CARI
KATEGORI
KATEGORI
Pengumuman! Segera Daftarkan Komunitas Kalian Disini
Home / FORUM / All / ... / Pilih Capres & Caleg /
(MEMUAKAN) pilpres 2014 balik kezaman primitif, quick count sdh tdk dipercaya???HADEH
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/53c22bb20e8b465123000044/memuakan-pilpres-2014-balik-kezaman-primitif-quick-count-sdh-tdk-dipercayahadeh

(MEMUAKAN) pilpres 2014 balik kezaman primitif, quick count sdh tdk dipercaya???HADEH

Merdeka.com - Ketua Badan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Rustam Ibrahim angkat bicara soal adanya dua 'kelompok' lembaga survei yang melaksanakan quick count dengan hasil yang berbeda.


Menurut dia, dalam sejarah dua pilpres sebelumnya, 2004 dan 2009 tidak pernah ada perbedaan hasil antara quick count dan real count KPU di luar batas kesalahan (margin of error)

"Jadi kalau angka KPU 2014 berbeda dengan hasil quick count, maka hasil KPU layak dipertanyakan. Memang yang resmi KPU, tapi pengalaman saya di masa Orde Baru, yang resmi belum tentu benar," kata Rustam lewat pernyataan di laman Facebook-nya, kemarin.

Rustam menegaskan, dalam sejarah Pilpres 2004 dan 2009 tidak ada perbedaan mencolok hasil antara lembaga-lembaga survei. "Jadi kalau ada perbedaan 2 kelompok lembaga survei harus dicari mana yang benar mana yang salah. Karena tidak mungkin dua-duanya benar," ujar Rustam.

Peneliti senior itu mengambil kesimpulan berdasarkan fakta sejarah bahwa LP3ES yang pernah dipimpinnya adalah lembaga yang mengintrodusir pertama kalinya quick count dalam Pilpres 2004 yang berlangsung dua putaran.

"Dan saya adalah orang yang pertama kali mempresentasikannya di Hotel Borobudur tanggal 6 Juli 2004," kata Rustam.

Ketika itu, tutur Rustam, Pilpres 2004 berlangsung dua putaran yang akhirnya memenangkan SBY-JK melawan Megawati-Hasyim Muzadi. "Dalam 2 kali quick count itu hasil LP3ES hampir tidak berbeda sama sekali dengan hasil KPU," ujar dia.

Fakta kedua, lanjut Rustam, dalam Pilpres 2009, selain LP3ES ada lembaga survei lain seperti Lingkaran Survei Indonesia, Lembaga Survei Indonesia dan Cyrus.

"Ternyata lembaga-lembaga survei itu menghasilkan quick count yang tidak berbeda yang memenangkan SBY-Boediono dalam 1 putaran," ujar dia.

Seperti diketahui, hasil quick count dua kelompok lembaga survei menunjukkan hasilnya yang sangat berbeda. Mayoritas atau 8 lembaga survei yang selama ini dikenal kredibel memenangkan Jokowi-JK, sementara 4 lembaga survei yang ditayangkan tvOne dan MNC Grup mengunggulkan Prabowo-Hatta.

http://www.merdeka.com/politik/hasil...rnah-beda.html
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 3
sundul
biasa lah ga mau kalah,kaya bocah aja
Diubah oleh princecakepz
seumur2 baru pilpres kali ini yg gak percaya sama kemajuan ilmu hitung statistik yaitu QUICK COUNT.....dipemilu2 sebelumnya lancar2 saja.....hehehehehe
Goblog lu ts..nyebar berita koplok.. kompor mledug.. kl ga bs idup bernegara ente bunuh diri aja gan
berarti negara kita kembali kezaman dulu...alias mundur kebelakang....dimana blum diketemukan ilmu hitung statistik modern yakni QUICK COUNT.....hehehehehehe
Mestinya secepatnya di-audit semua lembaga Quick Count itu, jadi bisa diketahui siapa yg curang.
Quote:


yup sy stuju ...harusnya lebih cepat bisa diaudit.....biar terlihat siapa yg berbohong.........karena disini nama lembaga survei sgt dipertaruhkan....

Owh gitu jadi kalau joko kalla berarti KPU yg salah ya? nyante aja gan ga perlu panik segitunya masak kubu joko takut hasil RQ kpu. Lagian belum ditentukan bukan siapa yg menang. Ts Aneh
sundul
sptnya tgl 22 juli pun setelah keluar RC dari KPU, hal spt ini akan terus berlanjut, saling tuduh dan claim menang hingga waktu yg lama...

pilpres kali ini akan menjadi sebuah sejarah baru yg akan di kenang oleh rakyat indo...

liat aja nanti tgl 22, pasti akan ttp keukeh ga ada yg mau ngaku kalah...
Quote:


memangnya sy pernah bilang menyangsikan hitungan kpu? makanya baca gan dulu gan....
PraBotol kan gag mau kalah .
Kalo kalah gimana cara balikin duit triliunan itu .
Itu duit lho bukan daun emoticon-Malu (S)
ane ga demen komeng2 ribut gan
Quote:


ga perlu di audit gan malah memperkeruh suasana. Lebih baik nunggu hasil KPU.Nurut ane TUTUP SEMUA LEMBAGA SURVE ganti jadi BADAN PERHITUNGAN & PENGAWASAN TABULASI C1 KPU emoticon-Ngacir
Quote:


sy gak pernah bilang begitu........sy hanya bilang kita sedang mundur kebelakang.........dimana semua negara didunia mengakui kemajuan hitung statistik QC akurat.......kita malah msh berdebat....
tgl 22 akan terbukti.... nah jangan dipercaya lagi pas pemilu berikutnya
Quote:


Zaman Orde Baru, hasil pemilu ditulis di secarik kertas, terus dikasih ke Harmoko, "*Sreeek*. Ko, iki umumken hasilne." emoticon-Big Grin Rakyat Golput 31 tahun bro.

Anyway, yes, ane setuju kemungkinan jokowi menang udah hampir pasti. tebakanku sekitar 53-47 buat kemenangan jkw.
Quote:


Percoyo Quick Count?

(MEMUAKAN) pilpres 2014 balik kezaman primitif, quick count sdh tdk dipercaya???HADEH

Masih percoyo? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


waduh......nanti pemilu kedepan gak ada lagi dong lembaga QUICK COUNT???

Quote:


waduh coba baca statment atas lo dgn isi wacana.. Indikasi mengarahkan kemana? ckckckck segitu fanatiknya ente sama QC
Halaman 1 dari 3
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di