alexa-tracking

Mengenal DLNA, AirPlay, Miracast, Mirroring dan WiDi pada Perangkat Mobile

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55385e0012e257001b8b456b/mengenal-dlna-airplay-miracast-mirroring-dan-widi-pada-perangkat-mobile
Smile 
Mengenal DLNA, AirPlay, Miracast, Mirroring dan WiDi pada Perangkat Mobile


Hai Agan semuanya, numpang bikin thread lagi ya.

Silakan di Ctrl-D dulu, Penting neh Gan
Harapan ane cuman dua:
1. Agan bisa berpartisipasi di forum ini, barang sekedar komen aja atau saling sharing
2. Kalo dirasa bermanfaat, kiranya dapat memberi rate pada thread ini

Pada thread sebelumnya, telah dibahas bersama mengenai teknologi TV Out yang jamak ditemui pada smartphone/tablet terkini. Umumnya teknologi TV Out tersebut menggunakan jenis koneksi kabel. Menginjak akhir tahun 2014, mendadak ramai perbincangan mengenai produk gawai yang menyajikan tayangan TV Out secara nirkabel.

Berkenaan dengan hal itu, yuk kita bahas sama-sama.

Teknologi Pemindah Tayang Nirkabel? Apa itu?

Mengenal DLNA, AirPlay, Miracast, Mirroring dan WiDi pada Perangkat Mobile

Quote:Pengertian & Latar Belakang

Secara umum, pemindahtayangan nirkabel adalah kegiatan memindahkan hasil tayang, serupa dengan kegiatan TV Out dengan kabel, yakni memindahkan tayangan pada produk input kepada produk output, namun penggunaannya dilakukan secara nirkabel atau tanpa kabel. Tujuan utama pembuatan teknologi ini adalah memberikan kesempatan berbagi data dengan lebih mudah dan leluasa, tanpa hambatan.

Jauh sebelum gonjang-ganjing Miracast mengemuka usai rilis Asus Google Nexus 7 dan LG Google Nexus 4, teknologi pemindah tayang nirkabel sudah hadir dengan beragam jenis dan lisensi. Umumnya teknologi ini memanfaatkan teknologi WiFi Direct sebagai sarana transfer tayangan.




Quote:A. DLNA

DLNA atau Digital Living Network Alliance adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Sony dan Intel pada bulan Juni 2003, yang bertanggung jawab untuk menentukan standar pemrograman yang memungkinkan pengguna perangkat dapat berbagi media digital antara multimedia perangkat satu dan lainnya.

DLNA menggunakan protocol UPnP (Universal Plug and Play) untuk media management, discovery dan pengontrolannya.

UPnP adalah sebuah set protocol yang memungkinkan agar perangkat yang dapat terhubung ke jaringan (PC, Printer, Wireless Router, perangkat mobile) dapat secara mulus (seamlessly) menemukan satu sama lain dan memungkinkan terjadinya layanan jaringan seperti: Data Sharing, Communications dan Entertainment.

Lebih simple-nya, keberadaan lembaga DLNA ini menetapkan standar yang memungkinkan produk-produk elektronik dapat terhubung dan berbagi konten satu sama lain walaupun berbeda produsen. Dengan DLNA Anda bisa menciptakan Network Home antar device yang anda punya.

Perangkat yang mendukung Protocol DLNA biasanya ditandai dengan sticker DLNA Certified. Pada awalnya protocol DLNA hanya dapat menghubungkan berbagai perangkat dengan sertifikat DLNA saja, namun belakangan DLNA mulai mengembangkan wireless display yang dapat saling terhubung melalui jaringan wifi biasa. Sehingga semakin banyak perangkat yang dapat terhubungan mengunakan protocol DLNA.

Banyak produk yang menerapkan teknologi DLNA. Pada beberapa produsen elektronik, mereka menggunakan nama lain untuk DLNA ini (Sony tetap menggunakan nama DLNA), seperti:
– Pada produk LG disebut dengan SmartShare.
– Pada produk Philips disebut dengan Simple Share.
– Untuk Samsung, dinamakan Allshare.
Secara eksklusif memang namanya berbeda, pun demikian tetap berbasis DLNA dan kompatibel dengan produk lain yang “DLNA Certified”.

Kelebihan:
- Penggunaannya mudah.
- perangkat dengan sertifikasi DLNA sudah banyak, mulai dari konsol game seperti PlayStation 3 dan Microsoft Xbox 360 hingga smartphone Samsung yang merakyat.

Kekurangan::
- Lisensi yang tidak murah, sehingga meningkatkan harga produksi, yang berarti umumnya harga jual produk akan mahal.
- Pindah tayang hanya terasa seperti streaming.


Quote:B. AirPlay

Sejalan dengan berkembangnya teknologi DLNA, Apple kemudian mengembangkan teknologi serupa yang mereka beri nama AirPlay. AirPlay adalah layanan streaming nirkabel dari Apple yang dirancang untuk memungkinkan pengguna untuk melakukan streaming konten dari iDevices dan Mac. AirPlay mulanya dirancang untuk memindahtayangkan konten multimedia iTunes milik pengguna ke perangkat multimedia milik pengguna, misalnyavsistem stereo, AirPort Express, atau set HDTV. Kini AirPlay sudah menunjang banyak kemampuan, bahkan kemampuan Mirroring.

Produk input Smartphone/Tablet/Gawai yang menggunakan teknologi ini umumnya adalah perangkat Apple, yakni iPhone series, iPad series, Mac series

Kelebihan:
- Produk dengan fitur AirPlay terkini, tidak hanya sekedar streaming, melainkan juga sanggup melakukan Mirroring (apa yang pengguna lakukan pada media input adalah apa yang tertayang pada media output).

Kekurangan:
- Produk input terbatas pada perangkat buatan Apple, kurang universal.
- Umumnya baik produk input maupun produk output harganya mahal.


Quote:C. Miracast

Miracast mendadak ramai diperbincangkan, karena dimotori oleh Google Android yang digunakan banyak lapisan masyarakat. Miracast adalah program sertifikasi dari Wi-Fi Alliance berdasarkan spesifikasi Wifi-Display. Protocol Wifi Miracast ini adalah protocol yang paling terbuka (open), Artinya protocol ini dapat bekerja lintas platform tidak terbatas pada merk produk dan seri tertentu, karena protocol ini bekerja secara wireless menggunakan frekuensi yang biasa digunakan untuk mengakses jaringan. Spesifikasi yang dibutuhkan oleh Miracast juga tidak tinggi, membuat banyak perangkat dapat menerapkan Miracast sebagai basis pindah tayang saat ini.


Miracast Basic

Secara umum, produk dengan WiFi Direct sudah dapat menrapkan fitur Miracast. Bahkan Samsung Galaxy S II sudah menjajal fitur Miracast menggunakan teknologi WiFi Direct versi awal yang dimilikinhya. Google kemudian mendesain sistem operasi JellyBean memiliki fitur Miracast secara default (makin disempurnakan pada JellyBean 4.3). Sehingga, produk Android dengan kombinasi OS JellyBean dan WiFi Direct, berarti sudah bisa melakukan kegiatan transfer tayangan melalui Miracat. Demikian pula dengan Windows 8 ke atas pun sudah dibekali dengan fitur ini.

Kelebihan:
- Lisensi jauh lebih murah dibanding TV Out jenis kabel.
- Produk output atau dongle adapter Miracast mudah dan jamak ditemukan.
- Produk input Miracast mudah dan jamak ditemukan, cukup berbekal fitur WiFi Direct dan OS JellyBean ke atas.

Kekurangan:
- Kemampuan tayang hanya menu tertentu, dan bersifat streaming (belum bisa melakukan kegiatan Mirroring).

Miracast Mirroring

Produk Miracast dengan fitur Mirroring sebenarnya fitur rilis Wi-Fi Alliance yang sama. Hanya saja perlu diketahui bahwa untuk bisa mendapatkan kegunaan Mirroring ini, diperlukan tambahan hardware yakni setidak-tidaknya GPU (Graphics Processing Unit) untuk menyelaraskan mirroring secara real time, uga menggunakan WiFi Direct terkini. Keduanya sejatinya bukanlah hal mahal, terlebih GPU yang diproduksi Tiongkok harganya sangat murah. Dengan menggunakan Miracast Mirroring, maka fungsi pindahtayang sangat serupa dengan pemindahtayangan ala teknologi kabel semisal HDMI konvensional, MHL HDTV, atau SlimPort dengan rasa nirkabel. Apa yang tertampil pada produk input adalah apa yang tertampil pada produk ouput secara lugas.

Produk Android dengan fitur Miracast pertama bahkan mendukung Miracast Mirroring, yakni Asus Nexus 7 dan Nexus 4. Produk-produk ternama sangat concern dengan pengembangan fitur Miracast dengan kemampuan Mirroring yang berkualitas, membuat Samsung baru dapat menerapkan fitur ini pada era Samsung Galaxy S5 dan Note 3. Pun karena biaya produksi yang rendah, smartphone murah Samsung Galaxy Grand Prime sekalipun kini sudah mendukung fitur ini. Berbeda dengan Samsung, Sony dengan konsistensi DLNA-nya (dan produk-produknya yang nyaris tidak bisa dibilang murah), memiliki ekosistem yang mendukung Miracast Mirroring, sehingga umumnya smartphone Sony dengan baragam kelas juga dapat menikmati fitur ini. Produk Oppo, Xiaomi, dan Gionee, lebih cerdik dengan mengembangkan fitur ini sebagai promosi penjualan, mengingat produk mereka jarang mendukung TV Out jenis kabel. Di Indonesia, bahkan produk murah Cyrus Chat mendukung Miracast dengan Mirroring, meskipun kita harus mewajarkan lag yang muncul dengan banderol harganya, tentu saja.

Kelebihan:
- Lisensi jauh lebih murah dibanding TV Out jenis kabel.
- Kapabilitas Mirroring (apa yang disaksikan di produk input adalah sama dengan yang disaksikan pada produk output).
- Produk output atau dongle adapter Miracast mudah dan jamak ditemukan.
- Produk input Miracast Mirroring kini mudah dan jamak ditemukan.

Kekurangan:
- Kualitas tayang banyak lag, bergantung pada hardware produk input. Makin baik brand dan kelas produk, makin minim lag yang ditemukan.


Quote:D. Intel WiDi

Intel Wireless Display merupakan teknologi terbaru yang mengembangkan fitur Miracast, namun tertutup pada ekosistem Intel. Intel WiDI sendiri merupakan jawaban dari para pengguna produk Intel yang merasa produk Miracast yang dirilis pada awal mula, seringkali mendapat bugs pada produk berbasis Intel. Pada Intel WiDi versi 3.5, Intel menanamkan fitur Miracast penuh, sehingga keduanya berjalan bersamaan dengan baik dan lebih banyak platform untuk diterima. Intel WiDi rilis terbaru bahkan sudah mendukung Mirroring, pada produk Windows 8 sekalipun. Pastikan driver Intel WiDi sudah terinstall dengan baik pada perangkat Windows 8 dengan WiFi Direct terbaru yang didukung Intel WiDi.

Kelebihan:
- Mendukung fungsi Mirroring

Kekurangan:
- Cenderung mahal


Quote:Prospek Optimalisasi Fitur Wireless Display pada Perangkat Mobile

Produk dengan teknologi wireless display tentu akan semakin berkembang. Mengingat teknologi WiFi Direct yang saat ini digunakan pun terus dikembangkan, terutama dari sisi kecepatan transfer rate hingga proteksi yang lebih aman dari penyadapan dan pencurian data transfer (saat ini protokol keamanan WPA2 malah dikembangkan dengan banyak fitur akses keamanan). Ke depannya, transfer pemindahtayangan diharapkan sanggup mengakomodir memindahkan tayangan dengan kemampuan 3D, minimalisasi lag, serta pemanfaatan yang lebih luas, terutama pada bidang non multimedia, pendidikan, dan seni saja, seperti misalnya kesehatan, militer, hingga transportasi.



Sumber
WIKIPEDIA
WIKIPEDIA
WIKIPEDIA
WIKIPEDIA
TECHNOPEDIA
Apple Official Site

pertamax diamakankan untuk artikel part 2
ane udah myoba tu di one plus one tapi agak sdikit lag klok ada gerakan terlalu cepat kmudian teknologi ini sudah bagus semoga kedepan bisa support dengan proyektor sehingga presentasi dapat lebih mudah dengan smarthone emoticon-Jempol
Quote:Original Posted By izzypolz
ane udah myoba tu di one plus one tapi agak sdikit lag klok ada gerakan terlalu cepat kmudian teknologi ini sudah bagus semoga kedepan bisa support dengan proyektor sehingga presentasi dapat lebih mudah dengan smarthone emoticon-Jempol


Oiya, ane lupa masukin di page one mengenai kompatibilitas atas konversi dari digital ke analog. Nanti malam ane masukin deh
ane ada android one gan.. Tapi ya gitu gan, TV nya masih belum ada sambungan internet.. Kalau Pake Miracast kan butuh WIFI ya? Caranya tuh TV ane konek ke smartphone gimana coba? emoticon-Hammer
Wah semakin mantap saja teknologi ini, kapan ya bisa mengaplikasikannya di rumah emoticon-Bingung (S)


Kunjungi web ane : click2tech.com
Quote:Original Posted By temonoid
ane ada android one gan.. Tapi ya gitu gan, TV nya masih belum ada sambungan internet.. Kalau Pake Miracast kan butuh WIFI ya? Caranya tuh TV ane konek ke smartphone gimana coba? emoticon-Hammer


Hai Gan. WiFi yang dimaksud bukan WiFi untuk terkoneksi ke internet kok. Tanpa terkoneksi ke internet juga bisa. Karena WiFi ini hanya digunakan untuk terkoneksi dengan si dongle. Transfer data berupa audio video dua arah antara smartphone dan si dongle miracast itu. Jadi, nggak perlu tambahan wifi hotspot lain Gan. Cukup smartphone Agan dan dongle miracast saja cukup
Wah thx infonya gan ketepaan lgi cri info yang dlna
Kenapa ya gan miracast via ezcast dongle ga support di smartphone yg udah root? Padahal note 3 neo udah support wifi direct sama screen mirroring...
Kenapa ya gan miracast via ezcast dongle ga support di smartphone yg udah root? Padahal note 3 neo udah support wifi direct sama screen mirroring...
Quote:Original Posted By coretniest
Kenapa ya gan miracast via ezcast dongle ga support di smartphone yg udah root? Padahal note 3 neo udah support wifi direct sama screen mirroring...


Bisa dijelaskan tipe EzCast nya Gan? Juga aplikasi EzCast yang diinstall di Note 3 Neo-nya?
head unit mobil ane udah di pasang miracast di aux in nya, lumayan ngirit neh, ga perlu ganti head unit android ato konvert dan mindahin file lagi utk play video clip downloadan dari youtube, cukup pake hp aja emoticon-Jempol
Quote:Original Posted By tenggo4
head unit mobil ane udah di pasang miracast di aux in nya, lumayan ngirit neh, ga perlu ganti head unit android ato konvert dan mindahin file lagi utk play video clip downloadan dari youtube, cukup pake hp aja emoticon-Jempol


Head unit Agan pake HDMI berarti yah Gan :-)
Quote:Original Posted By maha2dewa


Head unit Agan pake HDMI berarti yah Gan :-)


ane beli yang ada hdmi dan rcanya gan, lumayan awet sampe sekarang emoticon-Smilie

http://www.ebay.com/itm/Hi768-Miraca...item3ce394a19e
Quote:Original Posted By maha2dewa


Bisa dijelaskan tipe EzCast nya Gan? Juga aplikasi EzCast yang diinstall di Note 3 Neo-nya?


EzCast tipe M2 gan.
Aplikasi yg diinstal sih EzCast 1.4.629 boleh download di PS. Cuman pas mau aktifin screen mirroringnya kurang lebih 5 detik keluar pesan sistem "Tidak bisa memulai karena masalah pada perangkat keras".
Sekarang udah di unroot dan alhmdllah bisa miracast tapi ane udah ga punya akses root lagi gan.
emoticon-Mewek
Agan yakin hanya root Gan? Tidak sampai ganti apaki customed ROM?
Quote:Original Posted By maha2dewa
Agan yakin hanya root Gan? Tidak sampai ganti apaki customed ROM?


Cuma root doang kok...masih pake stock rom pula
gan ane mau nannya,saat ini ane punya tablet windows udah support miracast,untuk presentasi sebaiknya pake dongle apa kabel,berhubung tabletnya gaada hdmi out emoticon-Sorry
Quote:Original Posted By dikidoang11
gan ane mau nannya,saat ini ane punya tablet windows udah support miracast,untuk presentasi sebaiknya pake dongle apa kabel,berhubung tabletnya gaada hdmi out emoticon-Sorry


Terserah agan mau pilih yang mana. di tablet ga ada port hdmi? gak masalah gan, yang penting media penampilnya (TV,projektor) yang harus ada HDMI in.

1. MHLtoHDMI Media Adapter (kabel)
Bagi yang tablet/smartphonenya gak ada port buat HDMI jangan khawatir masih ada alat namanya MHL, bentuknya rata2 kotak dia pake 3 kabel, yang 1 kabel HDMI untuk mengkoneksikan MHL ke media penampil (TV, projektor) dan 1 kabel lagi buat mengkoneksikan MHL ke port microSD/charger port smartphone kita , 1 lagi buat ke charger (tambahan power/daya).

2. EZCAST DONGLE (nirkabel)
Berhubung ini nirkabel jadi ga ada kabel yg tersambung ke smartphone samasekali.
Untuk perangkat yang sudah support miracast maka beruntunglah dia karena jika belum support kita gak bisa mirroring secara full dan yang tersedia hanya ada fitur dokumen(Excell, Word, Powerpoint, PDF), video, foto, musik, radio dan browser. Supaya bisa mirroring secara full tanpa fitur miracast di smartphonenya kita bisa gunakan aplikasi stream mirroring pro (android) tapi gerakannya delay 3-5 detik.
Minusnya menggunakan dongle menurut pengalaman ane sih kalo smartphonenya dalam keadaan root kita ga bisa gunakan fitur miracast, tapi ga tau deh kalo windows atau iOS.
Nanya donk agan2 skalian ane kan seneng nonton film pake Android, kira2 merk ezcast yg reccommen apaan ya, di fjb bnyk merk yg beredar kyk ezcast m2, v5ii, measy dll (gpp ya sebut merk).. Googling kok gakda perbandingan nya satu2...

Klo bsa yg ga nge lag, ama bsa muncul subtitle nya