alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53dc37ab14088d55268b4d19/pelajaran-berharga-dari-guru-australia-tentang-matematika-vs-antri
Pelajaran Berharga dari Guru Australia tentang MATEMATIKA VS ANTRI

Pelajaran Berharga dari Guru Australia tentang MATEMATIKA VS ANTRI

Seorang guru di Australia pernah berkata:

“Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika” kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

“Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu ?” Kerena yang terjadi di negara kita justru sebaliknya.

Pelajaran Berharga dari Guru Australia tentang MATEMATIKA VS ANTRI

Inilah jawabannya:

Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.
Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb.
Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.
”Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI ?”

”Oh iya banyak sekali pelajaran berharganya;”

Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.
Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..
Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.
Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)
Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.
Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.
Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.
Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.
Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.
Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.
Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain.

dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.

Saya sempat tertegun mendengarkan butir-butir penjelasannya. Dan baru saja menyadari hal ini saat satu ketika mengajak anak kami berkunjung ke tempat bermain anak Kids Zania di Jakarta.

Apa yang di pertontonkan para orang tua pada anaknya, dalam mengantri menunggu giliran sungguh memprihatinkan.

Ada orang tua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!”
Ada orang tua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.
Ada orang tua yang menggunakan taktik dan sejuta alasan agar anaknya di perbolehkan masuk antrian depan, karena alasan masih kecil capek ngantri, rumahnya jauh harus segera pulang, dsb. Dan menggunakan taktik yang sama di lokasi antrian permainan yang berbeda.
Ada orang tua yang malah marah2 karena di tegur anaknya menyerobot antrian, dan menyalahkan orang tua yang menegurnya.
dan berbagai macam kasus lainnya yang mungkin anda pernah alami juga?

Ah sayang sekali ya.... padahal disana juga banyak pengunjung orang Asing entah apa yang ada di kepala mereka melihat kejadian semacam ini?

Ah sayang sekali jika orang tua, guru, dan Kementrian Pendidikan kita masih saja meributkan anak muridnya tentang Ca Lis Tung (Baca Tulis Hitung), Les Matematika dan sejenisnya. Padahal negara maju saja sudah berpikiran bahwa mengajarkan MORAL pada anak jauh lebih penting dari pada hanya sekedar mengajarkan anak pandai berhitung.

Ah sayang sekali ya... Mungkin itu yang menyebabkan negeri ini semakin jauh saja dari praktek-praktek hidup yang beretika dan bermoral?

Ah sayang sekali ya... seperti apa kelak anak2 yang suka menyerobot antrian sejak kecil ini jika mereka kelak jadi pemimpin di negeri ini?

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua juga para pendidik di seluruh tanah air tercinta. Untuk segera menyadari bahwa mengantri adalah pelajaran sederhana yang banyak sekali mengandung pelajaran hidup bagi anak dan harus di latih hingga menjadi kebiasaan setiap anak Indonesia. Mari kita ajari generasi muda kita untuk mengantri, untuk Indonesia yang lebih baik...


Source :
https://www.facebook.com/mienrunofou...type=1&fref=nf

Boleh, dikasih cendolemoticon-Blue Guy Cendol (L)
Berbagi itu indah .. ^^,
syukron jazakumulloh ...
Wah, udah lama sih denger cerita ini
Tapi kita gak boleh pesimis dengan negara sendiri.
Quote:Original Posted By krnwn_indigo
Wah, udah lama sih denger cerita ini
Tapi kita gak boleh pesimis dengan negara sendiri.



Betul,
membuka kembali cerita lama yg mungkin bisa memotivasi banya org emoticon-Matabelo
emoticon-Malu (S)
seperti bangsa primitif aja kalo penduduknya ngga punya etika kesopanan.
Ane salah satu yabg gak berbakat di matematika emoticon-Malu (S) alangkah baiknya sekolah dasar di indo mengedepankan pendidikan moral
Berarti lebih penting etika ngantri drpd pandai matematika. LOL emoticon-Ngakak

Quote:Udah bosen sama musik" Alay? Masup sini gan/sis!!! Buruan... (Recommended)
Masalah ngantri nih gan paling parah ngzntri bareng emak2 di warung gan. Waktu puasa nyari lauk buat buka or sahur, emak2 baru dateng tiba langsung nyrobot maju ke depan langsung minta dilayanin. Gara2 gini ane pernah ga kebagian lauk yg ane incer gan
Di indonesia murid diharuskan menguasai 12 mata pelajaran pdhl ga semua murid paham ke 12 mata pelajaran itu emoticon-Big Grin
emoticon-Blue Repost
orang yang bisa antri emang orang hebat gan ..
apalagi yg antri sampai panjang gitu ..
kudi sabar , menghormati dll

matematika menurut ane pelajaran pembodohan publik .. ane gak pernah suka yg namany matematika.. walau bsa ngikutin pelajaranny tapi bener2 menyiksa otak

mejeng pejwan dulu hehe
Quote:Original Posted By gangandarat
Ane salah satu yabg gak berbakat di matematika emoticon-Malu (S) alangkah baiknya sekolah dasar di indo mengedepankan pendidikan moral


setuju ama agan satu ini emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Quote:Original Posted By mazubhan
Masalah ngantri nih gan paling parah ngzntri bareng emak2 di warung gan. Waktu puasa nyari lauk buat buka or sahur, emak2 baru dateng tiba langsung nyrobot maju ke depan langsung minta dilayanin. Gara2 gini ane pernah ga kebagian lauk yg ane incer gan


waduuhhh, ituuu dia
di ceramah ii aja gan ibuk nya emoticon-Big Grin
biar pada di bully ama yg antri"
Quote:Original Posted By d1i1k1a1
orang yang bisa antri emang orang hebat gan ..
apalagi yg antri sampai panjang gitu ..
kudi sabar , menghormati dll

matematika menurut ane pelajaran pembodohan publik .. ane gak pernah suka yg namany matematika.. walau bsa ngikutin pelajaranny tapi bener2 menyiksa otak

mejeng pejwan dulu hehe



kenyataannnya
matematika adlh ilmu yg tidak bnyak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
hnya sebagian aja, misal "peluang", "ping poro lan sudo"
udh itu aja yg pokok
emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By d1i1k1a1
orang yang bisa antri emang orang hebat gan ..
apalagi yg antri sampai panjang gitu ..
kudi sabar , menghormati dll

matematika menurut ane pelajaran pembodohan publik .. ane gak pernah suka yg namany matematika.. walau bsa ngikutin pelajaranny tapi bener2 menyiksa otak

mejeng pejwan dulu hehe


kalau saat ini elu sakit flu trus minum obat dan sembuh
itu krn sumbangsih dari matematika

kalau menurut elu matematika itu pembodohan publik, ya memang dasarnya elu tolol kali
matematika itu ibu dari segala macam ilmu pengetahuan
emang guru ausy beda sama indo
Orang indon tuh yang paling ga punya malu nyerobot antrian. Pasang muka belaga bego lagi, kalo ditegor sok galak emoticon-Cape d... (S)
Quote:Original Posted By lianbarli

Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.
Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..
Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.
Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)
Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.
Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.
Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.
Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.
Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.
Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.
Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain.


Inspiratif banget gan emoticon-2 Jempolemoticon-Rate 5 Star
~orang masak kalah ama bebek

emoticon-rose
keren nih, bisa sebagai acuan tambahan ane mendidik anak anak SMK yang mayoritasnya bandel.
Klo menurut ane, selain anaknya dikasih pelajaran etika moral, justru ortu nya mesti lebih byk lagi diajarin krn bykan sifat org tua yg ga punya etika moral justru bisa nurun ke anaknya, seperti yg di ceritain ts