- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Miras Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan di Sorong Meningkat
TS
deniswise
Miras Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan di Sorong Meningkat
MANOKWARI – Angka kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, Papua Barat selama semester I tahun 2015 mencapai 57 kasus.
"Angka kekerasan tersebut sangat tinggi dan memprihatinkan bila dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Papua Barat," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sorong, Miryam Isir di Sorong, Minggu (25/10/2015).
Miryam mengatakan, kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, 70 persen adalah kekerasan fisik yang sebagian besar korbannya ibu rumah tangga. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kekerasan fisik terhadap perempuan di Kota Sorong adalah minuman keras.
Selain itu, maraknya tempat prostitusi juga merupakan salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, terutama kekerasan dalam rumah tangga.
Miryam mengungkapkan, tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong harus disikapi serius oleh semua pihak terlebih khusus kebijakan kepala daerah untuk menghentikan perdagangan minuman keras.
"Kami mengharapkan kebijakan Wali Kota untuk menutup tempat-tempat prostitusi dan menghentikan perdagangan minuman keras, sebab dua faktor ini pemicu tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan," ujarnya.
Miryam berharap pula masyarakat memahami undang-undang perlindungan perempuan sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong tidak terus meningkat.
sumber
kenapa miras yg disalahkan,,
"Angka kekerasan tersebut sangat tinggi dan memprihatinkan bila dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Papua Barat," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sorong, Miryam Isir di Sorong, Minggu (25/10/2015).
Miryam mengatakan, kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, 70 persen adalah kekerasan fisik yang sebagian besar korbannya ibu rumah tangga. Salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kekerasan fisik terhadap perempuan di Kota Sorong adalah minuman keras.
Selain itu, maraknya tempat prostitusi juga merupakan salah satu faktor penyebab kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong, terutama kekerasan dalam rumah tangga.
Miryam mengungkapkan, tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong harus disikapi serius oleh semua pihak terlebih khusus kebijakan kepala daerah untuk menghentikan perdagangan minuman keras.
"Kami mengharapkan kebijakan Wali Kota untuk menutup tempat-tempat prostitusi dan menghentikan perdagangan minuman keras, sebab dua faktor ini pemicu tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan," ujarnya.
Miryam berharap pula masyarakat memahami undang-undang perlindungan perempuan sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Sorong tidak terus meningkat.
sumber
kenapa miras yg disalahkan,,
0
1.8K
17
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan