the class begitu," jelas Wilita kala ditemui di sela-sela peresmian Pesta Pendidikan di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016) kemarin.

Peran guru yang menjadi fasilitator di masa depan seiring dengan bertumbuhnya teknologi digital sebagai media belajar juga diamini pendiri Akademi Berbagi, Ainun Chomsun.
"Di era digital ini guru jadi fasilitator saja, karena semua materi itu sudah tersedia semua di internet. Seperti anak saya, saya tak pernah ajari lho dia bikin presentasi, dia bisa sendiri, dari internet belajarnya," tutur Ainun di lokasi yang sama di Monas.

"Kelas konvensional tidak hilang sama sekali, hanya orang jadi punya banyak pilihan, mau menghadiri kelas tatap muka atau jarak jauh," tuturnya.


(nwk/mad)
Code:
http://news.detik.com/berita/3201800/pendidikan-via-digital-ubah-peran-guru-masa-depan-jadi-fasilitator


gamers, gak perlu berangkat ke sekolah, cukup di depan komputer aja disambi ngegame emoticon-Embarrassment
pemerintah, gak susah2 bangun gedung sekolah yg ambruk terus tp gak dibangun lagi emoticon-Embarrassment
guru, gak susah2 bikin materi karena dia cuma fasilitator emoticon-Embarrassment

ini cuma pilihan, gak mungkin juga semua sekolah konvensional ditinggalkan, semua ada plus dan minusnya
jaman gw kuliah dulu gitu

sayangnya malah dosennya y blm siap, hanya dianggap 'fasilitas'
emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By sing BaurexXxo
jaman gw kuliah dulu gitu

sayangnya malah dosennya y blm siap, hanya dianggap 'fasilitas'

klo kampus udh lama keknya, klo di sekolahan baru2 aja, sekarang UN aja udah online kok, kemungkinan ada hybrid antara konvesional ama digital, guru pun ada sertifikasi sekarang
Quote:Original Posted By Klonengannya
klo kampus udh lama keknya, klo di sekolahan baru2 aja, sekarang UN aja udah online kok, kemungkinan ada hybrid antara konvesional ama digital, guru pun ada sertifikasi sekarang



maxud gw klo dosen waktu tu aja blm siap aplg guru
Quote:Original Posted By sing BaurexXxo
maxud gw klo dosen waktu tu aja blm siap aplg guru

guru sekarang ada sertifikasi gan, ada semacam evaluasi gt biar meningkat kemampuannya, klo gak gt ya gak berkembang
disisi lain emang masih banyak daerah yg kekurangan guru, itu setahu ane
Quote:Original Posted By Klonengannya
guru sekarang ada sertifikasi gan, ada semacam evaluasi gt biar meningkat kemampuannya, klo gak gt ya gak berkembang
disisi lain emang masih banyak daerah yg kekurangan guru, itu setahu ane



prakteknya apa mreka siap hanya dianggap sebagai 'fasilitas'

itu aja c
negara mana aja yg udah make pendidikan digital dan memposisikan guru sebagai penhubung dan penerang aja ?
kalo kursus online sih banyak,,, tapi kalo di implementasikan ke sekolah / kampus, belom liat,,
Quote:Original Posted By sing BaurexXxo
prakteknya apa mreka siap hanya dianggap sebagai 'fasilitas'
itu aja c

gak bisa instant emang, mau gak mau guru juga harus belajar lagi
mungkin kalo sekarang pemerintah lebih fokus ke mencukupi kekurangan jumlah guru,

Quote:Original Posted By noshade
negara mana aja yg udah make pendidikan digital dan memposisikan guru sebagai penhubung dan penerang aja ?
kalo kursus online sih banyak,,, tapi kalo di implementasikan ke sekolah / kampus, belom liat,,

US kalo menurut artikel di atas, itupun masih berdampingan dengan sekolah konvensional
Quote:Original Posted By Klonengannya
gak bisa instant emang, mau gak mau guru juga harus belajar lagi
mungkin kalo sekarang pemerintah lebih fokus ke mencukupi kekurangan jumlah guru,


pemerintah kan dah buka lowongan guru pns d daerah2, sayangnya g da y mau. jadilah tni ngajar
Quote:Original Posted By sing BaurexXxo
pemerintah kan dah buka lowongan guru pns d daerah2, sayangnya g da y mau. jadilah tni ngajar

miris emang, itu kenyataannya, padahal klo dilihat sekarang gaji guru PNS lumayan belom tunjangan, tp semua itu pilihan, kalo di daerah emang bener2 "mengabdi" karena infrastruktur kadang terbatas