alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54068019becb1784398b456d/diet-rendah-karbohidrat-lebih-baik-dari-diet-rendah-lemak
Diet Rendah Karbohidrat Lebih Baik dari Diet Rendah Lemak?
Diet Rendah Karbohidrat Lebih Baik dari Diet Rendah Lemak?



Jika Anda ingin menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan kesehatan jantung, maka pilihlah pola makan rendah karbohidrat ketimbang rendah lemak.


Dalam suatu percobaan terhadap orang dewasa yang obesitas, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengikuti diet rendah karbohidrat lebih banyak menurunkan bobot tubuhnya selama lebih dari satu tahun daripada mereka yang mejalankan diet rendah lemak.

Selain itu, keuntungan lain yang didapat adalah penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. Demikian laporan peneliti dalam jurnal Annals of Internal Medicine.

"Rata-rata, mereka kehilangan lebih dari 8 kg dan lemak tubuh," kata peneliti Dr Tian Hu, dari Tulane University School of Public Health di New Orleans.

Sementara itu, meski beberapa ahli menilai diet rendah karbohidrat kurang baik bagi kesehatan jantung, temuan terbaru ini justru menunjukkan sebaliknya.

"Diet rendah karbohidrat secara tradisional dilihat berpotensi menimbulkan risiko," kata Bazzano, seorang profesor peneliti gizi di Tulane.

Namun dalam penelitian ini, mereka yang melakukan diet rendah karbohidrat kadar kolesterolnya jadi lebih baik dan juga trigliserida. Menurut Tian Hu, hal itu bisa terjadi karena penurunan berat badan yang lebih banyak, atau dari lemak tak jenuh dalam makanan mereka.

Sayangnya, studi ini hanya dilakukan selama setahun sehingga belum diketahui apa efek diet tersebut dalam jangka panjang.

Diet rendah karbohidrat tidak berarti kita menghindari karbohidrat sama sekali, namun mengganti karbohidrat sederhana seperti nasi atau tepung dengan karbohidrat kompleks.

Menurut Hu, hasil temuan ini tidak berarti diet rendah karbohidrat adalah diet terbaik untuk menurunkan berat badan. Bagaimanapun, tidak ada satu jenis diet yang cocok untuk setiap orang.

Hu menyarankan agar menyesuaikan pola makan dengan kebutuhan masing-masing. Untuk kesehatan jantung misalnya, diet yang dianggap terbaik adalah diet mediterania yang menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks dan lemak sehat seperti minyak zaitun.

Pada akhirnya, pilihlah diet yang bisa bertahan dalam jangka panjang, bukan hanya sampai berat badan  turun.  Karena berat badan Anda akan dengan mudah kembali lagi ke bobot semula.emoticon-Ultah

Sumber : kompas.com (diunduh rabu 03/09/14 pkl 09.12 wib)

NUMPANG JUALAN GAN

obat herbal untuk segala penyakit...silahkan klik dan baca
maap, siapa tau artikel ini bisa membantu, biar tritnya makin keceh emoticon-Kiss

Berat badan anda berlebih ? ingin terlihat langsing demi mendapatkan penampilan yang lebih menarik? Pastinya banyak orang yang memiliki niat serupa untuk menurunkan berat badan dan melangsingkan tubuh. Beragam cara dilakukan mulai dari yang tradisional, diet ketat hingga menggunakan teknik canggih. Walaupun bisa saja efektif, sudah pahamkah anda akan segi keamanan dan risiko dampak yang mungkin ditimbulkan dari masing-masing cara tersebut? Memiliki tubuh sehat dan ideal adalah impian setiap orang terutama kaum hawa. Bahkan tidak sedikit orang rela melakukan diet dengan berbagai cara dari yang murah sampai yang termahal untuk mewujudkan hal tersebut. Tapi apakah Anda berhasil melakukannya? Ternyata tidak sedikit perempuan atau laki-laki yang justru malah menjadi tersiksa ketika menjalankan program diet. Terlebih jika dengan melakukan suntik, obat-obatan, atau mengkonsumsi panganan/minuman lainnya yang berujung ketergantungan dan berefek samping yang membahayakan kesehatan. Padahal ada cara mudah langsing tanpa diet yang dapat Anda lakukan. Diet ketat bukan jaminan untuk langsing. Jangan keburu patah semangat dulu, coba cara langsing berikut ini. Tanpa harus berdiet ketat dan bersusah payah, Anda dapat mencapai berat ideal yang Anda inginkan. Kuncinya adalah percepat laju metabolisme tubuh Anda dan disiplin ! Berikut ini tip praktis untuk mempercepat laju metabolisme: Makan sering dengan porsi kecil. Tak perlu ragu untuk menerapkannya, Para ahli mengungkapkan, lebih baik makan 5-6 kali dalam sehari dalam porsi kecil daripada makan 2 kali dalam porsi besar (mengonsumsi sebutir apel sudah bisa dikategorikan makan). Hal ini disebabkan oleh penggunaan sekitar 10% kalori harian kita untuk usus bekerja mencerna dan menyerap makanan. Makin sering kita makan, makin banyak kalori yang digunakan untuk pencernaan. Pilih makanan kaya protein. Makanan kaya protein mampu meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh karena 25% kalori dalam makanan kaya protein dapat dibakar. Selain itu, protein merupakan zat pembangun otot tubuh. Makanan kaya protein ini misalnya kedelai, ikan salmon, daging ayam, daging merah, dan lain sebagainya. Sebaiknya, makanan kaya protein ini dipilih yang rendah lemak seperti daging tanpa lemak, daging ayam tanpa kulit, dan susu rendah lemak. Olahraga rutin Anda tak harus pergi ke gym atau aerobik apabila memang tak punya banyak waktu. Cukup olahraga rutin selama 30 menit setiap hari dengan jalan cepat atau lari di sekeliling rumah. Dengan olahraga yang rutin, tubuh akan mendapat support yang baik untuk membakar lemak dan tidak membiarkannya menumpuk di tubuh Anda. Tidur yang cukup Kelebihan durasi tidur dapat menyebabkan tersumbatnya aliran darah yang mengalir ke otak kita. Lebih baik tidur dalam jangka waktu 6 jam sampai 8 jam dalam sehari. Karena proses detokfikasi terjadi pada saat tidur. Usahakan tidak melebihi waktu yang ditentukan. Perbanyak konsumsi air putih Minum air putih membantu penurunan berat badan dan mempercepat pembakaran kalori. Idealnya, minum 2 liter atau 8 gelas air putih sehari untuk hasil terbaik. Sebuah penelitian di Berlin yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endochrinology and Metabolism tahun 2003, mengungkapkan, minum 500 ml air meningkatkan metabolisme sekitar setengah jam setelahnya, dan membakar hingga 25 kalori. - See more at: http://udoctor.co.id/diet-sehat/teta....RdLxLouD.dpuf