alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56ea3ac996bde67f538b4568/masya-allah-penemu-4g-lte-ternyata-wong-ndeso-asal-kediri
Masya Allah, Penemu 4G LTE Ternyata Wong Ndeso Asal Kediri
Quote:Masya Allah, Penemu 4G LTE Ternyata Wong Ndeso Asal Kediri


Gadget saat ini sudah merupakan kebutuhan pokok bahkan paling utama bagi umat manusia di abad ini.

Karena dengan gadget, semua hal bisa dilakukan dengan mudah dan cepat seolah dunia ini tanpa sekat-sekat.

Seiring perkembangan zaman, berbagai penemuan dan inovasi pun terus dilakukan umat manusia saat ini termasuk penemuan alat komunikasi yakni telepon seluler.

Beragam tipe dan jenis telepon seluler pun banyak tercipta sebagai sarana penunjang umat manusia dalam menjalankan aktivitasnya.

Namun ternyata, telepon seluler masih banyak mengalami kekurangan, terutama terkait kecepatan sinyal.

Misalnya saja untuk jenis telepon seluler 3G, banyak dikeluhkan terutama terkait kecepatan sinyal yang diterima hp jenis tersebut.

Nah, melihat hal tersebut berbagai macam penelitian pun dilakukan oleh berbagai kalangan yang konsen terhadap persoalan itu termasuk orang Indonesia.

Dunia terhenyak saat ditemukan bahwa diatas sinyal 3G ada lagi ditemukan yang namanya sinyal 4G.

Percaya atau tidak, ternyata sinyal 4G yang kini dinikmati seluruh umat manusia di muka bumi ini, ternyata ditemukan oleh ilmuwan asal Indonesia.

Khoirul Anwar dulu sempat dianggap gila, ditertawakan, bahkan dicemooh. Idenya dianggap musykil, tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.

Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kangguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.

Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini.

Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak. Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan.

FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil.

Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005. Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu.

Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti. Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam.

Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE, Fourth Generation Long Term Evolution.

Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar.

Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.

Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama.

Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.

Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.

Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata.

Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.

Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Anwar muda juga pernah menjadi aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Kampus ITB.

Lulus S1, ia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo. Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.

Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula.

Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu.


Sumber



Masya Allah emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP
ketemu 4g dimana gan?
emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By blockback
ketemu 4g dimana gan?
emoticon-Big Grin


Ketemu di FJB Kaskus Gan.... Banyak Yang Jual emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
Wah luar biasah bapak
ditunggu 100G nya pak emoticon-Hammer (S)
Quote:Khoirul Anwar Luruskan Polemik 'Penemu 4G LTE'
Rachmatunnisa - detikinet
Kamis, 17/03/2016 08:50 WIB

Masya Allah, Penemu 4G LTE Ternyata Wong Ndeso Asal Kediri
Foto: dok. detikINET
Jakarta - Kiprah anak bangsa di dunia internasional selalu menjadi sorotan. Khoirul Anwar adalah salah satunya. Namun prestasinya dalam dunia teknologi telekomunikasi rupanya sedikit diwarnai miskomunikasi.

Beberapa tahun belakangan, seiring mulai dikenalnya teknologi 4G LTE di Indonesia, namanya ramai disebut sebagai penemu 4G LTE. Pria bergelar Dr. Eng. ini jadi punya PR baru untuk meluruskannya.

Bukan tanpa sebab, pasalnya Khoirul tidak pernah mengklaim dirinya sebagai penemu 4G LTE. Penjelasannya mengenai temuan konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) yang di kemudian hari dipakai dalam teknologi 4G LTE, sering diartikan secara sederhana oleh awam menjadi 'Khoirul Anwar penemu 4G LTE'.

Dalam salah satu catatan blognya pada Desember 2014 berjudul 'Mimpi Saat Menjadi Mahasiswa: Standard ITU vs Penemu 4G LTE', Khoirul pun pernah berupaya meluruskannya.

"Saya tidak menulis sebagai penemu 4G LTE karena 4G LTE sendiri seharusnya memang tidak ditemukan, melainkan disepakati. Forumlah yang menyepakati teknik tertentu untuk dipakai atau tidak dipakai dalam sebuah standard," tulisnya.

Secara sederhana, teknologi LTE terdiri dari banyak sekali komponen. Di antara sekian banyak komponen pembentuknya, Khoirul pencipta salah satunya yang juga menjadi standard ITU-R.

Dimulai pada 2010

Khoirul sendiri tidak tahu siapa yang memulai penyebutannya sebagai penemu 4G LTE. Yang pasti, dia selalu menyebutkan bahwa dirinya menemukan konsep dua FFT.

"Kalau tidak salah dimulai sekitar 2010-2011, saat 4G belum terkenal. Yang jelas saya bilang bahwa saya menemukan konsep dua FFT. Dan ternyata 4G system di masa depan menggunakan konsep dua FFT juga," terangnya saat dikonfirmasi detikINET, Kamis (17/3/2016).

Konsep tersebut kemudian menjadi standar International Telecommunication Union (ITU) dan dipatenkan pada 2005. Konsep dua FFT ini dijelaskan Khoirul melakukan perbaikan yang luar biasa dibandingkan dengan konsep satu FFT yang sekarang dipakai.

"Kira-kira itu yang saya sampaikan. Nah, saat 4G standard keluar, Sensei atau Profesor saya bilang: 'Anwar, this is your technique'. Bagi saya ini luar biasa," sebutnya.

Namun pria kelahiran Kediri ini tidak mengartikan kalimat Sensei-nya tersebut sebagai 'penemu 4G LTE'. Kegembiraannya lebih karena apa yang dirumuskannya terbukti. "Konsep yang selama ini saya pikirkan berarti memang benar," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Khoirul juga menampik tudingan yang mengatakan dirinya membiarkan publik menyebutnya sebagai penemu 4G LTE. Menurut pria yang kini tinggal di Jepang ini, selain melalui blog, dia selalu berupaya meluruskannya di setiap acara di mana dirinya menjadi pembicara.

"Ini tuduhan tidak benar. Jadi jika panitia (seminar/konferensi) tanya sebelum bikin banner, saya minta ditulis sebagai penemu teknik Standard International ITU. Jika tidak konfirmasi, itu yang tidak bisa saya koreksi. Tapi biasanya saya koreksi oral saat presentasi. Saya jelaskan masalahnya," terangnya.

Kontroversi

Sejumlah peneliti berpendapat, konsep dua FFT yang disampaikannya bukan hal baru. Seperti yang baru-baru ini dikemukakan Dr. Basuki Priyanto dan Dr. Eko Onggosanusi. Keduanya berpendapat, konsep dua FFT tersebut sudah dipublikasikan pada 2002.

"Konsep dua FFT ini baru dan paten granted serta menjadi standard international ITU. Karena kalau tidak baru kan harusnya tidak lolos patent dan tidak menjadi standard," kata Khoirul menjawab pendapat tersebut.

Dikatakannya, hingga sebuah temuan akhirnya berhasil dipatenkan, prosesnya lama dan berliku. Peneliti lain boleh membantah atau meragukannya, dan di sinilah kegigihan si penemu konsep memperjuangkan temuannya diuji.

Ini juga yang terjadi pada Khoirul dengan temuan konsep dua FFT-nya. Berkali-kali diprotes karena diklaim mirip dengan paten milik orang lain, sudah dialaminya.

"Jadi saya diminta membuktikan bahwa ini baru. Akhirnya kembali menurunkan rumus untuk membuktikannya. Berkali-kali dan ganti-ganti paper. Bahkan ada paten lain yang harus dibaca karena mirip. Akhirnya menurunkan rumus lagi untuk membuktikan berbeda. Sampai finalnya menjadi standard ITU dan tidak ada lagi review dan protes dari reviewer," kenangnya.

Protes di dunia penelitian, menurut Khoirul suatu hal yang biasa terjadi. Untuk menjawabnya, semua akan kembali lagi pada perumusan masalah hingga bisa dibuktikan bahwa temuannya bersifat baru.

Khoirul pun mengusulkan peneliti yang ingin menyampaikan pendapat mengenai keraguan mereka terhadap hasil temuannya, bisa menulis opini bareng dengannya. Menurutnya, ini perlu dilakukan agar tidak terjadi distorsi informasi, dan publik mendapatkan informasi berimbang serta lengkap.

Tiga Paten di Dunia Teknologi

Saat ini, ada tiga paten milik Khoirul di dunia teknologi telekomunikasi. Pertama, paten terkait dengan TX dan RX menggunakan dua FFT.

"Klaimnya adalah semua sistem komunikasi yang menggunakan dua FFT. Makanya logikanya 4G LTE bakal kena. Menurut saya yang menentukan adalah pengadilan," sebutnya.

Kedua, paten terkait dengan sistem komunikasi broadband tanpa guard interval. Teknologi ini bisa dipakai untuk 4G, berpotensi digunakan dalam 5G dan sistem komunikasi private internal sebuah perusahaan.

Yang terakhir adalah paten terkait dengan sistem deteksi illegal transmitter, juga berpotensi dipakai dalam teknologi 5G. Meski demikian, dikatakan Khoirul penggunaannya bisa lebih luas lagi.

"Tapi juga tidak harus 5G. Bermanfaat juga misalnya saat nanti ada Tokyo Olympic 2020. Orang akan ramai banget dan bisa jadi ada transmitter yang di luar ketentuan Jepang," tutupnya. (rns/rou)


http://inet.detik.com/read/2016/03/1...-penemu-4g-lte

salah satu bukti teropong senanyan tak bisa dipercaya dan tempat nyoli manusia sampah emoticon-Salaman emoticon-Bedug emoticon-Bedug emoticon-Bedug
NOPE
https://en.wikipedia.org/wiki/LTE_(t...communication)

bikin berita suka asal asalan -_-
Yang pinter-pinter pada gak di Indonesia kenapa? karena memang kurang dihargain. Di sini mah yang dihargain yang manut sama atasan. Masa bawahan lebih pinter sama atasan? Karna inilah negara kita tetap jadi pemakai bukan produsennya, meski san kreator juga berasal dari indonesia. Sudah banyak contoh lain, disini disia-sia, pindah luar katanya gak nasionalis. MBOK MIKIR emoticon-Thinking
Quote:Original Posted By aditvro
NOPE
https://en.wikipedia.org/wiki/LTE_(t...communication)

bikin berita suka asal asalan -_-


Biarin bray yg bikin berita jarang coli
Merubah judul nih
Hoax hoaxemoticon-DP
teropong senayan memang sumber yg paling sakti
Yesnaaaat.... stop abunawas sudaaaa...
Walau hoax
Tapi jgn pernah menyepelekan wong ndeso, dahulu kala ada cerita legenda wong ndeso kungkum di gorong2 begitu keluar langsung jadi pemimpin besar ..

Wong kuto darah biru udah gagah2 naik kuda sembrani malah jadi pecundang pake ngambek pula ..

Power of wong ndeso
podo ndesoe emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
Sumbernya cerpen darimana itu emoticon-Gila
emoticon-Big Grin
Masih aja diulas... Dah dikonfirmasi ama yg bersangkutan kok gan...emoticon-Ngacir
penelitiannya tentang 4G tapi bukan penemunya...

gitu kali ya...
emoticon-Hai
Ini kan berita yang jadi bahan lelucon para ahli sedunia ..... Pengennya membanggakan diri tapi ternyata malah jadi berbalik mepermalukan diri ......
Contoh halusinasi tingkat tinggi.
Sama kaya kasus manusia robot yang sekarang udah ilang entah kemana setelah dapet uang puluhan juta + rumah dari pemerintah setempat.