CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] “I HAVE LOVED YOU, OH SO MANY YEARS”
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57021134902cfe29608b4569/tamat-i-have-loved-you-oh-so-many-years

“I HAVE LOVED YOU, OH SO MANY YEARS”

[TAMAT] “I HAVE LOVED YOU, OH SO MANY YEARS”
spesial thanks untuk agan QUATZLCOATL atas cover kerennya.



INTROLOGI


Salam kenal dari ane yang newbie di dunia per-kaskus-an. Sekian lama ane jadi Silent Reader di forum SFTH. Banyak cerita – cerita unik dari curahan hati para juragan disini, yang akhirnya “memaksa” ane membuat ID kaskus dan memberanikan diri untuk ikut meramaikan jagat karya tulisan di forum SFTH ini sekadar mengasah kemampuan menulis dan mengarang ane yang memang pas-pasan.

“I HAVE LOVED YOU, OH SO MANY YEARS” (I.H.L.Y - O.S.M.Y), adalah penggalan lirik sebuah lagu klasik bernada folk / country milik The Everly Brothers yang di daur ulang oleh vokalis Green day, om Billie Joe Armstrong dan tante Norah jones sebagai partner duet nya. (bukan maksud mau promosi, soalnya memang ane gak punya urusan bisnis sama mereka juga sih, hehehehe) salah satu lagu favorit di playlist musik punya ane, yang makna nya sejalan dengan tema cerita ini. Maka ane comot sedikit liriknya sebagai judul cerita.

- Pertama, cerita ini mengenai setting lokasi peristiwa terjadi di dua pulau besar di Indonesia tercinta, yang beberapa nama tempatnya ane ubah karena lupa detailnya. Hehehe.. (maklum, faktor umur)

- Kedua, dimohon para juragan sekalian jangan memaksa ane untuk rutin update cerita ini, karena kita sebagai manusia pasti mempunyai kesibukan yang berat di dunia nyata. Tanpa agan-agan minta sekalipun, ane tetap akan update kok sampe selesai.

- Ketiga, mengenai peraturan berkomentar di forum SFTH ini. Ane rasa gak perlu dijabarkan dengan detail karena agan-agan sekalian pasti lebih paham ketimbang ane yang baru sebulanan melancong di kaskus. Dipersilakan untuk kepo se-kepo-kepo-nya mengenai isi cerita...

Udah segitu aja intronya udah kepanjangan nih. kalo ada suatu kesalahan, silakan kasih tau ane ya gan. Namanya juga manusia “tempat produksinya beragam masalah”. Akhir kata, selamat menikmati.


*****



PENDAPAT PARA READERS

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:




*****


Quote:
Polling

Poll ini sudah ditutup - 141 Suara

siapakah wanita yang menjadi tema judul dalam cerita ini? 
siapakah wanita yang menjadi tema judul dalam cerita ini? 
14.89%
Arini
7.09%
Mutia
40.43%
Fanya
37.59%
Diana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
evywahyuni dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bijikude
15
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 119
PEMBUKAAN


- Nama gue beni. Pada saat cerita ini dimulai, gue masih bocah cemen yang salah masuk tempat bersekolah. Gimana gak salah? Gue yang kesehariannya disuruh nyokap beli minyak goreng ke warung ini di daftarin sekolah oleh bokap gue ke “sarang penyamun”.

Berhubung bokap gue kepingin banget salah satu anaknya ada yang jadi arsitek, akhirnya “takdir pilihan” itu dibebankan ke punggung gue yang kurang berisi ini.

Setelah lulus sekolah SMP di kota Palu nun jauh di seberang samudra sana, gue pulang ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan. dan di pilihkan lah gue untuk masuk ke jurusan Gambar Bangunan di salah satu sekolah STM yang pada waktu itu terkenal brutal di belantara beton kota Jakarta.

Kita semua sepakat bahwa kebanyakan penghuni sekolah STM biasanya menurut cap masyarakat adalah bocah berandalan yang hobi tawuran, doyan kekerasan dan tukang berantem.

Demikian juga cap masyarakat tentang sekolah gue itu. Bukti kongkret nya adalah, perangai gue yang awalnya ‘low profile’ khas anak rumahan, berubah jadi pemberontak hanya dalam waktu kurang dari setahun. Masa – masa awal di tahun pertama gue disana di selingi dengan kegiatan ‘memukul dan dipukul, melempar batu dan dilempar botol’, sungguhlah masa yang suram.

