mukaasyahAvatar border
TS
mukaasyah
Gara2 uang Rp1000 pengamen ngroyok mahasiswa


Zulfikar Madjid (21), mahasiswa asal Halmahera Tengah ini bernasib tragis. Ia tewas setelah dikeroyok sekelompok pengamen di Yogyakarta. Saat kejadian, mulut pelaku pengeroyokan berbau alkohol.

Pengeroyokan yang berujung korban tewas ini, karena para pengamen tidak terima dengan pemberian korban. Korban memberikan uang Rp 5 ribu kepada para pengamen. Namun sekelompok pengamen ini meminta Rp 6 ribu. Hanya karena kurang Rp 1.000 tersebut, para pengamen merasa tidak puas sehingga terjadi cekcok dan kemudian terjadi perkelahian.

Kapolresta Yogyakarta Kombes R Slamet Santoso menjelaskan, kejadian berawal saat korban dan teman-temanya nongkrong di depan monumen Serangan Oemoem 1 Maret Yogyakarta, pada hari Jumat malam, 15 Agustus lalu. Korban kemudian didatangi 4 orang tak dikenal dan kemudian terjadi salah paham. Korban lari ke arah timur, dan tertangkap di Jl Juminahan. Korban dikeroyok dan dianiyaya.

"Diberi Rp 5 ribu, masih kurang Rp 1.000, karena mintanya Rp 6 ribu. Karena tidak puas, cekcok kemudian kejar-kejaran dan berujung penganiayaan," kata R Slament Santoso di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (19/8/2014).

Korban lantas tak sadarkan diri dan dilarikan ke RS. Namun pada tanggal 18 Agustus, korban akhirnya meninggal di RS Sarjito Yogyakarta.

Dua tersangka berhasil diringkus dan 1 orang lagi masih buron. Dua tersangka yang ditangkap berinisial FS (32) warga Batang Jawa Tengah, dan BS (27) warga Bantul DIY. Keduanya berperan menganiaya korban dengan potongan bambu. emoticon-Cape d...

"Barang bukti yang diamankan, 3 potong bambu ukuran 1,5 meter dan balok," katanya.

Spoiler for Sumber:
Diubah oleh mukaasyah 21-08-2014 01:46
0
3.3K
33
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan