KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Female / Sista /
BIla Sista Dihadapkan Pada 2 Pilihan Melajang atau Menikah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/571928b2642eb673508b456a/bila-sista-dihadapkan-pada-2-pilihan-melajang-atau-menikah

BIla Sista Dihadapkan Pada 2 Pilihan Melajang atau Menikah



Hai Sis.. Pertanyaan kapan nikah kadang emang bikin telinga panas dan gatel ya.. emoticon-Ngakak (S) terutama buat kamu kamu yang emang belum punya pasangan dan berada di usia yang umumnya menjadi usia usia perempuan sudah mulai berkeluarga.
Antara wajar atau nggak, mungkin karena di Indonesia emang pilihan untuk tidak menikah masih dianggap aneh dan tidak wajar oleh kebanyakan orang. Istilah perawan tua, nggak laku, sok milih, ketinggian standar dan sebagainya sering kan orang lontarkan ke mereka mereka yang emang belum nikah sampai di usia yang memang matang dan siap menikah.

Pernah ngalamin yang begini?
emoticon-Mewek
Nyatanya nggak cuma kamu yang ngalamin kok. Bukan cuma di Indonesia kok yang kayak begini.
Pernah lihat video yang beberapa waktu lalu viral. Dalam sebuah video kampanye brand kosmetik asal Jepang diperlihatkan bagaimana kultur masyarakat Tiongkok yang mendiskreditkan pilihan melajang para perempuan, sampai sampai ada istilah "Sheng Nu" alias "Perempuan Sisa"

Spoiler for Sekilas soal Sheng Nu:


Di video ini beberapa perempuan single di Tiongkok menuturkan betapa tekanan yang mereka terima dari keluarga mereka untuk segera menikah dan bagaimana penilaian masyarakat terhadap kelajangan mereka. Dalam budaya di sana nih Gan. menghormati orang tua itu penting dan ketika kamu tidak menikah seperti yang mereka inginkan itu seperti bentuk tidak hormat anak pada orang tua.

BIla Sista Dihadapkan Pada 2 Pilihan Melajang atau Menikah

BIla Sista Dihadapkan Pada 2 Pilihan Melajang atau Menikah


Yang bikin miris adalah bagian ketika salah seorang ibu bilang bahwa anaknya nggak cantik makanya dia jadi perempuan sisa. emoticon-Berduka (S) Makin sedih ketika anak anaknya ngedengar ucapan ini langsung di sampingnya sambil nahan air mata.. Ane jadi pengen bilang tega banget sih ibunya ngomong kayak gitu di depan anaknya. #duhbukkk

BIla Sista Dihadapkan Pada 2 Pilihan Melajang atau Menikah

Di video ini juga ane baru tahu soal fenomena Marriage Market alias Pasar pernikahan dimana ternyata orang tua-orang tua yang memiliki anak-anak yang masih lajang mengiklankan anak mereka yang belum nikah buat dapat pasangan.. Bayangin aja,, Emak kamu bikin selebaran profil kamu trus majang itu di taman kota biar kamu laku. Jatuhnya jadi mirip barang jualan kan emoticon-No Hope

Spoiler for Buat yang nggak tau Marriage Market:



Di akhir video akhirnya para wanita lajang tersebut akhirnya datang langsung ke Marriage market. Bukan untuk ikutan nyari jodoh, tapi untuk merayakan kesendirian mereka dan sebagai bentuk protes dan permintaan ke orang tua agar mengerti cara pandang mereka terhadap pernikahan. Para perempuan tersebut juga menyelipkan pesan dalam iklan di Marriage Market tadi. Salah satunya berbunyi seperti ini
“As opposed to the term ‘leftover woman,’ I have a great career, and there is another term called ‘power woman,’”


Ane sih melihat video ini sebagai cerminan fenomena yang emang masih sering kita alami Gan, Sis.Nggak cuma di Tiongkok, Indonesia juga kan. Tiap lebaran atau hari raya, pertanyaan ini jadi kayak pertanyaan langganan yang saudara sering lontarkan. Ane sih lihat bahwa pilihan menikah atau tidak itu emang udah jadi hak individu Gan. Ngapain juga menikah ketika cuma atas dasar tuntutan.

Ada banyak alasan perempuan memilih melajang kan.
Quote:

.
Intinya sih ane melihat bahwa di era modern kayak sekarang perempuan juga dihadapkaan pada pilihan. Dari pilihan warna lipstik hingga pilihan untuk menikah atau tidak menikah. Ada pula banyak pertimbangan yang mereka pikirkan. Menikah atau tidak itu pilihan. Menjalani pernikahan atau tidak itu juga bukan paksaan. Namanya juga manusia. Kita punya hak dan kewajiban kan. Hak kita pula nih untuk memilih menikah atau tidak.

Seberapa penting sih pernikahan dimatamu Sis.?
kalau sista dihadapkan pada situasi ini apa yang bakal kamu lakuin? Ikutan polling sama share dimari dong. emoticon-Request





sumur

sumur lagi Gan

kasih lagi dah
Polling

Poll ini sudah ditutup - 32 Suara

Kalau sudah berumur 30an dan berada di pilihan ini mana yang kamu pilih? 
Kalau sudah berumur 30an dan berada di pilihan ini mana yang kamu pilih? 
84.38%
karir sukses walaupun harus melajang
15.63%
yang penting nikah walaupun nggak suka pasangannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldysadi dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh deanzee
Halaman 1 dari 3
Kalo buat aku pernikahan itu masalah hati..
Saat kita memutuskan untuk menikah harus memang dr kemauan kita untuk bisa dan mau menerima pasangan calon pendamping kita..
Dan balik lagi kalo urusan hati itu, kita sendiri yg merasakan, ga bisa dipaksain baik sama orang tua atau lingkungan sekitar.

Kalo memang belum dapet jodoh yg sreg dihati ya mending kita menikmati dulu kesendirian kita sambil membuka diri sama orang2 baru.. mengenal dengan baik calon pendamping hidup kita juga perlu, jangan diburu2 kran orang2 yg mendesak untuk segera menikah
Kan kita juga ga mau memilih orang yg salah dan justru malah jd merusak rumah tangga.

Emang sih kalo di budaya timur itu orang2 d sekitar kita mungkin yg paling rempong ngurusin kapan kita nikah.. tp balik lagi.. yg ngejalanin itu kita bukan mereka.. yang terpenting itu kasih pemahaman ke ortu kalo kita bener2 menginginkan pernikahan yg bs awet seumur hidup bukan yg asal2an cuma krna target umur.
melajang ato menikah itu adalah pilihan....dan masalah hati juga sih
Sukur ane blom ditanya 'kapan nikah?' emoticon-Wakaka
jadi malu buat ngetik... baru tahun kemaren dapet ktp emoticon-Embarrassment
ane setuju nih, nikah itu pilihan
kalau dipaksain kasian kalau pasangan itu punya anak terus rumah tangga nya ga harmonis, kasian anaknya
wah sampe di iklanin di koran gitu, kalo ane jelas gamau sis
kalo sampe diiklanin gitu sih ogah ya emoticon-Ngakak (S)

ngeri banget persaingan pernikahan ampe segitunya ya disana emoticon-Takut (S)
Kasian banget di tiongkok, tapi y dimari malah kimpoi mulu emoticon-DP
kimpoi donk, bisa mencurahkan kasih sayang dan perhatian seluruhnya untuk pasangan emoticon-Peluk

Quote:


Lu kimpoi mulu ya emoticon-Takut (S)
Quote:


Tante jahanam, fitnah mulu tante emoticon-Blue Guy Bata (L)


Aku kan masih imut imut krenyes krenyes emoticon-Betty (S) emoticon-Angel
Ngebaca ini and i'm like.... emoticon-Amazed

Honestly, dulu aku akan pilih melajang. Karier dan pekerjaan nomor 1 buat aku, nggak ada toleransi. Karena aku pikir married itu bukan cuma sekedar beranak untuk melestarikan umat manusia, mikirin usia produktif untuk anak batasnya segini segitu, mmh.

