alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a57bde1a9975d3718b456b/kemenhub-jamin-kapal-ternak-tak-akan-kosong
Kemenhub Jamin Kapal Ternak Tak Akan Kosong
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pastikan Kapal Ternak Camara Nusantara 1 akan kembali melakukan pelayaran (voyage) pada 2 Februari 2016 mendatang. Jaminan keterisian ternak pun sudah ada setelah Kemenhub menggelar rapat dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT Pelni.

Seperti diberitakan, pada pelayaran kedua Desember 2015 lalu, kapal ternak pulang tanpa membawa seekor pun ternak. Padahal, Presiden Jokowi menyediakan kapal itu khusus untuk mengangkut ternak.

"Dua voyage berikutnya akan dikoordinasikan kembali dengan Kementan yang siap jumlah muatan sapinya," ujar Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bobby R. Mamahit, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Menurut dia, rapat dengan Kementan dan Pelni juga memutuskan untuk menambah dua pelabuhan pengumpul (loading) yakni di Waingapu (NTT) dan Lembar (NTB).

Pada pelayaran perdana tahun ini tanggal 2 Februari 2016 nanti, pemerintah sudah memastikan akan ada sekitar 400 ekor sapi yang akan diangkut.

Sebelumnya, pada pelayaran perdana yakni 6-11 Desember 2015, kapal tersebut berhasil membawa 353 sapi ke Jakarta. Sayangnya pada pelayaran kedua, kapal ternak tidak membawa seekor pun sapi.

Sumber : Kompas

Quote:
Semoga ketersediaan sapi segera dapat terpenuhi dan harga daging bisa stabil lagi emoticon-Berduka (S)
proyek pencitraan yg gatot, emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)
sapi ternyata bisa bikin pusing juga
bukan jaminan yg dicari tapi hasil nyata yg bisa dilihat mata.
kita tunggu aja realisasinya gimana
Quote:Original Posted By mbahmomon
bukan jaminan yg dicari tapi hasil nyata yg bisa dilihat mata.
kita tunggu aja realisasinya gimana


setujuuu... saya berharap daging sapi bisa terjangkau lagi, kasian anak2 udah pingin daging emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mbahmomon
bukan jaminan yg dicari tapi hasil nyata yg bisa dilihat mata.
kita tunggu aja realisasinya gimana



buktikan dulu
Ga ada koordinasi antara pemerintah NTT & pusat mengenai daerah mana yg sudah siap melepas sapinya. Jadinya ya gitu deh..jangan saling menyalahkan dong emoticon-Cool
Quote:Original Posted By catloveriz


Pada pelayaran perdana tahun ini tanggal 2 Februari 2016 nanti, pemerintah sudah memastikan akan ada sekitar 400 ekor sapi yang akan diangkut.




satu kali jalan, biayanya 1 milliar, cuman angkut 400 ekor sapi, berarti biaya angkut 1 ekor 2.5 juta. itu belum biaya dari peternak menuju kapal, dan dari kapal menuju tempat pemotongan.
kalau naik truk, katanya cuman 1.5 juta per sapi, kalau bukan idiot namanya apa emoticon-Cape d... (S)

mendingan subsidi aja truknya, angkut gratis cuman habis 600 juta untuk 400 ekor sapi emoticon-Mad (S)
http://finance.detik.com/read/2016/0...ga-85-benarkah
http://swa.co.id/business-strategy/m...-rugi-miliaran
Quote:Original Posted By escendol2000
Ga ada koordinasi antara pemerintah NTT & pusat mengenai daerah mana yg sudah siap melepas sapinya. Jadinya ya gitu deh..jangan saling menyalahkan dong emoticon-Cool


harganya si katanya yang ga sepakat
Quote:Original Posted By catloveriz


harganya si katanya yang ga sepakat


harganya ga sepakat makanya ga ada yg siap ngelepasin sapinya emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By cuman.numpang

satu kali jalan, biayanya 1 milliar, cuman angkut 400 ekor sapi, berarti biaya angkut 1 ekor 2.5 juta. itu belum biaya dari peternak menuju kapal, dan dari kapal menuju tempat pemotongan.
kalau naik truk, katanya cuman 1.5 juta per sapi, kalau bukan idiot namanya apa emoticon-Cape d... (S)

mendingan subsidi aja truknya, angkut gratis cuman habis 600 juta untuk 400 ekor sapi emoticon-Mad (S)
http://finance.detik.com/read/2016/0...ga-85-benarkah
http://swa.co.id/business-strategy/m...-rugi-miliaran


sapinya diangkut pake "pintu kemana saja" nya doraemon supaya ongkos transport murah (cuma bayar sewa pintu) emoticon-Ngakak (S)
Bon voyage
Angkut Sapi dari Australia Lebih Murah 40% daripada NTB

Jakarta - Australia menjadi negara favorit Indonesia sebagai sumber impor sapi, apalagi biaya angkut sapi jauh lebih murah 40% daripada harus angkut sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jakarta.

"Soal impor sapi, unggulan kita sumbernya memang Australia dan Selandia Baru. Biaya angkut dari negara itu, jauh lebih murah 30-40% dibanding ongkos angkut dari NTT atau NTB ke Jakarta," ungkap Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang dihubungi detikFinance, Rabu (22/7/2015).

Menurutnya, lebih murahnya biaya impor sapi dari Australia, karena negara tersebut memiliki infrastruktur lengkap salah satunya kapal angkut sapi khusus ekspor.

"Itu karena Australia punya kapal khusus ekspor ternak yang sekali angkut kapasitasnya bisa puluhan ribu ekor," ujarnya.

Sementara di Indonesia kata Sarman, sampai saat ini belum punya kapal kontainer khusus seperti yang dimiliki Australia.

"Sama sekali belum pernah punya. Padahal kita sangat butuh, supaya lebih mudah angkut sapi dari daerah-daerah sentra seperti NTT dan NTB," katanya.

Ia mengakui, dulu kondisi gejolak harga daging seperti ini pernah terjadi 2-3 tahun lalu. Waktu itu ada rencana kapal TNI AL dipakai untuk angkut ternak. "Tapi itu nggak bisa, bukan kapal untuk sapi, sapi belum tentu bisa hidup selamat sampai Jakarta," ucapnya.

"Kalau Australia, ongkos ekspor sapi dihitung per kg bobot. Disesuaikan dengan kapasitas angkut. Dari bobot juga beda antara sapi lokal dengan Australia. Sapi lokal bobotnya hanya 100-120 kg, sementara impor dari Australia bisa hampir 250 kg," kata Sarman.

Soal biaya angkut sapi dari NTB, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bima, NTB, Baharuddin mengatakan, biaya kirim sapi ke Jakarta dari Bima sekitar Rp 500.000/ekor. Harga sapi minimal Rp 7-8 juta dari Bima dengan bobot 100-120 kg/ekor.

"Bobot sapi akan susut 2-5% selama perjalanan jalur laut menuju Jakarta. Lama waktu perjalanan sekitar 7-10 hari tergantung jenis kapal dan kondisi cuaca untuk melaut," ungkapnya.

Ia menambahkan, populasi ternak sapi di Bima 2014 ada 170.000 ekor. Potensi ternak sapi potongnya ada 10%-20% yaitu 17.000-30.000 ekor. Rencana di tahun ini dari Bima akan keluarkan 10.000 ekor sapi potong.

"Sedangkan populasi sapi di NTB ada lebih dari 2 juta ekor. Potensinya ada sekitar 200.000-an ekor. Rencana pengeluaran 2015 ini sebanyak 50.000 ekor. Jenis sapi ras Bali," tutup Baharuddin.


