alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571dfe39a2c06e78078b4569/investasi-luar-jawa-tembus-rp-658-t-selama-3-bulan
Investasi Luar Jawa Tembus Rp 65,8 T Selama 3 Bulan
Investasi Luar Jawa Tembus Rp 65,8 T Selama 3 Bulan
Quote:Jakarta -Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani menyebut adanya peningkatan sebaran investasi di luar Jawa. Berdasar catatan BKPM, sebaran investasi di luar Jawa tembus Rp 65,8 triliun atau setara 44,9% dari total investasi triwulan I 2016. Porsi realisasi investasi luar Jawa terhadap total realisasi investasi meningkat dibanding Triwulan I 2015 yang hanya sebesar 43,9%.

Sebagai tambahan, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 80,7 triliun atau setara 55,1% dari total investasi triwulan I 2016.

"Pergeseran penyerapan tenaga kerja dari Pulau Jawa ke luar Pulau Jawa juga paralel dengan sebaran investasi di luar Pulau Jawa yang meningkat," jelas Franky dalam jumpa pers di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (25/4/2016).

BKPM juga mencatat, realisasi PMA (Penanaman Modal Asing) berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah: Sumatera Selatan (US$ 1,9 miliar), Jawa Barat (US$ 1,6 miliar), Banten (US$ 0,9 miliar), DKI Jakarta (US$ 0,6 miliar), dan Sulawesi Tengah (US$ 0,3 miliar). Sedangkan realisasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) (5 besar) berada di Jawa Timur (Rp 13,0 triliun); Kalimantan Tengah (Rp 6,3 triliun); Jawa Barat (Rp 6,1 triliun); Jawa Tengah (Rp 5,3 triliun), dan Banten (Rp 4,3 triliun).

Sedangkan, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah: Industri Kertas, Barang dari Kertas dan Percetakan (US$ 1,9 miliar); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (US$ 0,9 miliar); Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (US$ 0,8 miliar); Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (US$ 0,7 miliar); dan Industri Makanan (US$ 0,5 miliar).

Untuk PMDN, lima besar sektor usaha adalah: Industri Makanan (Rp 8,9 triliun); Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp 8,8 triliun); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (Rp 5,7 triliun); Listrik, Gas dan Air (Rp 5,1 triliun); dan Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp 5,0 triliun).

Bila seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar Rp 14,6 triliun atau 28,9% dari total PMDN.


SUMBER

ayo terus genjot investasi di seluruh Indonesia untuk kesejahteraan yang merata emoticon-Big Grin

#bosen berita ahok melulu emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By raihan.ziyu


gambar aja deh berbicara emoticon-Big Grin

Spoiler for Tol Sumatra:


Spoiler for Tol Kalimantan:


Spoiler for Perbatasan Indo-Malaysia:


Spoiler for Rel Sulawesi:


Spoiler for Papua:


sumber : dari forum sebelah semua emoticon-Malu (S)


baguslah klo begitu, berarti pemerataan pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah, dan moga ga ada lagi yg bilang dianak tirikan pemerintah pusat emoticon-I Love Indonesia
Mantabh jokowi!! Tingkatkan
bagus ... bersakit2 dahulu, bersenang senang kemudian emoticon-I Love Indonesia
yang di jawa mewek2 ekonomi jelek
Quote:Original Posted By aldopomade
baguslah klo begitu, berarti pemerataan pembangunan berjalan sesuai arah kebijakan pemerintah, dan moga ga ada lagi yg bilang dianak tirikan pemerintah pusat emoticon-I Love Indonesia


sayangnya masih ada yang pake kacamata kuda kl luar jawa dianak tirikan emoticon-Big Grin
padahal sejak era reformasi tuh pembangunan luar jawa mulai digenjot
tapi ya itu dengan terbatasnya sumber daya (baca : DANA) pembangunan dan investasi dilakukan bertahap emoticon-Big Grin
Alhamdullilah semoga proyek yg jalan dr deal2 tsb bisa cpt terlaksana dan bermanfaat emoticon-Smilie
Ini semua berkat kuasa pak Ahok!
Sungguh luar biasa! Puji Tuhan. Dalam 100 tahun belum tentu lahir seorang pemimpin yang kompetitif dan kompleks seperti Pak Ahok! 😯
Ini baru berita,

