alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Ini Dia Poster Propaganda Jepang Pada Masa Penjajahan
4.79 stars - based on 48 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55de80fd1a99756c7e8b4572/ini-dia-poster-propaganda-jepang-pada-masa-penjajahan

Ini Dia Poster Propaganda Jepang Pada Masa Penjajahan

Quote:




Spoiler for Jangan dibuka dulu:
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 29
Wah ternyata Jepang tidak menepati janji ya emoticon-Mad (S)
Kira2 siapa artis yg gambar poster2 itu ya Gan?
Jepang menepati janjinya sampai belanda angkat kaki dari Indonesia
Semoga menjadi HT gan
Cuman poster aja ya..?
Quote:


Setelah belanda angkat kaki?
negara asia raya gagal terbentuk
poster2 propaganda jaman dulu memang menarik emoticon-Big Grin
penasaran dulu bikinnya pake apa
Ejaan lama susah banget bacanya.

Kira-kira sejak kapan ya Bahasa Indonesia mulai luas digunakan di Indonesia? Apakah Bahasa Indonesia itu dari Bahasa Melayu (malaysia) atau Bahasa Melayu itu yang dari Bahasa Indonesia?
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Dahulu Jepang menjajah Asia Timur dengan senjata. Sekarang Jepang menjajah Asia Timur dengan budaya, anime, manga, elektronik, otomotif, video game.
Diubah oleh bujanglapuk.
yg ane kagum dari jepang karena mereka setelah kalah perang & dibom atom amerika, mereka mampu bangkit lagi dan jadi negara maju kayak sekarang.
Quote:


Etos Kerja dan Semangat Bushido emoticon-Recommended Seller
Quote:


Bahasa Indonesia itu "diciptakan" dari bahasa Melayu Riau gan.
Bahasa Melayu Riau ini identik dengan bahasa Melayu semenanjung (bahasa Malaysia) yaitu lingua franca dari kerajaan2 di semenanjung dan pantai Timur Sumatera.
Quote:


Tahu nggak alasannya kenapa yang dipilih sebagai bahasa nasional adalah Bahasa Melayu bukan Bahasa Jawa? Padahal mayoritas penduduk Jawa menggunakan Bahasa Jawa, Soekarno juga orang Jawa. Ane kalau jalan-jalan ke pedalaman di Jawa Tengah masyarakatnya biasanya gak ngerti Bahasa Indonesia ngertinya Bahasa Jawa.
Quote:


ijin coba jawab ye bro.

alasannya kenapa yang dipilih sebagai bahasa nasional adalah Bahasa Melayu bukan Bahasa Jawa adalah karena penyebaran bahasa Melajoe lebih merata ke berbagai wilayah Nusantara, katakan saja Sumatra dan Kalimantan, dan sebagian pulau pulau lain di Indonesia kek Sulawesi, misalnya.

sedangkan di Jawapun, Batavia dan kota kota besar yang multi etnis keknya juga memakai bahasa Melayu, apalagi pada zaman Belanda, surat kabar keknya juga mayoritas memakai bahasa Melayu selain bahasa Belanda.

Ini Dia Poster Propaganda Jepang Pada Masa Penjajahan

Quote:


setelah itu tahun 1928 saat Sumpah Pemuda juga makin mengukuhkan bahasa Melayu yang merupakan dasar bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

cmiiw.




-------- emoticon-Ngacir
wkwkwkkk PD2 sejatinya perang propaganda emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Yang gampangnya, walau bahasa ibu dari mayoritas penduduk (Hindia Belanda) Indonesia adalah bahasa Jawa (karena orang Jawa berjumlah lebih dari 50% penduduk), namun bahasa Melayu/Indonesia lah yang bisa dimengerti semua orang (baik sebagai bahasa ibu maupun bahasa kedua) dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara (saat itu Papua belum menjadi wilayah Indonesia).

Bahasa yang banyak digunakan Hindia Belanda dan menjelang kemerdekaan Indonesia (1900 s/d 1950) adalah: bahasa Belanda, bahasa Jawa, bahasa Melayu dan bahasa Mandarin; seperti diliat di bagian peringatan pemalsuan mata uang 5 Gulden/Rupiah dari de Javaasche Bank tahun 1946 ini.
Spoiler for 5 Rupiah/Gulden 1946:


Tentunya ada juga bahasa-bahasa daerah lokal seperti bahasa Sunda, Bali, Aceh, Batak Toba, Madura, Minang, Bugis, Makassar, Banjar dan lainnya.
Kalo pake bahasa Jawa, paling yang ngerti orang di pulau Jawa dan sebagian Sumatera/Kalimantan aja.
Kalo pake bahasa Inggris/Belanda, paling yg ngerti orang yang makan sekolah kelas atas aja.
Kalo pake bahasa Melayu, (hampir) semua orang bisa ngerti.
Kalo pake bahasa Mandarin, yng ngerti cuma orang Tionghoa doank.
Kalo pake bahasa Sunda, paling yg ngerti orang di bagian barat Jawa aja.
Demikian juga kalo pake bahasa daerah2 lainnya, yg ngerti cuma penduduk daerah tersebut aja.

Jadi sebagai negara multi-etnis/kultur, kita (bapak2 bangsa) akhirnya memutuskan menggunakan bahasa Melayu/Indonesia dengan ejaan yg dipengaruhi bahasa Belanda sebagai bahasa persatuan.
Sementara tetangga kita di negeri jiran memilih menggunakan bahasa Melayu dgn menggunakan ejaan yg dipengaruhi bahasa Inggris.
Diubah oleh cumi2got
wahh jaman dulu poster udah lumayan bagus yahh...propaganda salah satu media paling efektif untuk membangkitkan semangat juaang..
malam.

Quote:


iya bro, sip,

rasanya pertanyaan soal alasan kenapa yang dipilih sebagai bahasa nasional adalah Bahasa Melayu yang kemudian menjadi bahasa Indonesia oleh bro omniverse, sebagian besar sudah terjawab.




------- emoticon-Ngacir
Halaman 1 dari 29


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di