CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Inikah Bukti-bukti Keterlibatan Eksekutif dalam Kasus UPS yang Dijanjikan Lulung?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56b5354d32e2e6f0158b4569/inikah-bukti-bukti-keterlibatan-eksekutif-dalam-kasus-ups-yang-dijanjikan-lulung

Inikah Bukti-bukti Keterlibatan Eksekutif dalam Kasus UPS yang Dijanjikan Lulung?

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana kerap berjanji untuk membuktikan keterlibatan pihak eksekutif dalam kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS). 

Lulung mengaku semula tidak mengetahui apa-apa soal UPS, kini menjadi tahu karena dia terus mencari informasi lewat berbagai sumber. 

Lulung juga mengumpulkan surat-surat masuk dan keluar terkait APBD-P 2014. 

"Kita susun dari awal," ujar Lulung di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (5/2/2016). 

Lulung pun menjelaskan alur APBD-P 2014 berdasarkan arsip surat yang dia miliki. 

Berikut urutan dari selesainya pembahasan di Komisi E hingga penyelesaian evaluasi dari Kemendagri. 

1. Surat 25 Juli 2014 

Surat pada tanggal 25 Juli 2014 meruppakan surat "Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Komisi E Tentang Perubahan APBD-P 2014". 

Surat ini dikirim oleh mantan Ketua Komisi E Firmansyah kepada ketua DPRD DKI Jakarta periode 2009-2014, Ferrial Sofyan. 

"Ini surat yang saya bilang, saya tidak diberikancopy-nya. Waktu itu, saya pernah bilang kan kalau Firmansyah tidak melaporkan hasil pembahasan Komisi E kepada saya," ujar Lulung. 

Setelah membuka isi surat tersebut, Lulung menunjukkan tidak ada anggaran UPS ataupun pembelian lahan RS Sumber Waras di dalamnya. 

Dalam surat tersebut, yang ada justru kegiatan renovasi gedung sekolah. Kegiatan tersebut memang menjadi program prioritas. 

Pengadaan lahan RS Sumber Waras juga belum ada dalam surat itu. Maka Lulung berkesimpulan, pembahasan Komisi E resmi selesai tanpa memasukkan anggaran UPS dan RS Sumber Waras.

"Di sini, prosesnya masih lurus," ujar Lulung. 

2. Sidang paripurna pengesahan APBD-P 2014 pada 13 Agustus 2014 

Sekitar 2 minggu setelah pembahasan komisi selesai, dilakukanlah sidang paripurna pengesahan APBD-P 2014 pada 13 Agustus 2014. Selama ini, Lulung mengatakan tidak menghadiri sidang parpipurna tersebut dan tidak menandatanganinya. 

"Karena saya hasil pembahasan komisi saja tidak dilaporkan," ujar Lulung. 

Belakangan, Lulung mengetahui bahwa anggaran UPS dan RS Sumber Waras sudah masuk kehardcopy APBD-P 2014. 

Dia mengetahui hal itu setelah membuka hardcopyAPBD-P 2014 ketika kasus ini mencuat. Lulung mengatakan, fakta ini juga diperkuat ketika jaksa menunjukkan barang bukti setelah dia menjadi saksi di sidang kasus UPS. 

"Berdasarkan fakta di pengadilan waktu saya jadi saksi, saya diperlihatkan hardcopy APBD-P 2014. Di situ artinya, pas paripurna anggaran UPS sudah masuk," ujar Lulung. 

Setelah paripurna, draft APBD-P 2014 pun dibawa ke Kemendagri untuk dievaluasi, hari itu juga. 


3. Surat dari Kemendagri pada 22 September 2014 

Pada 22 September 2014, Kemendagri mengirimkan surat kepaa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Surat tersebut menandakan bahwa Kemendagri sudah selesai melakukan evaluasi terhadap APBD-P 2014. 

"Isi surat itu, tidak ada juga evaluasi terhadap anggaran UPS, yang ada evaluasi lahan RS Sumber Waras," ujar Lulung. 

Lulung mengatakan, surat dari Kemendagri itu memerintahkan kepada Gubernur Ahok untuk membahas bersama DPRD. 

"Tertulis jelas di sini, revisi evaluasi wajib dilakukan bersama DPRD dalam waktu paling lambat 7 hari," ujar Lulung. 

4. Surat 21 Oktober 2014 dari Ahok 

Pada 21 Oktober 2014, keluar surat dari Ahok yang ditujukan kepada DPRD DKI. Surat itu berjudul "Persetujuan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD dan Rancangan Peraturan Gubernur tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2014". 

"21 Oktober itu hampir 1 bulan lho dari tanggal 22 Sepember saat Kemendagri memberikan hasil evaluasi," ujar Lulung. 

Padahal, waktu yang disediakan oleh Kemendagri hanya 7 hari. Selain itu, Lulung juga merasa aneh karena surat tersebut langsung meminta persetujuan ketua Dewan. 

Seharusnya, kata dia, ada pembahasan evaluasi terlebih dahulu bersama DPRD DKI. 

"Saya tidak pernah merasa diajak untuk membahas evaluasi Kemendagri tapi tiba-tiba sudah keluar surat meminta persetujuan dari Gubernur," ujar Lulung. 

Lulung curiga dengan 2 hal dalam hal ini. Kenapa Ahok membutuhkan waktu 1 bulan untuk menindaklanjuti evaluasi Kemendagri? Kedua, kenapa Ahok merevisi semua sendiri tanpa melibatkan DPRD DKI. 

"Saat itu, kita juga tidak diberikan rincian anggarannya. Hanya diberikan surat ini," ujar Lulung. 

5. Surat 24 Oktober 2014 

Pada 24 Oktober 2014, ketua DPRD DKI membalas surat AHok. Ketika itu, jabatan Ferrial baru saja digantikan oleh Prasetio Edi Marsudi. Prasetio membalas surat dari Ahok sebagai tanda persetujuan DPRD DKI terhadap revisi evaluasi. 

"Setuju, padahal belum ada yang baca hasil revisinya kayak apa. Semua pimpinan tanda tangan kecuali saya," ujar Lulung. 

Lulung menduga teman-temannya yang lain menandatangani karena waktu yang sudah semakin mepet pada saat itu. Dengan persetujuan DPRD DKI, akhirnya APBD-P 2014 sah untuk digunakan. 

Kapan Anggaran UPS Masuk ke APBD-P 2014? 

Melalui alur ini, Lulung mengaku mulai bisa memperkirakan kapan anggaran UPS masuk ke APBD-P 2014, yakni dalam rentang 25 Juli - 13 Agustus 2014. 

Sebab, pembahasan komisi E selesai pada 25 Juli 2014 dan tidak mencantumkan anggaran UPS di dalamnya. Tiba-tiba, anggaran itu sudah masuk pada saat sidang paripurna, 13 Agustus 2014. 

"Saya menduga ada pembahasan yang tidak terjadwal dan tidak diketahui dalam rentang waktu itu. Saat-saat itulah kemungkinan UPS masuk," ujar dia. 

Sebab, setelah pembahasan komisi selesai pada 25 Juli, seharusnya sudah tidak boleh ada rapat pembahasan lagi. Ditambah lagi, pada saat paripurna, eksekutif-lah yang membawa hardcopyAPBD-P 2014. 

Lulung menyimpulkan, eksekutif pasti tahu anggaran UPS sudah masuk saat itu karena dokumen berasal dari eksekutif. Lulung juga mengaku mendapat informasi ada barter anggaran yang prosesnya dimulai 4 Agustus. 

Apakah itu merupakan waktu masuknya UPS? Lulung sendiri mengaku tidak dapat memastikan. Lulung mengatakan akhirnya dia hanya bisa memasrahkan penanganan kasus ini kepada hakim.

Dia berharap hakim bisa menyusun teka-teki penyusunan anggaran di tahun 2014 itu.


http://megapolitan.kompas.com/read/2...lung.?page=all

Ayo diungkap siapa setan gundul dibalik kasus UPS dan Sumber Waras ini. Ada maling yang teriak maling sepertinya.

emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk
Halaman 1 dari 3
Reserved buat anjing penjilat yang terkaing kaing emoticon-Big Grin
Wah wajib jadi tersangka klo gtu... emoticon-Big Grin
Mau eksekutif, legislatif, yudikatif...
pokoknya yg terlibat korupsi...sikaaatt...!!!
go lulung go..emoticon-Sundul Gan (S)
Kok timeline nya bisa cocok gitu dgn pembelian RSSW ?

Ditunggu penjelasan ahok.....
Lama banget nih kasus
Quote:


Ane mulai yakin ada barter dalam kasus ini.
kita tunggu hakim yg mutusin.
biar di ncek kevalidan buktinya
biar diputusin ada keterlibatan apa ndak
biar dikarungin pelakunya
Wah wah...
Ane mulai mikir positif ke Lulung nih...
nunggu keputusan hakim aja ntar siapa yg bersalah
indonesia udah kebayankan koruptor pandai akting and minta diasihani
ini lulung lg ngomong apbd 2014 atau 2015 sih? kok tanggal2nya agustus sama oktober y
Quote:


Pig, ane jadi yakin sekarang. Otak ente isinya taik. Wakakakakakakkk..

Tololnya itu lho yang ga nguatin. Idiot super.

Lulung udah tanda tangan di KUAPPAS jam ferrial sofyan. Kalau ada barter kenapa UPS ga masuk di KUAPPAS? Kalau UPS itu barter, kenapa ahok laporin ke KPK?

Lulung ngaku, hanya dia di dprd sekarang yg ga tanda tangan. Dia to ngaku emang waktunya mepet, artinya, lulung ga pernah masuk kantor, jadi dia ditinggal tanda tangannya. Mana berani dia ngaku ga setuju atau ga tau surat ini. M taufik, sani, dan pimpinan lain dprd pasti teriak ini sudah di acc ahok pas ribut anggaran siluman ups kemarin kl emang ada barter! Nyatanya? Ada yg teriak?

Kl ahok bilang ke lulung ini fitnahan gobloggg, ane bilang ke ente pig... ini fitnahan idiot!! Wakakakakkkkkk

Pagi pagi udah nemu trit idiot! Ente ga malu ya pig, menyebar keidiotan dikaskus selama ini? Eh, ente kan ga tau malu ya...

Cermin mana cermin?
sikatt semua lah yg bermain didalamnya...emoticon-Cool
Quote:


kalo soal ini gw percaya sama lulung, otaknya enggak nyampe untuk yang ribet gini emoticon-Ngakak
Quote:


pendukung ahox mulai terkaing kaing
Tumben si taikk ga pake ID ternak maspiyu lagi. malu yee kebongkar dibulloy abis2an di http://www.kaskus.co.id/thread/56b3f...kan-bukti-ini/
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Quote:


Quote:


Diubah oleh the.chef
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 12
Runut nih. Gak sekedar ngomong taik taik. Ditunggu tindak lanjut pengadilan
Ketahuan Lulung sering absen ya..
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di