Tapi setelah dijalani, ketiga hal itu bisa berjalan dengan seimbang kok. Karier, pernikahan, dan keluarga. Jangan sampai ada salah satu unsur yang paling diprioritaskan tanpa melihat seberapa jauh kepentingannya (karena kadang ada moment dimana harus memilih salah satu).

Dulu jaman masih kerja, aku kayak mesin. Saking fokusnya memprioritaskan pekerjaan demi karier, ortu jadi nomor 2. Dan begitu udah dapat semuanya, duarrr nyesel. Hampa. Balik ke awal, restart. Karena aku diingetin sama seseorang : "hei kamu kerja buat siapa? Mau bawa orang tuamu supaya mereka bangga tapi kamu nomor duakan mereka."

Akhirnya pas married aku resign, berkeluarga. Nggak mau mengulang kesalahan yang sama, tapi ya sambil isi waktu luang dengan kerjaan yang berguna. Keduanya bisa dilakukan secara seimbang kok selama pintar atur ritme dan kepentingan masing masing pilihan tersebut.

Jadi, kalo ada orang nyinyir tentang melajang, oh well mereka nggak tau rasanya bekerja keras untuk keluarga. Dan untuk yang melajang, tenang, bisa kok balancing antara pekerjaan dan pernikahan asal pintar nhatur ritmenya. Faktor pasangan paling utama juga. Pilih yang bisa mendukungmu dan kamu balik mendukung dia.

emoticon-Kiss (S) emoticon-rose
Diubah oleh intanasara
Sebenarnya dua hal itu ga harus jadi pilihan, cuma karena omongan orang aja. Lagi pula yg menjalani hidup kan kita. Masing2 orang ada waktunya sendiri sih utk ketemu jodoh, asal terbuka aja. Selama belum waktunya ya menjalani karir aja dulu drpd nikah sm yg ga tepat.
Ane tahun ini masuk 26, dan masih berkarir. Masih blm ada rencana mateng utk nikah (untungnya pasangan sudah ada). Seandainya ga ada calon, ane jg males banget di jodoh2in. Apalagi sampe di obral. Mending single.
segeralah cari pasangan sebelum expired.
kode lahir & baik digunakan sebelum: liat di ktp emoticon-Cool
Hai, sistemoticon-Peluk
kayaknya cuma saya yg milih pilahan kedua
kenapa? Karena dalam agama saya lebih diutaman untuk menikah, kembali pada kodrat perempuan untuk mendidik anak dan membina rumah tangga sesuai dengan agama
Apapun jalannya ke depan, ikhlaskan bila dia nantinya bukanlah yang saya cintai asalkan kehadirannya membawa peningkatan agama ke dalam hidup saya bukan sebuah penurunan agama
Jujur deh, lebih senang kalau bisa merawat anak daripada mengerjakan pekerjaan tanpa ada keturunan dan suami,hmmm
perawan tua gitu julukannya kalo di indonesia emoticon-Wkwkwk
Sampe sekarang belum pengen nikah Gan, pacaran aja masih backstreet emoticon-Sorry
Menikah dong, sist..
Asik loohh emoticon-Big Grin
Hih, naudzubillah kalo harus nikah cuma gara2 terpaksa akibat ditanya2 mulu, "kapan nikah?"
Bersyukur ane dilahirkan di keluarga yg tdk membudayakan nikah muda. Di keluarga ane, rata2 nikah usia 30-an atau late 20s paling muda.

Kalo ada temen yg bawel nanya mulu "Kapan nikah?" biasanya ane jawab iseng, "Insya Allah, nanti pasti nikah kalo di Indonesia udah melegalkan pernikahan sesama jenis." emoticon-Wakaka emoticon-Ngakak
ane rasa melajang atau menikah dua-dua nya perbuatan yang tidak ada salah eheheh

melajang sampai tua juga tidak akan menjadi masalahkan kalo tidak merepotkan orang lain ..

opini tidak laku , dll yang negatif jangan didengerin si hehehe kan yang penting sista happy sama keputusan yang sista pilih

Live your life by your own rules .. but remember you can break the rule not the law ..

masing-masing orang punya prinsip dan tujuan hidup yang berbeda heheheh inilah yang membuat dunia penuh warna
Halaman 1 dari 3


×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di