alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Entrepreneur Corner /
[DISKUSI/ASK] ADAKAH PEMAIN KOMODITI YANG MINAT PRODUK ORGANIK DI FORBIS ?
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/554c774dc0cb1718298b4569/diskusi-ask-adakah-pemain-komoditi-yang-minat-produk-organik-di-forbis

[DISKUSI/ASK] ADAKAH PEMAIN KOMODITI YANG MINAT PRODUK ORGANIK DI FORBIS ?

Halo agan-agan kaskuser..

Ane sekedar mau bertanya, atau berdiskusi sekalian..

Apakah ada yang berminat main beras di sini?
atau komoditi organik lainnya?
Pada khususnya untuk jenis bahan pangan organik

Ane punya visi untuk mensterilkan tubuh kita dari pestisida dan zat2 berbahaya lainnya.

Jadi ane sangat penasaran seberapa besarkah minat terhadap komoditi organik? Apa yang menurut agan-agan yang sudah berpengalaman di bidang ini yang menjadi kendala dalam mendagangkan produk organik.

Code:
PENJELASAN SINGKAT DARI PRODUK PANGAN ORGANIK

Bahan pangan organik adalah bahan pangan yang diproduksi dengan menggunakan metode pertanian organik, yang membatasi input sintetik modern seperti pestisida sintetik dan pupuk kimia.
Penggunaan pestisida organik seperti toksin Bacillus thuringiensis masih digunakan. Bahan pangan organik juga tidak diproses menggunakan iradiasi, pelarut industri, atau bahan tambahan makanan kimiawi


PERBEDAAN HASIL PANGAN ORGANIK vs NON ORGANIK

Quote:


Quote:



Sekalian minta tolong untuk jawab 1 pertanyaaan gan.

Kenapa agan pilih atau tidak memilih produk bahan makanan organik?




Semoga bahasan yang ada di thread ini bisa menjadi info yang baik dan berguna bagi kaskuser lainnya

Untuk semua yang berpartisipasi, di awal thread ini ane doakan

Semoga sukses selalu gan'



-------------------------------UPDATE--------------------------------

Berikut ini adalah komen2 tambahan dari kaskuser yang berkontribusi di thread ini

MASALAH YANG SEDERHANA TAPI BERDAMPAK BESAR
Quote:


KERUSAKAN LAHAN AKIBAT KIMIA NON ORGANIK
Quote:
Diubah oleh: crownroadster
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
niat banget pengen nanem padi organik. sayangnya ga didukung sama petani lain. dripada beras kita ga ada yg beli d tengkulak. ya ngikut aja lah.

biaya meng edukasi petani sekampung ini yg mahal
Quote:


Menurut agan apa yang membuat tengkulak gak minat? Sekain masakah harga tentunya..
masalah di edukasi produk aja sih gan masalahnya. dri UPT setempat juga gak ada pengarahan untuk ber cocok tanam organik
Quote:


Sebagai trader ato retailer menurut agan marketnya udah siap blom?
market udah kebuka n jalan lama gan perihal beras organik. browsing2 aja. masalahnya belum merata aja tiap daerah ga semua upt mengupayakan petani nanem beras organik. padahal kesejhteraan petani naik klo nanem padi organik. harga di tingkat petani udah tinggi. bisa 12rb/liter. kalo padi biasa super harga ke petani cuma 9rb an
Quote:


Gimana untuk komoditi lain gan? Seperti sayur dn buah2an organik?
justru sayur organik yg banyak dipasar. maen2 aja ke ranch market. kemcik. kerfur gan...
majeng dulu di trit sepuh gini
Diubah oleh aldiistihsan
kalau ane tertarik gan sama beras organik tp keterbatasan dgn ilmu pertanian organik.

lebih memilih organik gan karna dengan organik kita bisa meminimallisir bahan kimia pestisida yg masuk ke tubuh kita.
bercocok tanam pun tidak sesulit yg bukan organik gan, contohnya yah tanaman sayur metode hidroponik yg bisa dilakukan di pekarangan rumah emoticon-Smilie
Quote:


silahkan gan, sama-sama cari ilmu

Quote:


kalau untuk konsumsi pribadi, produk organik jadi pilihan gak selama ini?
Sekedar sharing aja gan, ane dulu lama menjadi pedagang beras, dan keluarga sudah 20 thn ada di bisnis beras. Yg jadi masalah sekarang ini adalah tanah pertanian kebanyakan sudah jenuh dengan bahan kimia yg berlebihan, apalagi di dAerah dataran rendah yg kebanyakan menampung residu bahan kimia dari pertanian yg berada di daerah pegunungan, dan yg lebih parah lagi pola pemupukan petani kita kebanyakan "salah kaprah" karena tanah yg jenuh banyak petani yg menggunakan pupuk berlebihan bahkan sampai 300% dari aturan, sehingga banyak organisme/mikroorganisme yg mungkin populasinya sangat sedikit, Ini menurut analisa ane yg sering denger curhatan petani.

