alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5669b0599478689a2e8b4567/ini-cara-memberikan-apresiasi-kepada-rekan-kerja
Thumbs up 
Ini Cara Memberikan Apresiasi kepada Rekan Kerja
Hai Agan dan Sista!
emoticon-Selamat emoticon-Salam Kenal emoticon-Selamat
Kembali lagi bareng ane, Maya Arvini. Buat yang belum tau siapa ane silahkan klik link ini ya. Beberapa minggu belakangan, ane sudah nulis tips-tips buat agan dan sista di kaskus seputar karier. Penasaran sama apa saja yang sudah ane tulis? Cek saja di kategori “News & Info”, forum “Bisnis”sub forum “Dunia Kerja dan Profesi”, disitu agan dan sista bisa baca thread-thread yangsudah pernah ane tulis.
Sebelum kita mulai ane mau perjelas aturan sharing dan diskusi di thread ane ini :

1. Ane baca dan reply thread setiap hari jam 8 – 9 malem kecuali hari sabtu & minggu.
2. Untuk yang mau nanya boleh banget tapi ane ga akan jawab pertanyaan yang bersifat komplen, beraura negatif, bikin semua yang baca jadi bete.
3. Ane ga melayani pertanyaan konsultasi seputar produk Microsoft, IBM dan pertanyaan-pertanyaan seputar pribadi ane.
4. Ane hanya akan jawab agan yang nanya dengan sopan. Sopan adalah syarat wajib kita berdiskusi. Kalau thread ane atau jawaban ane ga memuaskan ga perlu dihina apalagi sampai kasar menghina pekerjaan ane atau numpang nampang di thread ane. Kita harus menghargai orang lain supaya orang lain menghargai kita.
Sebelumnya ane sudah bahas tentang membangun citra diri positif di lingkungan kerja. Yang belum sempet baca, bisa klik link ini.

Ini Cara Memberikan Apresiasi kepada Rekan Kerja
Sumber : Koleksi Pribadi, ketika menerima penghargaan dari Indonesia Property Award, September 2015
Ibarat naik gunung, perjuangan meraih sukses juga berliku, berbatu, dan kadang ada badai yang akan semakin mempersulit perjuangan kita menuju puncak. Dengan kata lain, banyak sekali rintangan dan hambatan yang harus dihadapi. Kita dituntut untuk ga hanya berjuang meningkatkan kemampuan, tapi juga harus mampu berjuang mempertahankan nilai-nilai pribadi. Dalam dunia kerja, office politic situ ada dimana-mana dan tidak bisa dihindari. Konsekuensinya pun cukup berat, karier kita harus siap dipertaruhkan. Tapi tenang saja, semua perjuangan pasti ada hasilnya. Toh kita ga akan berjuang sendirian; akan selalu ada orang-orang hebat di belakang kita yang menunjang kesuksesan karier kita. Siapa mereka? Tentu orang-orang terdekat di sekitar agan; keluarga, teman, dan rekan kerja.
Agan harus selalu ingat bahwa tanpa mereka mungkin agan ga akan bisa menjadi sehebat sekarang. Apalagi denganrekan kerja yang menjadi teman agan menyelesaikan proyek tertentu di kantor. Mereka rela meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membantu agan bahkan mungkin rela membantu berupa materi. Sebagai tanda terima kasih, agan harus mengapresiasi mereka.
Mengapresiasi rekan kerja itu banyak manfaatnya. Hanya saja masyarakat kita masih jarang menerapkannya. Alasannya sederhana, terkadang kita masih sering merasa iri atau syirik dengan keberhasilan orang lain. Bahkan untuk mengucapkan “selamat” saja kita masih berpikir dua kali.
Dalam thread ini, ane akan membahas keuntungan dan tips mengapresiasi rekan kerja. Kita mulai dari keuntungannya dulu ya, yuk simak penjelasan ane.
Quote:“There is little success where there is little laughter.”- Andrew Carnegie, Scottish-American industrialist.
1. Memberi kepuasan atas hasil usaha sendiri dan rekan kerja
emoticon-Betty emoticon-Betty
Dalam mengerjakan suatu proyek, pasti kita memiliki target tertentu yang menjadikan kita berambisi untuk meraihnya. Tak jarang kita pun rela menghabiskan waktu berhari-hari sampai bergadang untuk berkonsentrasi penuh menggarap proyek itu dan menargetkan hasil yang maksimal. Hanya saja ga ada seorang pun yang bisa memprediksi hasil kerja keras tersebut; kadang hasilnya sesuai dan kadang juga tidak, apalagi kerja dalam suatu tim.Kalau sampai hasilnya ga sesuai harapan, jangan sampai kecewa berlarut-larut. Apalagi kalau sampai saling menyalahkan atau menuduh rekan kerja sebagai penyebab kegagalan itu. Kita malah ga akan maju karena terus merasa kecewa dan sangsi sama orang lain. Agan dan sista, menurut pengalaman ane, apapun hasilnya apresiasilah agar kita ga perlu terus merasa kecewa dan saling menyalahkan. Karena itu proses mengerjakan menjadi penting, jangan lupa saling mengingatkan satu sama lain sehingga hasil akhir dapat diterima dengan baik oleh semua pihak. Di saat kita mau mengapresiasi apapun hasil kerja keras kita meskipun seburuk apapun itu hasilnya, kita akan tetap merasa puas dan bangga selama itu adalah hasil usaha sendiri dan rekan kerja.
2. Membangun long-term relation
Sewaktu agan selesai membantu rekan kerja dan rekan kerja itu bilang terima kasih ke agan, apakah agan merasa dihargai? Bahkan kalau rekan kerja tersebut hanya tersenyum sama agan, tentu agan sudah merasa senang dan lebih dianggap bukan? Begitulah contoh sederhana dari manfaat apresiasi rekan kerja. Saat kita mengucapkan terima kasih atau bahkan hanya tersenyum dengan rekan kerja, mereka akan merasa senang dan dihargai. Hasilnya akan tercipta suasana bekerja yang lebih bersahabat, nyaman, dan relasi dengan rekan kerja yang lebih baik untuk saat ini bahkan sewaktu kita sudah berhenti berkarier. Itulah yang dimaksud dengan long-term relation, karena hubungan kerja saat ini tidak akan berhenti ketika kita keluar atau rekan kerja keluar dari perusahaan tersebut.
3. Tercipta kepuasan bekerja
Saat kita sukses, apakah itu jaminan bahwa kita akan merasa puas? Tentu jawabannya belum tentu. Sekarang ini masih banyak ditemui orang yang ga pernah merasa puas dengan hasil kerja sendiri bahkan sampai rela melakukan segala cara untuk mengambil hak milik orang lain. Orang seperti itu adalah orang yang sangat ambisius dan tidak pernah mengapresiasi hasil kerja sendiri. Menurut ane orang semacam itu belum bisa dikatakan sukses karena bagi ane sukses itu prestasi yang bisa membawa kepuasan. Cara mendapatkan kepuasan bekerja itu banyak sekali, misalnya berbagi dengan orang lain. Menurut ane berbagi itu tindakan mengapresiasi yang sangat menyenangkan lho. Apalagi waktu ingat bahwa kesuksesan kita ga bisa kita nikmati sendirian. Agan dan sista harus tau, saat kita sukses dan bisa berbagi kita akan jauh merasa lebih puas daripada menjadi ambisius untuk mengincar status atau materi milik orang lain dengan cara yang buruk.
Quote:“Be thankful for what you have; you'll end up having more. If you concentrate on what you don't have, you will never, ever have enough” ― Oprah Winfrey
Lalu gimana caranya kita mengapresiasi rekan kerja ? Cekidot.
1. Jangan lupa ucapkan terima kasih jika rekan kerja sudah menyelesaikan tugasnya
Ini Cara Memberikan Apresiasi kepada Rekan Kerja
Sumber: http://us.images.detik.com/content/2...3558.jpg?w=500
Ini adalah cara sederhana untuk mengapresiasi rekan kerja yang sudah sempat ane bahas sedikit di atas. Cara ini menjadi bentuk apresiasi yang lebih berpengaruh secara langsung terhadap karier seseorang. Ucapan terima kasih ga hanya disampaikan secara langsung ke individual bersangkutan saja tapi juga bisa disampaikan melalui email secara tertulis atau di team meeting. Kalau ane, setiap kali berhasil mencapai target tim atau menyelesaikan proyek besar, ane ga lupa buat mengirimkan ucapan terima kasih melalui email yang dikirimkan ke seluruh karyawan kantor. Ini adalah budaya yang biasa dilakukan di IBM atau Microsoft. Di email itu ane cantumkan nama-nama rekan kerja yang ikut membantu kesuksesan tim. Jadi secara ga langsung mereka akan mendapatkan pengakuan dari kantor tempat ane bekerja. Jangan lupa pastikan dulu budaya kerja di perusahaan agan sebelum agan mengucapkan terima kasih secara tertulis atau di team meeting. Nanti niat hati mau mengapresiasi rekan kerja ternyata ga sesuai budaya kantor akhirnya di cap cari muka. Yang pasti caranya cukup simpel kan? Agan dan sista harus mulai membiasakan diri melakukannya ya!
2. Berikan pujian secara tulus kepada rekan kerja ketika melakukan tugas dengan baik
Cara ini berkaitan dengan tips pertama. Sebelum mengucapkan terima kasih kita dapat memberikan pujian kepada rekan kerja yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik.Misalnya, kita bisa bilang seperti ini “Data yang dilampirkan dalam laporan cukup lengkap, sumbernya pun kredibel dan mempermudah pengerjaan proyek. Terima kasih ya.” Pujian yang di berikan harus bersifat spesifik mengenai suatu pekerjaan. Jangan cuma bilang “Good job” saja. Akan lebih baik jika kita bisa memberi penjelasan sedikit tentang bagian manakah yang sudah berhasil diselesaikan dengan baik. Agar rekan kerja bisa mengevaluasi diri juga, mempertahankan yang baik dan memperbaiki yang masih buruk. Penyampaiannya pun harus tulus. Jangan sampai ada maksud tertentu saat kita memuji rekan kerja. Jika kita memberi pujian yang spesifik dan disampaikan dengan tulus, rekan kerja tidak hanya merasa senang dan dihargai tapi juga bisa belajar dari pengalaman itu.
3. Merayakan kesuksesan tim secara bersama-sama dengan acara informal
emoticon-Ultah emoticon-Ultah
Tentu ada waktunya saat kita merasa jenuh dengan suasana kerja di kantor. Hampir setiap hari datang ke tempat yang sama, suasana yang relatif sama setiap harinya, dan rekan kerja yang ditemui pun terkadang selalu sama. Makanya saat kita dan tim sukses mencapai target atau menyelesaikan proyek, ga ada salahnya buat pergi bareng buat refreshing. Ga perlu yang terlalu ribet sampai merencanakan liburan di tempat yang jauh dan juga mahal. Kita bisa melakukannya dengan makan-makan di restoran tertentu atau bahkan masak bareng di salah satu rumah rekan kerja. Tentu akan lebih menyenangkan bukan? Ga hanya itu, karaoke juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melepas kepenatan saat bekerja. Agan dan sista, sebenarnya masih banyak cara informal untuk merayakan kesuksesan tim. Semua tergantung hobi, minat, dan waktu masing-masing ya.
Quote:“A grateful mind is a great mind which eventually attracts to itself great things.” - Plato
4. Mengucapkan tolong jika meminta bantuan kepada rekan kerja
Ini Cara Memberikan Apresiasi kepada Rekan Kerja
Sumber: https://lazionebudy.files.wordpress....ib-500x272.png
Selain kata “terima kasih” dan “maaf”, kata “tolong” juga menjadi salah satu kata penting dalam kehidupan sehari-hari termasuk bekerja. Sebenarnya ini berkaitan dengan sopan santun kita terhadap rekan kerja. Meski mereka bukan atasan, bukan berarti kita bisa seenaknya menyuruh mereka menyelesaikan pekerjaan tertentu dengan cara yang kasar atau tidak sopan. Misalnya ada ucapan seperti ini, “Kamu harus membuat deskripsi produk A dan besok pagi sudah harus dikumpul ke saya.” Bagaimana menurut agan? Terkesan seenaknya sendiri dan seakan-akan posisi kita lebih tinggi dari rekan kerja aka bossy bukan? Seorang atasan saja tak jarang selalu bilang “tolong” saat menyuruh bawahannya mengerjakan tugas tertentu. Apalagi kita dengan rekan kerja yang posisinya sama di perusahaan. Saat meminta tolong, jangan sampai terkesan sombong atau ada senioritas. Mengucapkan kata “tolong” akan membuat rekan kerja merasa dibutuhkan sekaligus dihargai.
5. Menciptakan budaya saling bantu di antara rekan kerja
Diberi pekerjaan dalam tim artinya kita tidak boleh menjadi individual yang hanya memikirkan kepentingan pribadi, tapi harus turut memperhatikan kemampuan, proses, dan hasil kerja masing-masing anggota tim. Selama pengerjaan proyek, kita harus membudayakan kebiasaan saling menanyakan proses masing-masing anggota tim dan meluangkan waktu untuk diskusi dan saling memberikan masukan jika ada kesulitan dalam menyelesaikannya. Lalu jangan sungkan-sungkan untuk membantu rekan kerja yang kesulitan dengan tugasnya. Kalau kita berhasil menciptakan budaya sharing dan saling bantu dalam tim, rasa kebersamaan akan muncul, kita pun akan lebih nyaman saat bekerja bersama. Kebersamaan dan kenyamanan inilah yang secara tidak langsung menjadi cara kita mengapresiasi rekan kerja.
6. Menciptakan budaya tim yang menyenangkan
Saat kita dibuat stress dengan pekerjaan kantor yang menumpuk, jangan sampai kita juga merasa stress karena lingkungan kerja yang membosankan. Jika kita selalu menciptakan budaya tim yang menyenangkan, setidaknya akan ada sedikit hiburan saat kita merasa suntuk dengan pekerjaan. Caranya cukup sederhana gan. Misalnya merayakan ulang tahun rekan kerja dan atasan. Ga perlu pesta yang mewah, asal ada kebersamaan dan keakraban saja sudah cukup, misalnya pesen kue ulang tahun bersama-sama dengan rekan kerja untuk atasan yang berulang tahun. Momen itu ga hanya membuat rekan kerja dan atasan merasa senang karena kita mengingat hari special mereka, tapi juga bisa jadi cara buat refreshing sejenak dari pekerjaan.
7. Rajin berkomunikasi secara informal
Ini Cara Memberikan Apresiasi kepada Rekan Kerja
Sumber: http://i2.cdn.turner.com/cnnnext/dam...ge-gallery.jpg
Basa-basi terkadang penting lho biar suasana kerja ga kaku. Kita bisa memulainya dengan selalu menyapa rekan kerja, misalnya mengucapkan selamat pagi dan menanyakan kabar mereka. Lalu jika ada waktu luang pada jam bekerja bisa dijadikan momen untuk menambah keakraban dengan rekan kerja. Salah satu caranya adalah agan dan sista bisa membicarakan topik di luar urusan pekerjaan.Ga ada salahnya lho buat menanyakan tentang keluarga mereka, target hidup, hobi, ataupun topik-topik menyenangkan lainnya. Bahkan terkadang momen ini bisa juga dijadikan sebagai sesi curhat. Tapi bukan untuk bergosip ya. Dengan kebiasaan itulah rekan kerja akan merasa didengar, tercipta keakraban, dan bekerjapun menjadi lebih nyaman.
