Kaskus

News

adoekaAvatar border
TS
adoeka
Pilpres dengan Cara Dropbox di Malaysia Ternyata Unik Banget, Warga Antusias
Pilpres dengan Cara Dropbox di Malaysia Ternyata Unik Banget, Warga Antusias
July 5, 2014 455

Pilpres dengan Cara Dropbox di Malaysia Ternyata Unik Banget, Warga Antusias


Seperti di negara lainnya, WNI di Malaysia juga antusias menyambut Pilpres. Mereka datang ke TPS dan ke lokasi dropbox seperti di KJRI Johor Bahru. Ini unik banget dan baru diterapkan di Malaysia.

“Antusias WNI saat Pilpres meningkat dibanding Pileg,” kata Endro Sulaksono dalam surat elektroniknya, Sabtu (5/7/2014).

Dropbox adalah cara memilih yang baru diterapkan KPU pada pemilu 2014, yaitu petugas KPU mendatangi konsentrasi WNI untuk memberikan hak suaranya. Selain dropbox cara yang sudah umum adalah TPS dan pos.

Endro mencontohkan pada Pileg kemarin, di Kuala Lumpur dari surat suara yang masuk sebesar 44.801 orang, yang memilih lewat TPS hanya 5.875 dan sisanya memilih lewat dropbox.

Meski demikian, setinggi-tingginya angka partisipasi pemilih di luar negeri tak mencapai angka 50%,

Endro yang merupakan petugas kepolisian dari Mabes Polri ikut menjaga pengamanan Pilpres. Menurut dia sejauh ini keamanan dalam kondis baik dan selama pelaksanaan pilpres di TPS lancar.

“Tanggal 4 Juli pelaksanaan Pilpres pada titik dropbox di wilayah KJRI Johor Bahru, tim dropbox mendatangi TKI di tempat kerja dengan mobil keliling dan perangkat pemilu, dengan harapan semua TKI terakomodasi hak pilihnya,” terang Endro.

Pencoblosan mulai 4-6 Juli, jumlah surat suara terpakai sekitar 13 ribu di 4 negeri Malaysia yakni wilayah Johor, Melaka, Negeri Sembilan, dan Pahang”Penghitungan hasil suara tanggal 9 Juli 2014,” tutupnya.

152556_malaysia1

Ada beberapa alasan konsep penggunaan dropbox di PEMILU 2014. Menurut hasil survey saat Pemutakhiran Data Pemilih dan sosialisasi PEMILU di awal 2014 lalu, mayoritas WNI di Malaysia adalah TKI ingin berpartisipasi di PEMILU 2014, namun tidak memiliki cukup biaya transportasi untuk datang ke TPS yang jarak terdekat adalah 2 jam dan terjauh 6 jam perjalanan menggunakan mobil.

TKI juga enggan meninggalkan pekerjaannya yang dapat mengakibatkan mereka kehilangan pendapatan sekitar RM50/hari. Pemerintah Malaysia tidak mengizinkan PPLN Johor Bahru membuat TPS di luar kantor dan Wisma KJRI Johor Bahru. Mayoritas Human Resources Manager Perusahaan hanya membolehkan karyawannya memilih tanpa mengganggu jam kerja karena dikhawatirkan terjadi penurunan omset perusahaan.

Selain di perusahaan-perusahaan, konsep drobox juga diterapkan di perkebunan-perkebunan di mana WNI banyak bekerja di sana.


http://laskarjokowi.com/2014/07/05/p...arga-antusias/

alhamdulillah deh, semoga kedepannya tingkat antusiasme pemilih luar negri bisa lebih dari 50 % emoticon-Angel
0
908
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan