CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5666e44fd89b09ce238b456c/mengapa-dunia-anak-selalu-penuh-warna

Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?

Bismillah

Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?

Alhamdulillah HT ke-9 di tanggal 9 Desember 2015. Terima kasih mimin, momod, officer, kaskuser
Spoiler for Bukti:

Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?

Pernah gak kita berpikir kenapa sih dunia anak selalu penuh dengan warna? Coba kita lihat, setiap wahana permainan, PAUD & TK, toko mainan dan mainannya, sampai ke pakaian pun semua selalu bernada warna-warni. Bandingkan dengan kita sebagai orang dewasa yang lebih condong ke satu warna, atau warna-warna yang soft, kalem, netral. Udah jelas terlihat beda kan?
Terus kenapa mesti berbeda gitu sih? Bukannya gak ada pengaruhnya ya? Buat mengatasi rasa penasaran ini, ane coba untuk mengulas kenapa dunia anak selalu lebih berwarna dibanding orang dewasa, cekidot guys!


Quote:

Quote:

Quote:

Quote:


Gimana, udah gak penasaran lagi kan bro sist kenapa dunia anak-anak itu selalu dipenuhi dengan warna-warna?
Memang dunia anak-anak itu lebih indah daripada dunia dewasa yang udah dan akan kita alami nanti. emoticon-Mewek
Mungkin soundtrack yang cocok buat ngiringin ini adalah Ramones - I Don't Want to Grow Up emoticon-Matabelo



Sesudah dibaca, kalo menurut agan menarik, bisa dibantu rekomennya ya
Spoiler for Rekomen HT:


jangan lupa di emoticon-Rate 5 Star ya gan, untung-untung dikasih yang seger juga emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Tapi jangan emoticon-Blue Guy Bata (L) ane juga



Silahkan mampir juga ke thread ane yang lainnya gan sist emoticon-Malu
Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?

Spoiler for sumber:

Spoiler for Tambahan Kaskuser:

Diubah oleh greenlizzard
Halaman 1 dari 15
bener gan. ane mau komen sedikit ttg golden age, masa2 emas seorang anak dimana ia akan menyerap berbagai informasi yang ada disekitarnya, itu mengapa negeri2 luar sana, contoh singapura, sangat memperhatikan golden age ini, agak melenceng sih komen ane ini, tapi faktanya spt yg agan jabarkan, di masa inilah anak mulai mengenal dunia, jika dunia yg dikenalnya adalah lingkungan kumuh, kekerasan, dan kejahatan, maka bisa dipastikan gimana kondisi mental anak itu kedepannya, begitupun sebaliknya.
itu mengapa di luar negeri sana, pendidikan anak usia dini begitu diperhatikan, untuk di singapur contohnya, untuk Paud nya/TK nya, setiap guru TK itu wajib hanya mengajar 2 orang anak didik, dan disana pendidikan anak usia dini benar2 diperhatikan, karena disinilah watak anak berkembang pesat, kemampuan berfikirnya juga, jika pikirannya diisi dgn keceriaan, warna (spt yg agan sebutkan diatas), dan etika, maka bisa dipastikan watak anak itu kedepannya gimana, begitupun sebaliknya.
jadi inti komennya apa gan? kalau ingin mengubah indonesia, ubahlah generasinya, terutama anak2 yg berada di golden age ini, karena spt nya sulit mengubah para 'pemuda' yg udah kudung ditelan zaman yang 'salah', maka untuk memperbaikinya, dimulai dari anak2 usia golden age, disinilah anak diajarkan yg 'benar' dan yg 'salah', pendidikan formal juga perlu namun itu bukan yang utama, penanaman etika, toleransi, solidaritas, dan rasa pedulilah yg harus diutamakan utk anak2 golden age ini.
saya sering sedih ngeliat anak SD bawa buku segede gaban, masih kecil udah dicekokin ilmu banyak banget, itupun ntah masuk nta egk ilmunya, terakhir esensi dari ilmu itu sendiri terlupakam, miris gan, alangkah baiknya jika pemerintah lebih memfokuskan perbaikan sistem belajar mengajar di paud dan tk utk anak2 usia golden age, dimana nilai2 moral, etika, toleransi, solidaritas dan rasa peduli dijadikan topik utama buat anak2 sia golden age ini, namun ttp dalam range bermain sambil belajar, supaya masa2 bermain mereka juga gak tersita.
agar kelak jikalau 'pemuda2 generasi bangsa' kita sudah tak dapat diubah lagi. minimal 'generasi selanjutnya' sudah diperbaiki. emoticon-Toastemoticon-Traveller *jadi ngalor ngidul kan, ngungkapin unek2 aja. emoticon-Ngacir2
Diubah oleh anggilobes
tritnya juga penuh warna nihemoticon-Hammer2
kalau banyak warna seraya mata memandang agak pusing juga emoticon-Smilie
iya bener juga sih, keinget pas jaman TK dulu
Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?Mengapa Dunia Anak Selalu Penuh Warna?
Diubah oleh mistarbaim
Mungkin bisa menumbuhkan pemahaman "Perbedaan itu indah" pada anak emoticon-Big Grin
Quote:


biar agak rame gitu gan emoticon-Ngakak
Karna anak anak lebih tertarik sama yang berwarna
Quote:


sepertinya itu juga bisa jadi gan emoticon-Big Grin
klo item putih itu mah tv jadul bray emoticon-Cool
Jujur waktu gw bocah warna yg gw benci itu
Kuning dan Ungu alasannya karena Kuning warna tokay dan Ungu warna janda..
semoga bukan cuma gw yg mikir bgitu
emoticon-Ngacir
Diubah oleh xelouw
Supaya gede nya ga jadi psikopat emoticon-Takut (S)
Ehhh ngaruh gak ya emoticon-Bingung (S)
Dulu ane punya kamar aja dah sukur gan emoticon-Hammer2
hidup ane abu abu gan emoticon-Frown
Karena anak Kecil belum mengenal hitam dan kelamnya kehidupan
Quote:


Ada semutnya pula
Quote:


Asal jangan jadi Abu aja gan emoticon-Shakehand2
Quote:


super sekali ente gan. betul betul emoticon-Cool
Dulu ane suka warna merah gan emoticon-Big Grin
Quote:


buat hidup ane bewarna dong sis emoticon-Frown
Quote:


turut berduka gan emoticon-Berduka (S)
Halaman 1 dari 15


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di