- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Setelah Zika, WHO Waspadai Wabah Demam Kuning
TS
davis166
Setelah Zika, WHO Waspadai Wabah Demam Kuning
Waspada Gan, di cuaca yang kadang ujang kadang panas gak jelas. Apalagi kalau rumah agan banyak nyamuk.

KOMPAS.com - “Sebagian besar kematian terjadi di ibukota yang ramai dan telah menjadi wabah besar,” kata Dr Margaret Harris, ahli pandemi WHO.
Demam kuning atau secara global dikenal dengan nama yellow fever ditularkan oleh nyamuk, terutama aedes aegypti yang juga menularkan virus Zika. Virus demam kuning ditularkan ketika nyamuk menggigit monyet yang terinfeksi dan kemudian menggigit manusia.
Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, mual, muntah dan hilangnya nafsu makan, dan hampir sama dengan gejala malaria atau penyakit lain yang dibawa oleh nyamuk.
Selama wabah, WHO mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebelum berkunjung ke wilayah wabah. Di Angola sendiri, masyarakat serentak mendapatkan vaksinasi di pos-pos yang disediakan pemerintah selama periode kampanye melawan demam kuning di lingkungan Kilamba di Luanda, Angola.
Sebagian penderita yang terinfeksi, bisa mengalami fase kedua dalam waktu 24 jam dan kemudian menjadi lebih sakit.
Diikuti dengan gejala yang lebih “berat”, seperti penyakit kuning, pendarahan, dan pendarahan dari mata, hidung dan mulut. Setidaknya, setengah dari pasien yang telat mendapatkan penanganan dan masuk dalam tahap kedua penyakit ini, meninggal dalam waktu 10 sampai 14 hari.
Belum ada pengobatan untuk demam kuning, tetapi pasien bisa mendapatkan perawatan suportif untuk meredakan gejala.
Pencegahan sangat perlu dilakukan dengan cara yang sama seperti pencegahan demam berdarah maupun Zika, yaitu dengan menghindari gigitan hingga pemberantasan sarang nyamuk.
Bila mengalami gejala selama 2 hari atau lebih, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapati penanganan sedini mungkin.
Quote:

KOMPAS.com - “Sebagian besar kematian terjadi di ibukota yang ramai dan telah menjadi wabah besar,” kata Dr Margaret Harris, ahli pandemi WHO.
Demam kuning atau secara global dikenal dengan nama yellow fever ditularkan oleh nyamuk, terutama aedes aegypti yang juga menularkan virus Zika. Virus demam kuning ditularkan ketika nyamuk menggigit monyet yang terinfeksi dan kemudian menggigit manusia.
Gejalanya meliputi demam, nyeri otot, mual, muntah dan hilangnya nafsu makan, dan hampir sama dengan gejala malaria atau penyakit lain yang dibawa oleh nyamuk.
Selama wabah, WHO mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebelum berkunjung ke wilayah wabah. Di Angola sendiri, masyarakat serentak mendapatkan vaksinasi di pos-pos yang disediakan pemerintah selama periode kampanye melawan demam kuning di lingkungan Kilamba di Luanda, Angola.
Sebagian penderita yang terinfeksi, bisa mengalami fase kedua dalam waktu 24 jam dan kemudian menjadi lebih sakit.
Diikuti dengan gejala yang lebih “berat”, seperti penyakit kuning, pendarahan, dan pendarahan dari mata, hidung dan mulut. Setidaknya, setengah dari pasien yang telat mendapatkan penanganan dan masuk dalam tahap kedua penyakit ini, meninggal dalam waktu 10 sampai 14 hari.
Belum ada pengobatan untuk demam kuning, tetapi pasien bisa mendapatkan perawatan suportif untuk meredakan gejala.
Pencegahan sangat perlu dilakukan dengan cara yang sama seperti pencegahan demam berdarah maupun Zika, yaitu dengan menghindari gigitan hingga pemberantasan sarang nyamuk.
Bila mengalami gejala selama 2 hari atau lebih, segeralah memeriksakan diri ke dokter untuk mendapati penanganan sedini mungkin.
