CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
[TESTIMONY & FaQ] Dari Pengendara Motor Besar (Sports Bike & Harley Davidson)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/55296a9fc3cb176b7e8b4569/testimony-amp-faq-dari-pengendara-motor-besar-sports-bike-amp-harley-davidson

[TESTIMONY & FaQ] Dari Pengendara Motor Besar (Sports Bike & Harley Davidson)

Quote:


Selamat Malam agan-agan yang budiman, Semoga agan dalam keadaan yang sehat wal'afiat.

Hari ini atau tadi siang tepat nya pada pukul 13.00 Wib (Kurang Lebih) terjadi kecelakaan yang DIDUGA melibatkan Rombongan Harley Davidson yang menabrak Motor Bebek yang mengakibatkan 1 Orang tewas & 1 Orang terluka.

Sebelumnya saya ucapkan turut berbela sungkawa bagi korban yang tewas maupun yang terluka, izinkan saya disini BUKAN untuk mewakili dari Klub Moge Manapun, hanya saja ikut tergerak hati nya untuk memberi masukan dan pencerahan kepada kawan kawan disini, karena kami (saya khususnya) sering dianggap pengendara motor yang arogan bahkan dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

Mengapa saya ikut tergerak hati nya ?

Karena sudah puluhan bahkan ratusan thread / pembahasan yang membahas mengenai AROGAN & ANGKUH nya pengendara Motor Besar di Jalan Raya. berikut salah satu Quote yang saya dapat dari beberapa forum, tapi maaf saya tidak bisa menampilkan sumber nya, demi menjaga kenyamanan bersama.


1.
Quote:


2.
Quote:


3.
Quote:


4.
Quote:


5.
Quote:


6.
Quote:


7.
Quote:


Kira kira begitu lah pencerahan yang bisa saya berikan untuk agan-agan, maksud saya disini adalah saya sebagai salah satu pengendara motor besar, prihatin dengan omongan dari masyarakat yang menyatakan pengendara MOGE itu AROGAN dan ANGKUH, kami tidak se arogan itu.

Meski begitu, saya sangat prihatin dan tidak membenarkan kelakuan Pengendara Motor Diatas yang menyebabkan kematian. saya tidak bilang bahwa diatas itu adalah pengendara Harley / Sports Bike, karena banyak diantara Bikers yang merubah tampilan motor nya, menyerupai Harley Davidson, namun membawa nama Harley Davidson, lalu berkendara seenaknya, sehingga membuat Club Harley Menjadi Jelek dimata Masyarakat


Terima Kasih agan-agan yang budiman emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace

"We all can have our Destiny, and my Destiny is my bike, the rest is yours"
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 143
tiada pertamax antara kita atau penjual jersey atau apapun
ya karena pgendara moge itu minoritas dr mtor cc kecil jdi klo ad ap2 mlah kena smuanya (biasany)
Nice thread ganemoticon-I Love Indonesia kebetulan ane juga bikersemoticon-Cool
kami juga rakyat yang berhak bayar pajak, sama sama bayar pajak kenapa anda minta di dahulukan...?? apa namanya kalau bukan arogan...???
sebaiknya anda baca undang undang tentang kendaraan kendaraan yang berhak mendapatkan pengawalan dari polisi..
Baca juga aturan kendaraan yang diperbolehkan menggunakan sirine..
jika laju kendaraan anda harus kencang, kenapa anda tidak melaju di sirkuit saja? jangan melaju di jalanan yang menjadi hak milik rakyat. kami menggunakan jalanan ini untuk menyambung perekonomian, bukan untuk dibilang keren dan tajir
Quote:


malem juga agan kaskuser pengguna harley yg budiman
perkenalkan sy seorang pembaca disini, yang hari ini memutuskan utk membuat id supaya bisa ngisi komen di trit agan krn sedikit tergelitik dengan tema trit agan yg sy anggep menarik ini emoticon-Smilie

turut berduka untuk korban kecelakaan tabrakan, semoga keluarga diberi ketabahan

oke, lanjut ke bahasan TS sj ya, disini sang TS tdk membahas mengenai penyebab dan kejadian kecelakaan tsb, tapi ane anggap sebuah anggapan tentang anggapan yg ada di benak masyarakat non pengguna motor merk Harley Davidson seperti yg ditulis agan TS ini ya

Quote:


oke disini sy fahami klo maksud TS pengendara HD juga ingin disamakan seperti pengendara motor (roda2) non HD ya? padahal sy yakin masyarakat memandang anda dengan mata terkagum2 ketika melihat agan bersama motor kebanggaan agan, jd ijinkan sy memberi masukan sedikit sj
saran sy pribadi, karena plat nomor kita sama2 plat kendaraan pribadi coba (kalo ada) dicoba copot sirine, strobo,dan alat bantu penanda yg ada dulu ya,coba berjalan beriringan kendaraan sekitar tanpa klakson2 dan geber2 gas juga coba jalan tanpa berombongan terlalu banyak

Quote:

sedikit lucu dengan sanggahan ini.. sy gk akan bilang "kenapa kok dibeli?", pecinta otomotif kebanyakan pasti sudah tau tentang resiko panas ini, dan sudah tau kalo ini sebuah resiko, dan bukan menjadi sebuah alasan... sama seperti pengguna merk motor ninja tentang resiko super kips mereka, tp ga dijadiin alesan tuh oleh mereka.. sy cuma bilang "gitu aja ngeluh? cobain nyupir truk"

Quote:

ya coba dulu saran sy diatas

Quote:

yap betul makanya kategori motor anda itu bahasa londonya "long distance traveler"
berat? iyalah...
Spoiler for berat:


Quote:


iya gan sy tau, banyak anak2 turing mengetahui dan menggunakan tehnik seperti itu, tapi apa masyarakat tau dan perlu tau?.. tehnik mengepal tangan, menurunkan kaki sebagai simbol itu malah bisa dianggap sebagai ancaman buat yg tdk tau,. maka gunakanlah lampu pemberi aba2 belok alias sein emoticon-Smilie ( ga bisa digunain kalo lampu hazard agan dinyalain terus sepanjang jalan)

masa rombongan bis pariwisata supirnya ngeluarin kaki sambil ngehindar halangan didepannya biar rombongan dibelakangnya tau

Quote:

kendaraan apapun yg melaju terlalu pelan dibanding kendaraan disekitarnya bisa menyebabkan macet kok gan, jadi apa perlu ibu2 mau ke pasar bawa motor pelan2 kudu dikawal emoticon-Stick Out Tongue ( tau kan siapa saja yg sebenarnya boleh dikawal petugas emoticon-Big Grin )
soal tentang adanya ceremony suatu klub pasti pengamanan dijalanan sudah disiapkan ( tentunya acaranya yg sudah mengantongi izin dari pemerintah dan pihak berwajib )

Quote:


jalan yg ente tempuh kebetulan sejalan dengan jalan yg ditempuh pengendara non HD, jadi hormatilah sesama pengguna jalan yg lain, suka ga suka kita sama2 ketemu dijalan

Quote:


sama emoticon-Stick Out Tongue motor sy juga spesial, belinya pake kredit belum lunas juga, ga mau juga dong kesenggol motor agan ts... enak aja emoticon-Stick Out Tongue

Quote:


yap pengguna non HD juga ada dari pejabat, artis,penegak hukum, petani, tukang gali kuburan juga kok, semua sy yakin tau mana yg melanggar hukum dan bisa dilakukan, tapi semuanya balik lagi ke orangnya, mau patuh , enggak patuh, atau mengakali hukum tsb


Quote:


namanya kecelakaan walaupun sampai ada yg meninggal tetaplah kecelakaan, takdir dari sang pencipta, cobaan, teguran

rombongan yg kecelakaan di pangandaran itu habis ngikuti acara yg judulnya The 9th Memorial Wing Day kan?
Spoiler for wing day:

tu bukan acara HD ya?

kira2 begitulah tanggepan sy pribadi buat TS emoticon-Smilie kalo ada salah kata mohon maaf

indonesia kita bersama, jalanan milik kita bersama. kalo ada yang mau duluan (dinomorsatukan) adalah orang yang kita beri mandat (pemimpin, keamanan, pemadam kebakaran, ambulans, dan iring2an jenazah) buat yang selain itu silahkan beli tanah sendiri terus diaspal sendiri yaa emoticon-Stick Out Tongue emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh playgroundxxx
Quote:


Soal minta di dahulukan ane setuju ama agan, semua road user punya hak yang sama, klo masalah panas sih, harusnya nikmatin ajah, toh itu konsekuensi punya mesin gede.

Soal pengawalan, TS kan ngasi tau tuh gan, mereka di kawal pada saat convoy riding,

Note: ane bikers, punya motor bebek, juga punya moge.

emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


ane stuju ama agan ini... kalo mnurut ane bukan club moge aja yg seenaknya kalo lagi konvoi di jalan ...tapi sbagian besar club" mtor juga... alangkah lebih baik jika kita sama" menghargai pengguna jalan yg lain . toh kita juga sama" bayar pajak dan berhak utk menggunakan jalan. emoticon-I Love Indonesia (S)
ga ada masalah motor besar, harley dkk di jalanan selama ga di larang. Yang jadi masalah itu kalau jalan rombongan, <<< ini yang bikin jengkel.
wah nice thread gan
ane salut baca thread ini
gini bro ye, kebetulan gua juga demen motor motor rigid, ya sebelas dua belas lah dari segi skala motor nya sama harley2 jaman sekarang gitu yak, meskipun cc nya ga tentu semua sama
sebenernya motor motor ginian tuh ga cocok dipake di dalem kota macem jakarta, apa lagi jalan sempit, padet wah sumpah deh asli ga ada cocok cocok nya, gua yakin si pengendara pun ga betah bawa motor dalam kondisi kaya gini, ga heran deh pasti gua yakin banyak agan agan yg sering lewat daerah pim kadang liat bule bawa mobil bak muatan nya harley etc emoticon-Big Grin
tapi bukan berarti kita ga boleh punya motor macem begini, ya kita kondisikan aja sama lingkungan sekitar kita, ga usah gua jelasin pasti pada ngerti lah ya emoticon-Big Grin
gua yakin kok semua pengendara motor ginian SEMUA gua yakin banget mereka BANGGA sama kendaraan nya, ya itu dia nilai prestis dari motor harley kalo kita liat dari segi kacamata orang awam emoticon-Big Grin bangga ga harus sradak sruduk kan emoticon-Big Grin
Quote:


Setuju ama agan ini .. kondisi jalan di indo beda sm luar negeri bos. Rata" jalan cuma 2 lajur Dan 2 arah
..
Quote:


Berhubung pengendara motor seperti ini sedikit, jadi ya dianggap nya semua nya gan emoticon-Big Grin

Quote:


Coba di garis bawahi maksud ane didahulukan itu mendahului yang membawa motor nya dengan kecepatan standar, bukan kepentingan kami dahulukan, ane gapernah bilang bahwa kepentingan orang make moge lebih penting dari yang lain, coba sebutin bagian mana yang bilang ane pengendara harley punya urusan lebih penting ?

Oke, dari undang undang lalu lintas, kendaraan yang berhak mendapatkan pengawalan :

Dalam Pasal 65 ayat 1 disebutkan, pemakai jalan wajib mendahulukan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit
c. Kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
d. Kendaraan Kepala Negara (Presiden dan Wakil Presiden) atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara
e. Iring-iringan pengantar jenazah
f. Konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat
g. Kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau mengangkut barang-barang khusus.

kalo dilihat jenis nya, Konvoi diperboleh kan dikawal oleh polisi, jadi bagian mana yang tidak memperbolehkan kami dikawal polisi ? karena dalam Pasal 65 ayat 3 PP Nomor 43 Tahun 1993 tercantum kata “melakukan pengamanan”. Esensi dari pengawalan tidak lain memang memberikan pengamanan, baik terhadap kendaraan yang dikawal, maupun pengguna jalan lain yang berada di sekitar kendaraan yang dikawal. bahkan di pasal 34 ayat 1 PP Nomor 43 Tahun 1993 ditegaskan bahwa dalam keadaan tertentu petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat melakukan tindakan:

a. memberhentikan arus lalu lintas dan/atau pemakai jalan tertentu
b. memerintahkan pemakai jalan untuk jalan terus
c. mempercepat arus lalu lintas
d. memperlambat arus lalu lintas
e. mengubah arah arus lalu lintas

semua itu demi apa ? ya demi melancarkan lalu lintas, bukan semata-mata kami ingin didahulukan, ngerti point nya gan ?

kalo untuk sirine, ane no comment, hal tersebut memang tidak diperbolehkan, tapi toh bukan kami saja yang menggunakan sirine, mobil pribadi pun banyak yang menggunakan Sirine, maka dari itu kami bilang orang tersebut hanya oknum saja emoticon-Big Grin

Siapa bilang laju kendaraan harus kencang ? ane bilang, laju kendaraan tidak bisa menyesuaikan dengan kendaraan yang sama dengan kendaraan yang lain, bukan kami harus kebut-kebut an, sama saja bodoh dong gan dengan kami melaju 120km/j dijalanan ramai, tidak secepat itu kok emoticon-Smilie

kenapa anda melarang kami untuk berjalan di jalan biasa ? kan seperti anda, kami juga membayar pajak, jadi apa yang salah dari kami melaju di jalan yang sudah disediakan, dan kami bayar pajaknya ? apakah berkendara harus selalu menyambung perekonomian ? apa agan tidak pernah jalan-jalan menggunakan kendaraan sekedar melepas penat ? kalo agan berkendara selalu bekerja dan tidak pernah menuju suatu tempat untuk melepas penat, oke berarti memang pengendara moge yang rese.

Siapa yang bilang kami ingin disebut keren dan tajir ? itu semua hobby kok, masalah keren dan tajir, itu kan relatif, menurut orang yang punya ferrari dan lambo, hobby kami tidak ada apa2nya, lalu kenapa harus selalu meributkan agar disebut keren dan tajir ? kami hanya melakukan hobby kami

Quote:


hehe, salam blar blar, jujur, ane sih ga kuat tuh harus panas2an overheat maksain make motor 30km/j demi disebut sopan, ane lebih memilih untuk melaju 50-60km/j dan sopan dengan pengendara lain, dengan maksud agar motor tidak terlalu panas.

Yup, ane ga bilang kalo sendiri harus dikawal polisi, yang ane maksudkan adalah pada saat convoy saja.

Quote:


kalo agan merasa kesal karena diberhentikan oleh polisi demi mendahului convoi, sayang sekali agan, bahwa memang di indonesia polisi berhak memberhentikan kendaraan lain, bukan demi disebut keren, apalagi belagu, tapi semata mata agar tidak membuat macet seluruh pihak. but always, safety riding is a must emoticon-Smilie

Quote:


jengkel dari sisi apa gan ?

Quote:


jujur, memakai harley pada saat jam sibuk di jakarta memang seperti mencari neraka gan, tapi kan pake motor gini bukan untuk harian kok, hanya momen momen tertentu saja, bahkan kebanyakan memakai ini pada saat weekend, untuk melepas penat saja, bukan untuk sombong sombong an, so bener buat agan, kita menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, kaya punya motor knalpot racing, masuk gang kecil, pasti dimatiin kan ? kurang lebih analogi nya seperti itu, kami juga sebagai pengendara moge, tau etika kok.

Masalah prestis dan bangga, itu balik lagi sama orang, ada yang memang cita-cita memiliki harley dan ada yang memang ikut-ikut an biar disebut keren, balik lagi ke pengguna motor tersebut sih gan emoticon-Smilie

Quote:


kalo gitu dengan kondisi jalan yang beda kita gaboleh punya moge ? oke sekarang kita bikin analogi sederhana, kondisi jalan kurang bagus, gaboleh punya moge, sama aja kaya yang make internet di indonesia masih dikit kok, internet kenceng buat apa ? emoticon-Big Grin
bagian mesin yang lebih panas ane setuju banget, bukan niat mau sombong karna punya motor cc lebih gede tapi emang harus dibawa kencang ini motor, klu dibawa 30-40km/jam itu kaki berasa kaya dekat panggangan tau ngga hahaha jadi ya harus dibawa rada kencengan. oia ane punya motor 2 silinder sama matic juga kok jadi ane ngerti dari sudut pandang kedua pihak. dan ane blm pernah merasa dirugikan sama orang konvoi, ane blm pernah konvoi juga.
ane gk punya moge emoticon-Frown
sebenernya tak perlu diperdebatkan
toh itu sudah kehendak tuhan..
ooo moge, sayur kn? emoticon-Bingung (S)
pembelaan nih ceritanya
di jalanan kita semu sama gan emoticon-Traveller
Diubah oleh hdse
ane nak motor matik aja dah seneng gan...yang oenting selamat sampe tujuan..
ane kadang kasian ama yg punya mobil xenia atau avanza. setiap kali di ada harley lewat dan menggeber gas, pasti alarmnya bunyi emoticon-Ngakak udah berapa kali liat kayak gitu, gak tau deh mobil lain.

ntu mobil kayaknya latah banget yah emoticon-Ngakak
Gila men kmren ane denger radio ada 2 kclakaanemoticon-Gila
http://regional.kompas.com/read/2015/04/12/03130601/Kecelakaan.Harley.Davidson.di.Pangandaran.Tewaskan.2.Orang

Berita:
Regional


Kecelakaan Harley Davidson di Pangandaran Tewaskan 2 Orang
Minggu, 12 April 2015 | 03:13 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Dua kecelakaan terjadi selama kegiatan touringyang melibatkan sekitar 4.000 biker pecinta Harley Davidson dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri ke Pangandaran dalam rangka "The 9th Memorial Wingday".


Beberapa orang menjadi korban bahkan dua di antaranya meninggal dunia karena tertabrak motor gede tersebut. Demikian kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Sulistyo Pudjo Hartono.

"Ya, betul itu. Ada dua kecelakaan saat konvoi Harley Davidson ke Pangandaran, dua tewas." kata Pudjo, Sabtu (11/4/2015).

Enjang Saefullloh tewas seketika saat sepeda motor Yamaha F1ZR Nopol Z 2382 KB yang ditumpanginya dihantam sepeda motor Harley Davidson, di jalur Gentong, Kampung Tagog, Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (11/4/2015).

Sementara rekan yang dibonceng Endjang, Ifan Nugraha menderita patah kaki dan kini ia dirawat di RSUD Lambo Ciawi, Kota Tasikmalaya. Insiden ini terjadi ketika rombongan konvoi Harley kembai dari Pangandaran.

"Jadi, pengendara motor Yamaha itu melaju dari arah Barat menuju Timur. Sementara dari arah berlawanan atau arah timur datang rombongan motor Harley Davidson, di antara rombongan motor Harley tersebut diperkirakan menyerempet atau menabrak motor F1Z yang di kemudikan Enjang Saeful. Korban meninggal dunia dan rekannya mengalami patah kaki kiri. Pengendara Harley-nya juga luka berat," kata Pudjo, Sabtu.

Sehari sebelumnya, terjadi kecelakaan saat konvoi Harley dari Bandung menuju Pangandaran. Kecelakaan ini menewaskan seorang siswi SMA Negeri 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, atas nama Imas Pujasari.

Saat itu, Imas sedang mengendarai motor di Jalan Raya Banjarsari, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarica, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Diduga saat itu, peserta konvoi yang menabrak siswi SMA itu mengambil jalan terlalu ke kanan.

"Tabrakan terjadi di jalan yang menikung, diduga motor Harley terlalu mengambil jalan ke kanan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikemudikan siswi itu," katanya.

Korban langsung terpental hingga beberapa meter dan diduga tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara, peserta konvoi yang menabraknya pun ikut terjatuh dan mengalami luka cukup parah.

Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pamaricaan. Begitupun juga dengan peserta konvoi. Pengendara motor Harley yang belum diketahui identitasnya itu sempat dilarikan ke Puskesmas karena lukanya cukup parah dan dalam pengawalan petugas kepolisian.

Pudjo menambahkan, ribuan peserta konvoi Harley Davidson itu mendapat pengawalan dari kepolisian. Sementara, kata Pudjo, dua pengendara yang terlibat tabrakan itu melaju (berkonvoi) tanpa pengawalan dari pihak kepolisian. Diduga para pengendara yang tanpa pengawalan kepolisian itu melaju kencang, kecepatannya tak terukur.

"Keduanya itu jalan konvoi masing-masing, tanpa pengawalan. Kalau dikawal sama polisi kecepatan pasti terukur dan pasti aman," ujarnya.
Diubah oleh poyoloko
Halaman 1 dari 143
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di