TS
metrotvnews.com
Tiga Catatan Penting Lulung untuk Ahok

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana hadir di sidang kesaksian Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Abraham hadir untuk mendengarkan kesaksian Ahok pada kasus Uniterruptable Power Supply (UPS).
"Saya di sini mau mendengar kesaksian saksi ahli sebenarnya. Saya ingin mendengar juga kesaksian eksekutif," kata Lulung, sapaan Abraham Lunggana, di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).
Lulung menjelaskan, Ahok terkait langsung dengan kasus yang merugikan negara sekitar Rp81 miliar itu. Lulung menyampaikan alasannya dalam tiga catatan penting untuk Ahok terkait UPS.
Pertama, kata Lulung, nomenklatur pengadaan UPS tidak ada dalam pembahasan evaluasi APBD Perubahan 2014 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut dia, hal ini menjadi tak wajar jika kini UPS dipermasalahkan.
"Kalau ada di program (UPS) dan tidak dievaluasi, maka UPS harusnya tidak menjadi persoalan sekarang," ucap dia.
Kejanggalan kedua, menurut Lulung, pelelangan pengadaan UPS yang sudah berjalan. Politikus PPP ini menjelaskan lelang bisa berjalan hanya jika mendapatkan persetujuan dari pihak eksekutif. Eksekutif yang dimaksud adalah Ahok.
Karena itu, kata Lulung, sangat aneh jika Ahok mengaku tak tahu menahu terkait UPS. "Kan harus ada rekening untuk pelelangan, itu adanya di Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) dan bukan tugasnya DPRD," ungkap Lulung.
Poin terakhir, kata Lulung, mengenai perbedaan harga UPS di katalog elektronik (e-catalouge) dengan yang disahkan oleh Kemendagri. Menurut Lulung, harga pengadaan satu buah UPS di e-catalouge sebesar Rp4,8 miliar.
"Kemudian yang disahkan Kemendagri jadi APBD adalah Rp5,8 miliar sampai Rp6 miliar. Siapa yang tanggung jawab ini? Eksekutif!" ungkap dia.
Karena itu, Lulung meminta Ahok untuk bersaksi jujur hari ini. Kalau tidak, sambung dia, kesaksian Ahok hari ini hanya akan memberatkan dirinya sendiri. "Yang paling penting Ahok hari ini berkata jujurlah terkait UPS ini," ucap dia.
Ahok hari ini bersaksi untuk memperberat terdakwa mantan Kepala Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat, Alex Usman. Selain Alex, tersangka kasus ini adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman, anggota Komisi E DPRD DKI Fahmi Zulfikar, dan mantan anggota DPRD DKI Muhammad Firmansyah.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/201...ung-untuk-ahok
---
Kumpulan Berita Terkait KORUPSI UPS :
-
Anggaran Truk Sampah Hilang, Muncul UPS-
Ahok Sebut Raperda APBD 2015 Versinya Tidak Tercantum Anggaran UPS -
Ahok: Saya Tidak Tahu Kenapa Ada Anggaran UPS di APBD 2015 anasabila memberi reputasi
1
1K
8
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan