alexa-tracking

Pria Perokok Berisiko Punya Anak Sakit Asma

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/540fe29da4cb17cf3b8b457c/pria-perokok-berisiko-punya-anak-sakit-asma
Pria Perokok Berisiko Punya Anak Sakit Asma
sumber: http://health.kompas.com/read/2014/0...nak.Sakit.Asma
KOMPAS.com - Pria perokok yang ingin punya anak sebaiknya cepat berhenti merokok. Merokok saat istri hamil merugikan kesehatan calon bayi. Si bayi berisiko lebih besar terkena asma. Bahkan ketika sang ayah sudah berhenti merokok jauh sebelum ia lahir.

Penelitian dari Australia yang baru diterbitkan menemukan minum alkohol, merokok atau makan tak sehat merugikan kesehatan bayi, bahkan bertahun-tahun sebelum ia berkembang di rahim ibu. Kegemukan dan masalah kesehatan lain yang disebabkan oleh gaya hidup tak sehat bisa diteruskan ke anak cucu. Seolah calon anak sudah diprogram untuk memiliki kesehatan buruk.
Pria Perokok Berisiko Punya Anak Sakit Asma
Penelitian soal rokok yang dipresentasikan pada kongres internasional European Respiratory Society (ERS) di Munich merupakan penelitian pertama pada manusia untuk menganalisa kaitan antara kebiasaan merokok ayah sebelum hamil dan kasus asma pada anak-anak. Studi tersebut menganalisa kebiasaan merokok lebih dari 13 ribu pria dan wanita lewat kuesioner.

Para ilmuwan meneliti kaitan baik ibu maupun ayah dan melihat durasi merokok seseorang sebelum kehamilan, kejadian asma pada anak dan apakah orang tua berhenti merokok sebelum kehamilan. Hasilnya membuktikan bahwa asma non alergi secara bermakna terjadi pada anak dengan ayah yang merokok sebelum kehamilan terjadi.

Risiko sakit asma meningkat jika ayah merokok sebelum usia 15. Semakin lama ayah merokok, semakin besar risiko anak terkena asma. Namun tidak ditemukan kaitan antara kebiasaan merokok ibu sebelum kehamilan dan kasus asma pada anak.
Dr. Cecile Svanes dari University of Bergen, Norwegia mengatakan pembuat kebijakan harus memperingatkan para pria perihal gaya hidup yang potensial mempengaruhi masa depan anak-anaknya.

"Penelitian ini penting karena merupakan penelitian pertama yang mengulik bagaimana kebiasaan merokok ayah sebelum kehamilan bisa mempengaruhi kesehatan pernapasan anak. Melihat hasil penelitian ini, kita dapat menyimpulkan paparan segala jenis polusi udara dari tempat kerja sampai paparan bahan kimia juga berdampak buruk," katanya.
Penting bagi pembuat kebijakan untuk memfokuskan diri melakukan intervensi pada pria muda dan memperingatkan mereka bahaya merokok dan paparan lainnya terhadap kesehatan anak yang dilahirkan di masa depan.

TIPS: agar dapat menghentikan kebiasaan merokok, rajinlah komsumsi Renuves setiap hari..
info lebih lanjut, hubungi 0853 6538 3374
PIN: 237CB0EE
FB: Nyta Terapi
Twitter: @NytaTerapi
[url=http://www.terapitinggibadanpadang.blogspot.com[img]http://s.kaskus.id/images/2014/09/10/7095449_20140910122835.jpeg[/img]]www.terapitinggibadanpadang.blogspot.com[img]http://s.kaskus.id/images/2014/09/10/7095449_20140910122835.jpeg[/img][/url]
Gan, ane ada artikel tambahan soal rokok, siapa tau bisa berguna n bisa bikin tritnya makin keceh emoticon-Big Grin

Kondisi Mengerikan Akibat Sering Merokok
Gaya Hidup Sehat
Kamis, 23 Oktober 2014

Penyakit Buerger adalah penyakit yang menyebabkan kematian sel dan jaringan pada anggota gerak, paling sering menyebabkan kematian jaringan di ujung jari-jari tangan dan kaki. Hal tersebut menyebabkan pasien dengan penyakit Buerger sering kali harus menjalani amputasi kedua kaki untuk menghindari penyulit yang lebih fatal yaitu infeksi dan gangren. Penyakit ini sangat jarang ditemukan di AS namun lebih banyak ditemukan di Asia, faktor genetik mungkin memiliki peran penting perkembangan penyakit. Ilmu kedokteran modern mengidentifikasi kebiasaan merokok sebagai faktor resiko utama terjadinya penyakit Buerger.

Wanita ini sudah kehilangan kedua kakinya akibat sebuah kondisi kesehatan langka, dan menurut dokter, kemungkinan dia juga akan kehilangan tangannya. Semua itu akibat kebiasaan buruknya saat remaja, yaitu merokok.

Victoria Marks (41 tahun) adalah mantan perokok berat. Dia mulai hobi menghisap rokok sejak usia 13 tahun. Dalam satu hari, dia bisa menghabiskan 20 batang. Kebiasaan buruknya ini berhenti 10 tahun yang lalu, saat usianya 31 tahun. Namun ibu dari 4 anak ini menyesali hobi buruknya di masa lalu, karena rokok membuatnya terkena penyakit langka, yaitu Buerger. Awalnya, Victoria mengalami rasa sakit di kaki dan bengkak di bagian pergelangan. Rasa sakit itu ada selama bertahun-tahun. Setelah kondisinya memburuk, tim dokter baru menemukan bahwa Victoria mengalami penyakit Buerger. Pada tahun 2006, Victoria tidak bisa berjalan. Tim dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki kirinya, karena bagian itu sudah rusak dan dikhawatirkan merusak jaringan tubuh lain. Setelah 6 tahun memakai kaki palsu, pada tahun 2012, Victoria harus kehilangan kaki kanannya karena kondisi yang sama.

Asap rokok disinyalir sebagai biang keladi terjadinya penyakit Buerger karena memiliki efek kerusakan pembuluh darah sehingga terjadi radang dan pembengkakan pembuluh darah yang pada akhirnya akan menyebabkan pembuntuan pembuluh darah terutama pada jaringan-jaringan anggota gerak: tangan dan kaki. Pembuluh darah adalah jalur pasokan nutrisi yang penting bagi jaringan. Ibarat sebuah negara, pembuluh darah adalah jalan protokol yang menghubungkan daerah produsen makanan dan daerah konsumen makanan. Bayangkan bila jalan protokol diblokir karena demo buruh misalnya, rakyat di daerah konsumen akan kekurangan makanan dan mati kelaparan. Begitu pula saat pembuluh darah mengalami pembuntuan, jaringan akan kekurangan nutrisi dan mati. Jaringan yang telah mati ini akan menjadi tempat kuman tumbuh subur, sehingga jaringan yang telah mati harus dibuang (diamputasi).

MEROKOK PENYEBAB UTAMA PENYAKIT BUERGER

Merokok Penyebab Utama Penyakit Buerger. Penyakit Buerger (Tromboangitis obliterans) adalah penyumbatan pada arteri dan vena yang berukuran kecil sampai sedang, akibat peradangan yang dipicu oleh merokok. Pria perokok sigaret berusia 20-40 tahun lebih banyak yang menderita penyakit Buerger dibandingkan dengan siapapun. Sekitar 5% penderita adalah wanita.


PENYEBAB PENYAKIT BUERGER

o Penyebabnya tidak diketahui, tetapi penyakit Buerger hanya menyerang perokok dan keadaan ini akan semakin memburuk jika penderita tidak berhenti merokok.
o Penyakit ini hanya terjadi pada sejumlah kecil perokok yang lebih peka.
o Mengapa dan bagaimana merokok menyebabkan terjadinya penyakit ini, tidak diketahui.


GEJALA PENYAKIT BUERGER

o Gejala karena berkurangnya pasokan darah ke lengan atau tungkai terjadi secara perlahan, dimulai pada ujung-ujung jari tangan atau jari kaki dan menyebar ke lengan dan tungkai, sehingga akhirnya menyebabkan gangren (kematian jaringan).
o Sekitar 40% penderita juga mengalami peradangan vena (terutama vena permukaan) dan arteri dari kaki atau tungkai.
o Penderita merasakan kedinginan, mati rasa, kesemutan atau rasa terbakar.
o Penderita seringkali mengalami fenomena Raynaud (gangguan sementara aliran darah ke ekstremitas jari, jari kaki, ujung hidung dan telinga) dan kram otot, biasanya di telapak kaki atau tungkai.
o Pada penyumbatan yang lebih berat, nyerinya lebih hebat dan berlangsung lebih lama.
o Pada awal penyakit timbul luka terbuka, gangren atau keduanya.
o Tangan atau kaki terasa dingin, berkeringat banyak dan warnanya kebiruan, kemungkinan karena persarafannya bereaksi terhadap nyeri hebat yang menetap.


DIAGNOSA PENYAKIT BUERGER

o Pada lebih dari 50% penderita, denyut nadi pada satu atau beberapa arteri di kaki maupun pergelangan tangan, menjadi lemah bahkan sama sekali tak teraba.
o Tangan, kaki, jari tangan atau jari kaki yang terkena seringkali tampak pucat jika diangkat ke atas jantung dan menjadi merah jika diturunkan.
o Mungkin ditemukan ulkus (luka terbuka, borok) di kulit dan gangren, biasanya pada satu atau lebih jari tangan atau jari kaki.
o Pemeriksaan USG menunjukkan penurunan yang hebat dari tekanan darah dan aliran darah di kaki, jari kaki, tangan dan jari tangan yang terkena.
o Angiogram bisa menggambarkan arteri yang tersumbat dan kelainan sirkulasi lainnya, terutama di tangan dan kaki.


PENGOBATAN PENYAKIT BUERGER

o Penderita harus berhenti merokok atau penyakitnya akan menjadi lebih buruk, sehingga akhirnya memerlukan tindakan amputasi.
o Penderita juga harus menghindari:
o - pemaparan terhadap dingin
o - cedera karena panas, dingin atau bahan (seperti iodine atau asam) yang digunakan
untuk mengobati kulit dan kapalan
o - cedera karena sepatu yang longgar/sempit atau pembedahan minor
o - infeksi jamur
o - obat-obat yang dapat mempersempit pembuluh darah.
o Berjalan selama 15 30 menit 2 kali/hari sangat baik.
o Penderita dengan gangren, luka-luka atau nyeri ketika beristirahat, perlu menjalani tirah baring.
o Penderita harus melindungi kakinya dengan pembalut yang memiliki bantalan tumit atau dengan sepatu boot yang terbuat dari karet.
o Bagian kepala dari tempat tidur dapat ditinggikan 15-20 cm diatas balok, sehingga gaya gravitasi membantu mengalirkan darah menuju arteri-arteri.
o Penderita yang berhenti merokok tetapi masih mengalami penyumbatan arteri, mungkin perlu menjalani pembedahan untuk memperbaiki aliran darah, dengan memotong saraf terdekat untuk mencegah kejang.
o Jarang dilakukan pencangkokan bypass karena arteri yang terkena terlalu kecil.
- See more at: http://udoctor.co.id/gaya-hidup-seha....oG4QJRrK.dpuf
×