alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/541124aedc06bd26168b4567/diskusi-semua-tentang-imunisasi-vaksin-dan-antisera-serum
(Diskusi) Semua tentang Imunisasi, Vaksin, dan Antisera/Serum
Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh agar tubuh tahan terhadap penyakit yang sedang mewabah atau berbahaya bagi seseorang. Imunisasi berasal dari kata imun yang berarti kebal atau resisten. Imunisasi terhadap suatu penyakit hanya akan memberikan kekebalan atau resistensi pada penyakit itu saja, sehingga untuk terhindar dari penyakit lain diperlukan imunisasi lainnya.

Imunisasi biasanya lebih fokus diberikan kepada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka masih belum sebaik orang dewasa, sehingga rentan terhadap serangan penyakit berbahaya. Imunisasi tidak cukup hanya dilakukan satu kali, tetapi harus dilakukan secara bertahap dan lengkap terhadap berbagai penyakit yang sangat membahayakan kesehatan dan hidup anak.

Tujuan dari diberikannya suatu imunitas dari imunisasi adalah untuk mengurangi angka penderita suatu penyakit yang sangat membahayakan kesehatan bahkan bisa menyebabkan kematian pada penderitanya. Beberapa penyakit yang dapat dihindari dengan imunisasi yaitu seperti hepatitis B, campak, polio, difteri, tetanus, batuk rejan, gondongan, cacar air, tbc, dan lain sebagainya.

Macam-macam / jenis-jenis imunisasi ada dua macam, yaitu imunisasi pasif yang merupakan kekebalan bawaan dari ibu terhadap penyakit dan imunisasi aktif di mana kekebalannya harus didapat dari pemberian bibit penyakit lemah yang mudah dikalahkan oleh kekebalan tubuh biasa guna membentuk antibodi terhadap penyakit yang sama baik yang lemah maupun yang kuat.

Teknik atau cara pemberian imunisasi umumnya dilakukan dengan melemahkan virus atau bakteri penyebab penyakit lalu diberikan kepada seseorang dengan cara suntik atau minum / telan. Setelah bibit penyakit masuk ke dalam tubuh kita maka tubuh akan terangsang untuk melawan penyakit tersebut dengan membantuk antibodi. Antibodi itu uumnya bisa terus ada di dalam tubuh orang yang telah diimunisasi untuk melawan penyakit yang mencoba menyerang.

Sumber:
http://www.organisasi.org/1970/01/arti-definisi-pengertian-imunisasi-tujuan-manfaat-cara-dan-jenis-imunisasi-pada-manusia.html?m=1

barusan jalan2 di lounge, ada kaskuser yg berpendapat tentang vaksin. nanti saya coba ungkap di sini sekalian kita diskusikan bareng2. Berhubung saya pakai hp jadi pelan-pelan dulu ya.
Saya akan coba jelaskan sedikit lebih rinci dari pada sumber di atas, semoga bisa menjadi bahan diskusi.

Imunisasi dapat dibagi 2 menurut cara kerjanya: yaitu imunisasi aktif dan pasif yg masing2 dibagi lagi menurut asalnya.
1. Imunisasi aktif, dapat terjadi karena 2 hal
a. Secara alamiah, yaitu ketika tubuh manusia terserang penyakit akibat virus/bakteri maka tubuh berusaha melindungi dirinya sendiri dan melawan penyakit tersebut dengan membentuk antibodi. Namun hal ini bisa terjadi dengan dipengaruhi banyak faktor, antara lain kondisi tubuh yang prima dan faktor lain yaitu tubuh mengenali virus/bakteri yang masuk sebagai musuh. Jika tubuh tidak mengenalinya sebagai musuh maka tubuh tidak akan membentuk antibodi, seringkali itu terjadi karena sifat bakteri/virus yang sangat mudah bermutasi.

b. Imunisasi buatan atau biasa kita sebut vaksinasi.
Vaksinasi menjadi sangat penting karena dibuat untuk mengatasi faktor-faktor yang di sebutkan di atas. Tubuh manusia tidak akan terus menerus dalam kondisi prima, karena itulah pasti dibutuhkan vaksinasi. Virus/bakteri yang bermutasi juga menjadi faktor pentingnya vaksinasi.
2. Imunisasi pasif, yaitu tubuh tidak secara aktif membentuk antibodi. Antibodi yang didapat berasal dari luar tubuh. Antara lain:

a. Imunisasi bawaan, contohnya bayi yang mendapat Air Susu Ibu (ASI).

b. Pemberian Serum (Antisera)
"MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI"

Masih relevankah tag line tersebut?
Apakah juragan setuju dengan tagline tersebut?
Vaksinasi bersifat sangat spesifik. Artinya vaksinasi hanya berlaku untuk jenis penyakit yang di vaksin. Lain penyakit lain juga vaksinnya.
Vaksin juga berguna bila tubuh belum terpapar penyakit yang ingin ditangkal. Bila sudah terpapar berarti harus diobati bukan di vaksin.

Biaya berobat lebih mahal daripada biaya vaksin. Setuju?
Vaksin mempunyai kandungan zat aktif yang berupa bakteri/virus (antigen) yang sudah melalui proses rekayasa.

Vaksin sangat aman digunakan bagi manusia. Untuk membuat sebuah vaksin diperlukan sedikitnya waktu belasan tahun Ini dikarenakan pembuatan vaksin melalui penelitian dan pengembangan serta dengan melalui tahapan uji klinis yang sangat ketat.
Di Lounge ada yang bertanya seperti ini

1. Mengapa pola pikirnya nggak dibalik, alih alih kita diciptakan sebagai manusia berketergantungan dengan ‘kekebalan buatan’ semacam itu, mengapa manusianya tidak diajari melatih dirinya agar memiliki kekebalan tubuh prima?

Dan ada yang menjawab
1. Vaksin sendiri bukan "kekebalan tubuh buatan" gan, tapi vaksin itu "alat yang membantu tubuh kita dalam membuat kekebalan tubuh alami", logikanya gini gan, ketika tubuh belum pernah terkena virus x, maka tubuh masih merasa asing dengan virus x dan belum memiliki "pasukan khusus" dalam melakukan perlawanan dengan virus x. Ketika suatu benda asing(dalam hal ini virus x tsb) masuk kedalam tubuh kita, maka antibodi tubuh secara alami mempelajari dan membuat penangkalnya(pasukan khusus) buat melawan virus x, bahkan ketika semua virus x sudah musnah dari dalam tubuh(atau tinggal sedikit sekali namun tidak membuat kita sakit), si pasukan khusus ini akan tetap siaga dalam tubuh kita bila sewaktu2 bertahun2 kemudian si virus x terserang lagi. Sebagai contoh umum, inilah sebabnya mengapa orang yg pernah terkena cacar air, maka dia akan lebih resisten terhadap serangan cacar air berikutnya(kecuali tubuhnya lagi drop habis2an karena kelelahan yg otomatis membuat daya tahan tubuh jga drop). Yang ditakutkan apabila tidak diimunisasi adalah pada saat kita terserang virus x(yang tergolong super bahkan diantara jenis virus x tersebut, karena virus itu bisa bermutasi/berevolusi menjadi lebih kuat) sedangkan tubuh kita belum ada pasukan khusus untuk melawan virus x tersebut(virus x dengan kemampuan super pula, buat melawan virus x biasa saja belum ada), kalau sudah begini kondisinya bisa parah dan tidak menutup kemungkinan bisa mengakibatkan meninggal.
2. Mengapa orentasinya selalu mengutamakan ‘kalau ada penyakit ayo disembuhkan’ bukan ke arah, pie caranya selalu sehat dan menjaga kesehatan jauh jauh hari sebelum sakit.

2. Kalau maksud agan berarti "mencegah lebih baik daripada menyembuhkan", imunisasi itu juga salah satu upaya "pencegahan" lho gan. Karena pada dasarnya ada virus2 yg belum pernah dikenali oleh agen2 daya tahan tubuh kita semenjak kita lahir(misalnya cacar air dan polio)
Quote:Original Posted By vespakuningku
"MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI"

Masih relevankah tag line tersebut?
Apakah juragan setuju dengan tagline tersebut?


setuju banget. btw kamu anak public health gan?
Quote:Original Posted By makankamus


setuju banget. btw kamu anak public health gan?


wah alhamdulillah mod. Mudah2an terus terjaga kesehatannya. Saya cuma konsen dan senang aja dengan dunia kesehatan mod terutama dengan perkembangan vaksin.
3. Mengapa tidak diajari manusia belanja ‘penjagaan kesehatan’ dari bada belanja ‘pengobatan’, yang sebenarnya kalau di hitung hitung, belanja ‘penjagaan kesehatan’ jauh lebih murah daripada ‘belanja pengobatan.

3. Kalau diajari hidup sehat, saya juga setuju dengan agan, tetapi dalam hidup di dunia ini terkadang virus terbawa oleh inang yang sedang jalan2 ke tempat lain. Kita misalkan agan tinggal di komplek A yang terkenal bersih, steril, dan bebas penyakit karena kebiasaan pendudukny yang hidup bersih dan teratur. Di komplek sebelah, sebut saja komplek B, para penduduknya menerapkan cara hidup tidak sehat, kotor, sehingga bibit penyakit merupakan hal yang biasa disana. Lalu suatu ketika ada kelelawar buah yang hinggap/menggigit buah mangga dihalaman rumah agan, dan tanpa sepengetahuan kita kelelawar tersebut ternyata bersarang di komplek B sehingga kelewar tersebut menjadi inang virus x(banyak kasus dimana virus hidup di tubuh inangny dimana virus tsb tidak menyebabkan inangnya sakit), ketika mangga tersebut matang agan dengan riang gembira memanen mangga2 tersebut dan secara tidak sengaja virus x tersebut masuk kedalam tubuh agan melalui mangga tersebut(kita asumsikan bahkan manggany juga sudah dicuci, namun virus x tsb masih hidup dan ada dalam mangga), dalam hal ini agan "kecolongan" walaupun agan sudah mati2an menerapkan pola hidup bersih & sehat.


Saya akan menambahkan sedikit.
Anda boleh saja yakin dengan kesehatan Anda yang prima. Tapi apakah Anda juga yakin orang2 dilingkungan Anda akan sama dengan Anda. Ketika Anda berkumpul dengan keluarga, yakin semuanya sehat? ketika Anda berkumpul dengan tetangga, yakin semuanya sehat? ketika Anda berada di mall, yakin semua orang di situ sehat? ketika Anda di terminal, di stasiun, di pasar, di tempat hiburan, di acara konser, Anda yakin semua orang di situ sehat? Padahal virus/bakteri sangat mudah menular, bahkan kepada orang yang sehat sekalipun.

Itulah gan pentingnya vaksinasi, selain Anda melindungi diri sendiri, Anda pun juga sudah melindungi orang lain, karena Anda sudah mengurangi kemungkinan menularkan penyakit kpd orang lain. Saya ingatkan lagi, vaksin adalah untuk pencegahan, bukan untuk mengobati.
4. Fokus ke vaksinansinya, iya, katakanlah vaksin itu ‘virus yang dilemahkan’ lalu di gadang gadang diharapkan bisa menjadi ‘tambahan pasukan kekebalan tubuh’ kalau tubuh membutuhkan bantuan melawan penyakit tertentu.

Pertanyaannya:
a. Sejauh mana sih ‘proteksi’ yang sudah dibikin sebagai border kepada virus lemah tersebut sehingga suatu hari pas kekebalan tubuh alami kita menurun tidak blunder malah menyerang tubuh? Kiper aja yang dilatih maksimal profesional menjaga gawang suatu hari bisa blunder.

Penjelasan saya:
Vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh bukanlah "pasukan tambahan kekebalan tubuh" tapi vaksin itu yang merangsang tubuh untuk membuat antibodi yang nantinya akan melindungi tubuh dari serangan virus/bakteri. lihat penjelasan saya sebeblumnya.


a. vaksin adalah virus/bakteri (antigen)yang sudah direkayasa, ketika tubuh sudah membentuk antibodi virus/bakteri tersebut sudah dilawan dan dimatikan oleh antibodi. ketika datang virus/bakteri yg sesungguhnya antibodi sudah siap untuk melawan dan mematikannya.


saya sedang cari informasi tentang vaksin pada anak, karena ketika saya browsing seringkali saya dapat informasi2 yang menyesatkan tapi ngeyel, saya sedang berusaha mendapatkan informasi yang betul2 akurat, jika berkenan bolehkah agan main ke trid saya?

Saya bukan ahli atau praktisi, tapi saya mewakili orang tua (pelaku), perkembangan anak saya catat di RIKES singkat yg ada di thread tsb.

terima kasih atas diskusinya.

[JAWAB KONSPIRASI VAKSIN] Tanya Jawab Kehalalan dan Keamanan Vaksin dr. Soedjatmiko