8. Memberikan training yang sesuai dengan kompetensi karyawan
Kerja itu ga hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi diri sendiri, tapi kita juga harus turut memperhatikan kemampuan rekan kerja yang lain. Hal ini bertujuan untuk menciptakan tim yang kompeten dan bisa mencapai target atau menyelesaikan proyek tepat waktu. Saat bekerja dalam tim, secara ga langsung kita tentu turut mengevaluasi hasil rekan kerja dan bisa tau kemampuan mana saja yang masih kurang dan perlu ditingkatkan. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah dengan memberikan training sesuai dengan kompetensi mereka. Sayangnya mungkin kapasitas kita belum untuk bisa memberikan training kepada rekan kerja. Oleh karena itu biasakan diri kita untuk menyampaikan opini dan input baik ke pihak HRD/SDM atau ke bos kita langsung. Dari training nantinya kita bisa belajar demi kemajuan karier kita sendiri. Dengan kata lain, kita mengapresiasi rekan kerja bukan dengan materi tapi melalui pembelajaran.
Quote:“ I'm not the smartest fellow in the world, but I can sure pick smart colleagues.” – Franklin D. Roosevelt
9. Memberikan bonus tahunan sesuai dengan performa karyawan
emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star
Kalau training merupakan bentuk apresiasi berupa pembelajaran, bonus tahunan bisa juga diberikan sebagai apresiasi berupa materi. Kadang saat mengerjakan proyek, rekan kerja harus kerja lembur baik di kantor atau bahkan sampai membawa pekerjaan tersebut ke rumah. Kesibukan itu tentu menyita waktu refreshing dan menuntut mereka untuk mengorbankan waktu dan tenaga demi menyelesaikan proyek tersebut. Jadi ga ada salahnya untuk memberikan bonus tahunan sebagai imbalan atas kontribusi mereka. Tips ini tentunya baru berlaku kalau agan adalah manager yang memiliki anak buah, dimana sudah menjadi tugas kita untuk memberikan bonus sesuai dengan performa kerja anak buah kita. Bonus ini tidak hanya mengapresiasi kerja keras mereka sewaktu selesai mengerjakan proyek saja, tapi juga bisa memotivasi mereka untuk berkontribusi lebih banyak dan lebih baik lagi untuk perusahaan.
10. Mengajukan promosi bagi karyawan yang berprestasi jika memungkinkan
Karyawan yang berprestasi menunjukkan bahwa mereka tidak pernah bekerja setengah-setengah dan berusaha untuk selalu berkontribusi penuh kepada perusahaan. Prestasi itu juga bisa dijadikan tolak ukur bahwa mereka memiliki kompetensi lebih baik daripada yang lain. Dengan mengetahui hal itu maka mereka berhak untuk dipromosikan ke level posisi yang lebih tinggi. Jika ada kesempatan atau lowongan naik posisi atau jabatan, ga ada salahnya kita mempromosikan mereka. Mempromosikan karyawan ga harus anak buah sendiri, tetapi bisa juga dengan memberikan input langsung ke bos yg bersangkutan atau pihak HRD/SDM, tentunya dengan cara-cara yg proper. Jika kompetensi mereka semakin baik maka mereka bisa berkontribusi lebih baik lagi untuk perusahaan.
Quote:"As we express our gratitude, we must never forget that the highest appreciation is not to utter words, but to live by them." – John F. Kennedy
Sekian dulu pembahasan ane. Semoga bermanfaat!
Twitter &Instagram : @mayaarvini
Facebook : Maya Arvini & Career First
www.mayaarvini.com

emoticon-Shakehand2 emoticon-Request emoticon-Shakehand2
wah yang bagian membangun relasi secara informal itu khas budaya kita banget.. lebih mengutamakan relasi seperti itu daripada membangun relasi kerjaan yang "sesungguhnya", walaupun tak bisa dipungkiri itu hal yang penting juga.. anw nice share emoticon-Smilie
Betul banget sist,... tips yg bagus