CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / ... / Cerita Pejalan Domestik /
Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/549040bf529a455f448b456d/ternate-dan-tidore-pusat-rempah-dunia

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.


Pulau-pulau di gugusan Maluku bagian utara adalah sumber cengkeh dunia yang melegenda. Pedagang India, Arab, Cina dan Jawa sering berkunjung ke Ternate, Tidore, dan Banda yang menjadi sumber rempah-rempah dunia. Mereka pulang membawa komoditi berharga itu ke negara asal untuk dijual dengan harga tinggi. Cengkeh, bersama-sama dengan pala dan fuli itu begitu berharga sebanding dengan emas kerena digunakan sebagai bumbu makanan dan untuk mengawetkan makanan atau sebagai bahan obat-obatan.

Setelah Perang Salib, rute perdagangan ke Timur ditutup Kesultanan Otoman bagi pedagang Eropa sehingga Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda bertekad untuk menemukan sendiri kepulauan yang menjadi sumber rempah-rempah itu.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Vasco da Gama adalah orang pertama yang berlayar ke Tanjung Harapan di Afrika untuk mencapai India. Kemudian, dari India, Portugis akhirnya menemukan rute ke Maluku pada tahun 1521, dan tiba di kepulauan rempah-rempah dimaksud, yaitu: Ternate, Tidore, dan Banda. Untuk sampai di sana, pelaut Portugis berlayar sejauh 14.000 kilometer - hampir 9.000 mil - menyebrangi laut yang belum terpetakan, menghadapi badai, ombak tinggi dan angin muson tropis.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Saat kedatangan pedagang Eropa itu, sudah ada kesultanan yang berkembang di Ternate dan Tidore sehingga persaingan perdangan dan upaya monopoli pun terjadi. Pedagang Spanyol, Belanda dan Inggris pun tergiur membentuk armada perang untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah hingga akhirnya dimenangkan oleh Belanda.

Menjelang akhir abad ke-16, Gubernur Jendral Belanda Jan Pieterszoon Coen menanam cengkeh di Ambon dan menghancurkan semua tanaman cengkeh di Ternate dan Tidore secara brutal. Tindakan ini dikenal sebagai ekspedisi hongi dan langsung dilawan oleh Kesultanan Ternate dan Tidore. Berikutnya perlawanan Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore melawan kolonialis pun tercatat dalam banyak halaman sejarah.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Ternate dan Tidore adalah dua pulau kecil yang hampir sama besarnya. Berlokasi di sebelah barat pulau utama, yaitu Halmahera. Kedua pulau ini saling berhadapan satu sama lain dan dipancang oleh gunung api yang muncul dari Laut Maluku yang dalam.

Pulau Ternate sendiri memiliki luas sekira 1.118 km persegi dan sejatinya adalah bagian dari tubuh Gunung Gamalama yang kakinya terbenam di bawah laut. Ketinggian Gunung Gamalama bila diukur dari permukaan laut hanya 1.715 meter namun jika diukur dari dasar laut mencapai 3.000 meter. Kota Ternate menjadi rumah bagi dua pertiga dari penduduk pulau yang mayoritas Muslim. Di sini, Anda dapat mengunjungi banyak peninggalan sejarah dan menyaksikan tradisi budaya lokal yang luar biasa. Kota ini juga merupakan pusat perdagangan pulau dengan fasilitas pendukung bisnis, jaringan transportasi, dan pariwisata.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Gunung api di pulau Ternate memberikan tanah subur dan pantai dengan pasir hitam yang berkilauan. Anda akan melihat seluruh pulau dihiasi oleh perahu berwarna-warni dalam berbagai ukuran berbaring di air dangkal berbatu virus dan terlindung oleh pohon kelapa yang menari-nari terkibas angin sejuk.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Apabila Ternate adalah kota pulau yang diperlengkapi dengan denyut aktivitas pemerintahan dan niaga maka berbeda pada kota pulau kembarannya, Tidore. Pulau ini lebih besar dari Ternate namun kontras karena masih terbilang sepi tetapi begitu tentram. Di sini akan Anda temui banyak masjid di sepanjang jalannya. Hampir selang beberapa ratus meter bahkan puluhan meter akan didapati masjid atau musala. Mayarakat Tidore terkenal kuat menjalankan ajaran Islam dan ramah pada pengunjung.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Meskipun hanya memiliki luas 15 km2, Pulau Ternate memiliki sejumlah pemandangan dan pengalaman yang patut untuk dijelajah.
Mendaki puncak gunung berapi. Untuk setiap pengunjung yang datang ke pulau Ternate, mengunjungi Gunung Gamalama adalah keharusan. Wisata ke gunung tersedia dan menawarkan cara yang aman untuk menjelajah gunung berapi. Seorang pemandu lokal akan mengantar Anda melalui perjalanan selama 5 jam ke puncak gunung, 1.271 meter di atas permukaan laut.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Pelajari tentang kehidupan bangsawan Ternate dengan mengunjungi Istana Kedaton atau Sultan. Dibangun pada tahun 1796, sebagaian masih berfungsi sebagai rumah tinggal. Ada bagian bangunan khusus Kedaton yang berfungsi sebagai museum, di mana adik Sultan menyediakan informasi tentang Ternate dan tempat-tempat terkait dalam bahasa Inggris yang sangat baik bagi para pengunjung. Jika Anda telah berencana dan memperoleh izin dari Sultan, Anda dapat melihat mahkota Sultan yang hanya dikenakan pada penobatan. Legenda mengatakan bahwa mahkota memiliki 'rambut tumbuh', yang harus dipangkas sacara teratur. Orang-orang percaya dengan memamerkan mahkota di sekitar pulau dapat mencegah bencana, dan telah mencegah Gunung Gamalama meletus di masa lalu.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Masjid Sultan juga merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Sempatkan diri Anda untuk mengagumi interior kayu di tempat ini.
Hiburan lainnya di Ternate termasuk Benteng Oranye yang pernah menjadi kantor Hindia Belanda (VOC) dan juga sebagai tempat tinggal bagi gubernur Belanda di Ternate.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Berjalan di sekitar benteng Tolukko kuno. Dibangun tahun 1512 oleh Portugis, benteng yang pertama kali dibangun di Ternate. Benteng Kayu Merah juga layak untuk dikunjungi karena pemandangannya yang menakjubkan.

Ternate dan Tidore pusat Rempah Dunia.

Kunjungi Danau Tolire Besar yang menakjubkan, sebuah danau kawah yang spektakuler di Utara pulau. Menikmati pemandangan dramatis, terutama danau megah yang dikelilingi oleh hutan lebat.

Text & Photography oleh Barry Kusuma (Travel Photographer).
www.alambudaya.com (Travel and Photography, Travel Journey from Barry Kusuma.)
http://instagram.com/barrykusuma (Inspiring Photos through the Lens)
www.barrykusuma.com (Gallery Foto, dari Sabang sampai Merauke)
https://plus.google.com/+BarryKusuma/ (Google Plus Social Network #IndonesiaOnly).
Follow my Twitter for Free Travel Tips @BarryKusuma
Diubah oleh bheka
Halaman 1 dari 34
reserved for update..

Quote:
Diubah oleh bheka
Haduuuhh.. Nasi kuningnya..

emoticon-Matabelo
emoticon-Matabelo emoticon-Matabelo
Menakjubkan banget ternate ini gan...
semoga bisa kesana kapan-kapan
Quote:


ya nasi kuning ada dimana2 di ternate sini hehehe
Luar biasa banget pulau ternate
Sepertinya masih sangat asri sekali ya emoticon-Matabelo
Ya ampun bagus banget! Jadi bingung ini mau nginap di pulau apa di Maluku Januari akhir nanti. Ternate / Tidore / Ora / Seram? emoticon-Mewek
Quote:


semua pulaunya worthed utk dikunjungi ^_^
Quote:


Okay, berarti cap cip cup juga ga bakal kecewa yah hihiihihi
wah wah
jadi kapan nih ngajakin kesono emoticon-Belo
Quote:


ternate dibanding tidore masih lebih asri tidore...
Quote:


eh di quote bang bheka
iya bang, dua dua nya layak di kunjungi..
salam kenal ya.
Indahnya alam Indonesiaku emoticon-I Love Indonesia (S)

pantes aja sejak dulu Indonesia jadi rebutan emoticon-Hammer (S)
Quote:


betul gan..primadona dunia hehe
Bang Barry lgi di ternate ya? Mau nambahin mengenai danau tolire emoticon-Big Grin

Sekuat apapun agan ngelempar batu ga akan msuk ke danaunya, pasti balik lagi, soalnya katanya dijaga buaya putih. Danau itu juga ada legendanya, konon danau itu adalah desa yang isinya prostitusi smua, trus datanglah pengembara yg mau istirahat disitu, dan rupanya pengembara itu adalah jin. Melihat keadaan desa yang kacau tersebut, dihukumlah desa tersebut oleh jin itu dengan banjir bandang yg parah lalu jdilah danau tersebut. Mnurut orang situ sih buaya putih yg ada dsitu jelmaan jin tadi.
Trus danau itu dalemnya ga terdeteksi, pernah wktu itu mau diukur pake sonar ga kedeteksi. Pernah ada penyelam yg mau mngukur kdalamannya malah ilang.
Trus pesawat juga ga boleh melintas diatas situ, nnti kesedot kebawah. Itu terbukti karena wktu mau ngukur pake sonar bnyak bangkai bangkai besi ( mungkin dulu pesawat penjajah ).

Jadi bisa dbilang ternate ini segitiga bermuda maluku emoticon-Big Grin ane tau ini soalnya wktu smp kelas 1 di ternate, sekarang ane klas 1 smk emoticon-Big Grin

Pejwan Om emoticon-Big Grin
Quote:


sip..pejwan... emoticon-Blue Guy Cendol (L)
wih pas banget nih..
kebetulan dri regional ane ada warga baru dan dia kelahiran ternate dan besar di ternate..
tapi sekrng di lampung..
ane panggil dlu orngnya emoticon-Ngacir
cuma bisa ngileeeeremoticon-Matabelo
Quote:


jangan lupa disuruh sharing ya gan foto2nya disini emoticon-Ngakak
Quote:


kk bheka, ane orangnya... emoticon-Big Grin
kangen banget sm t4 klahiran...
pnya foto satu di dpn benteng tolocco waktu SMP, kk ksana gak ?? cuma foto itu yg tersisa di hape 7 thn yg lalu..
nnti ane share dimari ya om foto di dpn benteng tolocco...
makasih kk, "fotonya memanggil pulang...."
Spoiler for Benteng Tolocco, Februari 2007:
Diubah oleh wulandamayasari
sekarang Ternate sedang dirundung duka gan..gunung Gamalama kembali aktif dan meletus..semoga aja semuanya gapa2 disana..kita doain supaya tetap indah dan masyarakat ternate ga kenapa2..
Halaman 1 dari 34


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di