(rrd/dnl)

http://m.detik.com/finance/read/2015/07/22/171846/2973020/4/angkut-sapi-dari-australia-lebih-murah-40-daripada-ntb



Bersyukurlah bagi panastak yg punya presiden sangat jenius emoticon-Betty
serius nanya, kenapa yang jamin bukan kementan, atau kemendag?
tunggu raelisasinya aja deh..udah keseringan janji2 aja
kok kemenhub yg jamin?? emangnya dia yg beli sapi?? lah kementannya dimana??


emoticon-Cape d...
Yg ngurus sapi siapa yg jamin siapa... emoticon-Nohope
Ada masalah entar yg kena ente duluan lo... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By sniper277
Angkut Sapi dari Australia Lebih Murah 40% daripada NTB

Jakarta - Australia menjadi negara favorit Indonesia sebagai sumber impor sapi, apalagi biaya angkut sapi jauh lebih murah 40% daripada harus angkut sapi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jakarta.

"Soal impor sapi, unggulan kita sumbernya memang Australia dan Selandia Baru. Biaya angkut dari negara itu, jauh lebih murah 30-40% dibanding ongkos angkut dari NTT atau NTB ke Jakarta," ungkap Ketua Komite Daging Sapi Jakarta Raya, Sarman Simanjorang dihubungi detikFinance, Rabu (22/7/2015).

Menurutnya, lebih murahnya biaya impor sapi dari Australia, karena negara tersebut memiliki infrastruktur lengkap salah satunya kapal angkut sapi khusus ekspor.

"Itu karena Australia punya kapal khusus ekspor ternak yang sekali angkut kapasitasnya bisa puluhan ribu ekor," ujarnya.

Sementara di Indonesia kata Sarman, sampai saat ini belum punya kapal kontainer khusus seperti yang dimiliki Australia.

"Sama sekali belum pernah punya. Padahal kita sangat butuh, supaya lebih mudah angkut sapi dari daerah-daerah sentra seperti NTT dan NTB," katanya.

Ia mengakui, dulu kondisi gejolak harga daging seperti ini pernah terjadi 2-3 tahun lalu. Waktu itu ada rencana kapal TNI AL dipakai untuk angkut ternak. "Tapi itu nggak bisa, bukan kapal untuk sapi, sapi belum tentu bisa hidup selamat sampai Jakarta," ucapnya.

"Kalau Australia, ongkos ekspor sapi dihitung per kg bobot. Disesuaikan dengan kapasitas angkut. Dari bobot juga beda antara sapi lokal dengan Australia. Sapi lokal bobotnya hanya 100-120 kg, sementara impor dari Australia bisa hampir 250 kg," kata Sarman.

Soal biaya angkut sapi dari NTB, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bima, NTB, Baharuddin mengatakan, biaya kirim sapi ke Jakarta dari Bima sekitar Rp 500.000/ekor. Harga sapi minimal Rp 7-8 juta dari Bima dengan bobot 100-120 kg/ekor.

"Bobot sapi akan susut 2-5% selama perjalanan jalur laut menuju Jakarta. Lama waktu perjalanan sekitar 7-10 hari tergantung jenis kapal dan kondisi cuaca untuk melaut," ungkapnya.

Ia menambahkan, populasi ternak sapi di Bima 2014 ada 170.000 ekor. Potensi ternak sapi potongnya ada 10%-20% yaitu 17.000-30.000 ekor. Rencana di tahun ini dari Bima akan keluarkan 10.000 ekor sapi potong.

"Sedangkan populasi sapi di NTB ada lebih dari 2 juta ekor. Potensinya ada sekitar 200.000-an ekor. Rencana pengeluaran 2015 ini sebanyak 50.000 ekor. Jenis sapi ras Bali," tutup Baharuddin.


(rrd/dnl)

http://m.detik.com/finance/read/2015/07/22/171846/2973020/4/angkut-sapi-dari-australia-lebih-murah-40-daripada-ntb



Bersyukurlah bagi panastak yg punya presiden sangat jenius emoticon-Betty


Impor terus aja gan.... duit masih banyak.... gak usah usaha swasembada..... good job.....
KAMBING ITEMNYA UDAH FIX
NANTI KALAU ADA APA2 SALAH KEMENHUB
kalo sapi ga ada, simpatisan kebo masukin aja emoticon-Big Grin

BUKAN URUSAN SAYA