alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5408bd9614088ddb7f8b4568/6-penyebab-ketidaksuburan-pada-wanita
Thumbs up 
6 Penyebab Ketidaksuburan Pada Wanita
www.terapitinggibadan.com

Ketika perjuangan mendapatkan kehamilan sudah berlangsung cukup lama, Anda pasti berpikir ada sesuatu yang salah dengan diri Anda. Misalnya, masalah ketidaksuburan. Pada dasarnya ada beberapa penyebab ketidaksuburan pada wanita , yang bisa menghambat Anda untuk mendapatkan buah hati:


1. Umur
Meski faktor ini tidak langsung menjadi kendala Anda dalam memiliki buah hati, jumlah sel telur akan secara signifikan menurun sekitar umur 30 dan inilah yang menjadi masalahnya. Sebab semakin sedikit sel telur yang tersedia, semakin sedikit pula kesempatan untuk dibuahi dan diproses menjadi embrio. Usia dianggap sebagai faktor yang wajar jika dikaitkan dengan infertilitas pada perempuan.

Di atas usia 40 tahun perempuan memiliki jumlah sel telur yang lebih rendah dan cenderung kurang sehat. Risiko keguguran pun menjadi lebih tinggi pada kehamilan perempuan yang usianya lebih tua.

Catatan: Kalau Anda berusia di atas 35 tahun, kunjungilah dokter spesialis saat upaya menjadi hamil selama 6 bulan belum berhasil. Mengapa? Karena masa produktif mulai menurun pada fase usia ini. Dengan mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada tubuh lebih awal maka Anda bisa mampu menghemat waktu.

2. Pelvic Inflammatory Disease (Penyakit Radang Panggul)
PID merupakan infeksi yang menyebabkan 20% dari penderitanya tidak subur, tapi masalah ini bisa diselesaikan dengan perawatan yang tepat.

3. Adhesi Pelvis
Adhesi pelvis merupakan jaringan parut yang terbentuk usai operasi panggul atau usus buntu. Kondisi ini dapat mengganggu kesuburan perempuan, yaitu ketika adhesi pelvis atau jaringan parut mengubah struktur saluran falopi. Akibatnya, sulit untuk sel telur melakukan perjalanan dari indung telur melalui saluran falopi menuju rahim. Kondisi ini bisa diperbaiki dengan jalan operasi, atau jika tidak terlalu serius, pemijatan pada bagian abdominal juga bisa membantu.

4. Ovarian Cyst (Kista pada Indung Telur)
Kantung berisi cairan ini kadang bisa tumbuh di indung telur sehingga mencegah telur berkembang dan dilepaskan. Terkadang mereka juga bisa hilang dengan sendirinya, tapi jika tidak tindakan operasi bisa dilakukan untuk meniadakannya.

5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
PCOS atau kalau di Indonesia dikenal dengan sindrom ovarium polikistik (SOPK) merupakan kondisi yang menyebabkan perempuan kelebihan produksi hormon androgen. Inilah salah satu penyebab utama ketidaksuburan pada wanita . Sekitar 1 dari 10 perempuan menderita PCOS, dan ini merupakan penyebab ketidaksuburan yang paling umum.

Ketidakseimbangan hormon akibat PCOS memicu masalah ovulasi (proses pelepasan sel telur oleh indung telur) dan terganggunya siklus. Kondisi ini sering dikaitkan dengan obesitas dan resistensi insulin. Ciri-ciri dari PCOS meliputi siklus menstruasi yang tidak teratur, kelebihan rambut di sekitar wajah, jerawat, dan obesitas. Simtom penghambat kesuburan ini bisa ditekan dengan melakukan olahraga secara teratur, penurunan bobot tubuh, dan pengobatan.

6 Penyebab Ketidaksuburan Pada Wanita
Ovulasi yang tidak berkala berkontribusi sekitar 30% dari penyebab ketidaksuburan pada wanita . Boleh saja Anda cemas soal kesuburan kalau memang ini terjadi. Namun kabar gembiranya, sebagian pasien sukses kembali ke siklus menstruasi normal dengan menjalani pola makan sehat dan olahraga yang teratur, sedangkan yang lain harus meminum obat untuk membantu kondisi ini.

Sumber : tabloidnova.com (diunduh 05/09/14 pkl 02.12 wib)
si kista ini seram kalau menurut saya. kehadirannya bisa tanpa gejala... jadi ingat teman saya cerita kalaumenjelang menstruasi sakitnya luar biasa, awalnya dikira dismenore biasa..namun setelah dia konsultasi ke ginekolog ternyata ada kista..
Quote:Original Posted By makankamus
si kista ini seram kalau menurut saya. kehadirannya bisa tanpa gejala... jadi ingat teman saya cerita kalaumenjelang menstruasi sakitnya luar biasa, awalnya dikira dismenore biasa..namun setelah dia konsultasi ke ginekolog ternyata ada kista..


Yup...betul tuh gan....
Biasanya pasien datang dengan keluhan dismenorea hebat dan haid yg tidak teratur.
saya simpen ini trit butuh buat nanti nikah emoticon-Smilie
antisisapi takutnya calon masa depan punya masalah ini dan harus konsultasi emoticon-Malu (S)
Gan, ane ada artikel tambahan nih, siapa tau berguna n bisa bikin tritnya mkin keceh emoticon-Big Grin oiya, jangan lupa dikunjungi yah linknya emoticon-Malu (S)

Tips Cepat Hamil
Gaya Hidup Sehat, Kesehatan Ibu dan Anak, Seksualitas, Kesehatan Wanita, Kebidanan & Kandungan
Kamis, 04 Desember 2014

Sudah menikah namun belum juga mempunyai keturunan? Tidak perlu cemas, jika umur pernikahan Anda terbilang baru maka itu hal yang wajar. Ketika sudah menikah, beberapa pasangan memang ada yang langsung diberi keturunan dan ada juga yang baru memiliki keturunan setelah beberapa tahun. Padahal, Anda dan pasangan sudah berusaha. Nah Udoctorians, mungkin saja Anda dan pasangan belum melakukan lima cara agar cepat hamil. Untuk itu kami akan membagikan tips kepada Anda agar si calon buah hati hadir ditengah-tengah keluarga:

1. Melakukan pemeriksaan kesehatan kedokter

Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada gangguan pada organ maupun sistem fungsional organ reproduksi yang bertujuan untuk memeriksakan kesuburan Anda dan pasangan. Selain itu juga bisa melakukan screening apakah ada hal-hal yang nantinya dapat membahayakan kehamilan Anda (misal: infeksi virus toxoplasma, hepatitis, dan lainnya). Dengan memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi ke dokter akan membantu memudahkan Anda untuk segera hamil dan memiliki keturunan.

2. Menghentikan sementara alat kontrasepsi (pil, suntik dll)

Jika sebelumnya istri mengonsumsi atau menggunakan kontrasepsi untuk menunda kehamilan, maka inilah saatnya untuk menghentikan atau melepaskan alat kontrasepsi tersebut. Begitu juga dengan suami, dengan tidak menggunakan kondom maka peluang untuk terjadinya pembuahan antara sel sperma dan sel telur lebih besar.

3. Melakukan hubungan seksual pada masa subur

Nah Udoctorians, ada baiknya Anda mengetahui waktu terbaik untuk melakukan hubungan seksual. Waktu melakukan hubungan seksual tersebut yaitu pada saat istri Anda berada di masa subur. Masa subur ini ditandai dengan adanya lendir serviks yang keluar dari vagina yang bertekstur tipis dan licin. Bila lendir tersebut ditarik antara ibu jari dan telunjuk, tidak gampang putus. Masa subur biasanya terjadi ketika 10-17 hari setelah haid. Selain itu, disarankan untuk Anda melakukan hubungan minimal 2 hari sekali di rentang waktu perkiraan masa subur. Alasannya adalah karena sel sperma bisa bertahan hingga 2-3 hari, sehingga diharapkan tetap ada peluang untuk terjadi pembuahan antara sel sperma dengan sel telur.

4. Gaya Hidup

Tidak hanya dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, melakukan olahraga yang teratur, berhenti merokok dan membatasi minum alkohol bila perlu konsumsi suplemen multivitamin berupa asam folat, vitamin E agar dapat membantu untuk meningkatkan kesuburan, serta menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta untuk mencegah keguguran.

5. Kelola stress

Udoctorians, ternyata stres faktor yang seringkali menghambat terjadinya kehamilan. Mengapa? sebab stress bisa mengakibatkan gangguan hormonal pada tubuh. Meski stres sulit untuk dihindari namun tidak berarti tidak bisa dikelola dengan baik. Jika stress berkaitan dengan pekerjaan dikantor maka pada saat di rumah upayakan untuk tidak membawa pekerjaan ke rumah untuk meminimalisasi stress.

Udoctorians, semoga tips di atas bisa membantu Anda dan pasangan agar segera hamil dan menghadirkan buah hati di tengah-tengah keluarga. Tetap semangat dan sehat selalu.

- See more at: http://udoctor.co.id/gaya-hidup-seha....oo4Vqn6X.dpuf