- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Panglima TNI Sesalkan Pernyataan Kemenangan Kedua Capres
TS
darmaboy
Panglima TNI Sesalkan Pernyataan Kemenangan Kedua Capres
Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyayangkan pernyataan capres Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang terlalu dini mengatakan bahwa masing-masing pasangan capres-cawapres menang telak dari hasil survei sementara hitungan cepat atau quick count.
"Mungkin saja, bisa saja, terlalu awal merespons itu juga bisa jadi sumber konflik," ucap Moeldoko di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Ia menjelaskan semua langkah praktis dalam pengamanan di lapangan telah disesuaikan dengan apa yang terjadi di lapangan. Namun, semua tergantung situasi di lapangan itu. TNI pun akan terus mengikuti perkembangan sampai dengan situasi aman. Dengan spesifikasinya menurut Moeldoko dalam konteks hukum.
"Kalau lebih keras lagi, bisa saja antar pendukung bentrok di lapangan. Contoh nyata, euforia pilpres melakukan tindakan-tindakan provokatif ke lawannya. Kelompok satu ke kelompok lain, sangat mungkin akan terjadi seperti ini. Inilah yang coba kita hindari, jangan sampai ada ketemu di lapangan," ujar dia.
Namun, Moeldoko masih membahas soal larangan dan batasan, terkait antisipasi perayaan kemenangan secara berlebihan di jalanan yang dilakukan pendukung Jokowi-JK.
"Nah itu yang sedang kita bicarakan," tandas dia.
www.liputan6.com
"Mungkin saja, bisa saja, terlalu awal merespons itu juga bisa jadi sumber konflik," ucap Moeldoko di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, Rabu (9/7/2014).
Ia menjelaskan semua langkah praktis dalam pengamanan di lapangan telah disesuaikan dengan apa yang terjadi di lapangan. Namun, semua tergantung situasi di lapangan itu. TNI pun akan terus mengikuti perkembangan sampai dengan situasi aman. Dengan spesifikasinya menurut Moeldoko dalam konteks hukum.
"Kalau lebih keras lagi, bisa saja antar pendukung bentrok di lapangan. Contoh nyata, euforia pilpres melakukan tindakan-tindakan provokatif ke lawannya. Kelompok satu ke kelompok lain, sangat mungkin akan terjadi seperti ini. Inilah yang coba kita hindari, jangan sampai ada ketemu di lapangan," ujar dia.
Namun, Moeldoko masih membahas soal larangan dan batasan, terkait antisipasi perayaan kemenangan secara berlebihan di jalanan yang dilakukan pendukung Jokowi-JK.
"Nah itu yang sedang kita bicarakan," tandas dia.
www.liputan6.com
Spoiler for komentar ts:
0
1.4K
18
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan
