alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56a1d31e5c77982d3d8b4567/survei-masyarakat-berpendidikan-tinggi-lebih-takut-pada-ancaman-teroris
Survei: Masyarakat Berpendidikan Tinggi Lebih Takut pada Ancaman Teroris
Quote:JAKARTA, KOMPAS.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei tentang pandangan dan sikap publik nasional mengenai terorisme di Indonesia.

Direktur Utama SMRC, Djayadi Hanan menyebutkan, semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka tingkat merasa terancam akan terorisme semakin tinggi.

Djayadi merinci, sebesar 45 persen masyarakat berpendidikan Perguruan Tinggi merasa tidak aman. Adapun masyarakat dengan tingkat pendidikan setingkat SLTA sebesar 37 persen, SLTP 31 persen dan SD ke bawah sebesar 23 persen.

"Apa artinya? Salah satunya adalah orang yang lebih rendah pendidikannya akan cenderung lebih rentan bergabung dengan gerakan-gerakan terorisme," tutur Djayadi di Kantor SMRC Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016).

Konsisten dengan hasil survei tersebut, lanjut dia, masyarakat dengan pendapatan yang lebih tinggi juga cenderung merasa tidak aman dengan ancaman terorisme.

Ia memaparkan, sebanyak 36 persen masyarakat berprofesi pengusaha, pegawai swasta, PNS, pegawai desa, wiraswasta, dan lainnya merasa semakin tidak aman.

Adapun masyarakat dengan profesi petani, buruh, sopir, hingga pengangguran hanya 27 persen yang merasa tidak aman.

"Semakin tinggi derajat pekerjaannya cenderung semakin merasa tidak aman," kata Djayadi.

Survei dilakukan pada 10 hingga 12 Desember 2015 di seluruh provinsi di Indonesia dengan total 1.220 responden yang dipilih secara random (multistage random sampling).

Adapun jumlah responden yang valid sebesar 82 persen atau sebanyak 997 responden. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara itu, responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.



http://nasional.kompas.com/read/2016...campaign=Kknwp



weladalah....
berarti yang ribut2 #KamiTidakTakut menandakan pendidikanya rendah ?
emoticon-Ngakak
"Apa artinya? Salah satunya adalah orang yang
lebih rendah pendidikannya akan cenderung lebih
rentan bergabung dengan gerakan-gerakan
terorisme," tutur Djayadi di Kantor SMRC Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(22/1/2016)

yang lebih rentan itu menurut gue adalah orang berpendidikan tinggi dan semangat tinggi dalam agama tapi miskin ilmu agama yang dalam. Jadi kalo dijejali doktrin atau pemahaman yang salah dia ga bisa jawab atau meng-counter pemahaman itu. Orang berpendidikan rendah mah boro-boro peduli teroris,mau makan aja susah emoticon-Wow
ya iya la
keliatan banget koq aparat kemanan gk siap kalo ada kejadian yg sama
kalo kejadian sarinah kelompok pelaku siap dan niat terusin sampe minggu pasti tetep kejadian terus koq
itu cuman bahan peledak home made sekala kecil
kalo dia dapet bahan grade militer jauh lebih besar lagi kerusakannya
Quote:Konsisten dengan hasil survei tersebut, lanjut dia, masyarakat dengan pendapatan yang lebih tinggi juga cenderung merasa tidak aman dengan ancaman terorisme.

Ia memaparkan, sebanyak 36 persen masyarakat berprofesi pengusaha, pegawai swasta, PNS, pegawai desa, wiraswasta, dan lainnya merasa semakin tidak aman.

Adapun masyarakat dengan profesi petani, buruh, sopir, hingga pengangguran hanya 27 persen yang merasa tidak aman.

"Semakin tinggi derajat pekerjaannya cenderung semakin merasa tidak aman," kata Djayadi.

Wajar karena tempat-tempat yang menjadi target teroris kebanyakan merupakan tempat-tempat berkumpulnya orang berpendidikan tinggi atau ekonomi menengah keatas/berpendapatan lebih tinggi, seperti mall, hotel, cafe, dsb. Jarang sekali teroris beraksi di pasar tradisional, terminal bus/angkot, atau di sawah. emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By wassath
"Apa artinya? Salah satunya adalah orang yang
lebih rendah pendidikannya akan cenderung lebih
rentan bergabung dengan gerakan-gerakan
terorisme," tutur Djayadi di Kantor SMRC Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(22/1/2016)

yang lebih rentan itu menurut gue adalah orang berpendidikan tinggi dan semangat tinggi dalam agama tapi miskin ilmu agama yang dalam. Jadi kalo dijejali doktrin atau pemahaman yang salah dia ga bisa jawab atau meng-counter pemahaman itu. Orang berpendidikan rendah mah boro-boro peduli teroris,mau makan aja susah emoticon-Wow



seteju sama agan emoticon-Traveller
bodo amat
yg survey masih bisa salah masih ada .margin error 3,2% #kamitidaktakut ?????????????????????????????
#KamiBelumTakut

Quote:Original Posted By wassath
"Apa artinya? Salah satunya adalah orang yang
lebih rendah pendidikannya akan cenderung lebih
rentan bergabung dengan gerakan-gerakan
terorisme," tutur Djayadi di Kantor SMRC Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(22/1/2016)

yang lebih rentan itu menurut gue adalah orang berpendidikan tinggi dan semangat tinggi dalam agama tapi miskin ilmu agama yang dalam. Jadi kalo dijejali doktrin atau pemahaman yang salah dia ga bisa jawab atau meng-counter pemahaman itu. Orang berpendidikan rendah mah boro-boro peduli teroris,mau makan aja susah emoticon-Wow

Justru benar seperti yang disebut dalam artikel gan, bahwa orang yang lebih rendah pendidikannya lebih rentan bergabung dengan gerakan-gerakan radikal/terorisme.

Orang-orang berpendidikan rendah cenderung tidak bisa kritis atau tidak bisa menganalisa suatu kebenaran ketika sedang dicuci otak atau sedang didoktrin oleh suatu paham atau pandangan tertentu, orang-orang ini cenderung menerima saja ketika dicekoki berbagai macam pemikiran-pemikiran radikal karena orang-orang ini kekurangan ilmu pengetahuan dan tidak memiliki pendidikan yang mumpuni. Berbeda dengan orang yang memiliki pendidikan lebih tinggi, orang berpendidikan tinggi justru bisa menganalisa dan bisa lebih kritis ketika sedang dicekoki berbagai pandangan atau pemikiran radikal yang seringkali yang berada diluar logika dan keilmuan. Walaupun begitu, dalam kenyataannya tidak bisa disangkal juga bahwa banyak orang-orang berpendidikan tinggi yang bergabung dengan gerakan radikal/teroris karena berbagai alasan.

Ada sebuah quotes yang menyatakan bahwa "agama tanpa ilmu adalah buta, ilmu tanpa agama adalah pincang". Orang kalo terus menerus dicekoki doktrin-doktrin radikal atau doktrin-doktrin menyimpang yang menyangkut agama tapi tanpa memiliki ilmu pengetahuan, maka orang tersebut menjadi buta. Orang ini kaga bakal bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah karena sudah dibutakan oleh doktrin-doktrin menyimpang tersebut.

Contoh lainnya Nastak di BP, karena tidak memiliki ilmu hukum, politik, dan ketatanegaraan alias buta politik dan buta hukum, tapi terus dicekoki doktrin-doktrin dan penggiringan opini soal kesederhanaan sosok, merakyat, tidak bagi-bagi jatah, dsb. akhirnya Nastak menjadi buta. Nastak buta sehingga tidak bisa menganalisa dan tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah ketika pemerintahan junjungannya berjalan.
Kalo orang yang melek politik dan hukum, dari awal sudah tertawa duluan ketika ada orang yang bilang soal tidak bakal bagi-bagi jatah dalam politik di Indonesia. Ini karena orang yang melek politik dan hukum sangat paham ilmunya, tidak mungkin tidak ada bagi-bagi jatah dalam sistem multipartai seperti di Indonesia.

emoticon-Wakaka
Takut adalah reaksi normal manusia kalo ada ancaman.

Takut karena logika jalan.

Berani? ah belum tentu yg terlihat di jalanan karena keberanian.

- mungkin takut besok nggak makan, sehingga nekad jualan.

- mungkin gak ngerti situasinya, yg penting cekrek upload, takut dibilang kudet.
Quote:Original Posted By wassath
"Apa artinya? Salah satunya adalah orang yang
lebih rendah pendidikannya akan cenderung lebih
rentan bergabung dengan gerakan-gerakan
terorisme," tutur Djayadi di Kantor SMRC Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat
(22/1/2016)

yang lebih rentan itu menurut gue adalah orang berpendidikan tinggi dan semangat tinggi dalam agama tapi miskin ilmu agama yang dalam. Jadi kalo dijejali doktrin atau pemahaman yang salah dia ga bisa jawab atau meng-counter pemahaman itu. Orang berpendidikan rendah mah boro-boro peduli teroris,mau makan aja susah emoticon-Wow


Justru karena mau makan susah, nanti tuh teroris bakal mempermudahkan mereka cari makan

mereka ga punya sesuatu untuk dipertahankan, disuru jd suicide bomber siapa takut, hidup aja udah susah pendidikan rendah ga kenal ilmu agama gatau kl abis kematian ada kehidupan
ya iya lah orang yg punya duit kan mikirnya besok ada piala dunia masih mw nonton langsung, kalo yg menengah indo mw buka disneyland masih mw dateng, kalo yg blangsak udah ga punya cita2 mati segan hidup sengsara jadi ya gitu, apalagi yg gabung sama teroris, mw maen ke alexis ga ada duit mending jadi teroris dapet syur,,ga esek2
masyallah mrk bukan melakukan aksi terorisme mrk hanya mempraktekkan ajaran ugamahnya yaitu menyebarkan kedamaian

Buku Damai 9:29
Fight those who believe not in Allah nor the Last Day, nor hold that forbidden which hath been forbidden by Allah and His Messenger, nor acknowledge the religion of Truth, (even if they are) of the People of the Book, until they pay the Jizya with willing submission, and feel themselves subdued.
bagi yang berpendidikan rendah terorisme jadi hiburan gratis emoticon-Ngakak
yg kere2 ud bosen idup x
Quote:Original Posted By hawk
yg kere2 ud bosen idup x

saking boneknya sampek teroris jadi ciut nyali, miris..emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By Laksapro
saking boneknya sampek teroris jadi ciut nyali, miris..emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Ngakak (S)



malah teroris sendiri anggap nyawanya lbh berharga drpd yg jualan kacang dkk, minimal incer polisi yg lbh bernilai tukar nyawanya klo mau main petasan emoticon-Big Grin
iya lah logis itu

1. orang well educated bisa berpikir dan menganalisa situasi dengan lebih logis.. pake otak, bukan pake dengkul..
2. orang well educated berpikir lebih panjang "what if..." , bisa berpikir seberapa besar risiko nya
3. orang well educated bisa membedakan apa itu "tidak takut dengan terorisme" atau "ngeyel dan nantangin teroris"

dll dll
yg penting selfie coy.. emoticon-Cool