- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Tragis, Wanita Penjual Sayur Bangkrut Usai Dibegal
TS
hobi_linux
Tragis, Wanita Penjual Sayur Bangkrut Usai Dibegal
VIVA.co.id - Aksi pelaku begal tak hanya menyebabkan korbannya terluka, trauma maupun meninggal dunia. Tetapi, aksi begal juga membuat korbannya sengsara.
Seorang wanita benama Tumi (35 tahun) warga Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, yang harus rela kehilangan mata pencahariannya, setelah menjadi korban pembegalan.
Tumi mungkin sebelumnya tak pernah membayangkan akan bernasib kurang mujur seperti yang dialaminya saat ini, usai jadi korban pelaku begal.
Dia tak hanya harus rela kehilangan sepeda motornya, tetapi juga harus ikhlas kehilangan mata pencahariannya. Sebab, sejak kejadian pembegalan itu, Tumi tak lagi dapat bejualan sayur mayur keliling kampung.
"Gimana saya mau jualan, motor saya sudah tidak ada lagi, saya bangkrut," kata Tumi, Rabu 25 Februari 2015.
Tak hanya itu saja, setelah dibegal, Tumi tak lagi memiliki uang untuk berbelanja sayur mayur untuk dijajakannya.
"Uang saya sudah habis buat beli sayuran dan semua sayuran belanjaan dibawa kabur bersama motornya," kata Tumi.
Tumi menjadi korban pembegalan pada Sabtu 31 Januari 2015 lalu. Ia dihadang kawanan begal bersenjata, saat pulang berbelanja di Jalan Raya Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok.
Dia masih beruntung, pelaku begal tidak sampai melukainya. Saat itu, Tumi hanya didorong kelompok begal ke aliran sungai yang ada di lokasi pembegalan. (asp)
-
sumber: http://metro.news.viva.co.id/news/re...t-usai-dibegal
-
penyelesaian masalah begal ini harus dimulai dari hulunya, gk cm oleh polisi, tp juga oleh penguasa politik setempat serta pemuka agama.
tapi yg masih diburu ttp harus ditindak
Seorang wanita benama Tumi (35 tahun) warga Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, yang harus rela kehilangan mata pencahariannya, setelah menjadi korban pembegalan.
Tumi mungkin sebelumnya tak pernah membayangkan akan bernasib kurang mujur seperti yang dialaminya saat ini, usai jadi korban pelaku begal.
Dia tak hanya harus rela kehilangan sepeda motornya, tetapi juga harus ikhlas kehilangan mata pencahariannya. Sebab, sejak kejadian pembegalan itu, Tumi tak lagi dapat bejualan sayur mayur keliling kampung.
"Gimana saya mau jualan, motor saya sudah tidak ada lagi, saya bangkrut," kata Tumi, Rabu 25 Februari 2015.
Tak hanya itu saja, setelah dibegal, Tumi tak lagi memiliki uang untuk berbelanja sayur mayur untuk dijajakannya.
"Uang saya sudah habis buat beli sayuran dan semua sayuran belanjaan dibawa kabur bersama motornya," kata Tumi.
Tumi menjadi korban pembegalan pada Sabtu 31 Januari 2015 lalu. Ia dihadang kawanan begal bersenjata, saat pulang berbelanja di Jalan Raya Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok.
Dia masih beruntung, pelaku begal tidak sampai melukainya. Saat itu, Tumi hanya didorong kelompok begal ke aliran sungai yang ada di lokasi pembegalan. (asp)
-
sumber: http://metro.news.viva.co.id/news/re...t-usai-dibegal
-
penyelesaian masalah begal ini harus dimulai dari hulunya, gk cm oleh polisi, tp juga oleh penguasa politik setempat serta pemuka agama.
tapi yg masih diburu ttp harus ditindak
tien212700 dan nona212 memberi reputasi
2
4.7K
46
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan