Satyabudi
TS
Satyabudi
[HDTV] LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV (Part V) - Part 1
Quote:



Penjelasan teknis secara umum,
Plasma TV, LCD/LED-TV & OLED/AMOLED


Plasma TV = Cocok buat nonton Film.
Jika ditempatkan di ruangan yang sangat terang (spt di showroom), gambarnya akan terlihat lbh redup dari LCD.
Jika ditempatkan di ruangan agak redup, Hitamnya lbh pekat dari LCD.
Selain itu, Plasma-TV minim blur / ghosting, gak ada Backlight-bleeding / Clouding & Sudut pandang Plasma-TV sangat lebar.

Namun, untuk keperluan gaming atau browsing yg terdapat gambar statis, rentan dengan gejala Screen Burn-in.

Pencahayaan dan warnanya, berasal dari Gas Pixel Plasma-nya sendiri (tanpa Backlight).


LCD-TV = Cocok untuk gaming / browsing / PC.
Jika ditempatkan di ruangan yang sangat terang, gambar dan warna lebih cerah daripada Plasma-TV.
Namun, untuk adegan gerak cepat / siaran olahraga, rentan ghosting / blur.

LCD-TV menggunakan Backlight untuk pencahayaan & menggunakan Cairan untuk reproduksi warna.


LED-TV = Prinsip kerjanya mirip dengan LCD-TV, bedanya di backlight yang digunakan.
LCD-TV menggunakan Lampu Neon (CCFL)
& LED-TV menggunakan Lampu LED sebagai backlight.


OLED-TV / AMOLED = Menggunakan beberapa lapisan organik sebagai pencahayaan dan reproduksi warna, tanpa menggunakan backlight seperti LED/LCD-TV.
Menghasilkan gambar yg deep-black, cukup bright dan minim blur dgn frame layar yang sangat tipis dan Sudut pandang yang sangat lebar.

OLED Masih dalam tahap pengembangan,
- Lapisan organik warna biru hanya dapat bertahan krg lebih 7000 jam
- Lapisan organik warna hijau dan merah hanya dapat bertahan krg lebih 14000 jam
- Untuk keperluan gaming atau browsing yg terdapat gambar statis, rentan dengan gejala Screen Burn-in.

Dikarenakan ongkos produksi yang relatif mahal dan masih teknologi baru (dibutuhkan pengembangan), maka demand dari pasar msh sangat kecil.


Konsumsi Listrik,

Daya LCD-TV (pada umumnya) akan tetap selalu konstan, kurang-lebih, sesuai seperti yang tertera di spesifikasi, mau scene gelap atau terang sama aja, karena, Backlight LED yang ada di balik layar LCD selalu ON terus.

Sebagai solusi untuk menghemat daya, beberapa produsen LCD-TV menggunakan teknologi untuk mengurangi intensitas cahaya Backlight LED, agar daya lebih efisien.

Untuk Plasma-TV, konsumsi listrik yang tertera di spesifikasi adalah konsumsi ketika menampilkan gambar putih statis, dgn brightness dan contrast normal.

Karena Plasma-TV tidak memakai backlight, jadi konsumsi listrik-nya, berubah-ubah mengikuti pencahayaan scene yg ada.

Jadi ketika banyak scene gelap atau redup, daya pada Plasma-TV tidak terlalu berbeda dengan daya pada LCD-TV (with LED backlight)
& Klo banyak scene gambar gelap, konsumsi daya pada Plasma-TV dapat dibilang efisien.

Beralih ke OLED-TV, kurang lebih mirip seperti Plasma-TV, tidak memakai backlight dan berubah-ubah mengikuti pencahayaan scene yg ada.

Dikarenakan memakai lapisan organik yg dapat menghasilkan cahaya sendiri, maka konsumsi dayanya secara keseluruhan dapat dibilang lebih kecil daripada LCD-TV & Plasma-TV, sehingga energi listrik yg disedot pun juga lebih efisien.



Skema desain LCD/LED-TV, Plasma-TV & OLED-TV


Plasma



LCD-TV



LED-TV
Mirip dengan LCD-TV, yang membedakan hanya Backlight yang dipakai, berupa lampu LED


OLED-TV



Cara Kerja,

Untuk LCD-TV... saat adegan gelap,
backlight yang ada di belakang layar LCD akan tetap ON.
Sementara, kristal cair yang ada di dalam panel membentuk formasi warna hitam.
Untuk beberapa brand LCD, Perjalanan cahaya menembus kristal hitam mengakibatkan, Backlight Bleeding (cahaya bocor).

Untuk meminimalisasi hal tersebut, beberapa produsen TV untuk line-up High-End memproduksi LED-TV Full Array, karena pencahayaan LED-TV Full Array tsb. lebih merata ke seluruh bidang dibanding LED-TV biasa.

Beda dengan Plasma-TV,
Cahaya dan gambar dihasilkan dari Pixel Gas Plasma & bisa ON - OFF secara individual (walau tidak Full Off), tanpa Backlight.
Jadi... saat adegan gelap, ya memang gelap & tidak ada Backlight Bleeding...

Selain itu, Plasma TV punya Response Time yang lbh cepat, sekitar ~1ms.
Karena Response Time yang cepat itulah, Plasma TV punya keunggulan untuk playback siaran-siaran olahraga (minim blur untuk adegan gerak cepat).

Beralih ke OLED-TV,
Cara kerjanya mirip seperti Plasma-TV, bedanya adalah Plasma memakai gas, dan OLED memakai lapisan organik yg dapat menghasilkan cahaya dan warna sendiri tanpa backlight.



**Hasil pengujian LCD-TV & Plasma-TV
Spoiler for LCD VS Plasma by tongki:

Spoiler for LCD vs Plasma by untaker:

Spoiler for LCD vs Plasma by lcdtvbuyingguide:


**Hasil pengujian LED-TV & Plasma-TV
Spoiler for LED TV vs Plasma by *avforums & *avreview:




So... silahkan tentukan mau beli yang mana sesuai fungsi masing2



Salam HDTV emoticon-Smilie
Diubah oleh Satyabudi 26-11-2014 15:10
-1
1.2M
10K
Thread Digembok
Urutan
Terbaru
Terlama
Thread Digembok
Komunitas Pilihan