alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/551ddddb31e2e63b2c8b456d/soal-un-jk-pilih-mana-10-anak-stres-atau-10-juta-anak-bodohudah-ane-cek-no-repostk
Soal UN, JK: Pilih Mana 10 Anak Stres atau 10 Juta Anak Bodoh
Udah ane cek, No Repost
Kalau Repost atau salah kamar kasih tau ane yak emoticon-Malu

Senin, 30/03/2015 10:51

WIBJakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla(JK) mengkritik banyak pihak yang tidak setuju dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Ia berpendapat tidak ada orang yang pintar tanpa belajar dan bekerja keras."Anak-anak itu dipaksakan belajar adayang mengatakan nanti stres, daripada menganggur. Pilih mana ada 10 orang stres daripada 10 juta anak bodoh?" ujar JK dalam sambutannya di acara Rembug Nasional Pendidikan danKebudayaan, di Depok, Jawa Barat, Senin (30/3/2015).

Bagi JK, pendidikan adalah disiplin dan kerja keras. Tidak ada seseorang yang berhasil tanpa bekerja keras. "Coba anak yang belajar keras menganggap UN biasa saja. Yang menanggap UN sulit yang belajar tidak keras," kata JK."Kalau guru ikut marah-marah soal UN berarti membiarkan anaknya santai. Apapun sistem yang kita pakai, intinya membaca," tambahnya.

Sebagai contoh, saat pelaksanaan ujian UN berhasil maka secara langsung berhubungan dengan kurangnya kenakalan remaja."Tawuran langsung turun, begitu melemah naik lagi," ujarnya.

Menurut JK, mengukur keberhasilan pendidikan tidak bisa dinilai sekarang."Yang diajarkan guru-guru hari ini, hasilnya kita lihat 10 tahun mendatang.Bisa digunakan matematika, fisika, IPAdan IPS. Pendidikan selalu berbicara kedepan," kata JK.

sumber : Detikcom

maaf repost
kata agan ini katanya Repost
Quote:Original Posted By Unapzeus
Ini repost, su. Malah pernah ada yang jawab, pilih jokowi lengser atau 250 juta sengsara.


pemerintah slalu menekan anak2 untuk jadi pintar luar biasa....tapi begitu daha ada yg menemukan somethin anehnya malah diakuin ngara lain
Jk memang logika nya kuat banget sihh.. tapi kalo bisa di atur bagaimana sistem pendidikannya berkualitas namun tidak membebani siswa nya.
dukung jeka utk r1 deh emoticon-Blue Guy Peace
Setuju sih... Tp sayang soal un itu tidak spesifik pada minat dan bakat anak tersebut. Soal UN terlalu dipukul rata sehingga anak yg ingin jadi guru gampang mengerjakan soal un, tp anak yg pengen jadi koki, pst kesulitan mengerjakan soal un.

Coba klo soal un dibagi per minatbdan bakat sekolah tersebut. Jd di smk seperti smf, soal un hanya ttg mslat, bi, b.ing dan farmasi itu sendiri
Gue pilih 10jt anak bodoh...
karena kalo gue pilih 10 anak stres bisa gila...
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By tantekiyut
Setuju sih... Tp sayang soal un itu tidak spesifik pada minat dan bakat anak tersebut. Soal UN terlalu dipukul rata sehingga anak yg ingin jadi guru gampang mengerjakan soal un, tp anak yg pengen jadi koki, pst kesulitan mengerjakan soal un.

Coba klo soal un dibagi per minatbdan bakat sekolah tersebut. Jd di smk seperti smf, soal un hanya ttg mslat, bi, b.ing dan farmasi itu sendiri


saya setuju dengan agan satu ini...
kelulusan bukan hanya dilihat secara global, tapi lebih spesifik terhadap minat dan bakatnya juga..
Soal UN, JK: Pilih Mana 10 Anak Stres atau 10 Juta Anak Bodohudah ane cek, No RepostK


itulah alasan gw nentang UN
dulu waktu gw sekolah smp ada tmn gw yg ga lulus UN padahal dy udah belajar giat sampe masuk bimbel. padahal temen gw ini jago bgt ngelukis dan selalu mewakili sekolah setiap ada kompetisi kesenian. semenjak smp ini gw merasa UN ini ga adil klo dijadikan rujukan kelulusan.emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry
bukannya sekarang kelulusan gak hanya ditentukan dari nilai hasil un ya, tp juga dari ujian sekolah
tp kayaknya malah menimbulkan banyak kecurangan dari masing" sekolah emoticon-Hammer
kasian jg sekolah" yg ada di daerah pelosok, ketersediaan tenaga pengajar pun sangat amat kurang, apalagi sarana penunjang kegiatan blajar mengajar seperti buku pelajaran dll, mereka dibebani dg soal yg sama seperti daerah yg lebih maju seperti di kota" besar, tentu hasil nilai mereka tidak mampu sesuai dg rata" nilai kelulusan yg ditentukan pemerintah
kalo pemerintah ingin menyamaratakan hasil pendidikan, sama kan juga fasilitas pendidikannya pak, sediakan tenaga pengajar di daerah terpencil
oh iya, hasil pembelajaran siswa selama menempuh pendidikan di sekolah juga harusnya diperhitungkan, bukankah proses itu juga penting dan patut diapresiasi
Quote:Original Posted By mimizie
Soal UN, JK: Pilih Mana 10 Anak Stres atau 10 Juta Anak Bodohudah ane cek, No RepostK


itulah alasan gw nentang UN
dulu waktu gw sekolah smp ada tmn gw yg ga lulus UN padahal dy udah belajar giat sampe masuk bimbel. padahal temen gw ini jago bgt ngelukis dan selalu mewakili sekolah setiap ada kompetisi kesenian. semenjak smp ini gw merasa UN ini ga adil klo dijadikan rujukan kelulusan.emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry



Setuju...
Sekarang tinggal dibuat sistem ujiannya yg sesuai dengan bakat, minat, & kemampuan mereka.
Sekarang ini, secara umum baru tingkat SMA yg dah spealisasi (SMK).
Jadi perlu dipertimbangkan materi ujian untuk tingkat SD & SMP.

Jenius itu bisa macam2...
Jenius ilmu sains kaya Habibie....
Jenius dalam Seni Musik kaya Melly G menurut gw...
Dsb...
ga usah UN...biarkan dunia kerja dan alam yg menyeleksi mereka nantinya
Quote:Original Posted By mimizie
Soal UN, JK: Pilih Mana 10 Anak Stres atau 10 Juta Anak Bodohudah ane cek, No RepostK


itulah alasan gw nentang UN
dulu waktu gw sekolah smp ada tmn gw yg ga lulus UN padahal dy udah belajar giat sampe masuk bimbel. padahal temen gw ini jago bgt ngelukis dan selalu mewakili sekolah setiap ada kompetisi kesenian. semenjak smp ini gw merasa UN ini ga adil klo dijadikan rujukan kelulusan.emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry

Bukannya kelulusan emang gak 100% ditentukan oleh nilai un ya?
itulah alasan gw nentang UN
dulu waktu gw sekolah smp ada tmn gw yg ga lulus UN padahal dy udah belajar giat sampe masuk bimbel. padahal temen gw ini jago bgt ngelukis dan selalu mewakili sekolah setiap ada kompetisi kesenian. semenjak smp ini gw merasa UN ini ga adil klo dijadikan rujukan kelulusan.emoticon-Sorry emoticon-Sorry emoticon-Sorry[/QUOTE]
Bukannya kelulusan emang gak 100% ditentukan oleh nilai un ya?[/quote]


waktu gw msh sekolah sih msh di jadiin patokan. klo sekarang mungkin ga dijadikan 100% rujukan. tapi tetep aja kasian sm anak yg pintar nya di luar bidang yg mata pelajaran yg di masukin UN. ttp jadi momok menakutkan apalagi sm ada kriteria nilai minimal
Mang syarat lulus nilai UN segitu tingginya yah ampe musti diubah2 terus ampe ga dijadiin syarat lulus? Prasaan ane dolo kagak belajar lulus2 aja dengan nilai tinggi emoticon-Malu (S), Ini yang makin bodo ane ato generasi2 baru yah emoticon-Bingung (S)

Kalo generasi baru ya cuma bisa emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By savire
Mang syarat lulus nilai UN segitu tingginya yah ampe musti diubah2 terus ampe ga dijadiin syarat lulus? Prasaan ane dolo kagak belajar lulus2 aja dengan nilai tinggi emoticon-Malu (S), Ini yang makin bodo ane ato generasi2 baru yah emoticon-Bingung (S)

Kalo generasi baru ya cuma bisa emoticon-Berduka (S)


ane lulusan 2014 emang susyeh menurut ane sbg orang bodho, soalnya standras internasional gan

UN 2014 Ukur Kompetensi Siswa dengan Standar InternasionalMon, 04/14/2014 - 06:45Jakarta, Kemdikbud--- Salah satu tujuan dilaksanakannya Ujian Nasional (UN) adalah untuk melakukan pemetaan terhadap kualitas pendidikan. Hasil UN dijadikan sebagai standar nasional dalam mengukur keberhasilan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Tahun 2014 ini, soal UN mulai menggunakan standar internasional untuk mengukur kompetensi siswa secara internasional."Ada beberapa soal yang merujuk dari PISA dan TIMSS. Jadi adabenchmarkinternasional. Ada multi objek. Kita ingin mengukur kompetensi anak-anak kita dengan standar internasional," jelas Mendikbud Mohammad Nuh di Jakarta, (13/04/2014).PISA (Programme for International Student Assessment) adalah studi internasional tentang prestasi literasi membaca, matematika, dan sains siswa sekolah berusia 15 tahun, yang dikoordinasikan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) yang berkedudukan di Paris, Perancis. Sedangkan TIMSS (Trends in International Mathematics and ScienceStudy) adalah studi internasional tentang prestasi matematika dan sains siswa sekolah lanjutan tingkat pertama yang dikoordinasikan oleh IEA(International Association for the Evaluation of Educational Achievement) yang berkedudukan di Amsterdam, Belanda.Mendikbud mengatakan, meski mulai menggunakan standar internasional, soal UN 2014 tetap disesuaikan dengankisi-kisi UN yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sekitar 2-3 tahun lalu. Perbedaannya terletak pada kualitas soal. Soal UN 2014 dibuatdengan tingkat kesulitan soal sedikit lebih tinggi daripada UN tahun sebelumnya. "Kategorinya, 20 persen sulit, 70 persen sedang, dan 10 persen mudah," kata Mendikbud.Keputusan menaikkan tingkat kesulitan soal UN, tuturnya, diputuskan setelah melalui diskusi panjang mengenai pilihan untuk menaikkan grade atau nilai minimal kelulusan UN, atau mengubah komposisikesulitan soal. Mendikbud menambahkan, hasil UN juga akan digunakan untuk pengembangan Kurikulum 2013 dan perbaikan dalam proses belajar mengajar di sekolah, baik dari sisi siswa maupun guru
Ini repost, su. Malah pernah ada yang jawab, pilih jokowi lengser atau 250 juta sengsara.
kalau stress belum tentu bodoh..
kalau bodoh pasti stress
aduh gmn yah
susah lawan logic thinker
sebenernya mah penjurusan anak juga dari orang tuanya juga
Quote:Original Posted By Unapzeus
Ini repost, su. Malah pernah ada yang jawab, pilih jokowi lengser atau 250 juta sengsara.


woles aja kali gak pke su su su juga emoticon-Stick Out Tongue kasih tau baek2 gak bisa apa
Quote:Original Posted By ngezonk


woles aja kali gak pke su su su juga emoticon-Stick Out Tongue kasih tau baek2 gak bisa apa


Apa salah? Harusnya ente seneng dipanggil supiderman emoticon-Ngakak (S)
×