Entah udah berapa kali bokap dipanggil pihak sekolah guna membahas kelakuan gue yang agak masokis itu. Memang udah sifat dasar bokap gue yang penuh toleransi. Setelah selesai berurusan dengan pihak sekolah, bukannya memarahi gue, beliau cuma ketawa cengengesan sambil nyentil jidat gue dengan sedikit komentar ;

Quote:


dan finishing nya di ambil nyokap yang ‘bersenandung merdu’ panjang-lebar mengenai masa depan dan lain-lain. Bagaikan dua kutub magnet yang berbeda sifat namun satu badan, sifat nyokap adalah kebalikannya sifat bokap. Itulah sedikit detail mengenai dua orang yang nantinya akan menjadi alasan pertama ketika gue mengambil keputusan – keputusan penting di hidup yang absurd ini.

Itu hanya sedikit gambaran tentang jati diri gue di tahun pertama STM yang abu-abu. Cerita akan gue skip langsung ke tahun kedua gue yang udah mulai ada warna pink-nya. Here we go.

Pertengahan tahun kedua, kenakalan gue udah mulai sedikit berkurang walaupun gak signifikan. Kegiatan yang sedikit berdarah udah gak dijalani lagi, Sebagai gantinya adalah kegiatan berburu cinta.

Pada umur gue saat itu memang sudah memasuki fase pubertas. Perkembangan tubuh, hormon dan sifat sedang deras – derasnya melanda. Inilah masa nya dimana seorang bocah mulai bisa membedakan yang mana cinta, yang mana berahi. Here we go.. ( lho? Dari tadi ngomong here we go tapi gak maju-maju nih cerita? Hmm.. oke lah langsung aja here we go beneran deh.. here we goo!!!)

*****

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nuryadiari dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bijikude
PERKENALAN (I)


Pagi hari itu, pelajaran jam pertama di kelas terasa amat membosankan. Di muka kelas, pak guru menerangkan bahan pelajaran dengan nada datar nya yang seperti lagu pengantar tidur bagi murid-murid pemalas. namun ketika sudut matanya menangkap bayangan seorang murid tengah merebahkan kepalanya di atas meja, seketika suaranya menggelegar.

nada yang seperti senandung pengantar tidur itu berubah menjadi ledakan seratus alarm di tepi telinga. Sukses membuat para murid yang matanya mulai sayu menjadi terkesiap, dan yang matanya sudah terang jadi membulat. Pelajaran pun di lanjutkan setelah guru tersebut menggerutu tentang semangat belajar murid jaman sekarang yang berbanding terbalik dengan masa saat beliau dulu.

Bel berdentang, menandakan waktunya untuk pergantian mata pelajaran. Terdengar desahan lega para murid yang sudah menanti momen tersebut. Mengharapkan pelajaran membosankan itu segera berlalu.

Beberapa lamanya setelah guru tadi keluar kelas, guru yang bertugas memberi pelajaran selanjutnya pun tak kunjung datang. Kelas pun mulai ramai dengan suara para murid yang sibuk bercengkerama.

Quote:


Salman, temen sebangku gue ini mengajukan ajakan gila yang pada saat itu di anggap ‘normal’. Gue Cuma membalas ajakan itu dengan sedikit malas.

Quote:


Berbeda dengan gue yang agak kuper dan gak banyak ngomong ini. Si Salman ini orangnya supel, temennya banyak. Apalagi dengan tampang yang agak ke-timur tengah-an nya, memudahkan dia untuk sekadar berkenalan dengan cewek-cewek SMA lain.

Mendengar rayuan maut Salman tentang iming-iming mau dikenalkan cewek, spontan gue dengan semangat 45 langsung meng-iya-kan ajakannya. Jujur saja, di lingkungan STM gue yang 90% di isi oleh murid lelaki, keberadaan wanita disini bagaikan mahkluk langka yang susah ditemukan. 10% sisanya memang bisa disebut wanita, tapi mereka adalah para guru dan ibu penjaga kantin.

Fix gak ada murid cewek di sekolah model begini. Sebab pada saat itu, nama sekolah STM yang identik dengan kekerasan mengakibatkan para orang tua enggan menyekolahkan anak perempuan mereka kesana.


*****
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nuryadiari dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bijikude
PERKENALAN (II)


Singkat kata, setelah berhasil keluar dari pagar sekolah dengan cara yang sedikit ekstrim, gue dan Salman bergegas menuju ke tempat yang di janjikan.

Sebuah kedai makanan ringan yang cukup luas dan suasananya ‘teenager’. Sesampainya disana, terlihat anak – anak muda berkerumun masih dengan seragam sekolah yang bervariasi.

Ternyata, tempat ini cukup terkenal di kalangan pelajar sekolah lain sebagai tempat favorit kongkow membuang waktu dikala jam pelajaran tengah berlangsung.

Setelah celingukan cukup lama, akhirnya Salman menemukan teman yang dicarinya. Segerombolan pelajar yang sedang cekikikan sontak melambaikan tangannya kearah kami yang berjalan menuju meja mereka.

Setelah memesan makanan dan minuman ringan, kami basa – basi sejenak dan berkenalan dengan beberapa cowok dan cewek yang bergabung di meja itu. Dan kemudian kami mulai berbicara hangat khas anak muda.

Entah siapa yang memulainya, tema obrolan saat itu adalah menceritakan pengalaman horror. Lalu, Satu per satu dari kami memulai ceritanya masing-masing hingga sampailah momen giliran gue yang berbagi cerita.

Quote:


Gue berhenti cerita sejenak untuk memperhatikan ekspresi ngeri temen – temen yang penuh perhatian dengerin cerita. Ada yang meringis, ada yang usap – usap bahu, dan berbagai ekspresi lainnya. Gue memasang mimik serius dan melanjutkan cerita.

Quote:



Suasana parno itu akhirnya buyar dan pecah dengan suara tawa temen-temen baru gue yang tadinya diliputi ekspresi horor. Lalu di antara sela-sela tawa itu, tanpa sengaja mata gue beradu pandang dengan mata seorang gadis yang juga masih tertawa renyah mendengar ending cerita gue.

Dan gue T-E-R-P-E-S-O-N-A.

*****

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nuryadiari dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bijikude
TELAT MEKAR


Teman – teman gue menyebut perkembangan mental gue ini dengan istilah “TELAT MEKAR”. Menurut mereka, masa dimana seorang bocah mulai puber itu di tandai dengan mulai menyukai lawan jenisnya pertama kali, dan itu biasanya dimulai ketika masa-masa pertengahan ketika sekolah di SMP.

Masih menurut mereka juga, dengan melihat kondisi gue yang baru mulai menyukai pesona wanita dimulai di kelas 2 STM itu dinilai gak wajar, oleh sebab itu mereka sepakat menyebut gue sebagai seseorang yang “TELAT MEKAR” (entah darimana dan bagaimana caranya mereka dapet istilah tersebut, sekolah aja bolos melulu, jarang kerjain PR, nilai ulangan pas-pasan, kerjaannya mukulin anak orang kok bisa-bisanya mendadak mereka paham pendidikan psikologi manusia. Bingung kan? Sama, gue juga)


Iya, entah kenapa gue merasa terpesona saat beradu mata dengan cewek itu. Seolah ada aliran listrik statis yang memercik dari sorot matanya yang membuat gue mendadak terpaku.

Dan juga, saat beradu pandang itu, entah kenapa terasa seolah gue berada di dalam dimensi yang hampa, kosong tak berujung. Mungkin benar kata orang-orang, bahwa mata itu adalah jendela hati. Karena itu, ketika mata bertemu mata, maka dua hati saling bertatap muka. (maaf deh kalo istilahnya terlalu lebay. Soalnya gue gak nemu pandanan kata yang cocok untuk fenomena ini selain yang tadi gue tulis)

(note : semua karakter cewek yang gue tulis disini akan selalu gue deskripsikan dengan kata CANTIK, kecuali nanti akan ada karakter ibu kost yang galaknya mirip macan yang MUNGKIN bakal gue deskripsikan dengan poin buruk sifatnya. mudah-mudahan si ibu gak maen kaskus juga. Maafin saya yah bu. Hehehe)

Diana, nama gadis pemilik mata yang misterius itu. Parasnya cantik dengan senyum yang bisa bikin cowok-cowok yang ngeliat jadi sakit diabetes mendadak karena saking manisnya, sukses bikin pandangan gue stuck.