Bosen BP isinya berita negatif terus. emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By raihan.ziyu
sayangnya masih ada yang pake kacamata kuda kl luar jawa dianak tirikan emoticon-Big Grin
padahal sejak era reformasi tuh pembangunan luar jawa mulai digenjot
tapi ya itu dengan terbatasnya sumber daya (baca : DANA) pembangunan dan investasi dilakukan bertahap emoticon-Big Grin



yg penting ada bukti fisik pembangunan yg akan merubah stereotip itu, target hingga 2019 keknya lumayan untuk disimak emoticon-Traveller
Nah, kali2 berita positif kek gini..
Negatif mulu dari kapan tau..
Quote:Original Posted By keralimbad
masa sih emoticon-Busa

semua orang jawa babu kan selalu sentralistik emoticon-EEK!

pura" pemerataan pembangunan tapi semua dananya tetap lari kejawa, mari doakan pulau jawa tenggelam emoticon-Big Grin

ada 1 nasbung komen ngelantur emoticon-DP
Kalimantan ada ga? emoticon-Traveller
widih ... digenjot emoticon-thumbsup
Semoga semakin merata di segala bidang
Genjot terus emoticon-Angkat Beer
Tolong data yang akurat pak presiden...
Jangan jangan masih wacana investasi tetapi sudah dihitung investasi real pak presiden

Selama ini kami masyarakat luar jawa cuma dapat ampasnya jawa saja. Transmigrasi hanya menambah sampah dan keparat dari jawa !
Lihat bagaimana transmigran asal jawa merusuh di kalbar, lampung dan sumsel.
Tetapi hasil bumi luar jawa selalu masuk ke kantong jawa !

Kalau pak presiden ingin mempertahankan indonesia, berantas juga gerakan khilafah dan gerakan memberlakukan syariat islam !

Pak presiden masih ingat kolonel simbolon panglima PRRI ?
Bibit bibit perpecahan negara batak serikat berdasarkan wilayah suku pakpak, karo, toba, simalungun, angkola dan mandailing sudah ada !
Mereka siap memerdekakan diri secara damai. Sudah ada gerakanya !
Suku suku puak batak siap berafilasi dengan wilayah suku melayu, suku minang di sumbar, suku nias, suku alas dan suku gayo yang ingin lepas dari aceh.

Enis pendatang seperti tionghoa akan di usir kembali ke wilayah aslinya !
Cina di riau, sumbar, sumut dan aceh banyak tak tahu diri !
Merasa hebat penguasa ekonomi, merasa dimusuhi etnis pribumi, padahal tidak berkaca !

Salam hormat pak presiden....


Quote:Original Posted By JMYCM
Tolong data yang akurat pak presiden...
Jangan jangan masih wacana investasi tetapi sudah dihitung investasi real pak presiden

Selama ini kami masyarakat luar jawa cuma dapat ampasnya jawa saja. Transmigrasi hanya menambah sampah dan keparat dari jawa !
Lihat bagaimana transmigran asal jawa merusuh di kalbar, lampung dan sumsel.
Tetapi hasil bumi luar jawa selalu masuk ke kantong jawa !

Kalau pak presiden ingin mempertahankan indonesia, berantas juga gerakan khilafah dan gerakan memberlakukan syariat islam !