Jadi menurut ane pertanian organik akan lebih mudah dilKukan di dataran tinggi, itu juga harus melibatkan beberapa petani disekitar agan agar juga bertani organik, kalau tidak tetep aja kena residu kimia dari lahan sawah di sekitar agan.

bagi agan yg berada di kampung pertanian organik sebenernya lebih hemat biaya tapi butuh kerja keras yg lebih, dan pertanian organik itu sustainable/ berkelanjutan, semakin lama aplikasinya semakin subur lahan yg dipakai, krn populasi organisme yg mendukung pertanian semakin padat. FYI organisme pengurai itu adalah salah satu unsur penting selain air dan sinar matahari dalam sustaiable farming. Sudah lama negara maju sperti jepang mengaplikasikannya bahkan dulu sempat import besar2an cacing tanah dari US. Tapi untuk transformasi ke pertanian organik itu gak gampang, 2-3x panen hasil yg diperoleh kemngkinan besar mengecewakan.

Terus untuk pemasaran sebenernya sudah sangat banyak permintaan, terutama di kota2 besar.

Ohya definisi pertanian organik sendiri menurut agan2 disini apa sih?
Quote:


tanah yang sudah rusak apa bisa dikembalikan fungsinya gan?

btw ane copas ke post 1 ya kalimat agan

oiya penjelasan dari komoditi organik juga akan ane tambah di atas sebentar lagi
Ijin nimbrung.. Pertanian organik memang murah costnya, tapi harganya terlampau mahal. Siapa yang mau makan beras organik? Saya sih lebih prefer beras biasa.

Tanah yang sudah rusak bisa diremajakan kembali, google aja pasti ketemu. Bahkan di bekas lahan tambang sekalipun bisa diolah kembali untuk pertanian.

Quote:


jadi menurut gan kendalanya adalah harga jual ya?

menurut agan, kisaran harga berapa pantasnya bahan makanan pokok?
misalnya beras... terlepas dari organik maupun bukan

baru nyadar agan crown buat thread juga

ijin nyimak gan, sambil belajar dari para sepuh bisnis emoticon-Malu (S)
Quote:


Pasti bisa gan, walau butuh waktu....yg pernah ane denger sih dgn aplikasi pupuk kandang sekitar 9 ton per hektar sawah, utk hasil panen pertama bs cm 50% dari panen normal, tp selanjutnya akan naik bahkan sampai melebihi pertanian dengan pupuk sintetis. Mungkin dengan menambahkan cacing dan mikroba pendukung lain bs lebih cepat mengembalikan kesuburan tanah.

Ohya mengenai pertanian organik dan kimia, sampe sekarang ane masih bingung bedanya...lawong tanaman untuk tumbuh pasti butuh bahan kimia...wkkwkwwk...oksigen, air, nitrogen, posphat, kalium semua kan bahan kimia gan.
Quote:


sama2 belajar gan.. hehehe


Quote:


ada kategori zat organik dan non organik gan

nanti ane update kalo datanya ketemu
Quote:


kalo disebut sintesis vs alami betul gak ya kira2.

Maap bukannya ane anggota illuminati, tp ane salut sama israel yg sudah bisa mengembangkan pertanian sustainable, tanpa bahan sintesis, mereka mengandalkan hubungan simbiosis dalam ekosistem.
Krn akan jadi sia2 kalau kita sudah pupuk secara alami tapi masih menggunakan pestisida dan herbisida yg berbahaya, jadi termasuk pemberantasan hama hrs dilakukan secara alami jg...krn setiap hama pasti ada predatornya, misal tikus diberantas dengan burung hantu, rumput dengan belut, quite complicated ya gan kalo emang mau benar2 alami....hehhehe
Quote:


tenang aja gan. Di dunia nyata, si wahyudi gak ada hubungannya sama pasukan laminating dan remason.. itu cuma buat jualan buku doang.
kadang orang pilih jawaban yang rumit pada permasalahan hidupnya untuk menjustifikasi realita yang sulit mereka terima. Yang untung, ya yang jualan novel2nya itu..

back to topic, israel bukan satu2nya, jepang, australia dan banyak sekali negara produktif lain udah berada di tingkat tersebut. jadi bukan mereka yang sangat maju, kitanya yang sangat terbelakang. Diomongin panjang2 nanti bakal lari ke politik hehehehe.

Pesan moralnya, lebih baik kita memikirkan solusi yang produktif daripada terus ngeliat luka kita sendiri di cermin.

Dan atas alasan itu jugalah ane buka thread ini... untuk kita melangkah ke depan.
Quote:


Iya gan, kita yg terbelakang...hahaha, biar ane gak minat secara khusus di bidang organik beras, tp ane sedang hot2nya tertarik dgn namanya pertanian/perkebunan yg berkelanjutan dan ramah lingkungan, kmrn abis masuk-keluar perkebunan di sekitar sulut, sangat bagus krn masyarakat daerah sana blm terlalu kenal dengan pupuk sintetis, biarpun mereka blm intensif dlm mengolah lahan, bagusnya tanah masih alami. Doakan aja gan ane cepet migrasi ke sana dan bisa praktek langsung...sementara masih kumpulkan ilmu dulu sambil ngumpulin modal...buat usaha sekalian edukasi ke masyarakat lokal.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di