Setelah momen tersebut, cerita masih berlanjut dengan giliran teman yang lainnya. Di sela-sela cerita, gue sempetin buat curi-curi pandang ke arah cewek ini. Jelas aja, momen tadi mampu bikin konsentrasi gue mendengarkan cerita horror mendadak buyar.

Imajinasi yang tadinya membayangkan kuntilanak ayun-ayun kaki di dahan pohon berganti menjadi sosok Diana sedang cengengesan dengan latar belakang cahaya biru pudar bernuansa pop dan kelopak bunga-bunga berterbangan di sekelilingnya.

Sayangnya, momen seperti ini diciptakan Tuhan supaya tidak bertahan terlalu lama. Gue bilang begitu karena beberapa saat kemudian acara kongkow ini berakhir dan satu per satu anggota mulai membubarkan diri hingga hanya tersisa gue dan Salman yang masih duduk disana guna membahas hal lainnya tentang sekolah dan pelajaran.

Tak terasa waktu bergulir hingga matahari mulai meredup. Gue pun berpamitan dengan salman untuk segera pulang kerumah.

Jarak antara sekolah dan rumah yang cukup jauh mengharuskan gue untuk naik angkutan bus kota yang jurusannya mengarah ke tempat tinggal gue.

Setelah berjemur cukup lama di pinggir jalan, akhirnya tiba juga bus yang ditunggu. Segera setelah naik ke dalam bus itu, tak disangka-sangka ternyata kemalangan sudah menunggu gue di dalamnya.

*****

profile-picture
profile-picture
profile-picture
nuryadiari dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh bijikude
ad cerita baru. oi oi oi
mantap nih ceritanya buat bacaan baru
yang rajin ya gan apdetnya, jangan sampai berhenti
Satu lagi cerita yang disutradari oleh Anak STM emoticon-Big Grin Bakalan Seru nih kayaknya
Ada cerita baru nih... Cerita anak STM jatuh cinta. Hahaha emoticon-Ngakak (S)

Lanjut gan ben.. Moga kgak putus tengah jalan ya ceritanya.
Lanjutkan gan emoticon-Jempol
Quote:


iya gan, writter nya juga anak baru dikaskus, jadi masih berantakann nih setting nya wkwkwkwk

Quote:


selow gan.. ini cerita bakal panjang kayak sinetron kang bubur naik apolo.. stay tune aja terus hehehehe

Quote:


yoi gan.. ada sesuatu yang indah dibalik monotonnya kisah anak STM kok waakakakakakak

Quote:


ane anak STM yang baik, pandai dan rajin menabung kok gan.. anti kekerasan hahahahaha

Quote:


selow gan.. stay tune aja terus..

Cerita Roman baru oyy

Salken gan 😁
Quote:


Salken juga gan.. Jangan lupa rate yak biar banyak yang baca 😂
Wah ade agan bennie joe from brotherland riverside...salam gan ane ASH wkakakakkakak
Quote:



salken juga juragan bacan.. wakakakak.. abis baca jangan lupa lemparin cendol sama rate ya gan.. biar ane bisa terkenal juga kayak ente gan.. hahahahaha
ikut numpang baca gan...pengalihan suasanaemoticon-Ngakak
update terbaru udah ready sebenernya nih gans.. berhubung ane OL lewat hape,, ternyata edit teks nya gak lengkap..

jadi diusahakan besok pagi ane update lewat PC biar edit teksnya sempurna dan ceritanya tambah seru.. emoticon-Salam Kenal
ada gitu yah anak STM bikin cerita tulisan dan alur nya rafih?
jarang" loh?.. apa lu sering baca" buku novel?
Quote:



ane kuliahnya sastra indonesia gan.. nanti masuk ke cerita kok soal itu.. hehehe emoticon-Wakaka
Cerita baru nih
Izin nenda dulu ya gan emoticon-Blue Guy Peace
Edited

gagal dapet pejwan emoticon-Berduka (S)

Salam kenal gan cerita baru semoga sampe kelar yah ceritanya
Diubah oleh cimoller
Halaman 1 dari 119
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di