CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPK: Kalau Kasus Sumber Waras Hanya Kesalahan Prosedur, Tak Ada Niat Jahat, Ya Susah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56fb420c582b2eff488b456e/kpk-kalau-kasus-sumber-waras-hanya-kesalahan-prosedur-tak-ada-niat-jahat-ya-susah

KPK: Kalau Kasus Sumber Waras Hanya Kesalahan Prosedur, Tak Ada Niat Jahat, Ya Susah

KPK: Kalau Kasus Sumber Waras Hanya Kesalahan Prosedur, Tak Ada Niat Jahat, Ya Susah

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata menyampaikan bahwa pihaknya belum menemukan niat jahat oknum pejabat negara terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras ole Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kami harus yakin betul di dalam kejadian itu ada niat jahat. Kalau hanya kesalahan prosedur, tetapi tidak ada niat jahat, ya susah juga," ujar Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Kendati demikian, menurut dia, KPK masih menyelidiki laporan yang disampaikan DPRD DKI Jakarta terkait pembelian lahan tersebut.

Menurut Alex, meskipun Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya penyimpangan dalam pembelian lahan tersebut, KPK tetap perlu membuktikan apakah ada niat jahat seseorang atau tidak.

Hal serupa juga dikatakan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief.

Menurut dia, hal yang paling penting untuk meningkatkan penanganan suatu kasus ke tahap penyidikan adalah adanya niat jahat dari pelaku.

"Kalau menetapkan sebagai tersangka, saya harus tahu kamu itu berniat merusak, mengambil keuntungan atau merugikan negara," kata Syarief.

Para Pimpinan KPK menyatakan bahwa KPK tidak akan gegabah dalam menangani kasus tersebut.

KPK juga tidak akan terpengaruh adanya desakan untuk meningkatkan status penyidikan menjadi penyidikan.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta membeli lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) senilai Rp 800 miliar.

Pembelian lahan itu dimuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2014. (Baca juga: Yusril Doakan Ahok Selamat dari Kasus RS Sumber Waras).

Oleh BPK, proses pembelian itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur. BPK menilai Pemprov DKI membeli lahan dengan harga lebih mahal dari seharusnya sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 191 miliar.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...campaign=Kknwp

jangankan niat jahat.. kesalahan prosedurnya aja baru dr omongan BPK doank.. dan itupun bs dibantah..
Halaman 1 dari 6
Quote:

goblog gak pernah sembuh emoticon-Ngakak:
Ternyata setelah era Samad KPK berubah dari Komisi Anti Korupsi menjadi Komisi Penelaah Kejiwaan, memang repolusi mental rruarr biasa emoticon-Ngakak:
Quote:


Kan dapat harga dibawah harga appraisal. Kan dapatnya harga NJOP. Mau apa lagi? emoticon-Big Grin
Quote:



kalo batal bisa nggak ahok jual lahan itu ke pengembang dijamin banyak yang mau antri dengan harga segitu ....... bakalan untung dia... kena lagi katanya jual lahan negara... maunya apa..emoticon-Hammer (S)
Quote:

Lah ente tau kan kalau tanahnya hanya bisa dijual untuk penggunaan sebagai rumah sakit..
Dalam arti harga pasarnya juga bukan harga pasar untuk tanah yg bisa dipakai untuk keperluan komersial..

Dan siapa yg mau beli tanah sumber waras seharga 700 milyar hanya untuk bangun rumah sakit..?? Gw rasa memang gak akan ada kecuali pemda DKI di bawah pimpinan ahok...
Quote:


kalo ente bilang ane kompetensinya apa, lha ente siapa juga mau ngomentari KPK? emoticon-Big Grin
kompetensi ente apa?

KPK juga bukan lembaga main2 yg bisa di intervensi oleh opini dan asumsi orang saja.

terlepas dari asumsi ente dan ane,

yg ane paparkan adalah fakta,
daerah yg di audit BPK dengan status Wajar Tanpa Pengecualian, Kepala Daerahnya terbukti korupsi, dan di temukan banyak pelanggaran.
lha terus BPK Auditnya berarti gak bener dong?
ngapain aja itu audit? kalo sampe ada contoh banyak bolong seperti itu terus bagaimana kita bisa percaya ke BPK?
Presiden juga di atur undang-undang tapi juga bisa lengserkan, kenapa BPK
dan memang tidak ada aturan KPK harus menuruti rekomendasi BPK, tidak ada undang2-nya.
Lha ya aneh dong maksa KPK harus bikin orang jadi Tersangka.


ente pernah liat daerah Sumber Waras nggak?
itu kenapa para developer besar pada mundur karena, lahan Sumber Waras itu peruntukannya oleh pemda DKI tidak boleh untuk peruntukan comercial, jika di perbolehkan untuk bangun Mall, Hotel udah bukan jadi milik pemda DKI,
Kalo Ahok mau main ga usah pakai transaksi jual beli, tinggal approve peruntukannya untuk comercial aja dan tinggal terima fee dari developer yang beli.

tinggal di googling aja, di daerah tomang yang sebelah belakang, bukan Kyai Tapa yah, berapa per meter iklan2 rumah yg di jual di bagi luast tanah bukan luas bangunan.
misal ini
http://www.SENSOR.com/rumah-dijual-d...jakarta-barat/

ada yg di bawah 20jt? yg katanya NJOP-nya 7.5jt itu yang sebelah belakang RS Sumber Waras semua dia tas 20jt /m2
apalagi lahan ngadap ke Kyai Tapa, jalan raya gitu.






Quote:


Udah diganti kan ketua BPK yg ngelaporin si ahok..
jdnya malah blunder itu mantan ketua BPK
Tuntut dong BPK..kelalaian dalam bekerja....
Diubah oleh andiowens
Quote:


Ga usah bahas obrolan lu sama orang lain, ga relevan ama gw, ok?

Quote:


Susah emg klo ngomong sama org yg ga pernah jual beli properti. Lucu omongannya. Ya kayak lu ini emoticon-Big Grin

Emang gmn caranya, lu udah jual rumah ke orang, mau lu batalin? Kecuali pembeli juga setuju. Itupun bukan pembatalan, tapi ya dihitung jual beli lagi. Harganya ya pasti ga mau dong klo sama. BPK memang keterlaluan goblognya. Atau jika ada klausul/perjanjian penjual n pembeli. Seperti kasus ini juga kan, ciputra batal beli meski udah DP. Alasannya, ada klausul yg menyebutkan bahwa pembelian batal jika ijin peruntukkan tdk bisa beralih ke komersial emoticon-Big Grin

Itu tanah, jualnya ga gampang juga, krn peruntukannya utk rumah sakit, ga boleh utk komersial emoticon-Big Grin



Quote:



hei orang miskin , HGB itu ngak usah nunggu habis masa berlaku bisa langsung di balik nama. biasa rumah rumah di perumahan baru umumnya sertifikat hgb ,tinggal lu bawa ke notaris bilang mau ningkatin jadi shm. Gue udah transaksi banyak property makanya tau. ngak kaya lu modal info dari google doang. miskin sok pinter tai tai. mati aja lu jing.
Quote:


ckck, kan gw dah bilang,,, banyak kasus korupsi yang dibikin clear sama BPK.. tapi belum pernah ada kasus dimana peristiwanya benar2 clear sama BPK dianggap pelanggaran..

BPK itu bukan lembaga main2 bos.. diatur oleh UUD 45, posisinya setara presiden... masak gw harus percaya omongan lo semata kalau BPK ngaco... kalau misalnya yang ngomong auditor macam E & Y atau PWC boleh lah gw percaya..

nah elo kompentensi nya apa ??



Quote:


lagi2 masalah NJOP.. ane dah tunjukin ke teman2 ente yang lagaknya sok kaya mau beli tanah di jakarta seandainya ada tanah yang dijual dengan harga NJOP... begitu ane tunjukin iklan tanah di rawa mangun sama cempaka putih yang dijual di bawah NJOP teman2 ente yang sok kaya tu malah pada ngeles macam2...

sekarang kalau benar harga tanah sumber waras itu kemurahan.. kenapa si sumber waras gak berani membatalkan transaksi jual beli sebagaimana yang disarankan BPK.. toh mereka dapat dengan mudah menjual dengan harga lebih tinggi ??? emoticon-Big Grin
Masalahnya cuma kasus ini yg bisa bawa ahok ke pengadilan. Tapi ini pun dimentahkan sama kpk. Ohh kpk ga ngerti banget sih perasaan nasbung dimari.
Kasus sumber waras ni kayak nyari kerusakan kendaraan yg jelas2 kebdaraanya dalam kondisi prima.

emoticon-Cape d...
makin lucu nih kpk
pake niat jahat segala

jahat bgt ih kpk
Quote:


Dapat harga di bawah harga appraisal kok over price emoticon-Big Grin

Lu ga pernah beli rumah sih emoticon-Big Grin

Harga yg didapat pemprov itu adalah harga NJOP loch. Mantap kan? emoticon-Big Grin

Quote:


Itu lah yg dinamakan over price.

gw sebagai rakyat jelata dan orang awam sih mikir harusnya jual dan beli ya sesuai njop, karena pasti pemerintah yg terkait menentukan nilai njop juga gak ngawur. Tapi keadaan di lapangan berbeda, imbasnya bikin keuangan gak sehat dan budget membengkak.
Di banyak bidang usaha sekarang pasti ada batas minimum atau maksimum, seperti itu lah perbaikan yg sebenarnya, kalo kita mengikuti alur pasar, udah dipastikan mafia tanah yg bakal untung besar.
Quote:


Hhh ada anak babi bisa ngaskus


SHGB merupakan hak yang diberikan pada Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum yang didirikan menurut Hukum Indonesia untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri, dengan jangka waktu paling lama 30 tahun. Dengan berlakunya UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, maka Jangka Waktu HGB diperpanjang, berdasarkan Pasal 22 ayat (1) huruf b, yaitu: “Hak Guna Bangunan dapat diberikan dengan jumlah 80 (delapan puluh) tahun dengan cara dapat diberikan dan diperpanjang di muka sekaligus selama 50 (lima puluh) tahun dan dapat diperbarui selama 30 (tiga puluh) tahun”.

Paling lama, 80 tahun ( kalo baru nyewa) bisa balik, gratis emoticon-Big Grin
Diubah oleh krnwn_indigo
Quote:


lha..dari awal kan gw bilang beda konteks..disini gw hanya menyangkan sikap kpk.

Kalo emg bln ckup/gada bukti ..ya bilang aja gada bukti.


konpres ahok di gd BPK
noh tuh si ahok mengakui kasus sumber waras akibat dari buruknya kinerja bawahanya..


tangkap ahox :dor
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di