CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Air Sumur Kering, Warga "Mandi" Pakai Tanah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53e23467becb17d0268b496e/air-sumur-kering-warga-quotmandiquot-pakai-tanah

Air Sumur Kering, Warga "Mandi" Pakai Tanah

Liputan6.com, Yogyakarta - Seorang warga Miliran, Mujamuju, Umbulharjo, Yogyakarta, Dodok Putrabangsa, melakukan aksi teatrikal di depan Fave Hotel Jalan Kusumanegara. Dodo memperagakan aksi mandi di depan hotel sembari membawa ember dan peralatan mandi.

Setelah membasuh badan dengan sabun dan membasahi rambut dengan sampo, Dodo lalu mengambil air dari ember yang dibawanya yang ternyata berisi tanah. Tanah itu digunakan untuk mengguyur tubuhnya. Dodo menggelar aksi mandi dengan tanah sekitar 10 menit.

Pria itu mengaku melakukan aksi tersebut gara-gara air sumurnya kering. Selama ini, sejak bermukim di wilayah Miliran, Dodo tidak pernah mendapati sumurnya benar-benar kering.

Tapi sekarang, hanya warga yang punya dana lebih untuk menyuntik air lebih dalam yang dapat menikmati air sumur. Sementara ratusan warga yang terbatas ekonominya terpaksa meminta pasokan air dari warga yang menggunakan sumur suntikan.

"Saya sudah lama di sini 37 tahun, tapi baru kali ini sumur saya kering. Mulai 2 tahun ini beda. Biasanya air surut terus ditunggu 5 menit keluar lagi karena di sini daerah Miliran sejarahnya ada mata air yang mili (mengalir) terus, sejarahnya itu. Tapi kenapa sekarang kering," kata Dodo, Rabu (6/8/2014), di Yogyakarta.

Diduga sumur di daerahnya kering kerontang gara-gara pembangunan Fave Hotel. Karena itu dia melapor dan mengeluhkan hal ini ke pihak hotel, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut. "Saya sudah lapor ke hotel tapi mereka tidak memberikan solusi," ujarnya.

Salah seorang yang membawa pengeras suara yang menyiarkan tujuan aksi itu, Wahyu, mengatakan sumur di wilayah Miliran sudah kering dua bulan ini akibat pembangunan hotel.  

"Aksi ini dilakukan karena sejak 37 tahun air di sini tidak pernah surut. Tapi dua bulan kemarin sumur kita Asat, asat, asat lho (kering, kering lho)," teriak Wahyu yang membuat beberapa warga yang melintas di lokasi tersebut penasaran dan mendekat.

Sementara itu, mewakili manajemen Fave Hotel, Yosi Arifianto mengatakan, sudah mempunyai izin mengebor air hingga kedalaman 80 meter dari Badan Lingkungan Hidup Yogya. Menurutnya, mustahil jika hotelnya tidak menggunakan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun ia berjanji akan bertemu RT dan RW di Miliran untuk mendiskusikan masalah ini minggu depan. Ia pun siap membantu sesuai keinginan warga.

"Kalau ada hotel yang selevel ini tidak mungkin kalau nggak pakai sumur dalam. Kita memang punya sumur dalam dan kita punya izin dan sosialisasi. Dari BLH  kita punya izin dan pengecekan air sumur warga tahun 2012," ujar Yosi. (Yus)

Sumber : http://m.liputan6.com/news/read/2087...di-pakai-tanah

kasihan,gara-gara berdirinya hotel sumur warga jadi keing
dampak alih fungsi lahan jdinya begini..emoticon-Matabelo
jumlah ruang buat resapan aer makin dikit terus ketambahan eksploitasi aer tanah yg berlebihan.
makannya aer tanah makin berkurang.
untung tempat aku masih melimpah aernya.
Quote:

Edyaan... 80 meter.
emoticon-Matabelo

Sumurku aja panjang pralon masuk cuma 2 pipa kurang (sekitar 7 meter). Lancar jaya segala musim.
emoticon-Ngakak
Diubah oleh ulatbulu.
dikasih banjir katanya bencana, kemarau bencana
Quote:


segala sesuatu yang lebih itu enggak baik emoticon-Big Grin
Post ini telah dihapus oleh hansip
emoticon-Matabelo
Wah ini perlu diselidiki lagi, semoga pihak hotel cepat mempertanggungjawabkan hal ini
ngeri bgt ya gan emoticon-Frown
bersyukur ane dapet air yg jernih di rumah emoticon-Frown
Quote:


kalo di industri malah 100 meter.. di geothermal.. emoticon-Embarrassment emoticon-Hammer2
belum dilantik rakyatnya sudah menderita begini
Quote:


banyak hotel baru di jogja, samping tugu wilayah sarkem lg dibangun & dibelakang malioboro. seturan jg sdh ada
Post ini telah dihapus oleh hansip
tahun 2015 bali di prediksi krisis air tanah akibat banyak alih fungsi lahan......
Efek pertumbuhan ekonomi 7% tuh emoticon-Ngakak
Pas pembangunan hotelnya ga ada pengkajian mengenai amdal yaemoticon-Cape d...

Rakyat lagi yg jd korban
turut berduka emoticon-Berduka (S)
pak rt sama rw nya buru2 kordinasi sama pemda setempat
sekelas hotel aja masih gali sumur. wadepak.
mandih pasir? pasti:
SAPI !!! emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
bingung juga sih gan, emang permukaan air daerah tersebut berapa meter dari atas tanah ya gan


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di