Kaskus

News

matt.gaperAvatar border
TS
matt.gaper
Patrice Rio Capella Ternyata Pernah Menyindir PKS Soal Korupsi Sapi
Patrice Rio Capella Ternyata Pernah Menyindir PKS Soal Korupsi Sapi

Seperti diberitakan WartaKota, pria yang baru saja ditetapkan tersangka ini pernah mengucapkan kicauan pada saat Idul Adha lalu membuat banyak pihak ternganga terutama untuk simpatisan PKS. "Ingat lebaran idhul Adha ingat korupsi sapi," tulisnya. Namun cuitan itu sudah dihapusnya dari akun Twitter miliknya @@riocapella1969 namun netizen masih sempat menyimpan screenshoot kicauan tersebut.

Soalnya, Patrice kemudian dipanggil KPK dalam kasus korupsi sebagai saksi terkait dana bantuan sosial (bansos) yang diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara. Kasus itu sudah mengakibatkan sejumlah orang dijadikan tersangka dan ditahan KPK di antaranya terkait dengan skandal suap di PTUN Sumatera Utara di mana bekas elit Nasdem, OC Kaligis juga sudah dijadikan tersangka dan ditahan oleh KPK.

Keadaan semakin rumit dan menyulitkan karena Patrice kemudian bukan hanya terlibat sebagai saksi, tapi resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Kasusnya menjadi kompleks karena sebelum ini, dalam salah satu pidatonya, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menyatakan, Partai Nasdem dibubarkan kalau ada kadernya terlibat korupsi.

Masalahnya, mungkin saja Surya Paloh berkelit dengan menyatakan, itu kesalahan kutip media massa, tapi media massa punya rekaman pidato itu, sehingga cara terakhir, bisa saja menyebutkan, Patrice bukan kader Nasdem karena sudah mundur, sehingga parpol yang baru berdiri itu tidak perlu dibubarkan.

Tentu saja, masalah menjadi semakin rumit setelah Patrice terbukti mengolok-olok Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan kicauannya menjelang Lebaran Haji lalu. "Ingat lebaran idhul adha, ingat korupsi sapi."

Kasus sapi selalu dikaitkan dengan penangkapan bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq, beberapa waktu lalu dan selalu menjadi peluru untuk membully parpol berbasis agama itu.

sumber

sapi makan sapi ..

terkait :

Kajati Papua Terus Didesak Tuntaskan Kasus Daging Sapi Yang Libatkan Politisi NasDem

[MANOKWARI] Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Papua Barat mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua mengungkap dugaan korupsi Program Nasional Pencapaian Swasembada Pangan dan daging sapi tahun 2013 di Papua Barat sebesar Rp 280 miliar.

"Ini dananya gila-gilaan," kata Direktur Eksekutif LP3BH, Yan Cristian saat ditemui SP, Jumat (24/10) pagi di Kantornya di Manokwari Papua Barat.

Disinggung SP mengenai dugaan keterlibatan seorang anggota DPR RI Dapil Papua dari Partai NasDem, Yan mengatakan, semua itu harus diproses.

"Oh, saya kira siapapun yang terlibat harus diproses. Hukum berlaku bagi siapa saja," ujarnya.

Dikatakannya kasus dugaan korupsi penyelewangan keuangan negara yang berakibat lahirnya kerugian negara tidak hanya terjadi pada tahun 2013, tetapi juga terjadi ditahun 2012.

"Saya dapat informasi dari salah satu penyidik di kepolisian Polres Manokwari, kasus ini juga terjadi di tahun 2011 juga ditahun 2010. Tapi ini kan soal waktu dan sumber daya yang tersedia dalam melakukan penyidikan dan penyelidikan. Sehingga mereka menetapkan sesuai gelar perkara yang dilakukan dan mereka tetapkan fokus untuk tahun 2012. Dan tersangkanya telah diteapkan. Sedangkan 2013 sudah dilakukan penyelidikan oleh Kajati Papua karena ditaksir nilainya lebih besar,” katanya.

Yan mengatakan, langkah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua yang akan terus menyelidiki dugaan korupsi Program Nasional Pencapaian Swasembada Pangan dan daging sapi tahun 2013 di Papua Barat sebesar Rp 280 miliar harus didukung oleh semua pihak agar semua terungkap.

"Supaya jelas dana ini dimanfaatkan untuk apa saja. Apakah dipakai untuk memperkaya diri sendiri dan ada mengalir kepada siapa-siapa. Karena setahu saya nilai-nilai proyek di Papua Barat sangat besar. Dan penggunaannya tidak sesuai dengan pemanfatan yang sebenarnya diharapakan," ujarnya.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua sampai saat ini belum juga menaikkan status ke penyidikan terkait dugaas korupsi Program Nasional Pencapaian Swasembada Pangan dan daging sapi tahun 2013 di Papua Barat, yang melibatkan seorang anggota DPR RI dari Partai NasDem.

"Oh belum, itu belum saya naik ke penyidikan. Kalau naik ke penyidikan kalian akan saya undang," kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, E.S. Maruli Hutagalung kepada SP di ruang kerjanya, Selasa (21/10) malam.

Namun Maruli Hutagalung mengatakan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua akan terus menyelidiki dugaan korupsi Program Nasional Pencapaian Swasembada Pangan dan daging sapi tahun 2013 di Papua Barat tersebut.

Proyek senilai Rp 280 miliar ini memang mendapat perhatian serius Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jayapura, Papua.

"Kasus ini agak rumit karena melibatkan binatang yang hidup, sekarang misalnya dia dibawa dari NTB sehat dan sampai di sini mati. Nah ini kendalanya. Tapi kita akan selidiki terus," kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, E.S. Maruli Hutagalung yang ditemui SP diruang kerjanya, Selasa (21/10) mala.

Kata dia, kasus ini sudah dilaporkan ke KPK karena besar nominalnya. "Dan kami terus menyelidiki kasus ini dan kami tidak main main," ujarnya.

sumber
0
3.8K
49
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan