- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Nama Presiden Saja Dicatut Apa Lagi Hanya Kapolsek
TS
WWEDoI
Nama Presiden Saja Dicatut Apa Lagi Hanya Kapolsek
Quote:

MUNGKIN Rizal, 40, ini beranggapan: nama presiden saja bisa dicatut Ketua DPR, apalagi hanya Kapolsek, boleh dong Kepala Keluarga mencatutnya. Maka nama Kapolsek di Kalltim pun dicatutnya.
Sepertinya Indonesia ini sudah menjadi republik Togog, karena dari rakyat kecil sampai pejabat tingginya doyan menyalah-gunakan wewenangnya. Apa saka diobyekkan asal bisa jadi duit. Di Sumut, gubernur dan DPRD sama-sama korupsi gara-gara Bansos. Di Jakarta, Ketua DPR nyatut nama Jokowi-JK untuk cari saham Freeport. Akhirnya yang kecil pun ikut-ikutan sesuai ruang lingkup kekuasaannya.
Rizal warga Samarinda, rupanya coba-coba meniru. Alasannya, yang petinggi negara saja jadi tukang catut, apa lagi rakyat kecil, boleh dong! Maka ketika tetangganya ada urusan dengan polisi sampai ditahan di Polsek Sungai Kuncang, dia mencoba mendekati istri Hasan, 40. Katanya, suamimu bisa bebas asal ditebus Rp 9 juta. “Ini yang minta Kapolsek, saya hanya jadi perantaranya saja.” Begitu katanya.
Percaya pada omongan Rizal, istri Hasan segera menyiapkan uang itu dan disetor ke Rizal. Tapi ternyata, sudah disogok Rp 9 juta kok suami tak dilepas juga? Wanita ini segera ke Polsek, ternyata dia hanya dikadali. Kapolsek segere mengejar Rizal yang kadung kabur dari rumahnya.
Dengan uang Rp 9 juta hasil nipu, Rizal berfoya-foya, main perempuan. Ada kenalan cewek di jalan, langsung diajak ke kamar mandi umum, untuk menuntaskan birahi. Dia tak tahu bahwa polisi sedang membuntuti. Tapi begitu selesai Rizal begituan, polisi segera menodongnya dengan senjata api. Rizal pun digelandang ke Polsek.
Niru itu yang bagus, jangan yang jelek-jelek begitu. (JPNN/Gunarso TS)
sumber
0
667
Kutip
0
Balasan
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan