alexa-tracking

Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/567f333b60e24bdf6d8b4567/pesawat-luar-angkasa-china-quot-jade-rabbit-quot-menemukan-moon-rock
Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock
A type of titanium-rich rock, never before seen by researchers, has been discovered on the surface of the moon.

Samples of the unique basalt were gathered by the Chinese rover Jade-Rabbit and researchers have now studied the rock to learn more about the moon's volcanic surface.

In particular, the rock contains a unique mixture of titanium dioxide and olivine, which makes it different from any of the samples returned by the Nasa Apollo missions.
.
Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock

The unmanned Chang'e-3 probe and the Jade Rabbit rover touched down on a vast flat flood plain formed of a unique type of volcanic basalt.

Analysis of the measurements the rover took while exploring the site have revealed the area formed surprisingly recently and may be among the youngest areas on the lunar surface.

While the surface of the moon is largely thought to have been shaped by volcanic eruptions that took place some 3 to 4 billion years ago.

But the unusual volcanic basalt rock discovered by the Chinese rover appears to be just 2.96 billion years old.

It has been found to contain a unique mixture of minerals that has high levels of titanium dioxide and also another green mineral called olivine.

Researchers who examined the measurements said they are unlike any of the lunar basalt samples returned by the Nasa Apollo missions.

'The diversity tells us that the Moon's upper mantle is much less uniform in composition than Earth's,' explained Dr Bradley Jolliff, a planetary scientist at Washington University in St Louis.

'And correlating chemistry with age, we can see how the moon's volcanism changed over time.

'The variable titanium distribution on the lunar surface suggests that the moon's interior was not homogenised.

'We're still trying to figure out exactly how this happened. Possibly there were big impacts during the magma ocean stage that disrupted the mantle's formation.'

The Chang'e-3 lander and Jade Rabbit rover touched down on the lunar surface in 2013.

It was China's first mission to land on the moon and the first from Earth since the Apollo missions.

The rover began to suffer mechanical problems in 2014 and was put into a hibernation mode as engineers struggled to fix the problems.

The samples were taken from a fresh impact crater on the smooth basalt flood plain which had helped to excavate out the bedrock beneath the layer of lunar dust, called the regolith.

Scientists from Shandong University in Weihai, China, whose findings are published in the journal Nature Communications, said the analysis seems to agree with measurements taken by orbiting satellites


Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock
China's glitch-hit Jade Rabbit rover (pictured) managed to take samples of the bedrock close to its landing site before it was hit by mechanical problems. The data it sent back has revealed the area is covered in a unique type of basalt rock that has high levels of titanium and olivine in it

Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock
Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock

The moon is thought to have formed around 4.5 billion years ago when a Mars-sized object collided with the Earth, creating a large molten body that broke away.

It cooled to form a crust, mantle and core, but a build-up of radioactive elements in the interior then remelted parts of the mantle causing eruptions around 500 million years ago.

Dr Alian Wang, a earth and planetary scientist at Washington University, said usually minerals crystalise in a certain order with magnesium and iron rich minerals forming first and sinking through the magma.

Titanium, which becomes bound in a mineral called ilmenite, usually doesn't crystalise until a very late stage and because it is so dense it sinks into the mantle.

However, the measurements made by Jade Rabbit reveal basalt close to the surface that are rich in both ilmenite and a mineral called olivine, which form at different times.

The scientists believe that the area was covered in a magma ocean relatively late in the moon's development which caused olivine to rise and the ilmenite to sink, meaning they mixed.

Dr Jolliff added: 'That makes more sense because iron-enriched olivine and ilmenite are more likely to occur together.

'You still have to explain how you get to an olivine-rich and ilmenite-rich rock. One way to do that would be to mix, or hybridise, two different sources.'

Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock


Source
step by step China mengejar ketinggalannya dalam teknologi
jadi ingat berita lama

Tiongkok Mulai Ancam Dominasi NASA


image-url-apps
Kata orang uyghur,itu konspirasi pkc,dan itu pasti mendaratnya di studio film hongkong
KASKUS Ads
image-url-apps
Negara lain udah mulai rebutan bulan.. indo kpn nyusul?
image-url-apps
Bahasa Nya terlalu scientific Buat gue.intinya gmana
Pesawat luar Angkasa China " Jade Rabbit " Menemukan Moon Rock
itu Moon Rovers nya dah nemuin dik Chang'e blum ? ntar balik lagi pasti ditanyain ma Comander Chief Tiangfeng's emoticon-Ngakak (S)

kita lihat MARATHON di bidang Space technology, siapakah yg bakalan duluan menjejakkan kaki pertama di Mars ?
konon USA dah mencanangkan 2030-2040 udah kesana, apakah China bisa lebih cepat ? atau lebih ambisius dengan perspektif lain kayak USSR dulu ? lets see..,. 20-40 tahun kedepan emoticon-Big Grin
Quote:


kalo ke mars kayaknya udah bisa dipastikan usa duluan, tiongkok tidak mau buang2 sumber daya kayak usa.
bulan yang dekat aja belum dimanfaatkan, untuk apa juga sibuk ke mars. kalo usa gengsi=no.1, kalo tiongkok gengsi no.2 atau 3.
image-url-apps
Quote:


kalau bulan dimanfaatkan, kenapa USA g dr dlu?
USA mst tw bulan bnyk materi, SDA dll, tp kenapa g memanfaatkan sejak dlu?
kenapa proyek NASA ke Bulan berhenti dtahun 80an?
ini bukan soal gengsi bung at apa?
ad sesuatu yg tersimpan dlm bulan, yg bikin Amerika ogah mengorbankan ssuatu hny utk menggali bulan.
kalau soal teknologi ane yakin pst mereka bisa dan bakal punya..kalau NASA niat mst dpt
wlupin tu susah bgd, karn bulan g pny atsmofer, meteor dtg kapan saja dr kecil smpe besar, radioaktif, sll, byngkn metero kecil nembus markas tambang bulan, ancur tu markas, mati semua..apa mau kayak gtu??
kita belom bs bt atsomif buatan..selain itu ad alasan lainlah
nah loo..
Kalau xiaomi sudah bisa bikin clone SpaceX nya elon musk.. gw angkat jempol lima. Berkat otak jeniusnya, SpaceX falcon 9 bisa bikin cost perjalanan antariksa jadi super murah.
yang biasanya cost untuk build roket $16 juta sekali pake trus jadi sampah luar angkasa ini malah bisa dipake berkali kali dengan cost cuma $200.000/trip.
mungkin batuan olivine (ikatan dari Magnesium Iron Silicate) ini yg menyebabkan bulan seperti menyala pada malam hari akibat pantulan sinar matahari. sepertinya gak ada mineral berharga di bulan.

kalo di matahari kemungkinan banyak diamond kalo manusia rajin menjelajah planet2 ane yakin bisa ketemu mineral anti gravitasi siapa cepat dia dapet..... emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

sementara ras parasit tetep sibuk intip intip IMB ibadah orang lain sambil bleduk bledukin diri utk dapetin 72 bidadari. emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


think again bro... emoticon-Big Grin
http://www.merdeka.com/uang/selangka...-di-bulan.html
http://teknologi.news.viva.co.id/new...elium-di-bulan
http://infoteknologi.suarasurabaya.n...-Lahan-Tambang

sbenarnya klau saja tekhnologi penjelajahan luar angkasa manusia sudah se mature tekhnologi pesawat angkut sipil atau kapal laut, justru barang tambang jauh lebih buanyak di luar angkasa dibandingkan di seluruh dunia emoticon-Belo

Klau masa itu terjadi, jangan heran harga emas seharga besi berlian seharga batu biasa
Quote:


Sama aja. Di mars itu atmosfirnya ya tipis... lalu nggak punya medan magnet.. nggak ada bedanya kayak di bulan..tetep bakal kena itu namanya Solar flare sama Galactic Cosmic radiation. Karena radiasi itulah kenapa di permukaan mars nggak ada kehidupan.

Meteor ya gitu... di dekat bumi.. ISS, satelit kita itu ya kena meteor.. micrometeorit tapi ya santai saja.

Meteor yang gede gimana ? Ya dipantau makanya ada program sekarang buat mantau Near Earth Object.

Ane terus terang bilang ceramahnya Obama soal "langsung ke mars" itu nggak masuk akal. Gimana nggak masuk akal.. Pengalaman bikin pangkalan di luar bumi nggak ada... pengalaman nambang SDA di luar bumi nggak ada. Pengalaman tinggal dan bekerja lama (mis 1 tahun)di badan lain diluar bumi ya nggak ada. Ya semua itu harus dipelajari di bulan.

Lalu yang paling penting, mempelajari efek dan ngetes perlindungan radiasi di luar angkasa. Karena musuh utama perjalanan ruang angkasa jarak jauh itu radiasi.

Kalau di bulan lebih baik.. kalau ada masalah.. pertolongan bisa dateng 3-4 hari pakai roket biasa. Kalau mars ? 9-12 bulan.
Quote:


jgn boker sembarangan di bulan yah babi emoticon-babi
Quote:


setidaknya ada pendukung kehidupan di Mars walaupun itu sangat tipis, tp coba aja bulan, sama sekali bolong g ada pelindung sama sekali, hanya tinggal bagaimana memanfaatkan kesempatan itu.

ISS emg pernah kena, tp bukan nyante gtu, setiap ada pesawat ke ISS ada maintance pengganti jubah yg udh kena, itu cuma karena meteor yg sedikit debu aja, coba kalau ada meteor seukuran sekrup aja, udh ancur tu, resiko besar bgd, belum lg ledakin goa di bulan, minim gravitasi di bulan, kalau salah ledak aja malah ntr merusak stuktur bulan, kalau mau gali, yakin mau gali dg suasan extrem kayak gtu? suhu panas dan minus yg sangat ekstrem..belom lg kalau teori2 kayak alien dll emoticon-Big Grin

langsung ke Mars bukan barti lgsg gali tambang di Mars gan, disana setidaknya pendukung kehidupan lebih baik drpd bulan.
Amerika jg g bakal bodo, NASA isinya org pinter2 mereka tentu saja ud pertimbangin semua resiko kalau tambang di Bulan, dg teknologi skg belom masuk akal, sangat mahal dan beresiko, makanya mereka lgsg lari ke Mars, disana g lgsg dtambang gan, tp mencari tahu, observasi, mengunmpulkan data, sebelum disiapkan rencana lbh lanjut...bekitu jg dg misi Apollo mereka di bulan, mereka kumpulkan data, dan kalau NASA pikir ongkos bikin pangkalan di Bulan, belom bawa barang tambang, belom kirim makanan, msh susaah utk buat base di Bulan.
makanya misi ke Mars diebut one way mission karena NASA g janji batuan bakal datang emoticon-Big Grin

musuh radiasi ya mereka ud nyoba di ISS, ISS ada penelitian dr efek radiasi, makanan buatan, oksiegen buatan, dll yg ane yakin pst agan tw kq gan.
untuk ID accretia7
benar-benar tak ada kedewasaanmu
hanya gara-gara terguncang dengan beritanya langsung anda qoute & edit ganti postingan kaskuser
http://www.kaskus.co.id/show_post/56...f538b4568/15/-

sinophobia memang pantas dikasihani
Quote:


pendukung apa emoticon-Embarrassment ?

Quote:


Di mars ya minim gravitasi. kalau masalah suhu mah ya cari tempat yang bisa ditoleransi..contoh.. di kutubnya bulan.

Quote:


Lebih baik gimana ?

Lalu kalau masalah biaya.. udah deh bodoh-bodohan aja.. ente ngirim barang ke papua sama ke jakarta dari tempat ente itu murah mana.
observasi dsb.. itu kan di bulan sudah banyak.. sudah lengkap.

bawa barang tambang ? Itu metode ngeluncurin sample dari Bulan sudah terbukti lho.. mulai tahun 1960-1970'an malah emoticon-Embarrassment
Kirim makanan dsb.. lha lihat jarak lah.. lebih mudah mana kirim ke yang jaraknya deket apa yang jaraknya jauh emoticon-Embarrassment ? Inget lho Ke mars itu butuh hampir satu tahun.

Ya lebih proven ke Bulan lah.

Quote:


Keliru emoticon-Embarrassment

Nggak representatif itu. Lha wong orbitnya ISS itu masih dalam perlindungan medan magnet bumi kok. Paling deket ya kalau lewat SAA (South Atlantic Anomaly) Tapi ya ini singkat.. Ke mars ? 9-12 bulan lho emoticon-Embarrassment

Kalau ke mars ? Ya berarti keluar dari Van Allen Belt, keluar dari perlindungan medan magnet bumi.. bahaya radiasi ini sendiri juga belum dipahami betul terutama untuk yang long-term (mis ekspedisi ke mars)

Ke bulan jelas lebih mudah, apalagi kalau di "pas" kan Full moon dimana bulan akan memasuki zona magnetosfer bumi. ya ini mengurangi bahaya radiasi.

ntar lagi akan ada bagi2 kavling di bulan
semoga proyek luar angkasa RRT lebih terbuka ke publik daripada NASA. selama ini kan NASA ga mau ngakuin kalo di bulan ketemu spaceship dari Cybertron
Quote:


pendukung kehidupan, mars terdapat atsmofir walaupun tipis, bulan tdk dpt dkatakan memiliki atsmofer (pny tp renggang), udara di mars terdapat sedikit (sekali) oksigen, dan jejak air, kalau agan liat mars bagian utara nya terdapat segumpalan kutub namun dr es kering, setidaknya lebih menjanjikan drpd Bulan utk dikembangkan.

bulan suhu minus 150 derajat bawah nol, maksimal 116 derajat diatas nol..rata2 minus 53 derajat, nah gmn mau cari tempat layak?yg lebih toleran?

biaya g bs disamain kayak paket gan, emg bener mars lebih mahal, tp apa untungya nambang dibulan, kalau teknologi belom ada, itu yg ane tekankan...NASA g bodo, kalau ada teknologi mereka mesti kesana, kalau belom ada teknologi buat apa, oke kita bs bawa barang dr bulan ke bumi dg pesawat ulang alik, tp apa itu sepadan? mksdya biaya roket, dll, resiko, dll sepadan dg muat barang?kalau bs bawa barang 100 ton sekali jalan gpp, tp klo cuma mampu bawa 10kg atau maksimal 100kg apa itu sepadan?
saat mendarat dibulan bukan dg pesawat ulang alik tp dg kapsul modul appolo, gtw teknologi bsk apakah msh dg konsep itu ata berubah, kalau dg konsep itu g bakal bs bawa barang banyak gan (yg bikin benefit).
beda kalau NASA ngembangin landasan dbulan, jd ada pesawat bs bolak balik atau semacamnya, sampe skg buat konstruksi dluar bumi, aplg dikondisi extrem penuh serangan meteor, radiasi, belom masalah suplai, listrik, pangan, air sangat riskan, teknologi kita belom bs.

metode peluncuran yg agan mksd 1970 itu metode appolo, dg kru 3 orang, dan mereka bawa oleh2 g sampe 10kg??apa itu sepadan dg biaya bahan bakar, dan persiapan lainnya?, belom lg urusan konstruksi, gravitasi yg lemah, salah gali lubang aja ambruk bisa, karena kita bs buat lubang kayak dtambang2 g ancur ya karena efek gravitasi yg terus diadopsi oleh ilmu2 fisika, dan teori tambang bumi yg ane mksd belom tentu bs dterapkan dbulan yg pnya gravitasi beda...bs jd malah tambang ambruk, atau suhu dibawah lbh dingin dr yg diperkirakan dll emoticon-Big Grin

atau malah bs2 nembus markas alien emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

ane tkankan disini, NASA g bodo, kalau ada teknologi mereka udh ke bulan, udh nambang, masalahnya dari sisi ekonomi itu belom masuk akal, sehingga memilih meninggalkan jejak aja di Mars...cuma ninggalkan belom tentu Mars jd prioritas lo utk ditambang dll,
×