Pak presiden masih ingat kolonel simbolon panglima PRRI ?
Bibit bibit perpecahan negara batak serikat berdasarkan wilayah suku pakpak, karo, toba, simalungun, angkola dan mandailing sudah ada !
Mereka siap memerdekakan diri secara damai. Sudah ada gerakanya !




makanya ade sering jalan2 lah ke luar jawa liat proyek infrastruktur disana paling gampang bandara sama pembangunan jalan trus juga tanya sama penduduk sekitar ada gk industri yang lg dibangun.... emoticon-Big Grin

makanya sekarang luar jawa lagi digenjot biar orang sana merasa diperlakukan adil biar gak sok2 makar D
ya bagus gak jawanesia lagi emoticon-Shakehand2
Kata nasbung si wiwi gak pedupi sama luar jawa
emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By keralimbad
masa sih emoticon-Busa

semua orang jawa babu kan selalu sentralistik emoticon-EEK!

pura" pemerataan pembangunan tapi semua dananya tetap lari kejawa, mari doakan pulau jawa tenggelam emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By JMYCM
Tolong data yang akurat pak presiden...
Jangan jangan masih wacana investasi tetapi sudah dihitung investasi real pak presiden

Selama ini kami masyarakat luar jawa cuma dapat ampasnya jawa saja. Transmigrasi hanya menambah sampah dan keparat dari jawa !
Lihat bagaimana transmigran asal jawa merusuh di kalbar, lampung dan sumsel.
Tetapi hasil bumi luar jawa selalu masuk ke kantong jawa !

Kalau pak presiden ingin mempertahankan indonesia, berantas juga gerakan khilafah dan gerakan memberlakukan syariat islam !

Pak presiden masih ingat kolonel simbolon panglima PRRI ?
Bibit bibit perpecahan negara batak serikat berdasarkan wilayah suku pakpak, karo, toba, simalungun, angkola dan mandailing sudah ada !
Mereka siap memerdekakan diri secara damai. Sudah ada gerakanya !
Suku suku puak batak siap berafilasi dengan wilayah suku melayu, suku minang di sumbar, suku nias, suku alas dan suku gayo yang ingin lepas dari aceh.

Enis pendatang seperti tionghoa akan di usir kembali ke wilayah aslinya !
Cina di riau, sumbar, sumut dan aceh banyak tak tahu diri !
Merasa hebat penguasa ekonomi, merasa dimusuhi etnis pribumi, padahal tidak berkaca !

Salam hormat pak presiden....




Kata siapa? emoticon-Big Grin

Jakarta -Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut realisasi investasi selama Januari-Maret atau triwulan I 2016 memicu penciptaan lapangan kerja 327.170 orang yang terdiri dari proyek PMDN sebanyak 136.560 orang dan proyek PMA sebanyak 190.610 orang.

Proporsi penyerapan tenaga kerja dari luar Jawa tercatat sebesar 146.320 orang atau naik 17,1% dibandingkan triwulan I 2015, sedangkan penyerapan tenaga kerja di Jawa sebesar 180.850 orang atau turun sebesar 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Jumlah penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan mengalami peningkatan sebesar 3,08% dibandingkan triwulan I 2015 yang sebanyak 315.229 orang.

"Untuk tenaga kerja secara keseluruhan itu mengalami kenaikan, naiknya 3,08%. Tahun 2015 itu jumlahnya 315.229 orang. Sedangkan pada triwulan I 2016, jumlahnya 327.170 orang," ujar Kepala BKPM Franky Sibarani dalam jumpa pers di kantor BKPM, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Naik turunnya angka serapan tenaga kerja di Indonesia merupakan hal yang wajar. Hal tersebut juga dapat diartikan gairah ekonomi di luar Jawa tengah mengalami peningkatan yang cukup berarti.

"Kita lihat memang ini man project naik turun biasa sebetulnya, yang penting adalah bahwa sejauh mana tren investasinya," tutur Franky.

Penurunan serapan tenaga kerja di Pulau Jawa yang terjadi pada triwulan I 2016 juga masih berpotensi terjadi hingga triwulan berikutnya. Namun, penurunan serapan tenaga kerja tersebut tidak serta merta diikuti dengan turunnya investasi di Jawa.

"Kalau triwulan I turun tapi secara keseluruhan masih naik. Bisa disebabkan karena investasi di Jawa banyak industri padat modal bisa saja lebih banyak," tegas Franky.

http://finance.detik.com/read/2016/0...-kerja-turun-5