Quote:
6 Fakta Penting Mengenai Demam Kuning
Demam kuning memang belum se-populer virus-virus lain di Indonesia tapi penyakit ini layak mendapatkan perhatian, terutama bagi yang ingin mengunjungi negara-negara di benua Amerika Latin dan Afrika. Demam kuning atau yang popular di luar negeri dengan sebutan Yellow Jack diduga berasal dari Afrika, kemudian “diperkenalkan” ke Benua Amerika melalui perdagangan budak. Sejak abad ke-17, beberapa epidemi besar menandakan kemunculan penyakit ini seperti negara-negara Amerika, Afrika dan Eropa. Lalu apakah sebenarnya Demam Kuning? Mengapa penyakit ini dapat menimbulkan epidemik? Berikut enam fakta mengenai Demam Kuning?
Apakah itu demam kuning?
Demam kuning merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh flavivirus , ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus (terutama oleh nyamuk aedes aegypti, tetapi dapat pula oleh spesies lain) ke inang atau perantara dalam hal ini adalah manusia dan primata (monyet).
Apa saja tanda-tanda seseorang terjangkit demam kuning?
Tanda-tanda Anda terjangkit virus demam kuning terjadi berupa demam, mual dan nyeri dan penyakit ini umumnya menghilang setelah beberapa hari. Pada beberapa pasien, fase beracunnya terjadi setelah itu, dan kerusakan hati dengan jaundis (penguningan kulit yang memberi nama penyakit ini) dapat terjadi.
Bagaimana virus ini menular kepada manusia?
Virus ini ditularkan oleh gigitan nyamuk (nyamuk demam kuning,”Aedes aegypti”, dan spesies lainnya) dan ditemukan di daerah tropis dan subtropis di Amerika Selatan dan Afrika, tetapi tidak di Asia.
Apakah penyakit ini bisa mengakibatkan kematian?
Ya, demam kuning bisa menyebabkan kematian . Selain itu, penaykit ini juga dapat mengakibatkan penyakit gagal ginjal dan juga mengakibatkan kecenderungan pendarahan yang meningkat (diatesis pendarahan)
Ada 3 tipe penularan Yellow Fever. Apa saja itu?
Ada tiga tipe penularan yellow fever yaitu tipe sylvatic yellow fever, demam kuning intermediet, dan demam kuning urban (urban yellow fever). Tipe sylvatic (jungle yellow fever) terdapat pada hutan hujan tropis dan terjadi saat nyamuk menggigit monyet terinfeksi virus yellow fever. Setelah terinfeksi, nyamuk akan menggigit monyet lain, namun dalam kasus tertentu, nyamuk ini bisa juga menggigit manusialain terutama yang memasuki hutan. Tipe intermediet hanya ditemukan di padang gurun Afrika. Infeksi bisa terjadi pada monyet dan perantara manusia yang tinggal atau bekerja di daerah perbatasan hutan. Dalam tahap ini, virus dapat ditularkan dari monyet ke manusia atau dari manusia ke manusia melalui nyamuk. Ini adalah jenis yang paling umum dari wabah di Afrika. Tipe demam kuning urban (urban yellow fever). Siklus perkotaan (urban) ini melibatkan penularan virus antar manusia melalui nyamuk, terutama aedes aegypti. Jenis transmisi ini sangat rentan karena mampu menyebabkan epidemi penyakit demam kuning dalam area yang lebih luas.
Apakah vaksin demam kuning disarankan?
Vaksin merupakan cara teraman dan efektif mencegah Anda terjangkit demam kuning terutama Anda yang ingin melakukan travelling ke negara-negara di Benua Afrika dan Amerika Latin. Sejak pertengahan abad ke-20 dan beberapa negara mengharuskan vaksinasi untuk pelancong. Program vaksinasi ini diikuti bersama peraturan mengurangi populasi nyamuk pengangkut virus, memiliki kepentingan besar di daerah-daerah terjangkit. Mengingat demam kuning lebih banyak terjadi di daerah luar Asia terutama Indonesia, vaksin demma kuning dianjurkan bagi mereka yang ingin travelling ke daerah Amerika Selatan.
Demam kuning memang belum se-populer virus-virus lain di Indonesia tapi penyakit ini layak mendapatkan perhatian, terutama bagi yang ingin mengunjungi negara-negara di benua Amerika Latin dan Afrika. Demam kuning atau yang popular di luar negeri dengan sebutan Yellow Jack diduga berasal dari Afrika, kemudian “diperkenalkan” ke Benua Amerika melalui perdagangan budak. Sejak abad ke-17, beberapa epidemi besar menandakan kemunculan penyakit ini seperti negara-negara Amerika, Afrika dan Eropa. Lalu apakah sebenarnya Demam Kuning? Mengapa penyakit ini dapat menimbulkan epidemik? Berikut enam fakta mengenai Demam Kuning?
Apakah itu demam kuning?
Demam kuning merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh flavivirus , ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus (terutama oleh nyamuk aedes aegypti, tetapi dapat pula oleh spesies lain) ke inang atau perantara dalam hal ini adalah manusia dan primata (monyet).
Apa saja tanda-tanda seseorang terjangkit demam kuning?
Tanda-tanda Anda terjangkit virus demam kuning terjadi berupa demam, mual dan nyeri dan penyakit ini umumnya menghilang setelah beberapa hari. Pada beberapa pasien, fase beracunnya terjadi setelah itu, dan kerusakan hati dengan jaundis (penguningan kulit yang memberi nama penyakit ini) dapat terjadi.
Bagaimana virus ini menular kepada manusia?
Virus ini ditularkan oleh gigitan nyamuk (nyamuk demam kuning,”Aedes aegypti”, dan spesies lainnya) dan ditemukan di daerah tropis dan subtropis di Amerika Selatan dan Afrika, tetapi tidak di Asia.
Apakah penyakit ini bisa mengakibatkan kematian?
Ya, demam kuning bisa menyebabkan kematian . Selain itu, penaykit ini juga dapat mengakibatkan penyakit gagal ginjal dan juga mengakibatkan kecenderungan pendarahan yang meningkat (diatesis pendarahan)
Ada 3 tipe penularan Yellow Fever. Apa saja itu?
Ada tiga tipe penularan yellow fever yaitu tipe sylvatic yellow fever, demam kuning intermediet, dan demam kuning urban (urban yellow fever). Tipe sylvatic (jungle yellow fever) terdapat pada hutan hujan tropis dan terjadi saat nyamuk menggigit monyet terinfeksi virus yellow fever. Setelah terinfeksi, nyamuk akan menggigit monyet lain, namun dalam kasus tertentu, nyamuk ini bisa juga menggigit manusialain terutama yang memasuki hutan. Tipe intermediet hanya ditemukan di padang gurun Afrika. Infeksi bisa terjadi pada monyet dan perantara manusia yang tinggal atau bekerja di daerah perbatasan hutan. Dalam tahap ini, virus dapat ditularkan dari monyet ke manusia atau dari manusia ke manusia melalui nyamuk. Ini adalah jenis yang paling umum dari wabah di Afrika. Tipe demam kuning urban (urban yellow fever). Siklus perkotaan (urban) ini melibatkan penularan virus antar manusia melalui nyamuk, terutama aedes aegypti. Jenis transmisi ini sangat rentan karena mampu menyebabkan epidemi penyakit demam kuning dalam area yang lebih luas.
Apakah vaksin demam kuning disarankan?
Vaksin merupakan cara teraman dan efektif mencegah Anda terjangkit demam kuning terutama Anda yang ingin melakukan travelling ke negara-negara di Benua Afrika dan Amerika Latin. Sejak pertengahan abad ke-20 dan beberapa negara mengharuskan vaksinasi untuk pelancong. Program vaksinasi ini diikuti bersama peraturan mengurangi populasi nyamuk pengangkut virus, memiliki kepentingan besar di daerah-daerah terjangkit. Mengingat demam kuning lebih banyak terjadi di daerah luar Asia terutama Indonesia, vaksin demma kuning dianjurkan bagi mereka yang ingin travelling ke daerah Amerika Selatan.
anasabila dan sebelahblog memberi reputasi
2
1K
Kutip
4
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan