- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Fahri Hamzah curiga Jokowi tak pernah lihat Tank Leopard & drone
TS
adoeka
Fahri Hamzah curiga Jokowi tak pernah lihat Tank Leopard & drone
Fahri Hamzah curiga Jokowi tak pernah lihat Tank Leopard & drone
Jumat, 27 Juni 2014 12:13

Jumat, 27 Juni 2014 12:13

Merdeka.com - Saling sindir antar kubu Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) semakin panas jelang Pilpres 9 Juli. Sindiran paling kencang dilakukan oleh Jubir Timses Prabowo-Hatta, Fahri Hamzah.
Fahri melihat Kubu Jokowi-JK adalah perkimpoian antara kaum feodal dan para anak-anak muda. Namun sayang dia menyebut anak muda yang di sebelah sana tidak paham apa-apa.
"Orang-orang di sebelah sana, adalah perkimpoian feodalisme dengan anak-anak muda yang enggak ngerti apa-apa," tulis Fahri Hamzah lewat akun Twitter resminya @Fahrihamzah dikutip merdeka.com, Jumat (27/6).
Wasekjen PKS ini bahkan curiga ada agenda yang dititipkan dari anak muda itu untuk kepentingan lain bukan bangsa. Hal ini dia lihat dari kemampuan seorang Jokowi yang dinilai tidak paham apa-apa saat debat putaran ketiga membahas tentang ketahanan nasional dan politik internasional.
"Mereka bertemu Jokowi di tengah jalan. Mereka hanya menggunakannya. Dan kita tidak kenal Jokowi siapa," tulis dia lagi.
Fahri mengkritisi pernyataan Jokowi di debat itu soal Tank Anoa, Leopard dan pesawat tanpa awak Drone untuk menjaga peratahanan Indonesia. Dia curiga Jokowi malah tidak pernah lihat barang-barang tersebut.
"Dia terpaksa membahas Leopard dan Anoa serta Drone yang kemungkinan besar belum pernah dilihatnya," tutur dia.
Menurut Fahri Hamzah lagi, Jokowi sebagai presiden terlalu berfikir teknis dan menganggap enteng persoalan bangsa. Khususnya soal Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar.
"Tiba-tiba ia bicara demokrasi, pertahanan dan politik Internasional yang ia sederhanakan menjadi teknis bahkan alat. Dan perekonomian nasional yang ia sederhanakan dalam dua Kartu sakti," pungkasnya.
Seperti diketahui, dalam debat ketiga Jokowi menilai Tank Leopard tidak cocok digunakan oleh Indonesia karena terlalu berat (63 ton) dan bisa merusak jalan. Jokowi juga punya ide akan memanfaatkan pesawat tanpa awak, Drone untuk menjaga wilayah NKRI.
http://www.merdeka.com/politik/fahri...ard-drone.html
si fahri macam ga tau saja , si jokowi ini lebih pintar dari para profesor profesor yang kepalanya sampe botak karena terlalu sering memikirkan solusi pemecahan dari permasalahan ekonomi yang ribet dan saling terikat juga dengan permasalahan lainnya



0
3.1K
27
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan